E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
    1365 research outputs found

    PENGGUNAAN PUPUK CAIR ORGANIK DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Alium ascalonicum) Var. Sanren F1

    Get PDF
    Shallots (Allium ascalonicum) Var. Sanren F1 is one of the vegetable commodities that has become a national flagship in addition to red chili and potatoes. Shallots are a strategic commodity because they are needed by most Indonesians in their daily lives. This research was carried out in Minta Kasih Village, salapian District, Langkat Regency, North Sumatra Province with an altitude of + 50 meters above sea level, with the aim of research to determine the effect of the use of organic liquid fertilizer in increasing the growth and production of shallots of the Sanren F1 variety. The study used a Non-Factor Group Randomized Design (RAK) consisting of 4 treatment levels (C0= 0 ml/liter water/m2, C1=225 ml/liter water/m2, C2=425 ml/liter water/m2, C3=625 ml/liter water/m2) with 3 repeats, so that there were 12 experimental units consisting of 8 sample plants, so that the total observation of the entire plant there were 96 experimental units with parameters consisting of plant height,  number of leaves, production of wet tubers, production of dry tubers, conversion of production per hectare. The role of organic liquid fertilizer has a very real effect on plant height, number of leaves, number of tubers, dry tubers production and conversion of production per hectare with the best treatment at C3. C3 treatment can be improved again in further research to obtain maximum growth and production in shallots. Key-words: Liquid Fertilizer, Shallot, Organic INTISARI Bawang merah (Allium ascalonicum) Var. sanren F1 merupakan salah satu komoditi sayuran yang menjadi unggulan nasional selain cabai merah dan kentang. Bawang  merah merupakan komoditas strategis karena dibutuhkan sebagian besar masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Minta kasih Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat + 50 meter diatas permukaan laut, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk cair organik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah varietas Sanren F1. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) Non Faktor terdiri dari 4 taraf perlakuan (C0= 0 ml/liter air/m2, C1=225 ml/liter air/m2, C2=425 ml/liter air/m2, C3=625 ml/liter air/m2) dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 12 satuan percobaan yang terdiri dari 8 tanaman sampel, sehingga total pengamatan keseluruhan tanaman ada 96 unit percobaan dengan parameter terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, produksi umbi kering, konversi produksi per hektar. Peranan pupuk cair organik berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, Jumlah Umbi, produksi umbi kering dan konversi produksi perhektar dengan perlakuan terbaik pada C3. Perlakuan C3 dapat ditingkatkan lagi pada penelitian lanjutan untuk mendapatkan pertumbuhan dan produksi maksimal pada bawang merah. Kata kunci : Pupuk Cair, Bawang Merah, Organi

    RESPON MACAM NUTRISI AB MIX DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAGODA DENGAN SISTEM HIDROPONIK STATIS

    Get PDF
    This research aims to determine the response of AB mix nutrients and planting media to the growth and yield of pagoda mustard greens using a static hydroponic system. This research was conducted in Sidodadi Village, Lawang District, Malang Regency. This research used a factorial Randomized Group Design (RAK) research method with two factors which were repeated 3 times. The observation data was analyzed using the F test at the 5% level, if it showed a real effect then it was continued with the Least Significant Difference (BNT) test at 5%. The results of this study showed: 1) The planting media treatment showed a real influence on plant height parameters, 2) The nutrient treatment showed significant differences in all observed parameters, 3) The interaction between the planting media treatment and the nutrient treatment did not show any interaction between the two treatments. Keywords:. Mustard Pagoda, AB MIX, Static Hydroponics. INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon macam nutrisi AB mix dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda dengan sistem hidroponik statis. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidodadi Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yang diulang sebanyak 3 kali. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F pada taraf 5 %, jika menunjukkan pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Perlakuan media tanam menunjukkan pengaruh nyata terhadap perameter tinggi tanaman, 2) Perlakuan macam nutrisi menunjukkan berbeda nyata pada semua parameter pengamatan, 3) Interaksi antara perlakuan media tanam dan perlakuan macam nutrisi tidak menunjukkan adanya interaksi dari kedua perlakuan. Kata Kunci : Sawi Pagoda, AB MIX, Hidroponik Stati

    KARAKTERISTIK BENIH DAN PERKECAMBAHAN PEPAYA (Carica pepaya L.)

    Get PDF
    Papaya (Carica pepaya) is a crucial tropical plant in Indonesian agriculture. Research conducted at the Seed Technology Laboratory of the Universitas Gunung Leuser Aceh revealed variations in the characteristics of papaya seeds, including the number of seeds that varies based on fruit size and seed arrangement. This study provides in-depth insights into the characteristics of papaya seeds and the influencing factors on germination, aiming to enhance seed quality and the optimal growth of papaya plants. Seed color reflects maturity and physiological status, featuring an elongated and egg-shaped form with flattened cotyledons. The germination process is influenced by environmental factors such as temperature, light, pH, oxygen, and soil moisture, with optimal humidity being a key factor for successful germination. The implications encompass a positive contribution to the development of cultivation techniques and sustainable management of papaya plants. Understanding the characteristics of papaya seeds and germination is expected to facilitate the design of more efficient cultivation practices, positively contributing to the growth and competitiveness of papaya plants. This research serves as a foundation for the development of effective seed technology to achieve sustainable plant growth. Keywords: Development, Papaya, Imbibition, Morphology, Seed INTISARIPepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman tropis yang penting dalam pertanian Indonesia. Penelitian di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Gunung Leuser Aceh mengungkapkan variasi karakteristik biji pepaya, termasuk jumlah biji yang bervariasi berdasarkan ukuran buah dan tipe letak biji. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam terhadap karakteristik benih pepaya dan faktor-faktor yang memengaruhi perkecambahan, bertujuan meningkatkan kualitas benih dan pertumbuhan tanaman pepaya secara optimal. Warna biji mencerminkan tingkat kematangan dan fisiologis, dengan bentuk memanjang dan bulat telur serta kotiledon pipih. Proses perkecambahan dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, cahaya, pH, oksigen, dan kelembaban tanah, dengan kelembapan sebagai kunci sukses perkecambahan. Implikasinya mencakup kontribusi positif dalam pengembangan teknik budidaya dan pengelolaan tanaman pepaya secara berkelanjutan. Dengan memahami karakteristik benih dan perkecambahan pepaya, diharapkan dapat merancang praktik budidaya yang lebih efisien dan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan dan daya saing tanaman pepaya. Penelitian ini menjadi landasan bagi pengembangan teknologi benih yang efektif guna mencapai pertumbuhan tanaman yang sukses secara berkelanjutan. Kata Kunci: Perkembangan, Kates, Imbibisi, Morfologi, Bij

    PROSPEK PENGEMBANGAN KELOR GUNA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Moringa plants are excellent because they have high nutritional content, and economic value and are resistant to drought. This study aims to map potential opportunities and directions for developing moringa product businesses to support food security. The method used is a literature study method by collecting material from previous research. The results of the study show that moringa business opportunities in East Nusa Tenggara Province are very wide open for anyone. The number of moringa companies in this area is relatively small. Developing the moringa business to support food security by establishing policy direction, namely encouraging people to utilize the potential of dry land and increasing training and assistance in diversifying processed moringa products such as nuggets, noodles, pudding, cakes, tea, and moringa sticks into superior products in overcoming the problem of stunting and improving community income. Based on the results of the study, it can be concluded that developing Moringa into a superior product can create high added value, thereby providing large profits for managers and creating large employment opportunities for the community.. Key-words: Development, Food security, Moringa INTISARITanaman kelor menjadi primadona karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, bernilai ekonomis, dan tahan terhadap kekeringan. Hampir semua bagian dari tanaman kelor dapat  bermanfaat untuk kehidupan manusia. Kajian ini bertujuan untuk memetakan peluang potensi serta arah pengebangan usaha produk kelor dalam mendukung ketahanan pangan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka dengan mengumpulkan bahan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa peluang usaha kelor di Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat terbuka luas bagi siapapun. Jumlah perusahaan kelor di wilayah ini tergolong sedikit. Pengembangan usaha kelor dalam mendukung ketahanan pangan dengan menetapkan arah kebijakan yakni mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan kering dan meningkatkan pelatihan dan pendampingan dalam  memversifikasi produk olahan kelor seperti nugget, mie, pudding, kue, teh, dan stik kelor menjadi produk unggulan dalam mengatasi persoalan stunting serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kelor menjadi produk unggulan dapat mencipatkan nilai tambah yang tinggi sehingga memberikan keuntungan yang besar bagi pengelolah serta menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.  Kata kunci: Kelor, Ketahanan pangan, Pengembanga

    ANALISIS SWOT DAN STUDI KELAYAKAN DIMSUM JAMUR MERANG (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN ANWAR FUTUHIYAH SLEMAN YOGYAKARTA)

    Get PDF
    This study aims to determine the strengths, weaknesses, opportunities, and threats, as well as to determine whether the dim sum business is feasible or not feasible to be run by Anwar Futuhiyah Islamic Boarding School Sleman Yogyakarta. This research was conducted from May to July 2023 using a qualitative approach with the IFAS, EFAS matrix analysis method, and SWOT analysis, as well as a quantitative approach with the calculation of total fixed costs, total variable costs, total production costs, revenue, profit, BEP Unit, BEP rupiah, Payback Period, R / C Ratio. The results of this IFAS EFAS analysis show that the straw mushroom dim sum business is in quadrant I, where this condition is very profitable by maximizing potential opportunities and optimizing strengths to generate higher profits. Meanwhile, the feasibility study analysis says that the value of the R / C ratio obtained is 1.60, which shows that this straw mushroom dim sum business is feasible to run. Key-words: Feasibility study, Straw mushroom, SWOT Analysis INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelematah, peluang, dan ancaman, serta untuk mengetahui apakah usaha dimsum layak atau tidak layak untuk dijalankan oleh Pondok Pesantren Anwar Futuhiyah Sleman Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampa dengan bulan Juli 2023 dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis matrik IFAS, EFAS dan analisis SWOT, serta pendekatan kuantitatif dengan perhitungan Total biaya tetap, total biaya variabel, total biaya produksi, penerimaan, keuntungan, BEP Unit, BEP rupiah, Payback Period, R/C Ratio. Hasil dari analisis IFAS EFAS ini menunjukkan bahwa usaha dimsum jamur merang berada di kuadran I, dimana kondisi ini sangat menguntungkan dengan memaksimalkan potensi peluang dan mengoptimalkan kekuatan untuk menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Sedangkan dari analisis Studi kelayakan mengatakan bahwa nilai dari R/C ratio yang didapatkan 1,60, yang menunjukkan usaha dimsum jamur merang ini layak untuk dijalankan.  Kata kunci: Analisis SWOT, Jamur merang, Studi kelayaka

    KEBERADAAN PENYAKIT KARAT DAUN (Hemileia vastatrix B. ET BR.) PADA KETINGGIAN TEMPAT BERBEDA

    Get PDF
    Salah satu organisme pengganggu tanaman yang sering menyerang pertanaman kopi adalah Hemileia vastatrix. Patogen ini dikenal sebagai penyebab penyakit Karat daun kopi. H. vastatrix menjadi patogen utama bagi tanaman kopi, sebab serangan jamur ini pada pertanaman kopi dapat menimbulkan kerugian yang berarti. Tinggi rendahnya serangan patogen ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi keberadaan penyakit karat daun kopi pada lahan tanaman kopi dengan ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan kopi arabika di Kecamatan Silih Nara, Celala, dan Bies. Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kejadian penyakit dan intensitas penyakit tidak berbeda nyata pada ketinggian tempat berbeda. Tingkat kejadian penyakit tertinggi berdasarkan ketinggian tempat yaitu 51% dan terendah 41%. Sedangkan pengaruh ketinggian tempat terhadap tingkat intensitas penyakit tidak terlalu tinggi antara semua sub ketinggian. Intensitas tertinggi terdapat pada sub ketinggian 1.100-1300 dpl yaitu 10,88% dan terendah pada sub ketinggian 1.300-1.500 dpl yaitu 8,69%. Secara keseluruhan perbedaan tingkat keparahan penyakit tertinggi dapat dilihat pada pengamatan pertama dan mengalami penurunan pada pengamatan terakhir. Tingkat kejadian penyakit dan intensitas penyakit pada pengamatan masih tergolong rendah, akan tetapi perlu adanya antisipasi terhadap potensi serangan patogen H.vastatrix yang lebih parah akibat dampak dari perubahan iklim secara global

    HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KONSUMEN DAN KEPUTUSANNYA DALAM MEMBELI SAYUR DAN BUAH DI RITEL ONLINE

    Get PDF
     Perkembangan revolusi industri 4.0 terjadi di berbagai sektor, termasuk pada sektor pertanian,, dalam hal ini penggunaan ritel online untuk menjual hasil panen komoditas pertanian. Konsumen yang awalnya berbelanja di ritel tradisional atau modern mulai membeli di ritel online. Perubahan ini dipengaruhi oleh adanya perubahan perilaku pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam berbelanja sayur dan buah di ritel online; dan 2) menganalisis keterkaitan antar-faktor tersebut terhadap keputusan pembelian sayur dan buah di ritel online. Metode yang digunakan adalah survei terhadap 100 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor psikologi (persepsi) sangat memengaruhi keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (2) faktor pribadi memengaruhi keputusan mereka dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (3) faktor sosial memengaruhi keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (4) faktor budaya tidak memengaruhi  keputusan konsumen sayur dan buah dalam membeli sayur dan buah di ritel online, (5) fktor psikologis, pribadi, sosial dan budaya berkorelasi nyata dengan proses pengambilan keputusan mereka dalam membeli buah dan sayur di ritel online

    PROFIL MASYARAKAT DI SEKITAR AGROINDUSTRI GULA MADUKISMO DIKAITKAN DENGAN PENDAPATANNYA

    Get PDF
    PG Madukismo, salah satu sentra agroindustri gula terbesar di Indonesia dan merupakan perusahaan agroindustri berbasis tebu yang memproduksi gula secara profesional. Tujuan penelitian yaitu mengkaji profil masyarakat yang bekerja dan tidak bekerja di PG Madukismo dan menganalisis hubungan karakteristik masyarakat terhadap pendapatan masyarakat di sekitar perusahaan, Desa Tirtonirmolo. Sample terbagi dalam 2 kategori, 12 responden masyarakat yang bekerja dan 57 responden masyarakat yang tidak bekerja di PG Madukismo. Penelitian menggunakan desain kuantitaif dan teknik survey. Analisis data sekunder dengan analisis deskriptif dan uji chi-square dilakukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat yang bekerja di PG Madukismo didominasi oleh laki-laki berusia >21 tahun dengan tingkat pendidikan SMA, mayoritas jarak tempuh para karyawan >300m hingga >1500m, dengan lama tinggal >15 tahun sebanyak 7 orang dan <15 tahun sebanyak 5 orang. Masyarakat yang tidak bekerja di PT Madukismo didominasi  perempuan berusia >21 tahun dengan rerata tingkat pendidikan SMA. Mayoritas masyarakat yang tidak bekerja di PT Madukismo bekerja sebagai karyawan swasta. Pendapatan mayoritas sebesar Rp1.600.000,00–Rp3.500.000,00 dengan tanggungan 3-5 orang dengan jarak dan lama tinggal sama seperti karyawan PT Madukismo. Hasil penelitian juga menunjukkan keterkaitan antara karakteristik masyarakat di Desa Tirtonirmolo dan pendapatan.

    KARAKTERISTIK KIMIA KOPI BUBUK DAN MUTU SENSORI SEDUHAN KOPI ARABIKA JANTAN (PEABERRY) DENGAN VARIASI SUHU PENYANGRAIAN DI KOPERASI BAITUL QIRADH BABURRAYYAN

    Get PDF
    Peaberry coffea atau sering dikenal sebagai kopi lanang merupakan salah satu kopi yang hanya memiliki satu biji kopi (monokotil). Kopi peaberry merupakan biji kopi yang memiliki kualitas cita rasa tinggi, yang sangat diminati oleh konsumen mancanegara. Penyangraian biji kopi merupakan suatu proses yang penting dalam industri perkopian untuk menentukan mutu kopi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimia dan mutu sensori terhadap kopi arabika peaberry dengan perlakuan suhu penyangraian yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu, S1 (160oC), S2 (170oC), S3 (180oC), S4 (190oC) dan S5 (200oC). Analisis data yang dihasilkan menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan jika menghasilkan pengaruh yang signifikan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu penyangraian berpengaruh nyata terhadap nilai rendemen, kadar air dan nilai pH. Perlakuan terbaik pada kopi bubuk arabika peaberry diperoleh pada perlakuan S5 dengan nilai rendemen 83,37%, kadar air 1,30% dan nilai keasaman (pH) 6.00%. Hasil perlakuan terbaik pada seduhan bubuk kopi arabika peaberry diperoleh pada perlakuan S4 (190oC), menghasilkan penilaian sensori tertinggi pada seduhan bubuk kopi baik dari warna, aroma maupun cita rasa

    ANALISIS PENGADAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS PADA BULOG KANTOR CABANG KEDIRI

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui mekanisme atau sistem pengadaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri. Serta untuk menganalisis pengendalian persediaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis Economic Order Quantity (EOQ). Hasil dari penelitian ini adalah mekanisme atau sistem pengadaan beras yang dilakukan oleh Bulog Kantor Cabang Kediri sudah sesuai dengan SOP yang berlaku. jumlah pemesanan beras yang ekonomis yaitu sebanyak 23.366,88 kg, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 42 kali dalam satu tahun. Jumlah safety stock yang harus dimiliki oleh Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kediri yaitu sebanyak 224.730 kg. Jumlah persediaan maksimal (maximum inventory) yang bisa dikelola oleh perusahaan agar memperoleh keuntungan yang yaitu sebanyak 268.096,88 kg. Jumlah pemesanan kembali (reorder point) diperoleh waktu pemesanan yang optimal pada saat tingkat pemesanan sama dengan 241.967,64 kg

    1,245

    full texts

    1,365

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Janabadra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇