e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    Penerapan Model Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X.2 SMA Negeri 22 Palembang

    No full text
    This study is entitled " The Implementation of Project Based Learning Model in the subject of History, Specifically on the material of Process of the Arrival of Islam in Indonesia, to Improve the Learning Outcomes of grade X.2 Students at 22nd State Senior High School in Palembang". This study was motivated by the low of learning outcomes from students of the X.2 class caused by a learning model that was not yet interactive. Based on this background, the researcher formulates the problem namely whether the implementation of the independent learning curriculum with the application of Project Based Learning can improve the learning outcomes for students of the X.2 class in the History Subject matter of the Process of the Arrival of Islam in Indonesia. The aim of the study is to apply the Project Based Learning model in the implementation of the independent learning curriculum to improve the learning outcomes for students of the X.2 class in learning the history of the arrival of Islam in Indonesia. This study used the Classroom Action Research (CAR) method with the research design by Rustiyarso and Tri Wijaya, starting from action planning, action implementation, observation, and reflection which consisted of 2 cycles. The results of this study indicate that learning outcomes have increased in each cycle. In the initial condition stage (Pre-cycle) the classical mastery obtained was 45%, in the first cycle stage the classical mastery was achieved 76% and in the second cycle stage the classical completeness was 88%.: Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Project Based Learning pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Proses masuknya Islam di Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik kelas X.2 SMA Negeri 22 Palembang” . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar pesrta didik kelas X.2 yang disebabkan oleh model pembelajaran yang belum interaktif. Berdasarkan latar belakang tersebut maka Peneliti merumuskan permasalahan yakni apakah implementasi kurikulum merdeka belajar dengan penerapan Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X.2 pada mata pelajaran sejarah materi Proses Masuknya Islam di Indonesia. Tujuan penelitian adalah penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam implementasi kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X.2 pada pembelajaran sejarah materi masuknya Isam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian oleh Rustiyarso dan Tri Wijaya, dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi , dan refleksi yang terdiri dari 2 siklus. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar mengalami peningkatan pada setiap siklus nya. Pada tahap kondisi awal ( Pra siklus) ketuntasan klasikal yang didapat adalah 45% pada tahap siklus I ketuntasan klasikal yang dicapai 76% dan pada tahap siklus II ketuntasan klasikal yang di capai adalah 88%

    Analisis Kendala Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) bagi Mahasiswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa di Universitas PGRI Silampari dan Universitas Muhammadiyah Palembang. Kurikulum MBKM adalah kebijakan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan 600 mahasiswa dari kedua universitas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti program MBKM dan menganggapnya bermanfaat untuk pengembangan keterampilan, masih terdapat banyak kendala dalam implementasinya. Kendala-kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan MBKM, minimnya sosialisasi, ketidaksesuaian program dengan minat mahasiswa, masalah administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman IT. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, universitas, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan memastikan keberhasilan implementasi program MBKM

    PESAN KINESTIK DALAM FILM PENDEK CAP CIP TOP! KARYA LUDY OJI PRASTAMA DAN WAHYU AGUNG PRASETYO

    Get PDF
    In real-life communication, nonverbal communication is far more commonly used thanverbal communication. In speaking, nonverbal communication is almost always utilized.The purpose of this study is to describe the forms of kinesthetic nonverbal communicationmessages in the short film Cap Cip Top! by Ludy Oji Prastama and Wahyu AgungPrasetyo, which consist of: (1) Facial messages, (2) Gestural messages, and (3) Posturalmessages. This study used a qualitative approach and the researcher as the primaryinstrument. The data and data sources in this study are in the form of dialogues thatdescribe the forms of kinesthetic nonverbal communication messages in the film. Datacollection techniques were done by repeatedly watching the film, identifying, andclassifying data containing kinesthetic nonverbal communication messages. Data analysiswas done by data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results foundten data that showed kinesthetic messages as follows. (1) There were three facialmessages in the form of surprise, wide-eyed anger, and staring up. (2) There were fourgestural messages in the form of pointing a finger at someone, simultaneous up-anddown finger movements, and thumbs up. (3) Postural messages. There were threepostural messages in the form of smiling, spying, and opening the palm of the hand. Theconclusion is that communication is carried out to realize human identity throughout life.To achieve effectiveness in communication, attention can be paid to the threecommunication elements, namely communicator, message, and communicate (theperson). If one of these elements cannot function well, communication will not functionwell, will be ineffective, and will not produce efficient results.Keywords: Kinesthetic Messages, Cap Cip Top! Short FilmDalam kehidupan sesungguhnya komunikasi nonverbal jauh lebih banyak digunakanketimbang komunikasi verbal. Dalam berbicara hampir secara langsung komunikasinonverbal turut digunakan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanbentuk komunikasi nonverbal pesan kinestik dalam film pendek Cap Cip Top! karya LudyOji Prastama dan Wahyu Agung Prasetyo berupa: (1) Pesan fasial (air muka), (2) Pesangestural (gerakan bagian tubuh), (3) Pesan postural (gerakan seluruh bagian tubuh).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan peneliti sebagai instrument utama.Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa dialog yang mendeskripsikan tentangbentuk komunikasi nonverbal pesan kinestik dalam film pendek Cap Cip Top! karya LudyOji Prastama dan Wahyu Agung Prasetyo. Teknik pengumpulan data dilakukan denganmenyimak film secara berulang, mengidentifikasi, dan mengklasifikasikan data yangmengandung bentuk komunikasi nonverbal pesan kinestik. Analisis data dilakukandengan pereduksian data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasilnya ditemukansepuluh data yang menunjukkan pesan kinestik yaitu sebagai berikut. (1) Terdapat tigapesan fasial berupa keterkejutan, mata melotot karena marah, tatapan mata menerawangke atas. (2) Terdapat empat pesan gestural berupa jari tangan telunjuk menunjukseseorang, gerakan jari-jari naik turun dengan serempak, mengacungkan jempol. (3)Pesan Postural. Terdapat tiga pesan postural berupa tersenyum, (memata-matai,membuka telapak tangan. Kesimpulannya adalah komunikasi dilaksanakan untukmewujudkan jati diri manusia seumur hidup. Guna memperoleh keefektifan dalamberkomunikasi, maka bisa memperhatikan tiga unsur komunikasi yaitu komunikator,pesan, dan komunikan. Jika diantara salah satu unsur tersebut tidak bisa berjalan denganbaik, maka komunikasi juga tidak dapat berfungsi dengan baik, tidak efektif dan tidakmemperoleh hasil yang efisen.Kata Kunci: Pesan Kinestik, Film CAP CIP TOP

    PENEGASAN DAN PENGUATAN MAKNA PADA HEADLINE BERITA TVONENEWS

    Get PDF
    Abstract This research aims to describe the use of dysphemia and euphemism in tvOneNews headlines. The theory used as a reference by the researcher is Chaer's theory (2013). Chaer's theory states that there are causative factors that affect meaning change, namely there are 5 types of meaning change including widening, narrowing, euphemia, dysphemia, and total change. The research method used is qualitative with a case study approach. The data source taken is in the form of news headlines on tvOneNews Investigation and Crime: "Telusur". The data collection technique is listening and noting. The data analysis technique was carried out in several stages, namely classifying the data, analysing the data, and concluding the results. The results of the research found the use of diphthaemia as much as 18 data and euphthaemia 17 data, and the changes occurred in words and phrases. Interpreting from this research, the use of dysphemia in news headlines on tvOneNews is more than euphemia. The use of more dysphemia can refer to Chaer's theory that this use can give an effect of assertiveness, and reinforcement of meaning in a sentence, tvOneNews uses it in its news headlines displayed on the YouTube platform to be able to give that effect.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan disfemia dan eufemi pada headline di tvOneNews. Teori yang dijadikan acuan oleh peneliti adalah teori Chaer (2013). Teori Chaer menyatakan bahwa adanya faktor penyebab yang mempengaruhi perubahan makna yaitu terdapat 5 jenis perubahan makna diantaranya bersifat meluas, menyempit, eufemia, disfemia, dan perubahan total. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang diambil adalah berupa headline berita di tvOneNews Investigasi dan Kriminal : “Telusur”. Teknik pengumpulan data adalah simak dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu mengklasifikasikan data, menganalisis data, dan menyimpulkan hasil. Hasil penelitian ditemukan penggunaan difemia sebanyak 18 data dan eufemia 17 data, dan perubahan tersebut terjadi pada kata dan frasa. Menafsirkan dari penelitian ini, penggunaan disfemia pada headline berita di tvOneNews lebih banyak dibandingkan dengan eufemia. Penggunaan disfemia yang lebih banyak dapat mengacu pada teori Chaer yaitu penggunaan ini dapat memberikan  efek ketegasan, dan penguatan makna dalam sebuah kalimat, tvOneNews menggunakannya dalam headline  beritanya yang ditampilkan pada platform YouTube untuk dapat memberikan efek tersebut. &nbsp

    PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA EVALUASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS X

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagimana kelayakan mudul ajar menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa dan bagaimana respon peserta didik terhadap modul ajar yang akan dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian pengembangan instrumen tes. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan angket. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa, angket respon penilaian peserta didik dan analisis butir soal. Hasil validasi dari ahli materi mendapatkan perolehan rata-rata sebesar 4,2 dengan kriteria baik. Hasil validasi dari ahli bahasa mendapatkan perolehan rata-rata sebesar 3,9 dengan kategori baik. Validitas dari hasil uji coba diperolah uji coba pertama dengan soal post test, reliabilitas yang diperoleh pada tahap pertama sebesar 65,1% dengan kategori cukup. Pada penilaian peserta didik memperoleh persentase akhir sebesar 88,1% dengan kriteria sangat baik. Disimpulkan bahwa modul ajar teks eksposisi menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa yang dikembangkan sangat layak sebagai media evaluasi yang baik digunakan dalam pembelajaran teks eksposisi

    THE USAGE OF EXPRESSIONS AND LOCAL PHRASES IN BAHASA INDONESIA GRAMMAR DEVELOPMENT OF JUNIOR HIGH SCHOOL

    Get PDF
    Tujuan artikel ini adalah untuk mengulas pendekatan inovatif dalam pengembangan pembelajaran ketatabahasaan untuk siswa SMP melalui pemanfaatan ungkapan dan frasa yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Hal ini untuk menghormati dan memperkaya warisan nenek moyang serta memperkuat identitas budaya lokal siswa. Melibatkan siswa dalam konten yang merefleksikan kekayaan budaya lokal diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap bahasa Indonesia dan memperkukuh rasa kebanggaan terhadap identitas budaya mereka. Penelitian ini menerapkan metode pembelajaran yang merangsang pemahaman dan keterampilan ketatabahasaan siswa dengan memanfaatkan materi yang mencakup ungkapan dan frasa budaya. Selain itu, siswa juga diberikan kesempatan untuk memahami struktur bahasa secara mendalam, sambil merasakan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa pemanfaatan konten budaya dapat meningkatkan pemahaman ketatabahasaan siswa dan memperkuat rasa cinta terhadap kekayaan budaya Indonesia. Melalui artikel ini sekolah-sekolah dapat menerapkan pendekatan yang serupa untuk memperkaya pembelajaran siswa dan memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan identitas budaya siswa sebagai bagian integral dari warisan  nenek moyan

    Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP Negeri Prabumulih II

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II, (2) Mengetahui peningkatan minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan menggunakan LKPD berbasis contextual teaching and learning. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yaitu terdiri 1) tahap Define, 2) tahap Design, 3) tahap Develop, 4) tahap Disseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) LKPD berbasis contextual teaching and learning yang layak digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri Prabumulih II dengan hasil validasi ahli media sebesar 45 termasuk dalam kategori baik, ahli bahasa sebesar 35 dikategorikan sangat baik dan ahli materi 41 termasuk kategori sangat baik; (2) peningkatan minat belajar siswa sebelum menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 70,71% dikategorikan tinggi dan setelah menggunakan LKPD memperoleh skor rata-rata 80,47% dikategorikan sangat tinggi; (3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,57 termasuk dalam kategori sedang

    Pengembangan Booklet Keanekaragaman Ikan Air Tawar di Wisata Air Dam Bagi Masyarakat Desa Bukit Ulu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hasil pengembagan booklet keanekaragaman ikan air tawar di Wisata air Dam di Desa Bukit Ulu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023-Januari 2024. Berdasarkan validasi booklet keanekaragaman ikan air tawar di Wisata air Dam Desa Bukit Ulu oleh 3 validator yaitu ahli media, ahli bahasa, ahli materi dan hasil uji respon masyarakat, yaitu validator ahli materi dengan persentase 81%,  validator ahli media dengan persentase 80%, validator ahli Bahasa dengan persentase 85%, dan hasil uji coba respon dari masyarakat Desa Bukit Ulu adalah sebesar 91,9% hal ini menunjukkan bahwa booklet yang dikembangkan telah dinyatakan sangat layak dan tidak perlu direvis

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER MENGGUNAKAN SPINNING WHEEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan Spinning Wheel terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP tentang getaran, gelombang, dan bunyi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Experiment Design, dan desain penelitiannya adalah Non-equivalent Posttest only Group Design. Penelitian ini  dilakukan di SMPN 7 Tambang, siswa kelas VIII E (total 32) dan siswa kelas VIII F (total 30) dijadikan sebagai subjek penelitian. Hasil ulangan harian yang diberikan kepada siswa pada materi getaran, gelombang, dan bunyi yang terdiri dari 16 soal pilihan ganda digunakan sebagai data penelitian. Hasil uji hipotesis menunjukkan  signifikansi (sig, 2-tailed) sebesar 0.011, maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan selisih rata-rata sebesar 9,43, diperoleh rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT jauh lebih besar dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran konvesional, dengan selisih rata-rata 9,43. Kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 63,33, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 53,90.This study aims to determine the effect of the application of the NHT type cooperative learning model using the Spinning Wheel on the learning outcomes of class VIII junior high school students about vibration, waves, and sound. This research uses the Quasi Experiment Design research type, and the research design is the Non-equivalent Posttest Only Group Design. This research was conducted at SMPN 7 Tambang, students of class VIII E (total 32) and students of class VIII F (total 30) were used as research subjects. The results of the daily test given to students on vibration, waves, and sound material consisting of 16 multiple choice questions were used as research data. The results of the hypothesis test show a significance (sig, 2-tailed) of 0.011, then H0 is rejected which means there is a significant difference between the two classes. With an average difference of 9.43, the average student learning outcomes after using the NHT cooperative learning model are much greater than the average student learning outcomes after using conventional learning models, with an average difference of 9.43. The experimental class obtained an average value of 63.33, while the control class obtained an average value of 53.90

    VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS METODE EKSPERIMEN PADA MATERI GETARAN HARMONIK SEDERHANA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas LKPD berbasis metode eksperimen pada materi getaran harmonik sederhana dalam pembelajaran fisika di SMAN 4 Pekanbaru. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan bahan ajar seperti LKPD dengan pendekatan metode eksperimen agar memenuhi standar validitas dan praktikalitas, sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran fisika di SMAN 4 Pekanbaru. Model pengembangan dalam penelitian ini mengadopsi model pengembangan ADDIE yang dikemukakan oleh Branch, dengan tiga tahap yaitu Analysis, Design, and Development. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu dengan cara menghitung skor validitas setiap instrument perangkat LKPD kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Validasi dilakukan oleh 3 dosen ahli jurusan PMIPA sebagai validator, hasil validasi pada LKPD eksperimen bandul mendapatkan nilai sebesar 3,85, LKPD eksperimen pegas mendapatkan nilai 3,92 dan LKPD gaya pemulih mendapatkan nilai 3,89 dengan kategori valid. Sementara praktikalitas tersebut dilakukan oleh 3 guru dan 10 siswa di SMAN 4 Pekanbaru dengan hasil praktikalitas menurut guru pada setiap LKPD mendapatkan nilai masing-masing sebesar 3,87 dan hasil praktikalitas menurut siswa pada LKPD eksperimen bandul mendapatkan nilai sebesar 3,66, LKPD eksperimen pegas mendapatkan nilai 3,72, dan LKPD gaya pemulih mendapatkan nilai 3,67 dengan kategori praktis. Sehingga dapat dinyatakann bahwa LKPD berbasis metode eksperimen pada materi getaran harmonik sederhana valid dan praktis.This research aims to determine the validity and practicality of LKPD based on experimental methods on simple harmonic vibration material in physics learning at SMAN 4 Pekanbaru. The problem in this research is how to develop teaching materials such as LKPD using an experimental method approach so that they meet validity and practicality standards, so that they are suitable for use as teaching materials in physics learning at SMAN 4 Pekanbaru. The development model in this research adopts the ADDIE development model proposed by Branch, with three stages, namely Analysis, Design, and Development. The data analysis technique used is descriptive analysis, namely by calculating the validity score of each LKPD instrument and then drawing conclusions. Validation was carried out by 3 expert lecturers in the PMIPA department as validators. The validation results for the pendulum experimental LKPD got a score of 3.85, the spring experimental LKPD got a score of 3.92 and the restoring force LKPD got a score of 3.89 in the valid category. Meanwhile, the practicality was carried out by 3 teachers and 10 students at SMAN 4 Pekanbaru with the practicality results according to the teachers on each LKPD getting a score of 3.87 each and the practicality results according to students on the pendulum experiment LKPD getting a score of 3.66, the spring experimental LKPD got a score of 3.72, and the restoring force LKPD got a score of 3.67 in the practical category. So it can be stated that the LKPD based on experimental methods on simple harmonic vibration material is valid and practical

    1,184

    full texts

    1,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇