e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
Value Capture Pada Sekolah Swasta Berbasis Islam Terpadu
Pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, dan sektor pendidikan di Indonesia terus berkembang, termasuk dalam bidang pendidikan berbasis agama yang salah satunya adalah model pendidikan yang banyak diminati adalah sekolah swasta berbasis Islam terpadu. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan value capture pada sekolah swasta berbasis Islam Terpadu. Konsep value capture ini merujuk pada bagaimana sekolah-sekolah tersebut dapat mengoptimalkan nilai dari sumber daya yang dimiliki, seperti teknologi, tenaga pengajar, dan kurikulum, untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Artikel ini menggambarkan bagaimana sekolah swasta berbasis Islam Terpadu dapat mengimplementasikan value capture sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dan kualitas layanan pendidikan yang mereka tawarkan. Tujuan dari penelitian ini memberikan referensi yang relevan untuk mendalami konsep dan penerapan value capture dalam konteks Pendidikan dengan melihat bagaimana sekolah-sekolah ini berhasil meningkatkan nilai tambah melalui integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar, serta pengembangan program-program ekstrakurikuler berbasis Islam Terpadu yang menarik minat siswa dan orang tua. Selain itu, kebijakan manajemen dalam mengelola sumber daya secara efektif juga berperan penting dalam mendukung penerapan value capture. Implikasi penelitian ini memberikan pandangan bahwa strategi value capture dapat menjadi salah satu faktor kunci bagi sekolah swasta berbasis Islam Terpadu untuk tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor pendidikan. Metode yang digunakan dalam mencari jawaban atas permasalahan yang diajukan dengan menggunakan Teknik Pustaka. Penelitian dengan kajian pustaka, atau yang sering disebut sebagai literature review, adalah metode penelitian yang menggunakan sumber-sumber literatur sebagai dasar utama untuk menganalisis, membahas, dan menyimpulkan fenomena tertentu tanpa melakukan pengumpulan data primer seperti survei atau eksperimen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI TEKANAN ZAT KELAS VIII SMP
This research aims to describe the improvement in students' cognitive learning outcomes in substance pressure material through the ARIAS learning model and to determine the differences in students' cognitive learning outcomes through the application of the ARIAS learning model and conventional learning models in substance pressure material. The research method used was a quasi experiment with a posttest-only control design. With data collection techniques in the form of a posttest. The sampling technique in this research used randomization. The sample in this study included classes VIII 1 and VIII 2. The results of descriptive analysis in the experimental class obtained an average cognitive learning outcome of 49.09 which was in the quite good category. Meanwhile, the control class obtained a score of 37.27, which is in the poor category. The hypothesis test result was obtained at 0.001, which means it is smaller than 0.05. There are differences in cognitive learning outcomes that apply the ARIAS learning model and apply conventional learning on substance pressure material in class VIII SMPN 2 Tanah Putih.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi tekanan zat melalui model pembelajaran ARIAS dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif peserta didik melalui penerapan model pembelajaran ARIAS dan model pembelajaran konvensional pada materi tekanan zat. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasy experiment dengan rancangan penelitian posttest-only control design. Dengan teknik pengumpulan data berupa posttest. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan randomisasi. Sampel dalam penelitian ini meliputi kelas VIII 1 dan VIII 2. Hasil analisis deskriptif pada kelas ekperimen memperoleh rata-rata hasil belajar kognitif sebesar 49,09 berada pada kategori cukup baik. Sedangkan pada kelas kontrol memperoleh skor sebesar 37,27 berada pada kategori kurang baik. Hasil uji hipotesis diperoleh sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang menerapkan model pembelajaran ARIAS dengan menerapkan pembelajaran konvensional pada materi tekanan zat di kelas VIII SMPN 2 Tanah Putih
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) DALAM KETERAMPILAN MENULIS ISI TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X SMAN 1 TELUKJAMBE TIMUR
This research aims to determine the influence of the inside outside circle (IOC) learning model on the skills of writing biographical text content for class X SMA Telukjambe Timur students. The research approach used in this research is a quantitative approach, with a research design, namely a quasi experimental design in the form of a nonequivalent control group design. The sampling technique used in this research is nonprobability sampling with purposive sampling. This sampling technique was used based on the researcher's considerations. The samples chosen were class X Science 2 as the experimental class and class X Science 3 as the control class. The instruments used in this research are observation, tests and documentation. Data analysis used in this research is by carrying out normality tests, influence tests and hypothesis tests. The results of this research show that there is a significant influence in the use of the IOC learning model on students' biographical text writing skills. This can be seen from the average value of the experimental class which is higher than the control class. The average pretest score for students in the experimental class was 55.83 which increased to 80.42 in the posttest. The conclusion of this research is that the IOC learning model is effectively used to improve students' biographical text writing skills.
Keywoard: writing skills; inside outside circle learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inside outside circle (IOC) dalam keterampilan menulis isi teks biografi siswa kelas X SMA Telukjambe Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian yaitu quasi exsperimental desain bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Teknik pengambilan sampel ini digunakan berdasarkan pertimbangan peneliti. Adapun sampel yang dipilih yakni kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan uji normalitas, uji pengaruh dan uji hipotesis. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran IOC terhadap keterampilan menulis teks biografi siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata nilai pretest siswa di kelas eksperimen adalah 55,83 yang meningkat menjadi 80,42 pada posttest. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran IOC efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks biografi siswa.
Kata Kunci: keterampilan menulis; model pembelajaran inside outside circle
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Udang Rebon (Kasia) di Kampung Arar Kabupaten Sorong
This community service activity was conducted in Kampung Arar, Sorong Regency, West Papua, which has abundant potential for rebon shrimp (kasia shrimp). Rebon shrimp are rich in protein, calcium, phosphorus, and iron; however, the washing waste from these shrimp has not yet been utilized by the local community. This activity aimed to provide training to the Kampung Arar community on utilizing rebon shrimp waste to produce liquid organic fertilizer (LOF) using the bioactivator Effective Microorganism (EM4). The methods included socialization, training, and assistance in the LOF fermentation process and its application to plants. The results showed an increase in the community's understanding, particularly among women in the PKK group, regarding the benefits of rebon shrimp waste, with a 70% knowledge improvement after the training. Moreover, the community was able to produce LOF independently and apply it to plants such as water spinach, which exhibited better growth. This activity is expected to contribute to waste management and improve community welfare through sustainable agricultural practicesPengabdian ini dilaksanakan di Kampung Arar, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, yang memiliki potensi melimpah udang rebon (udang kasia). Udang rebon mengandung protein, kalsium, fosfor, dan zat besi yang tinggi, namun limbah cucian udang ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat Kampung Arar dalam memanfaatkan limbah udang rebon untuk menghasilkan pupuk organik cair (POC) dengan menggunakan bioaktivator Effective Microorganism (EM4). Metode pengabdian melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam proses fermentasi POC, serta penerapannya pada tanaman. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama kelompok ibu-ibu PKK, terhadap manfaat limbah udang rebon, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 70% setelah pelatihan. Selain itu, masyarakat dapat memproduksi POC secara mandiri dan mengaplikasikannya pada tanaman seperti kangkung, yang menunjukkan pertumbuhan lebih baik. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi terhadap pengelolaan limbah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui praktik pertanian berkelanjutan
Workshop Optimalisasi Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Canva di SD Negeri 4 Muara Pinang
The purpose of this activity is to optimize teaching materials by utilizing the Canva application in designing learning materials in elementary schools. Participants in this workshop were all teachers and operators at 4 Muara Pinang Elementary School, based on current educational challenges such as the independent curriculum and technological advances that affect learning strategies. The methods used were lecture, demonstration, practice and mentoring methods, and evaluation. Data analysis was carried out based on the results of filling out the questionnaire by all participants. The results of the questionnaire analysis given based on several indicators, the indicator of success in making teaching materials showed a percentage of 92.88% with the category "very good." Meanwhile, the indicator of the usefulness of the activity reached a percentage of 94.75%, which was in the category "very useful." This confirms that this workshop has succeeded in improving participants' skills in optimizing teaching materials using technology to support learning. By optimizing the Canva application, it is hoped that teachers can implement an inclusive, equitable, and lifelong learning approach
Pelatihan Kelistrikan bagi Santri Pondok Pesantren
Pelatihan kelistrikan bagi santri di Pondok Pesantren merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan praktis santri di bidang kelistrikan. Di era modern saat ini, pemahaman tentang kelistrikan tidak hanya dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai penunjang pendidikan dan keselamatan di lingkungan pondok pesantren. Pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknisi luar dengan memberikan kemampuan kepada santri untuk melakukan perawatan dan perbaikan sederhana pada peralatan listrik. Metode pelatihan yang diberikan meliputi pengenalan dasar kelistrikan, teori dan praktik keselamatan kelistrikan, penggunaan alat-alat listrik, serta pemasangan dan perawatan sistem kelistrikan. Melalui pendekatan yang terstruktur ini, santri dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menangani permasalahan kelistrikan. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi untuk mengurangi risiko kecelakaan listrik dan meningkatkan kesadaran akan efisiensi energi. Secara keseluruhan, program pelatihan kelistrikan di pondok pesantren tidak hanya memperkaya pengetahuan santri tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompetitif
Pendampingan Penulisan Proposal Hibah Ternak Pada Kelompok Tani Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas
Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan penulisan proposal hibah ternak pada kelompok tani Desa Jajaran Baru Kec. Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi, diskusi dan praktik. PKM ini adalah kegiatan pendampingan yang mengarahkan pada penulisan Proposal Hibah Ternak pada kelompok tani Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Hal ini menjadi dasar kegiatan PKM adalah pemahaman kelompok tani Desa Jajaran Baru akan pengajuan proposal hibah ternak yang rendah membuat proposal tidak lolos di dinas peternakan Kabupaten Musi Rawas. Hasil kegiatan PKM pada Kelompok Tani Desa Jajaran Baru Kec. Megang Sakti meliputi: 1) terciptanya koordinasi yang baik antara TIM PKM Universitas PGRI Silampari dengan pemerintah dan kelompok tani Desa Jajaran Baru. 2) Pengaktifan kembali kelompok tani di Desa Jajaran Baru. 3) Terlaksananya kegiatan pendampingan penulisan hibah ternak pada kelompok tani Desa Jajaran baru. 4) Berdasarkan respon baik peserta kegiatan PKM, 5) Kegiatan evaluasi terjadi pada proses pelaksanaan dan setelah pelaksanaan, dengan hasil kegiatan berlangsung dengan baik, 6) Kendala yang ditemukan adalah jadwal pengajuan proposal belum ada ditahun 2023-2024 sehingga kegiatan berfokus pada perbaikan organisasi dan peningkatan keterampilan. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan jika pendampingan penulisan proposal hibah ternak pada kelompok tani Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti berlangsung baik dan sesuai dengan kebutuhan masyaraka
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SD Negeri 14 Lubuklinggau
Kegiatan pelatihan dan pendampingan penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang, melaksanakan, serta melaporkan hasil penelitian tindakan kelas. Program ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Lubuklinggau, melibatkan guru-guru dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan proposal PTK, dan pendampingan individu dalam pelaksanaan PTK di kelas masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam memahami konsep dasar PTK, mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, serta menyusun rencana tindakan yang sistematis. Selain itu, guru-guru juga merasa lebih percaya diri dalam melaksanakan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru
Pengembangan Buku Digital Untuk Mendukung Mahasiswa Unpari dalam Pembelajaran Menyusun Modul Ajar Berbasis Literasi
Penelitian ini bertujuan untuk Menghasilkan buku digital untuk mendukung mahasiswa UNPARI dalam pembelajaran menyusun modul ajar berbasis literasi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian merupakan penelitian Research and Development (R&D). Jenis pengembangan penelitian ini mengadopsi model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I yang secara umum terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas PGRI Silampari semester 3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walk through, angket respon, dan penugasan dalam bentuk proyek. Berdasarkan analisis data menghasilkan buku digital yang telah memenuhi aspek valid dengan nilai rata-rata keseluruhan 0,87 dalam kategori sangat valid, praktis dengan skor rata-rata 3,91 yang termasuk dalam kriteria praktis dan efektif dilihat dari penitian hasil proyek mahasiswa yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 82 serta ketuntasan secara klasikal dengan prentase jumlah mahasiswa yang tuntas sebesar 100% serta memiliki respon yang positif dilihat dari hasil analisis angket respon yang memperoleh skor rata-rata sebesar 4,11, serta dapat dapat digunakan atau dapat memfasilitasi proses pembelajaran dikelas dengan meningkatkan kretifitas, hal ini terlihat dari tahap penyebaran terbatas yang telah dilakukan yang memperoleh skor rata-rata angket respon sebesar 4,43 yang artinya memiliki respon positif
Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer Bagi Tenaga Pendidik di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha kepala sekolah sebagai manajer dan faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam kegiatan manajerial di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif diskriptif yang bertujuan untuk membuat diskripsi, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai faktafakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara. Semua data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data yang terdiri dari tahapan data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: 1) Usaha kepala sekolah sebagai manajer di SD Negeri Sukaraja Kabupaten Musi Rawas Utara sudah dilaksanakan dengan baik adapun usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah diantaranya yaitu: (a). Kepala sekolah selalu melakukan kerjasama yang baik dengan guru dalam penyusunan kurikulum dan perangkat pembelajaran, (b). Mendorong guru untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan tugasnya dalam hal ini kepala sekolah menerapkan reward dan punishment, (c) Meningkatkan skill dan professionalisme guru dengan memberikan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan pendidikan, (d) Meningkatkan iklim kerja yang kondusif dengan memberikan suasan belajar yang aman dan nyaman sehingga proses belajar mengajar menjadi kondusif, (e) Memberdayakan guru dan stafnya dengan memberikan izin kepada guru untuk melakukan studi lanjut maupun pengembangan profesi. 2). Faktor pendukung manajerial kepala sekolah faktor guru dan peran orang tua/wali murid, sedangkan faktor penghambat adalah faktor siswa, sarana dan prasarana, dan faktor ekonomi orang tua