e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    Strukturalisme Genetik dalam Novel Alita @ Heart Karya Dewie Sekar

    Get PDF
    The purpose of this study was to describe the structural and socio-cultural aspects of the novel Alita @ Heart by Dewie Sekar through the analysis of genetic structuralism. The approach used is a sociological approach using genetic structuralism analysis. The object of this research is the novel Alita @ Heart by Andrea Hirata. Data obtained by reading and note-taking techniques. The research instrument is the researcher assisted by data tabulation which explains the problem boundaries. The data were analyzed by the following steps: 1) reading and understanding the novel, 2) identifying the data, 3) examining the structural elements contained in the novel, 4) examining the social and cultural conditions of the people who lived at the time the literary work was created, 5) examining the background the author's social and cultural life that influences his world view on the creation of the novel, and 6) draw conclusions from the data obtained. From the results of this analysis, it can be seen that in the structural aspect, the grooves consist of open grooves, middle grooves, peak grooves, and closed grooves. In this novel there are four main characters, namely Alita, Yusa, Abel, and Gading. While additional characters include Mama, Papa, Delita, Dayana, Lee, Juno, Ava, Rama, and Aldo. The settings used include offices, kiosks, restaurants, homes, Bali, Surabaya, and Jakarta. Then, the time setting used is the past and everyday. In the aspect of social and cultural conditions of the people of Jakarta that is raised in this novel is the condition of the people who are trapped in a life full of busy work activities, traffic jams, and love.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek struktural dan sosial budaya dalam novel Alita @ Heart karya Dewie Sekar melalui analisis strukturalisme genetik. Pendekatan  yang digunakan adalah pendekatan sosiologi dengan menggunakan analisis strukturalisme genetik. Objek penelitian ini adalah novel Alita @ Heart  karya Andrea Hirata. Data diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat. Instrumen penelitian yaitu peneliti dibantu dengan tabulasi data yang menjelaskan batasan masalah. Data dianalisis dengan langkah-langkah: 1) membaca dan memahami novel, 2) mengidentifikasi data, 3) mengkaji unsur struktural yang terdapat dalam novel, 4) mengkaji kondisi sosial dan budaya masyarakat yang hidup pada masa karya sastra tersebut diciptakan, 5) mengkaji latar kehidupan sosial dan budaya pengarang yang mempengaruhi pandangan dunianya terhadap penciptaan novel, dan 6) menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Dari hasil analsis ini dapat diketahui bahwa pada aspek struktural yaitu alur yang terdiri dari alur buka, alur tengah, alur puncak, dan alur tutup. Dalam novel ini terdapat  empat tokoh utama yaitu Alita, Yusa, Abel, dan Gading. Sedangkan tokoh tambahan meliputi Mama, Papa, Delita, Dayana, Lee, Juno, Ava, Rama, dan Aldo. Latar tempat yang digunakan meliputi kantor, kios, resto, rumah, Bali, Surabaya, dan Jakarta. Kemudian, latar waktu yang digunakan adalah masa lalu dan sehari-hari. Pada aspek kondisi sosial dan budaya masyarakat Jakarta yang diangkat dalam novel ini adalah kondisi masyarakat yang terjebak dalam kehidupan yang penuh dengan kesibukan aktivitas kerja, kemacetan, dan percintaan

    Perspektif Gender dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari: Kajian Sastra Feminis dan Implementasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA

    Get PDF
    Novels are unique in telling every event in the life of the main character. Likewise, in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, he tries to tell the main female character from a gender perspective according to his era. For this reason, this study aims to describe: 1) the structure of the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, 2) the manifestation of gender equality in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, and 3) the implementation of research results in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari in learning literature in high school. The data in this study are in the form of words, sentences, expressions, and discourses that contain elements of gender issues in the novel Bekisar Merah. The sampling technique used is purposive sampling, while the data collection uses documentation and note-taking techniques. Test the validity of the data applied, namely member check and validation of literary experts. The data analysis technique used a semiotic model reading technique consisting of heuristic and hermeneutic readings. The results of the study show that: 1) the structure of the novel Bekisar Merah, which is based on Stanton's fictional theory, carries the theme of women's struggles in realizing gender equality with men. The facts of the novel are divided into three, namely: characters and characterizations, setting, and storyline. 2) The forms of gender equality contained in the novel are: (a) women as equal partners of men, (b) equal rights and obligations between men and women, and (c) opponents of violence against women. 3) The results of the study were implemented in a learning scenario with KD 7.2 analyzing the intrinsic and extrinsic elements of the novel. Thus, it can be concluded that the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari can be implemented in learning literature in high school.Novel memiliki keunikan dalam menceritakan setiap peristiwa kehidupan tokoh utamanya. Begitu juga dalam novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari berusaha menceritakan tokoh utama perempuan dalam perspektif gender sesuai zamannya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) struktur novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, 2) wujud kesetaraan gender dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, dan 3) implementasi hasil penelitian novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari dalam pembelajaran sastra di SMA. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, ungkapan, dan wacana yang mengandung unsur permasalahan gender dalam novel Bekisar Merah. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi dan catat. Uji keabsahan data yang diterapkan yaitu member check dan validasi pakar sastra. Teknik analisis data menggunakan teknik pembacaan model semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: 1) struktur novel Bekisar Merah yang didasarkan pada teori fiksi Stanton mengusung tema perjuangan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender dengan laki-laki. Fakta cerita novel terbagi menjadi tiga, yaitu: tokoh dan penokohan, latar, dan alur cerita. 2) Wujud kesetaraan gender yang terdapat dalam novel adalah: (a) perempuan sebagai mitra sejajar laki-laki, (b) kesamaan kewajiban dan hak antara laki-laki dengan perempuan, dan (c) penentang kekerasan terhadap perempuan. 3) Hasil penelitian diimplementasikan pada skenario pembelajaran dengan KD 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari  dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra di SMA

    SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI MELALUI MEDIA FILM PENDEK

    Get PDF
    The aims of community service activities is to provide students understanding and awareness of the impact of early marriage through film media. The method used in community service is using the counseling method. The results of the analysis of PKM activities that have been carried out as a whole show a percentage of 76.5% included in the category of understand the concept of marriage. Then, students' perceptions of the effects of early marriage look quite good where students disagree with early marriage behavior, early marriage adversely affects reproductive health, marriage requires maturity both physically and mentally and readiness for marriage, early marriage is vulnerable Domestic violence and divorce, and understanding marriage is very important before deciding to get married. The importance of PKM activities is carried out further into schools as an effort to reduce the perpetrators of early marriage and the impact of early marriage.Tujuan dari kegiatan  pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap dampak pernikahan usia dini melalui media film. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan metode penyuluhan. Hasil analisis kegiatan PKM yang telah dilaksanakan secara keseluruhan menunjukkan persentase sebesar 76,5% termasuk ke dalam kategori memahami konsep pernikahan. Kemudian, persepsi siswa terhadap dampak dari pernikahan usia dini terlihat cukup baik dimana siswa siswa tidak setuju terhadap perilaku menikah usia dini, pernikahan usia dini berdampak buruk terhadap kesehatan reproduksi, pernikahan memerlukan kematangan/ kedewasaan baik fisik maupun mental dan kesiapan menikah,  pernikahan usia dini rentan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan perceraian,  dan pemahaman tentang pernikahan sangat penting sebelum memutuskan untuk  menikah. Pentingnya kegiatan PKM ini dilaksanakan lebih lanjut ke sekolah sebagai upaya mengurangi pelaku menikah usia dini dan dampak dari pernikahan usia dini

    Struktur Sosial dan Pemerintahan Pada Masa Kesultanan Palembang Darussalam

    Get PDF
    The Sultanate of Palembang Darussalam, an Islamic sultanate that stands in the city of Palembang, has a territory that is widely traversed by rivers that stretch and interconnected but still boils down to the musi river as the center of government this is also what makes the majority of all people's life activities are on the banks of the river. People's lives here are also fairly orderly with the Simbur Cahaya Law that governs the entire order of life and is used by the Sultanate of Palembang as a guideline of the applicable law. Whether it applies to residents in the center of the capital (iliran) or to control the residents in the hinterland (uluan), in practice the Sultan has several princes and other officials to help run the government structure and appoint the person he trusts as the length of the sultan's hand so as to create order in the running of government and social conditions This data collection is done with various analysis of the existing written evidence while paying attention to the similarity between the content and the theme to be raised. This paper will try to raise about how the social situation of society and the condition of the government that took place in the Sultanate of Palembang Darussalam when viewed from an economic and legal point of view that became an advantage for the Sultanate of Palembang. So it is no wonder that later this palembang sultanate area becomes an area that is considered strategic by outside nations.  Kesultanan Palembang Darussalam, merupakan kesultanan islam yang berdiri di kota Palembang, memiliki wilayah kekuasaan yang banyak dilalui oleh sungai yang membentang dan saling berhubungan namun tetap bermuara pada sungai musi sebagai pusat dari pemerintahan hal ini juga yang membuat seluruh aktivitas kehidupan masyarakat berada di pinggiran sungai . Kehidupan masyarakat disini juga terbilang tertib dengan adanya UU Simbur Cahaya yang membina seluruh tatanan kehidupan dan digunakan oleh Kesultanan Palembang sebagai baru hukum yang berlaku. Baik itu sesuai untuk penduduk pada pusat ibukota (iliran) atau untuk mengontrol penduduk yang berada di daerah pedalaman (uluan), dalam praktiknya Sultan memiliki beberapa pangeran dan pejabat lainnya untuk membantu menjalankan struktur pemerintahan serta menunjuk orang yang tidak percayainya sebagai panjangan tangan dari Sultan sehingga dapat menciptakan ketertiban dalam pemerintahan dan kondisi sosial masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai analisis terhadap bukti-bukti tertulis yang ada dengan tetap memperhatikan kesesuain antara isi dan tema yang akan diangkat. Penulisan ini akan mengangkat mengangkat mengenai bagaimana keadaan sosial masyarakat dan kondisi pemerintah yang berlangsung pada Kesultanan Palembang Darussalam jika dilihat dari sudut pandang ekonomi dan hukum yang menjadi sebuah keunggulan bagi Kesultanan Palembang

    SOSIALISASI PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI KECAMATAN NIBUNG KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

    Get PDF
    Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan cara ceramah dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara. Hasil pelaksanan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan sosialisasi peran keluarga baik proses maupun hasil, dapat dikatakan berhasil dengan baik. Hal ini dilihat dari hasil evaluasi yang meliputi kehadiran peserta dalam mengikuti kegiatan, antusiasme peserta, serta respon masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan, dimana terdapat peserta yang meminta kepada pelaksana kegiatan untuk melaksanakan kegiatan yang lebih besar. Kegiatan pengabdian ini, difokuskan pada pendidikan masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter anak dan memahami metode menanamkan nilai-nilai karakter

    First Language Acquisition of Children with Mild Autism: Case Study of Developmental Language Disorders at Palembang Bina Autis Mandiri

    Get PDF
    This study aimed to determine the language acquisition of autistic children who attended Bina Autism Mandiri (BAM) Palembang. The specific target was to obtain information about an autistic child's language acquisition. The study participant was nine years old when the study was conducted. The research used a descriptive qualitative approach because the analyzed data and results were described in words. The data were obtained based on the speech or language of the autistic child through the employment of proficient and listening methods. The analysis was carried out in three stages; the data reduction stage, the data presentation stage, and the inference stage. Research showed that the study participant could pronounce well. However, the meaning of the words this student wanted to say independently was still limited. This student often repeated the imperative types of speech. This type of narrow imperative appeared only in the categories of requests and prohibitions. The acquisition of the R language, especially the linguistic aspect included in the light group, was still limited. This condition happens because the psychological condition of the student was usually in an uncomfortable state. Painful psychological conditions, for example, being upset and angry, can trigger R to take physical action in the form of beatings and the spoken vocabulary becomes unclear. It can be inferred that the language acquisition of children with autism is much different from that of normal children.This study aimed to determine the language acquisition of autistic children who attended Bina Autism Mandiri (BAM) Palembang. The specific target was to obtain information about an autistic child's language acquisition. The study participant was nine years old when the study was conducted. The research used a descriptive qualitative approach because the analyzed data and results were described in words. The data were obtained based on the speech or language of the autistic child through the employment of proficient and listening methods. The analysis was carried out in three stages; the data reduction stage, the data presentation stage, and the inference stage. Research showed that the study participant could pronounce well. However, the meaning of the words this student wanted to say independently was still limited. This student often repeated the imperative types of speech. This type of narrow imperative appeared only in the categories of requests and prohibitions. The acquisition of the R language, especially the linguistic aspect included in the light group, was still limited. This condition happens because the psychological condition of the student was usually in an uncomfortable state. Painful psychological conditions, for example, being upset and angry, can trigger R to take physical action in the form of beatings and the spoken vocabulary becomes unclear. It can be inferred that the language acquisition of children with autism is much different from that of normal children

    Pengembangan Media Pembelajaran Keterampilan Menyimak Teks Laporan Hasil Observasi dengan Articulate Storyline di SMAN 3 Bantul Tahun Ajaran 2021/2022

    Get PDF
    The learning media for listening to the text of the observation report that has been used so far is still audio-visual in nature, sourced from Youtube. This makes it difficult for students if they want to learn the previous material so that interesting media is needed and can be studied repeatedly by using articulate storylines. For this reason, the purpose of this study was to describe the results of developing learning media for listening skills to the text of the observation report with an articulate storyline at SMAN 3 Bantul, Academic Year 2021/2022. The research method used was a research and development method with the ADDIE development model. The research was conducted at SMAN 3 Bantul. The subjects used by class X IPS 2 students were 15 students. Data collection techniques using observation, questionnaires, and tests. The results of the study show: 1) this research produces an interactive learning media product, html5 version of articulate storyline and an android application called Indonesian Language Learning Media; 2) the quality of interactive learning media articulate storyline, based on the results of the assessment of media experts by 95% and material experts 92.5%, so it is categorized as very feasible/valid; 3) student interest in articulate storyline learning media by 94% is categorized as very good; and 4) the effectiveness of the articulate storyline media after the trial was carried out, which was 81.64 N gain and categorized as effective.Media pembelajaran menyimak teks laporan hasil observasi yang selama ini digunakan masih bersifat audio visual yang bersumber dari Youtube. Hal ini membuat siswa kesulitan jika ingin mempelajari materi sebelumnya sehingga dibutuhkan media yang menarik dan bisa dipelajari secara berulang kali dengan digunakannya articulate storyline. Untuk itu, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran keterampilan menyimak teks laporan hasil observasi dengan articulate storyline di SMAN 3 Bantul, Tahun Ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian dilakukan di SMAN 3 Bantul. Subjek yang digunakan siswa kelas X IPS 2 berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Hasil dari penelitian menunjukkan: 1) penelitian ini menghasilkan produk media pembelajaran interaktif articulate storyline versi html5 dan aplikasi android bernama Media Belajar Bahasa Indonesia; 2) kualitas media pembelajaran interaktif articulate storyline, berdasarkan hasil penilaian dari ahli media sebesar 95% dan ahli materi 92,5%, sehingga dikategorikan sangat layak/valid; 3) ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran articulate sroryline sebesar 94% dikategorikan sangat baik; dan 4) keefektivan media articulate storyline setelah dilakukan ujicoba yaitu sebesar 81,64 N gain dan dikategorikan efektif

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) QR CODE MENGGUNAKAN KONTEKS KOTA LUBUKLINGGAU PADA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT KELAS VII SMP NEGERI 3 LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    This study aims to produce a QR Code Student Worksheet (LKS) using a valid and practical Lubuklinggau City context, as well as potential effects. This research is a development research using a 4D model. This model is carried out by researchers consisting of 4 stages, namely: define (defining stage), design (planning stage), develop (development stage) and disseminate (dissemination stage). Data was collected using questionnaires, interviews, and tests. The subjects of this study were students of class VII.9 with a total of 32 students. From the results of the study obtained a valid learning media with a validity of 3.24 and practical with a practicality result of 96.22%; and has a potential effect on student learning outcomes where 29 students (90.62%) are included in the category of having completed, while there are 3 students (9.37%) who have not completed the Minimum Learning Completeness (KBM) determined by the school, the minimum student gets a score of 65 The potential effect of learning media is categorized as very good.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) QR Code menggunakan konteks Kota Lubuklinggau yang valid dan praktis, serta efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Model ini dilakukan peneliti terdiri dari 4 tahap yaitu: define (tahap pendefinisian), design (tahap perencanaan), develop (tahap pengembangan) dan disseminate (tahap penyebaran). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar angket, wawancara, dan tes. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII.9 dengan jumlah 32 siswa. Dari hasil penelitian diperoleh media pembelajaran yang valid dengan hasil kevalidan 3,24 dan praktis dengan dengan hasil kepraktisan ; serta memliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dimana 29 siswa ( ) temasuk kategori telah tuntas, sedangkan ada 3 siswa ( ) belum tuntas dengan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) yang ditetapkan sekolah minimal siswa mendapat nilai 65. Efek potensial media pembelajaran dikategorikan sangat baik

    ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE DARING DI SMP NEGERI 11 LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    This study aims to determine the difficulties of learning mathematics using online methods atSMP Negeri 11 Lubuklinggau for the 2020/2021 academic year. This research is a quantitative descriptive type of research. The data collection technique in this study used a questionnaire distributed to students in the form of a link and interviews with a class VIII mathematics teacher at SMP Negeri 11 Lubuklinggau. The results in this study are: 1) Implementation of mathematics learning using the online method using the WhatsApp application, 2) analysis of technical difficulties with a total average of 83.87%; analysis of the implementation of learning a total average of 83.11%; and analysis of the difficulty of external factors with a total average of 85.35%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan pembelajaran matematika menggunakan metode daring di SMP Negeri 11 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket yang dibagikan kepada siswa berbentuk link dan wawancara kepada guru matematika kelas VIII SMP Negeri 11 Lubuklinggau. Hasil dalam penelitian ini yaitu: 1) Pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan metode daring menggunakan aplikasi WhatsApp, 2) analisis kesulitan teknis rata-rata totalnya sebesar 83,87%; analisis pelaksanaan pembelajaran rata-rata totalnya sebesar 83,11%; dan analisis kesulitan faktor eksternal rata-rata totalnya sebesar 85,35%

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN METAKOGNITIF DI KELAS X TKR SMKS 6 PERTIWI CURUP

    Get PDF
    ABSTRAK  Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TKR SMKS 6 Pertiwi Curup yang berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan kelas dengan pembelajaran metakognitif terlaksana dengan baik. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa meningkat dapat terlihat dari hasil tes yang diberikan, jika pada hasil pre-test hanya 5 orang siswa yang mencapai kategori baik, maka pada hasil post-test sebanyak 24 orang siswa telah mencapai kategori baik, untuk indikator memecahkan masalah dalam kategori kurang pada pre-tes dan pada post-test hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang diberikan menunjukkan adanya peningkatan. Jika pada hasil pre-test tidak ada satu siswapun mencapai kategori baik, maka pada hasil post-test untuk siklus I sebanyak 11 orang siswa mencapai kategori baik dan pada hasil post-test siklus II sebanyak 28 orang siswa mampu mencapai kategori baik. Berdasarkan indikator keberhasilan, maka penelitian ini bisa dikatakan berhasil. Hal ini dilihat berdasarkan pencapaian tiap-tiap indikator berpkir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa dengan kategori baik lebih dari 20 orang. Oleh karena itu, penelitian ini dihentikan sampai siklus II. Kata Kunci : Kemampuan Berpikir Kreatif, Pemecahan Masalah Matematis Siswa, Pembelajaran Metakogniti

    1,184

    full texts

    1,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇