e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET
The purpose of this research is to determine the effect of arm muscle strength training on chest pass ability in basketball games among basketball extracurricular students at SMA Negeri 19 Palembang. The method used in this research is an experiment in the form of a One-Group Experimental, with a pre-test (before being given treatment) and post-test (after being given treatment) The population in this study were all extracurricular basketball students at SMA Negeri 19 Palembang and the sampling technique was total sampling. The data collection technique is tests and measurements and the data collection tool used is measuring the results of the chest pass using the wall throw test. The data analysis technique in this research is the Paired Sample Test (t-test). Based on the results of hypothesis testing using t-test statistics, it was obtained that t = 20.91 and the table was 1.70. Thus the thing table, or 20,911.70, this result states that there is an influence of arm muscle strength training on chest pass ability in extracurricular basketball students' basketball games.
Keywords: Arm Muscle Strength Training, Chest Pass,Baske
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVIEMENT DIVISIONS (STAD) PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 PETUNANG
The research objective was to find out using the Student Teams Achieviement Divisions model in social studies learning for grade IV Elementary School 2 Petunang students significantly complete. The research method used was quasi-experimental, the research design was pretest-posttest group design. The population was all students in grade IV Elementary School 2 Petunang and a sample of 22 students in grade IV which was determined by simple random sampling. The data collection technique used a test technique in the form of 7 essay questions. The average final test score of students was 76.62 with the percentage of the number of students who completed 59.09%. The collected data were analyzed using the t test. based on the results of t-test analysis at a significant level α = 0.05, the value obtained is tcount (1.93) ≥ t_ (table) (1.72), because tcount ≥ t_ (table), it can be concluded that the social studies learning outcomes of students use The Students Teams Achieviement Divisions' learning model was significantly complete.
Keywords: Model Student Teams Achieviement Divisions, Social Studies Learning, Learning Outcomes
SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH RAMAH KELUARGA: MENINGKATKAN PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN ANAK DI RUMAH
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyosialisasikan konsep dan implementasi program sekolah ramah keluarga sebagai upaya untuk meningkatkan peran orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Program Sekolah Ramah Keluarga (SRK) merupakan salah satu strategi pendidikan yang bertujuan untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran anak, khususnya di lingkungan rumah. sosialisasi program SRK sebagai upaya peningkatan pemahaman dan peran aktif orang tua dalam mendampingi anak belajar, program ini mendorong terwujudnya kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan keluarga. Hasil dari penerapan program ini menunjukkan peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya peran mereka, serta adanya perubahan perilaku dalam mendukung aktivitas belajar anak di rumah. Namun demikian, sejumlah tantangan seperti keterbatasan waktu dan kemampuan pedagogis orang tua masih menjadi hambatan dalam implementasi program secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya lanjutan dari sekolah dan pemerintah untuk memberikan pendampingan berkelanjutan bagi orang tua. Program SRK menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan anak
Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai
This study aims to describe the Batu Urip Community Perception of the Mandi Kasai Tradition in Batu Urip Village, North Lubuklinggau II District, Lubuklinggau City. The method used in this research is qualitative description. The steps used include: Observation, Interview, Questionnaire and Documentation. The results of this study contain the public's perception of the kasai bath tradition and the process of its implementation. Mandi kasai is a tradition that is used in marriage after the marriage contract. The community responds well and supports this tradition to be maintained and preserved so as not to lose it. The process of implementation from the beginning of the bridal procession, melanger, simburan bath, procession back home until the limit of this tradition is at Adam's marriage. Then the newlywed couple can continue sexual intercourse.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai di Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Langkah-langkah yang digunakan antara lain : Observasi, Wawancara, Angket dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini berisi mengenai anggapan masyarakat terhadap tradisi mandi kasai dan proses pelaksanaannya. Mandi kasai merupakan tradisi yang digunakan dalam pernikahan setelah akad nikah. Masyarakat menyikapi dengan baik dan mendukung tradisi ini tetap dijaga dan dilestarikan agar tidak sampai hilang. Proses pelaksanaannya dari awal arak-arakan pengantin, melanger, mandi simburan, arak-arakan pulang kerumah hingga batas tradisi ini berada di kawin adam. Kemudian pasangan pengantin baru bisa melanjutkan hubungan badan
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SUBTEMA I SUHU DAN KALOR KELAS V SD NEGERI 79 LUBUKLINGGAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk lembar kerja siswa (LKS) berbasis Contexual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor Kelas V SD Negeri 79 Lubuklinggau untuk menghasilkan LKS yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D pada model memiliki empat tahapan, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (develop), pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Hasil analisis data yakni kevalidan ahli bahasa sebesar 0,75, ahli media sebesar 0,89, dan ahli materi sebesar 0,76. Berdasarkan hasil analisis ketiga ahli validator mendapatkan nilai rata-rata 0,80 menunjukan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid. Analisis kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari 6 orang bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor mendapatkan nilai rata-rata 95,45% sehingga dapat dikategorikan sangat praktis dan mempunyai efek potensial 95% dapat di kategorikan sangat baik. Disimpulkan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efek potensial sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk lembar kerja siswa (LKS) berbasis Contexual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor Kelas V SD Negeri 79 Lubuklinggau untuk menghasilkan LKS yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D pada model memiliki empat tahapan, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (develop), pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Hasil analisis data yakni kevalidan ahli bahasa sebesar 0,75, ahli media sebesar 0,89, dan ahli materi sebesar 0,76. Berdasarkan hasil analisis ketiga ahli validator mendapatkan nilai rata-rata 0,80 menunjukan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid. Analisis kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari 6 orang bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor mendapatkan nilai rata-rata 95,45% sehingga dapat dikategorikan sangat praktis dan mempunyai efek potensial 95% dapat di kategorikan sangat baik. Disimpulkan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efek potensial sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN BUKU AJAR MATA KULIAH BIPA BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PADA MAHASISWA UNIVERITAS PGRI SILAMPARI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan kevalidan dan kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA berbasis Out Come Based Education (OBE) pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development, dengan populasi dan sampel penelitian seluruh mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang mengambil mata kuliah BIPA, dengan jumlah 32 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis persentase dan rerata hasil belajar. Hasil validasi terhadap buku ajar dari ahli desain memperoleh persentase 0,70 kategori valid, ahli materi dengan persentase 0,80 kategori valid, dan ahli bahasa mendapatkan persentase nilai 0,85 kategori valid. Kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA diketahui dengan cara evaluasi one to onediperoleh respon yang positif dari mahasiswa dengan persentase nilai angket sebesar 92,67% kategori sangat praktis dan evaluasi kelompok kecil sebesar 91,44% kategori sangat praktis. Rerata hasil belajar sebesar 88,25 menunjukkan tingkat keterbacaan buku ajar mata kuliah BIPA yang sangat baik.. Dengan demikian, produk buku ajar mata kuliah BIPA berbasis OBE dinyatakan valid dan parktis, serta menunjukkan tingkat keterbacaan yang sangat baik, sehingga buku tersebut layak digunakan sebagai buku aja
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA SCRAPBOOK DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI KALIBENING
This research aimed to determine the completeness of social studies learning outcomes for Class IV of SD Negeri Kalibening after applying the Make A Match learning model assisted by Scrapbook media. The research method used in this study is the Pre-Experimental Design with the form of the design used, namely the One-Group Pretest-Posttest Design. The population is the entire fourth grade of Kalibening Public Elementary School, and the research sample totals 14 students. Data collection techniques include interviews and tests. The data analysis technique used the normality test and the Z test. The results showed that the average student's final test score was 76.64, and the percentage of students who passed was 12 (85.71%). Based on the results of data analysis, it shows that Zcount = 5.39 and Ztable = 1.64 (Zcount > Ztable). Thus it can be concluded that the social studies learning outcomes for Grade IV SD Negeri Kalibening after the application of the Make A Match learning model assisted by Scrapbook media are significantly complete
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN FAKTUAL DAN KONSEPTUAL SISWA SMP KELAS VIII
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul IPA berbasis PjBL yang layak dan dapat digunakan untuk siswa SMP kelas VIII, (2) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan faktual siswa SMP kelas VIII. Dan (3) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan konseptual siswa SMP kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan atau (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4-D yaitu pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validasi Ahli terhadap produk hasil pengembangan dan analisis keefektifan peningkatan pengetahuan faktual dan konseptual siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan modul hasil pengembangan. Kelayakan modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli pada aspek materi, aspek media dan aspek bahasa terhadap modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL). Pada aspek materi sebesar 55 termasuk dalam kategori “Baik”. Pada aspek media diperoleh nilai sebesar 45 termasuk dalam kategori “Baik” dan pada aspek bahasa juga diperoleh nilai sebesar 30 termasuk dalam kategori “Baik”. Sehingga modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. 3) Modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya dapat meningkatkan pemahaman faktual dan konseptual siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,52 (kategori sedang)
ANALISIS ANGKA LEMPENG TOTAL BAKTERI PETIS KUPANG PUTIH (Corbula faba) INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA SUNGIKULON KECAMATAN POHJENTREK KABUPATEN PASURUAN
White mussel (Corbula faba) is one of the fishery products belonging to the shellfish group. White mussel can be used as processed food. White mussel petis is a processed food that comes from the utilization of leftover boiled white clams mixed with granulated sugar and brown sugar and then boiled until thickened. This study aimed to analyze total plate count bacteria in the home industry for making white mussel paste in Sungikulon village, Pohjentrek, Pasuruan. This study used the total plate count method pouring technique. Analysis total plate count carried out at the Surabaya Health Laboratory Center, by testing six samples of white mussel petis and three repetitions, test data total plate count white mussel petis will be compared with SNI 2718.1:2013 to determine the quality of the sample.The results of this study indicate that the two samples do not meet the SNI 2718.1: 2013 standard, namely the SK1 sample is 82 x 103 and the SK6 sample is 22.9 x 103.. There are four samples whose values are lower than SNI 2718.1: 2013, namely the SK4 sample of 0.01 x 103. SK2 sample of 0.05 x 103. Sample SK3 is 0,11 x 103 and SK5 sample is 0.42 x 103. This means that the quality of the four samples is good