e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN ENSIKLOPEDIA TARI TRADISIONAL MATERI SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBDP) PADA KELAS V SEKOLAH DASAR
This study aims to develop an Encyclopedia of Traditional Dance Materials for Cultural Arts and Crafts in grade V Elementary School according to the 2013 curriculum to produce valid, practical and effective media for use in learning. The research model used is research and development (RnD) with the four-D development model. The research sample consisted of 30 students and the instruments used were pretest and posttest. The techniques used in this study were observation, interviews and questionnaires. Based on the results of the assessment analysis by the three experts, namely: linguists 0.92, media experts 0.87 and material experts 0.87, it shows that the Encyclopedia of Traditional Dance for Cultural Arts Materials meets the very valid criteria. While the results of the research on teacher practicality sheets obtained an average of 87.5% and students consisting of 6 people obtained an average of 95% that the Traditional Dance Encyclopedia met the very practical criteria. And the results of the research on the effectiveness of class V students obtained N-gain (g) results of 0.85, the Encyclopedia of Traditional Dance meets the high classification, so it can be concluded that the Encyclopedia of Traditional Dance for Cultural Arts and Crafts Materials meets the valid, practical and effective criteria and can be used in learning.
Keywords: Encyclopedia, SBdP, Elementary Schoo
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PENDEKTAN SAINTIFIK MELALUI PROYEK MATERI ORGAN PERNAPASAN KELAS V SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA bebrasis pendekatan saintifik melalui proyek untuk siswa Kelas V SD pada materi organ pernapasan, serta untuk menghasilkan LKPD yang layak digunakan dalam belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dimana model pengembangan diadaptasi dari model Borg dan Gall. Subjek dalam penelitian ini yaitu 22 orang peserta didik dan seorang guru. Divalidasi oleh 6 orang ahli diantaranya ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Hasil analisis data dinyatakan layak untuk digunakan dengan rincian aspek materi 0,75 (sangat layak), aspek media 0,7 (layak) dan aspek bahasa 0,66 (layak), serta hasil uji lapangan dari respon guru dan peserta didik telah memenuhi kriteria layak untuk digunakan. Secara umum LKPD berbasis pendekatan saintifik melalui proyek materi organ pernaapsan pada manusia layak digunakan dalam pembelajaran
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PMRI DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa pada materi bangun datar dengan menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 25 Lubuklinggau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subjek penelitian peserta didik kelas V.B SD Negeri 25 Lubuklinggau, sebanyak 24 siswa terdiri dari 10 laki-laki dan 14 perempuan. Pendekatan yang digunakan adalah Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Teknik pengumpulan data dengan tes, aktivita belajar siswa, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitiain ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika materi bangun datar pada siswa kelas V SD Negeri 25 Lubuklinggau menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia, pada siklus 1 nilai rata-rata pre-test dan post-test diperoleh dari 31,67 menjadi 39,37, siklus 2 nilai rata-rata pre-test dan post-test diperoleh dari 42,91 menjadi 54,17 dan nilai rata-rata pada siklus 3 pre-test dan post-test diperoleh dari 63,54 menjadi 71. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar sisw
Reka Cıpta Mesın Sortır Warna Benda Menggunakan Kamera PIXY2 CMUCAM5
Learning instrument is an important things in the learning process. Mechatronics systems that have complex circuits and controllers are not easily understood by Level 1 and 2 Students. This research applies the R&D method of Sugiyono to produce sorting machines that are easy to use and learn. The Pixy2 CMUcam5 camera is used for color detection. The controller circuit are used is Karnaugh Map circuit using Digital IC (NOT-AND-OR) and Arduino Uno. The color combinations processed in Karnaugh Map controller circuit are sorting 1 color (Red-R/ Green-G/ Blue-B), 2 colors (R&G/ R&B/ G&B), and 3 colors (R&G&B). Results of this sorting machine are can be operated easily, reprogrammed for both object color detection and DC motor & servo motor control, and rebuilt for the Karnaugh Map series. Validation of this study resulted in improvements to the initial turntable design which was improved with a timing belt mechanism to stabilize the turntable rotation. Lighting of indoor/outdoor does not affect the system because the Pixy2 has an internal LED so that the color is detected properly. The results of sorting with the final turntable design have good performance with an average success of 97.96% and a standard error of 0.58.Media pembelajaran merupakan sarana yang penting dalam proses pembelajaran. Sistem Mekatronika yang memiliki rangkaian dan pengendali yang kompleks tidak mudah dipahami oleh Mahasiswa Tingkat 1 dan 2. Untuk itu, penelitian yang menerapkan metode research & development Sugiyono ini bertujuan untuk menghasilkan mesin sortir yang mudah digunakan dan dipelajari. Sensor kamera Pixy2 CMUcam5 digunakan untuk pendeteksian warna benda. Rangkaian pengendali yang digunakan adalah rangkaian Karnaugh Map menggunakan IC Digital (NOT-AND-OR) dan Arduino Uno. Kombinasi warna benda yang diproses dalam rangkaian pengendali Karnaugh Map adalah pensortiran 1 warna benda (Merah-R atau Hijau-G atau Biru-B), 2 warna benda (R&G atau R&B atau G&B), dan 3 warna benda (R&G&B). Mesin sortir yang dihasilkan dapat dioperasikan dengan mudah, diprogram ulang baik untuk pendeteksian warna benda maupun pengendalian motor DC dan motor servo, dan dirangkai ulang untuk rangkaian Karnaugh Map. Tahap validasi penelitian ini menghasilkan perbaikan pada desain meja putar awal yang diperbaiki dengan mekanisme timing belt untuk menstabilkan putaran meja putar. Cahaya di dalam maupun di luar ruangan tidak mempengaruhi sistem karena kamera Pixy2 memiliki lampu internal sehingga warna benda dideteksi dengan baik. Hasil pensortiran dengan desain meja putar akhir memiliki performa yang baik dengan rata-rata keberhasilan sebesar 97,96% dan kesalahan standar sebesar 0,58
Pemanfaatan Tangki Riak untuk Mengukur Kecepatan Rambat Gelombang Permukaan Air
The study intends to investigate the relationship between wavelength and frequency to calculate the speed of propagating waves on the water's surface. The researchers used a ripple tank to collect data by recording the pendulum's movement as well as the image of the ripples on the water's surface. The data is then analyzed with the Tracker application. The wavelength is determined by analyzing the recorded ripple shadows with the Tracker application. The Tracker application is used to analyze the recorded pendulum movement to obtain data on the period of vibration and calculate the frequency of the vibrations. The average surface wave velocity at a pendulum length of 10 cm is 3.38 10-2 m/s. In addition, for a 30 cm pendulum length, an average surface wave speed of 3.26 10-2 m/s is obtained.Kegiatan praktikum ini bertujuan untuk melihat hubungan panjang gelombang dan frekuensi untuk mengukur kecepatan merambat gelombang permukaan air. Dengan menggunakan tangki riak, peneliti mendapatkan data dengan merekam gerakan bandul dan juga bayangan riak gelombang permukaan air. Data kemudian di analisis pergerakannya menggunakan aplikasi Tracker. Rekaman bayangan riak dianalisis menggunakan aplikasi Tracker untuk mendapatkan panjang gelombang. Rekaman gerakan bandul dianalisis menggunakan aplikasi Tracker untuk mendapatkan data periode getaran untuk menghitung frekuensi getaran. Pada panjang bandul 10 cm didapatkan rata-rata kecepatan gelombang permukaan air sebesar 3.38 10-2 m/s. Dan untuk panjang bandul 30 cm didaptkan rata-rata kecepatan gelombang permukaan air sebesar 3.26 10-2 m/s
Perkembangan Perkebunan di Aceh Abad Ke XIII – XIX
Aceh has a strategic geographical expanse because it has a port port that was often visited by traders from other nations before the arrival of Islam until the arrival of colonialism. Aceh has relations with other nations because it has several commodities that are in demand by traders from outside the Aceh region. Commodities of the Acehnese people in the pre-Islamic period and the Islamic kingdom (pre-colonial) were the result of plantations. One of the main commodities is Pepper. This study uses historical methods and discourse data analysis. The historical method has several stages, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The purpose of this study was to determine the spice trade, especially pepper, the influence of plantation development on multicultural communities in Aceh from the pre-colonial 13th century to the 19th century. As a trading center, the lives of Acehnese people depended on the results of trade from and inland areas. Goods originating from the interior are transported by boats to the coastal areas and from there they are transported abroad or traded to foreign traders who come there.Aceh memiliki hamparan geografis yang strategi karena memiliki Bandar pelabuhan yang sering dikunjungi para pedagang dari bangsa lain sebelum masuknya islam sampai kedatangan kolonial. Aceh melakukan relasi dengan bangsa lain karena mempunyai beberapa komoditas yang diminati oleh para pedagang dari luar wilayah Aceh, Komoditas masyarakat Aceh pada masa pra islam dan masa kerajaan Islam (prakolonial ) adalah hasil dari perkebunan. Salah satu komoditas utamanya adalah Lada. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan analisis data wacana. Metode Sejarah memiliki beberapa tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perdagangan rempah-rempah terutama lada pengaruh perkembangan perkebunan terhadap masyarakat multikultural di Aceh dari Pra kolonial abad ke 13 sampai abad ke 19. Sebagai pusat perdagangan, kehidupan orang Aceh tergantung dari hasil perdagangan dari dan daerah pedalaman. Barang-barang yang berasal dari pedalaman diangkat dengan perahu-perahu ke daerah pesisir dan dari sana baru diangkut ke Luar Negeri atau diperdagangkan kepada pedagang-pedagang asing yang datang ke sana
BIOSINTESIS NANOPARTIKEL PERAK (AgNPs) DENGAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata) TERIMPREGNASI ZEOLIT DALAM MENGHAMBAT BAKTERI PENYEBAB JERAWAT
Acne is a chronic inflammation of the human skin. One of them is caused by the activity of the oil glands that produce excess sebum to cover the pores and is exacerbated by the presence of bacterial infections, namely Staphylococcus epidermidis and Propionibacterium acnes. Silver nanoparticles (AgNPs) are one of the most widely synthesized uses of nanotechnology because they are toxic to bacterial cells so that they can be used as antibacterial agents. This study aimed for the biosynthesis effectivity against acnes bacteria. The method was using experimental research with analyze the data through ANOVA. The results showed that zeolite-impregnated AgNPs had the potential as antibacterial agents against acne-causing bacteria that had strong inhibition as evidenced by the diameter of the inhibition zone formed on Staphylococcus epidermidis and Propionibacterium acnes in the range of 11-20 mm at any given concentration used. Based on the average diameter of the inhibition zone formed, it can be seen that the largest inhibitory zone occurred at 15 mm and 20 mm AgNO3, with 18 mm in Staphylococcus epidermidis and 14.6 mm in Propionibacterium acnes bacteria respectively. This study was the first initially test the AgNPs effect to the acne’s bacteria and its further potential for anti-acnes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DENGAN TEKNIK INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASİL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI PENGUKURAN
This study aims to describe the application of the think pair share learning model with the index card match technique to the cognitive learning outcomes of students and to find out the differences in student learning outcomes between those applying the think pair share learning model with the index card match technique and conventional learning models on measurement material. at SMPN 2 Pujud. The subjects in this study included class VII 1 and VII 2. Before being given treatment in the form of applying the think pair share learning model with the index card match technique, students were first given pretest questions and after being treated, students were given posttest questions. The research method used was quasi-experimental using nonequivalent control group design. The results of the descriptive analysis in the experimental class obtained an average absorption score of 62.9 with a standard deviation of 11.88 which is in the fairly effective category in terms of learning effectiveness. Meanwhile, the control class obtained an average absorption score of 52.8 with a standard deviation of 11.31, which is in the fairly effective category in terms of learning effectiveness.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran think pair share dengan teknik index card match terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik antara yang menerapkan model pembelajaran think pair share dengan teknik index card match dengan model pembelajaran konvensional pada materi pengukuran di SMPN 2 Pujud. Subjek dalam penelitian ini meliputi kelas VII 1 dan VII 2. Sebelum diberi perlakuan berupa penerapan model pembelajaran think pair share dengan teknik index card match peserta didik terlebih dahulu diberi soal pretest dan setelah diberi perlakuan peserta didik diberi soal posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan menggunakan rancangan nonequivalent kontrol group design. Hasil analisis deskriptif pada kelas eksperimen memperoleh skor daya serap rata-rata sebesar 62,9 dengan standar deviasi 11,88 berada pada kategori cukup efektif pada efektivitas pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol memperoleh skor daya serap rata-rata sebesar 52,8 dengan standar deviasi 11,31 berada pada kategori cukup efektif pada efektivitas pembelajaran
KELAYAKAN MODUL MATAKULIAH BERBICARA DIALEGTIK (Penelitian Pengembangan Mahasiswa Prodi. Pend. Bahasa dan Sastra IndonesiaUNPARI)
This study aims to describe the feasibility of a valid and practical dialectical speaking module for students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program STKIP PGRI Lubuklinggau. The method used is Research and Development (R&D) research and the Dick & Carey model is limited to 8 stages. a) analysis of needs and objectives; b) learning analysis; c) analysis of learning (students) and context; d) formulating performance objectives; e) developing instruments; f) developing learning strategies; g) developing and selecting learning materials; h) designing and conducting formative evaluations; i) make revisions; j) summative evaluation but in this study it is limited to the formative evaluation stage. The results of the research and the calculation of the questionnaire from the Dialectical Speaking module design experts were categorized as very good with a percentage of 87.5%, linguistic validation 85%, in the very good category, and material validation at 90.91% in the very good category. The overall result of the validation is 86.96%, based on this percentage range, the online-based Dialectical Speaking module is valid and practical. Research that produces a new product in the form of a dialectical speaking module and is tested for validity and practicality.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelayakan Modul matakuliah berbicara dialektik mahasiswa program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau yang valid dan praktis. Metode yang digunakan penelitian Research and Development (R&D) dan digunakan model Dick & Carey yang dibatasi sampai 8 tahap. a) analisis kebutuhan dan tujuan; b) analisis pembelajaran; c) analisis pembelajaran (mahasiswa) dan konteks; d) merumuskan tujuan performansi; e) mengembangkan instrument; f) mengembangkan strategi pembelajaran; g) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran; h) merancang dan melakukan evaluasi formatif; i) melakukan revisi; j) evaluasi sumatif akan tetapi dalam penelitian ini dibatasi pada tahap evaluasi formatif. Hasil penelitian dan perhitungan angket dari ahli desain modul Berbicara Dialektik tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase 87,5%, validasi kebahasaan 85%, dengan kategori sangat baik, dan validasi materi sebesar 90,91% dengan kategori sangat baik. Hasil keseluruhan validasi sebesar 86,96%, berdasarkan rentang persentase tersebut modul Berbicara Dialektik berbasis online telah valid dan praktis. Penelitian yang menghasilkan produk baru berupa modul berbicara dialektik dan diuji tentang valid dan praktis
MODEL PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI VIRTUAL LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR UNTUK SISWA SMA
The purpose of this article is to describe efforts to implement virtual learning at the high school level. This article is a conceptual idea that was carried out using the literature study method. Its activities include gathering information relevant to the topic of the research problem. Information is obtained from books, scientific papers, and other sources. The results of the development of the learning model in this article describe: (1) analysis of the learning needs of writing anecdote texts through virtual learning in the independent learning curriculum, (2) developing a learning model for writing anecdotal texts through virtual learning in the independent learning curriculum, (3) application of the model learning to write anecdotal texts through virtual learning in the independent learning curriculum, and (4) the effectiveness of learning to write anecdotal texts through virtual learning in the independent learning curriculum. The conclusion of this article is that the results of a description of the conceptual idea of learning to write anecdotal texts through virtual learning in the independent learning curriculum can be an effective alternative learning model by considering several other integrated factors. Other integrated factors such as the active involvement of teachers and students when using the media used. The device used must also be supported by a smartphone, online application, good network.Tujuan dari artikel ini adalah mendeskripsikan upaya pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan virtual di tingkat SMA. Artikel ini adalah gagasan konseptual yang dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka. Kegiatannya meliputi menghimpun informasi yang relevan dengan topik masalah penelitian. Informasi diperoleh dari buku, karya tulis ilmiah, dan sumber lainnya. Hasil pengembangan model pembelajaran pada artikel ini yaitu mendeskripsikan mengenai: (1) analisis kebutuhan pembelajaran menulis teks anekdot melalui virtual learning pada kurikulum merdeka belajar, (2) pengembangan model pembelajaran menulis teks anekdot melalui virtual learning pada kurikulum merdeka belajar, (3) penerapan model pembelajaran menulis teks anekdot melalui virtual learning pada kurikulum merdeka belajar, dan (4) efektifitas pembelajaran menulis teks anekdot melalui virtual learning pada kurikulum merdeka belajar. Kesimpulan dari artikel ini yaitu hasil deskripsi gagasan konseptual model pembelajaran menulis teks anekdot melalui virtual learning pada kurikulum merdeka belajar dapat menjadi satu alternatif model pembelajaran yang efektif dengan mempertimbangkan beberapa faktor lain yang terintegrasi. Faktor-faktor terintegrasi lainnya, seperti keterlibatan aktif guru dan siswa saat menggunakan media yang digunakan. Perangkat yang digunakan juga harus didukung oleh smartphone, aplikasi online, jaringan yang baik