e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
UMPASA DAN UMPAMA DALAM PROSESI ADAT PERNIKAHAN SUKU BATAK TOBA : KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK
Abstract
This research focuses on spoken language in traditional Toba wedding ceremonies, through umpama and umpasa. The main aim of this research is to identify the narrative and meaning of umpasa and umpama in Toba Batak marriages. This research uses a qualitative approach, by observing, analyzing the process, and interpreting umpasa and umpama at the Toba tribe's traditional wedding which has been chosen by the author. The results of the research show that the Toba Batak tribe's traditional wedding ceremonies advise using spoken language consisting of umpasa and umpama. For example, atang - lutung Tarida i Pangkona means authority. For example, there are more forms of proverbs than umpasa as poetic expressions. Both of these things have benefits even though the words are short but provide deep meaning.
Keywords: Anthropolinguistics, Umpama, Umpasa
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada bahasa lisan pada pernikahan upacara adat suku Toba, melalui umpama dan umpasa. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penuturan dan makna umpasa dan umpama dalam pernikahan suku Batak Toba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan mengamati, menganalisis proses, dan memaknai umpasa dan umpama pada pernikahan adat suku Toba yang telah dipilih oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat Suku Batak Toba pada upacara adat pernikahan memiliki nasihat menggunakan bahasa lisan yang terdiri dari umpasa dan umpama. Misalnya, atang – lutung tarida I pangkona memiliki arti wibawa. Umpama ditemukan lebih banyak bentuk peribahasa dibandingkan umpasa sebagai ungkapan puitis. Kedua hal tersebut memiliki manfaat meskipun kata-kata singkat tetapi memberikan makna yang dalam.
Kata Kunci: Antropolinguistik, Umpama, Umpas
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BANGUN RUANG KELAS VI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
The knowledge that is always being developed is knowledge about mathematics. Mathematics is a science that can train a person's thinking and logical abilities. Apart from that, research also focuses on other research in everyday life, especially the science of problem solving. Mathematics education is about connecting, designing, and creative learning. Sometimes studying mathematics in class can feel scary compared to other subjects, especially when it involves shapes. Abstract shapes have three-dimensional geometric concepts such as cubes, blocks, pyramids, prisms, cylinders and balls which are not easily understood with explanations or two-dimensional drawings. To overcome this problem, teachers should use teaching methods that increase students' conceptual understanding and make learning problem-based (PBL). The subject of this research is class VI of SD IT Uswatun Hasanah Padang Jaya. There are 29 students. The results of the research showed that 82.86% of students felt happy, so it was concluded that the use of PBL in mathematics education made students motivated in learning, especially class VI Bilal SD IT Uswatun Hasanah Padang Jaya.Pengetahuan yang selalu di kembangkan adalah pengetahuan tentang matematika. Matematika ialah ilmu yang bisa melatih kemampuan berpikir serta logika seseorang. Selain itu, penelitian juga memfokuskan pada penelitian lain dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ilmu pemecah masalah. Pendidikan matematika adalah tentang menghubungkan, merancang, dan pembelajaran kreatif. Terkadang belajar matematika dikelas terasa menakutkan dibandingkan dengan mata pelajaran lain, terutama jika menyangkut bangun ruang. Bentuk abstrak memiliki konsep geometri tiga dimensi seperti kubus, balok, limas, prisma, slinder, dan bola yang tidak mudah dipahami dengan penjelasan atau gambar dua dimensi. Untuk mengatasi masalah ini, guru hendaknya menggunakan metode pengajaran yang meningkatkan pemahaman konsep siswa dan menjadikan pembelajaran berbasis masalah (PBL). Subyek penelitian ini ialah kelas VI SD IT Uswatun Hasanah Padang Jaya. Siswa berjumlah 29 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,86 % siswa merasa senang, sehingga di simpulkan bahwa penggunaan PBL dalam pendidikan matematika membuat siswa termotivasi dalam belajar khususnya kelas VI Bilal SD IT Uswatun Hasanah Padang Jaya
Pemanfaatan E-Commerce Shopee Sebagai Strategi Pengembangan UMKM di Era Digital
Di era digital, e-commerce telah menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini membahas pemanfaatan e-commerce Shopee sebagai strategi pengembangan UMKM dalam menghadapi tantangan dan peluang di pasar digital. Melalui akses yang lebih luas, fitur-fitur promosi yang efektif, serta integrasi pembayaran dan logistik, Shopee memberikan solusi bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan, mengurangi biaya operasional, dan memperluas jangkauan pasar. Namun, tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan literasi digital, ketatnya persaingan, dan ketergantungan pada promosi perlu diatasi melalui peningkatan kapasitas digital dan inovasi produk. Studi ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Shopee secara optimal dapat mendorong pertumbuhan dan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital Indonesia
Transformation of the Young Generation of Kemtuk Gresi: The Key to Success in Building a Career in the Digital Era
This community service activity aims to empower the youth in Kemtuk Gresi District to be ready to embark on digital careers, where digital skills are highly needed in the job market. This program is designed to equip participants with a strategic understanding of digital career opportunities as well as technical skills and non-technical skills such as effective communication and professional networking. (networking). Through interactive seminars and workshops, participants learn the use of digital technology, content management, and personal branding strategies. Participatory methods and group discussions help participants develop skills that align with the current needs of the job market. The results of the activities show a significant increase in participants' understanding of technology as a career development tool and the enhancement of technical skills that support their readiness in the digital job market. In addition to basic skills, participants were also introduced to sustainable career planning strategies in the digital era. This program successfully guided the youth of Kemtuk Gresi to become more adaptive and ready to face global challenges with skills and knowledge that enable them to pioneer digital careers
Pengembangan Keahlian dalam Produksi Kopi Liwa Melalui Pelatihan Penggunaan Mesin
Training on using coffee machines was held to improve the skills of Gamba Kupi Liwa Community members in the coffee production process. Through a theoretical and practical approach, participants are introduced to the concept of using modern machines to increase the efficiency and quality of coffee products. Training involves theory sessions, practical demonstrations, as well as interactive discussions. The training methodology includes exposure to the basic concepts of using coffee machines, hands-on practical sessions using modern equipment, and case studies to demonstrate the application of concepts in the coffee industry. The evaluation was carried out to measure participant understanding and the impact of the training on Gamba Kupi Liwa Community coffee production. The results of the training showed significant improvements in machine usage skills, operational efficiency and product quality. Additionally, training creates a collaborative environment among community members, increasing their involvement in the development of the local coffee industry. Thus, this training not only develops technical skills, but also builds the foundation for sustainable growth in the coffee industry. The success of this training provides a positive view of the potential of the Gamba Kupi Liwa Community to become a major player in the coffee industry, creating a positive impact on the community's economy and society
Sosialisasi Alat Penjernih Air Sederhana Skala Rumah Tangga Dengan Metode Filtrasi di Desa Margabaru Kecamatan Muara Lakitan
Air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, sehingga ketersediaannya sangatlah penting. Dalam keseharian air dimanfaatkan tidak hanya terbatas untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga untuk fasilitas umum, sosial dan ekonomi. Kebutuhan air bersih terus meningkat seiring dengan perkembangan populasi manusia. Melalui pertumbuhan penduduk, terjadi pergerakan dinamik dalam masyarakat baik dalam segi kepadatan, sosial maupun ekonomi, sehingga kebutuhan dan permintaan air bersih pun akan terus meningkat. Kondisi fisik air sumur terlihat jernih dan tidak berbau. Namun saat hujan, dapat menjadi keruh akibat naiknya tanah dan lumpur. Masyarakat menggunakan sumber air sumur untuk keperluan sehari-hari. Berdasarkan permasalahan diatas, solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi pengelolaan air dengan sistem penyaringan sederhana. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarkat ini menghadirkan solusi alternatif pembuatan alat filtrasi sederhana untuk digunakan menyaring kekeruhan air yang sering digunakan skala rumahan
Pelatihan Pengucapan dan Pengejaan Bahasa Inggris: Spelling Bee For Beginners di SD Negeri 61 Lubuklinggau
Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan Pengucapan Bahasa Inggris siswa di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Yang menjadi dasar terlaksananya kegiatan ini adalah peserta kegiatan sebagai objek PKM sedang berada di usia emas sebagai sasaran yang tepat untuk mempelajari bahasa. Diusia emas atau golden age, siswa tingkat sekolah dasar dapat lebih cepat menyerap materi bahasa Inggris terutama secara lisan. Siswa kelas II dan III dipilih menjadi sasaran. Karakteristik siswa direntang usia 7 sampai dengan 9 tahun dikategorikan pada masa anak cemerlang dalam mempelajari bahasa dengan semua metode. Selanjutnya, perkembangan digitalisasi yang dengan cepat masuk disemua elemen masyarakat termasuk pendidikan. Yang mana, semuanya menggunakan bahasa Inggris. Tuntutan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris juga menjadi alasan terpenting terhadap pelaksanaan kegiatan PKM di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Metode pembelajaran spelling bee digunakan sebagai upaya agar siswa mampu mengucapkan dan mengeja kata dan kalimat secara tepat. Melalui kegiatan spelling bee, siswa dapat meningkatkan kecerdasan linguistik, emosional, komunikasi, dan memperkaya kreativitas dalam berimajinasi. Hasil dari pelaksanaan PKM adalah siswa mendapatkan fasilitas belajar bahasa Inggris yang berkelanjutan selama empat hari melalui kegiatan spelling bee. Peningkatan progres kemampuan siswa sangat baik, siswa memiliki rasa percaya diri untuk tampil, dan siswa juga bisa menjadi pendengar yang kritis dalam mengambil pesan dari cerita yang disampaikan
Pelatihan Senam Sehat Bagi Anak-Anak di Kampung Manggupi
Kegiatan pelatihan senam sehat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebugaran jasmani sejak dini. Anak-anak di Kampung Manggupi menjadi sasaran utama dari pelatihan ini dengan harapan dapat membangun pola hidup sehat yang berkelanjutan. Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan serta keserasian gerakan fisik yang teratur, melibatkan performa gerakan aktif secara fisik menjadi salah satu cara untuk memelihara kesehatan. Senam sering kali dilakukan dalam kelompok, yang memungkinkan anak-anak untuk berinteraksi dan belajar bekerja sama dengan teman-teman sebaya. Ini penting untuk pengembangan keterampilan sosial dan kemampuan untuk bekerja dalam tim. Melalui partisipasi dalam senam, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya menjaga tubuh tetap aktif dan sehat, yang dapat membentuk kebiasaan sehat hingga dewasa. Dengan rutin berpartisipasi dalam senam sehat, anak-anak dapat menikmati berbagai manfaat yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara holistik. Senam dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk tetap aktif, sehingga anak-anak cenderung menikmati dan melanjutkan kebiasaan sehat ini. Dengan mengintegrasikan senam sehat dalam rutinitas harian, anak-anak dapat menikmati berbagai manfaat ini yang mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh
READING NEWSPAPER FOR ENHANCING VOCABULARY
This research was conducted to increase vocabulary through reading newspapers and to determine the effectiveness of reading newspapers in increasing students vocabulary. This research uses library research method. This study also discusses reading comprehension, where reading comprehension can also improve vocabulary. Using the newspaper reading method to increase vocabulary in English class still makes it difficult for students to understand the meaning of the word. However, based on several previous studies, it can be concluded that reading newspapers can increase vocabulary and also significantly improve reading comprehension. Using this method can help teachers to be able to provide learning to students effectively, especially increasing vocabulary. In conclusion, reading English newspapers is very helpful for learning new words, idioms phrases and sentence structures. It also helps them to learn how to take out the meaning of the sentences. English newspapers help students to become better learners
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Manajemen Peserta Didik yang Efektif di SMP Negeri Muara Batang Empu Kabupaten Musi Rawas Utara
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan hambatan-hambatan dalam pembinaan peserta didik serta upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pembinaan peserta didik di SMP Negeri Muara Batang Empu. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Perencanaan pembinaan peserta didik di SMP Negeri Muara Batang Empu dilakukan setiap awal tahun pelajaran baru yaitu dengan mengadakan rapat perencanaan kegiatan pembinaan peserta didik yang menghasilkan program kerja pembinaan peserta didik di sekolah yang meliputi kegiatan OSIS, kegiatan ekstrakurikuler, dan layanan BK 2). Evaluasi pembinaan peserta didik di SMP Negeri Muara Batang Empu yaitu menilai proses pelaksanaan kegiatan pembinaan peserta didik di sekolah dan menilai hasil kegiatan pembinaan peserta didik di sekolah yang di lakukan oleh kepala sekolah setiap akhir tahun pelajaran 3). Hambatan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan peserta didik di SMP Negeri Muara Batang Empu meliputi kurangnya personil, kurangnya fasilitas, serta kurangnya perhatian dari peserta didik. Upaya untuk mengatasinya dengan mengoptimalkan personil yang ada di sekolah, mengoptimalkan fasilitas yang ada di sekolah, dan adanya pengarahan dari koordinator, dan guru dalam mengatasi peserta didik yang kurang perhatian