e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Inovasi Dan Teknologi Pengemasan Permen Jamu Di O Mangunharjo

    Get PDF
    The training aimed to provide knowledge about innovative herbal medicine product, specifically herbal candy and ut’s packaging. The goal of this activity was to increase the economics independence of herbal medicine artisans. The implementation method used a participatory training approach, including training in herbal candy making and the application of modern packaging technology. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of women’s farmer group members regarding candy production techniques and more attractive packaging. Furthermore, the packaging innovation extended the product’s shelf life and increased competiveness in both local and online markets. &nbsp

    Transformasi Digital Adopsi Software As A Service Layanan Cloud Accounting dan Pemasaran Go Digital Sebagai Strategi Efisiensi Operasional dalam Meningkatkan Laba Pelaku Usaha Penyandang Disabilitas

    Get PDF
    Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini adalah meningkatkan efisiensi operasional dan keuntungan usaha pelaku penyandang disabilitas melalui penerapan Software as a Service (SaaS) berbasis cloud accounting serta strategi pemasaran digital. PKM ini berfokus pada peningkatan kapasitas digital dan kemandirian ekonomi pelaku usaha di Kota Lubuklinggau, yang masih menghadapi kendala seperti pencatatan keuangan manual dan pemasaran yang belum optimal. Melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, tim pelaksana memperkenalkan SaaS untuk pencatatan keuangan otomatis, efisien, dan real-time, serta pelatihan Go Digital Marketing untuk memperluas jangkauan pasar melalui media sosial dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital, keterampilan akuntansi berbasis teknologi, dan kemampuan promosi daring peserta. Program ini tidak hanya membantu pelaku usaha meningkatkan laba dan efisiensi operasional, tetapi juga menumbuhkan kemandirian, kepercayaan diri, dan daya saing ekonomi penyandang disabilitas, sehingga berkontribusi pada pengembangan ekonomi inklusif berbasis teknologi

    Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Menjadi Kerupuk Dalam Rangka peningkatan Gizi dan Ekonomi Keluarga Ibu-Ibu PKK di Desa Giriyoso

    Get PDF
    Desa Griyoso memiliki potensi besar di sektor perikanan air tawar, namun pemanfaatan limbah tulang ikan masih rendah karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan teknis kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah tulang ikan menjadi kerupuk bernilai gizi tinggi dan bernilai jual. Metode pelaksanaan terdiri dari observasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, terciptanya produk kerupuk tulang ikan yang layak konsumsi serta munculnya minat untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi limbah organik rumah tangga, meningkatkan gizi keluarga, serta membuka peluang peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga

    Pembangunan Media Pembelajaran Interaktif untuk Pengenalan Organ Tubuh Manusia Bagi Siswa Sekolah Dasar di SDN 082 Muararajeun Bandung

    Get PDF
    Hasil observasi di SDN 082 Muararajeun menunjukkan bahwa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media digital secara optimal, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami materi organ tubuh manusia. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan media pembelajaran berbasis game edukasi “Anatomy Journey” dengan memanfaatkan teknologi interaktif. Pengembangan dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan media menggunakan Adobe Animate, sosialisasi, dan uji coba di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi, serta membantu guru menyampaikan konsep abstrak secara lebih konkret dan menarik. Program ini menjadi contoh penerapan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar

    The Formation Of Adjectives From Nouns In English Through Suffixation: A Qualitative Review

    No full text
    The process of creating adjectives in English by adding suffixes to nouns was reviewed qualitatively in this study. Finding the morphological patterns, the difficulties students encounter, and the educational ramifications of employing these derivative suffixes are the primary goals. Through a survey of numerous scholarly works, the study demonstrates the high productivity of suffixes like -ful, -less, -ous, -ic, -al, and -y in enhancing English vocabulary. However, a lack of knowledge of morphological principles sometimes hinders their proper usage, resulting in a number of typical mistakes, including misspellings, phonological faults, and mismatches. The results highlight how crucial it is for students to have a thorough understanding of morphological patterns in order to recognize, use, and steer clear of mistakes when creating new words. It is anticipated that the findings of this study will aid in the creation of more potent teaching resources and methods for English language learners

    An AN ANALYSIS OF LANGUAGE POLITENESS USED IN THE INTERACTION IN THE CLASSROOM AT PUTRA PUTRI BANGSA ELEMENTARY SCHOOL

    No full text
    This research explores the use of language politeness strategies in classroom interactions between an English teacher and fifth-grade students at Putra Putri Bangsa Elementary School. The primary objective of the study is to identify, describe, and analyze the types of politeness strategies used by both the teacher and the students during the English teaching and learning process. A descriptive qualitative research method was used in this study. Data were collected through non-participant observation and documentation techniques, including field notes and video recordings during three classroom sessions conducted in April 2025. The research involved one English teacher and 18 fifth-grade students, comprising nine male and nine female participants. The results revealed a total of 290 politeness strategies used by the teacher, with bald on record being the most dominant (191 occurrences), followed by negative politeness (41), positive politeness (40), and off record (18). Meanwhile, students produced a total of 315 politeness strategies, with positive politeness being the most frequently used (180), followed by off record (45), bald on record (58), and negative politeness (32). These findings show that the teacher commonly employed direct and explicit forms of communication to control the classroom, maintain discipline, and provide clear instructions. Conversely, students more often used polite expressions to show respect, request permission, and maintain harmonious relationships with peers and the teacher. In conclusion, the use of politeness strategies in the classroom setting was appropriate and aligned with each participant’s communicative role. The strategies supported a respectful, effective, and engaging learning environment, emphasizing the importance of politeness in fostering positive teacher-student interactions

    BUSUU APPLICATION AIDED INSTRUCTION IN IMPROVING STUDENTS PRONUNCIATION

    No full text
    This research aims to determine the effectiveness of the Busuu application in improving the English pronunciation skills of tenth-grade students at MA Muhammadiyah Batuliman, South Lampung. The subjects of this study were 16 students selected through purposive sampling. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. Data collection techniques included observation and pronunciation tests, with pre-test and post-test scores analyzed to measure improvement. The results showed an increase in the average score from 62.5 in the pre-test to 70.0 in post-test Cycle I, and 82.3 in post-test Cycle II, indicating a total improvement of 31.68%. The use of Busuu’s audiovisual features and interactive learning environment enhanced students’ motivation, engagement, and confidence in speaking English. Students became more active, independent, and reflective in their learning, with noticeable improvements in word stress, intonation, and rhythm. These findings are consistent with previous studies highlighting the positive impact of mobile-assisted language learning. The study concludes that integrating the Busuu application into English instruction can effectively support pronunciation mastery and foster autonomous learning.Keywords: Busuu Application, Pronounciation, Classroom Action Researc

    Keefektifan Virtual Laboratory dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan virtual laboratory dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket penilaian keterampilan komunikasi dan kolaborasi yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan N-Gain, dan uji statistik inferensial dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Nilai N-Gain keterampilan komunikasi pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan keterampilan kolaborasi berada pada kategori tinggi. Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan pada kategori rendah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa virtual laboratory efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Oleh karena itu, virtual laboratory direkomendasikan sebagai salah satu inovasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD IT AZ-ZAHIRA LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    This study aims to determine the mathematics learning outcomes of fourth-grade students of SD IT Az-Zahira Lubuklinggau after the Contextual Teaching And Learning learning model is applied. This research method uses Pre-test and Post-test. Sampling was taken from the population, the sampling technique in this study used saturated sampling. The instrument used was in the form of 10 essay questions. The data analysis technique used the z-test at a significance level of a = 0.05. The results of the study obtained that Zcount = 6.44 ≥ Ztable = 1.64, so it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected the Mathematics learning outcomes of fourth-grade students of SD IT Az-zahira Lubuklinggau after the application of the Contextual Teaching And Learning (CTL) learning model Significantly complete with an average learning outcome of 79.30.  Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Contextual Teaching And Learnin

    Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Kegiatan Daur Ulang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketercapaian dan keefektifan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam kegiatan daur ulang limbah pada materi pencemaran lingkungan sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah di sekolah. Metode penelitian ini adalah kualitatif jenis deskriptif. Dari 114 siswa yang tergabung dalam 4 kelas, terdapat 16 proyek kerajinan daur ulang limbah yang dihasilkan. Ketercapaian penerapan model pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning diukur dari beberapa aspek seperti pemahaman konsep, kreativitas dalam proyek, kerja sama tim, keterampilan problem solving, presentasi hasil proyek, kesesuaian dengan tujuan, dan refleksi pembelajaran. Dari ke 7 aspek ini, siswa yang mendapatkan persentase skor dengan kategori “Sangat Baik” dengan predikat “A” sebanyak 3 kelompok atau sebesar 18,75%,  kategori “Baik” dengan predikat “B” sebanyak 8 kelompok atau sebesar 50%, kategori “Cukup” dengan predikat “C” sebanyak 4 kelompok atau sebesar 25%, dan kategori “Kurang” dengan predikat “D” sebanyak 1 kelompok atau sebesar 6,25 %. Persentase rata-rata skor  sebesar 83,7 menunjukkan ketercapaian model PjBL terhadap peningkatan kreativitas siswa dengan predikat “B” atau “Baik”

    1,184

    full texts

    1,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇