e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
Kepraktisan dan Tingkat KeterbacaanBahan Ajar Matakuliah Sintaksis Bahasa Indonesia Berbasis Peta Konsep
This study aims to describe the development, practicality, and readability of a concept map–based Indonesian Syntax textbook designed to support learning in higher education. The textbook consists of ten chapters aligned with the formulated learning outcomes and is presented systematically from fundamental syntax concepts to advanced analytical materials. The content is complemented with various visual representations, including tree diagrams, box schemes, and functional analysis models, as well as enrichment exercises at the end of each chapter to strengthen students’ comprehension. The practicality of the textbook was assessed through three stages of student response testing: one-to-one trials involving 3 students, small-group trials involving 9 students, and field trials with 27 students, using a closed–ended response questionnaire consisting of 20 items. The results show an overall practicality rate of 91.28%, categorized as very practical. Readability assessment was conducted through a 60–item objective post-test administered to 27 students, resulting in an average score of 81.67, classified as very good. These findings indicate that the textbook is feasible, practical, and highly readable to be implemented as a learning resource in Indonesian syntax courses.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji tingkat kepraktisan serta keterbacaan buku ajar Sintaksis Bahasa Indonesia Berbasis Peta Konsep yang digunakan dalam perkuliahan Sintaksis di perguruan tinggi. Buku ajar disusun secara sistematis dari konsep sintaksis dasar hingga analisis lanjutan melalui peta konsep, disertai contoh diagram pohon, ilustrasi unsur fungsi kalimat, serta latihan analisis pada setiap akhir bab. Uji respon mahasiswa dilakukan melalui tiga tahap, yaitu one to one, small group tryout, dan field tryout pada total 27 mahasiswa. Instrumen penilaian berupa angket mencakup aspek tampilan, isi/materi, dan penggunaan bahasa dengan 20 item pernyataan. Hasil uji kepraktisan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 91,28% dengan kategori sangat praktis. Tingkat keterbacaan diukur melalui tes postes berbentuk pilihan ganda sebanyak 60 soal yang menghasilkan nilai rata-rata 81,67 kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa buku ajar sintaksis yang dikembangkan efektif, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan penguasaan analisis mahasiswa terhadap struktur sintaksis. Oleh karena itu, buku ajar ini direkomendasikan sebagai bahan pembelajaran utama maupun pendukung dalam mata kuliah Sintaksis Bahasa Indonesia
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru SMP Negeri Karang Jaya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri Karang Jaya. Supervisi akademik merupakan salah satu fungsi penting kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada peningkatan kualitas proses pembelajaran melalui pembinaan profesional guru secara terencana dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan wakil kepala sekolah, serta studi dokumentasi terhadap perangkat supervisi dan administrasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan supervisi akademik di sekolah tersebut. Fokus kajian meliputi perencanaan supervisi, pelaksanaan supervisi, tindak lanjut supervisi, serta dampaknya terhadap kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru dan mutu proses pembelajaran di SMP Negeri Karang Jaya. Supervisi yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan budaya sekolah yang kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Dengan demikian, implementasi supervisi akademik tidak hanya berfungsi sebagai bentuk kontrol, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kapasitas guru secara berkesinambungan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PEMENTASAN DRAMA BAGI MAHASISWA PRODI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan dan antusiasme mahasiswa dalam pembelajaran pementasan drama yang cenderung bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan teknologi. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang menarik dan tidak mampu mengakomodasi gaya belajar mahasiswa yang beragam. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis digital yang dapat digunakan dalam pembelajaran pementasan drama bagi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif menggunakan skala Likert dan secara kualitatif melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis digital yang dikembangkan dinilai sangat layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli media dengan skor rata-rata 89 (kategori “Tinggi”). Uji kepraktisan yang melibatkan dosen dan mahasiswa menunjukkan skor rata-rata 89 (kategori “Sangat Praktis”). Sedangkan uji keefektifan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan dengan skor rata-rata N-Gain sebesar 0,85 (kategori “Tinggi”). Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis digital dalam pembelajaran pementasan drama ini dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang seni pertunjukan drama
Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian dan Pemasaran Digital sebagai Produktivitas UMKM untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran di SMK Pertanian Lubuklinggau
This community service activity aims to enhance the entrepreneurial skills of students at SMK Pertanian Lubuklinggau through training in agricultural product processing and digital marketing. It is expected to reduce the unemployment rate by creating self-employment opportunities based on local potential. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation phase lasted for two days and included training on processing local agricultural products and digital marketing using social media and marketplace platforms. Evaluation was conducted through pre-tests, post-tests, and interviews. The training resulted in a significant improvement in students’ knowledge and skills. Participants were able to produce processed agricultural products such as mackerel bone crackers and durian seed flour, and market them through digital media. High enthusiasm and increased entrepreneurial motivation were evident throughout the program. The training program proved effective in increasing the productivity and competitiveness of vocational school graduates. This activity supports the development of agroindustry-based MSMEs and opens up self-employment opportunities for students. The school is committed to continuing the program by integrating it into the curriculum and forming student entrepreneurship groups.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa SMK Pertanian Lubuklinggau melalui pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pemasaran digital. Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran dengan menciptakan peluang usaha mandiri berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan dilaksanakan dalam 2 hari yang meliputi pelatihan pengolahan produk pertanian lokal dan pemasaran digital menggunakan media sosial dan platform marketplace. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, serta wawancara. Pelatihan menghasilkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa. Peserta mampu memproduksi olahan pertanian seperti kerupuk tulang ikan dan tepung biji durian, serta memasarkan produk melalui media digital. Antusiasme tinggi dan peningkatan motivasi berwirausaha terlihat selama kegiatan berlangsung. Program pelatihan terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing lulusan SMK. Kegiatan ini mendukung pengembangan UMKM berbasis agroindustri, serta membuka peluang kerja mandiri bagi siswa. Sekolah berkomitmen melanjutkan program melalui integrasi kurikulum dan pembentukan kelompok kewirausahaan siswa
Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan dalam hal Pembuatan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, sebagai respons terhadap melimpahnya limbah kelapa sawit yang belum dimanfaatkan dan masih dibakar terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tandan kosong dan pelepah sawit menjadi briket sebagai energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi melalui angket keterampilan. Hasil angket menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali bahan, melakukan karbonisasi, mencampur dan mencetak briket, serta memahami keselamatan kerja, dengan rata-rata peningkatan keterampilan sebesar 60,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa program berhasil memberdayakan masyarakat secara teknis dan meningkatkan pemanfaatan limbah sawit berbasis energi terbarukan
Membangun Nilai Pendidikan Karakter melalui Permainan Tradisional pada Siswa RA Azzuhdi Kota Lubuklinggau
Pengabdian Masyarakat bertujuannya adalah untuk membangun nilai-nilai pendidikan karakter seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi melalui permainan tradisional dengan cara mengenal kembali, memahami, mencintai, melestarikan dan mengembangkan berbagai bentuk permaian tradisional dalam upaya menanggulangi bahaya dari kecanduan gadget. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif berbasis praktik langsung. Berdasarkan hasil observasi, pelaksanaan, dan evaluasi, kegiatan PKM ini dapat dikategorikan berhasil dan tepat sasaran. Hasil identifikasi dari 70 siswa mengikuti kegiatan bermain dengan antusias, senang dan memiliki pilihan permainan sesuai dengan keinginan masing-masing. Terdapat 28 siswa (25,71%) yang memiih permainan Tali Karet, 12 siswa (17,14%) memilih bermain permainan Bola Bekel, 10 siswa (14,29%) memilih permainan Congklak, 14 siswa (21,43%) memilih permainan Hula Hop, dan 14 siswa (21,43%) memilih permainan Bola Kecil. Dengan demikian, permainan tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang efektif dan menyenangkan bagi siswa RA Azzuhdi Kota Lubuklinggau. Dan respon orang tua sebanyak yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman dan sikap positif siswa terhadap nilai karakter melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Bentuk kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi, pengenalan, dan praktik bermain permainan tradisional
Students’ Perceptions on The Use of Local Accents in English Language Learning
This study aims to examine students' perceptions of the use of regional accents, especially the Surabaya (East Java) accent, in English language learning. This study involved 30 students, 6th semester English Education major, at Indraprasta PGRI University, with 15 selected responses analyzed in depth based on completeness and relevance. The study was conducted for one month using questionnaires and interviews, and triangulation was used to identify the data. With an emphasis on the case study of PuriViera, an Indonesian YouTuber living in the US, this study applied a qualitative descriptive method to analyze students' reactions to her YouTube Shorts and the perceptions that emerged. The findings of the study showed that most students expressed positive perceptions, recognizing the use of regional accents not as a deficiency but as an expression of identity that should be proud of, even introducing regional identities to a global audience. This study highlights the importance of inclusive pedagogical practices that support authentic communication and promote linguistic diversity
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: MEDIA PEMBELAJARAN GAME EDUKASI WORDWALL BERBASIS PMRI PADA SISWA
In this era, many children are actively playing online games, and teachers can use this as an aid in learning mathematics. Mathematics learning often uses context in everyday life through a real approach. This approach is known as Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI), where learning is carried out in a real-world context. A study was conducted to evaluate the use of PMRI-based word-wall educational games as a mathematics learning tool to increase students' understanding and interest in learning. The research method used was a Systematic Literature Review, which collected data from 2015 to 2024 by analyzing 29 articles from Google Scholar. The research results show that the use of PMRI-based Word-wall educational games can improve students' learning outcomes, motivation, understanding and interest in learningDi era sekarang ini, banyak anak yang aktif bermain game online, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh guru sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika. Dalam pembelajaran matematika sering kali menggunakan konteks dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan yang nyata. Pendekatan ini dikenal sebagai Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), di mana pembelajaran dilakukan dengan konteks dunia nyata. Sebuah penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan game edukasi wordwall berbasis PMRI sebagai alat pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review, yang mengumpulkan data dari tahun 2015 hingga 2024 dengan menganalisis 29 artikel dari Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi Wordwall berbasis PMRI dapat meningkatkan hasil belajar, motivasi, pemahaman, dan minat belajar sisw
Pengaruh Media Sosial Terhadap Tindak Tutur Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Manokwari dalam Diskusi Akademik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap tindak tutur mahasiswa STKIP Muhammadiyah Manokwari dalam konteks diskusi akademik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri atas 30 mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial dan pernah terlibat dalam diskusi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berkontribusi pada pergeseran gaya komunikasi mahasiswa ke arah yang lebih informal, singkat, langsung, dan emosional. Gaya ini kurang sesuai dengan tuntutan diskusi akademik yang membutuhkan formalitas, struktur, kesantunan, dan argumentasi logis. Mahasiswa lebih dominan menggunakan tindak tutur direktif dan ekspresif, namun seringkali tanpa dukungan penalaran logis dan referensi ilmiah yang memadai. Hal ini menurunkan kualitas diskusi dan mengaburkan nuansa ilmiah forum akademik. Meski demikian, media sosial juga memberikan dampak positif, seperti meningkatkan keluwesan berpikir dan kemampuan menyampaikan ide secara ringkas. Potensi ini dapat dioptimalkan apabila mahasiswa memiliki kesadaran kontekstual dan keterampilan pragmatik yang baik. Oleh karena itu, pembinaan terhadap keterampilan berbahasa akademik perlu dilakukan guna membentuk kompetensi komunikasi ilmiah yang bertanggung jawab dan adaptif di era digital
Pendampingan Guru dalam Implementasi Digitalisasi Pengajaran dan Pendampingan Masa Pubertas Pada Peserta Didik
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dalam implementasi digitalisasi pengajaran dan pengelolaan peserta didik pada masa pubertas bagi guru di SD Xaverius 3 Palembang. Pendampingan dilakukan melalui serangkaian pemaparan materi, simulasi dan diskusi, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru pada penerapan digitalisai pengajaran dan penanganan peserta didik yang sedang di fase pubertas. Selama kegiatan, guru diperkenalkan pengetahuan baru dan diajak praktik mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung digitalisasi pembelajaran, juga berdiskusi tentang strategi dan solusi pengelolaan peserta didik di masa pubertas. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan partisipasi aktif guru dengan antusiasme dan respon positif saat melakukan simulasi dan diskusi. Berdasarkan hasil post-test, terlihat bahwa program ini memberikan wawasan baru, meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam menghadapi tantangan pada era digital, serta mendukung guru agar siap mengatasi permasalahan peserta didik pada masa pubertas