e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
THE USE OF CORRECTIVE FEDDBACK TO TEACH STUDENTS’ WRITING ABILITY
The objective of this research is to find out the influence of corrective feedback toward students’ writing ability. This research is true experimental research. The sampling technique used simple random sampling. In collecting the data, researcher used writing test to know the students’ ability in writing. The data were analyzed by using SPSS 19. Based on the result of data analysis, there is an influence to teach students’ writing ability using corrective feedback at tenth grade students’ of SMAN 1 Air Naningan in the academic year 2017/2018. It can be proved by the result of t-test formula. It is showed that the significant level of 5% (0,05) gets 8.08838 > 1.99656. Based on the result above, the use of corrective feedback to teach students’ writing ability had significant influence
ANXIETY OF SPEAKING ENGLISH IN ENGLISH FOREIGN LANGUAGE (EFL) CLASS
This study aims to investigate the classification level of speaking anxiety, the factors of students anxiety in speaking class and the impacts of anxiety in students speaking performance. This study employed case study design. The subjects of the study were the first semester of EFL students in STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung consisted of 45 students. There were two types of data, i.e. qualitative data and quantitative data. The result of the research showed that EFL students generally were anxious in speaking English. 39 students have high anxiety, the factors of students anxiety includes three aspects such as communication apprehension, test anxiety, and fear of negative evaluation. Consequently, it affects students speaking performance
TEACHING READING COMPREHENSION BY USING PROBING-PROMPTING LEARNING STRATEGY TO THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 7 PALEMBANG
The objective of the study was to find out whether or not it is effective to teach reading comprehension by using probing-prompting learning strategy. The researcher used pre experimental method. The population of the study was the Eighth Grade Students of SMPN 7 Palembang was 337 students. The researcher took the sample 36 students by using the convenience sample. Analyzing the data was collected through a written test and calculated by SPSS 16. Based on the data analysis, the result of pretest indicated that the highest score was 70 and the lowest score was 50. In the result of t-test, it was founded that t-obtained was 9.574, so it was higher than the critical value of t-table was 1.690 with (df-1) n=35 at the level of significance 0.05 for one-tailed test. It means that the alternative hypothesis (Ha) was accepted
IMPROVING THE STUDENTS’ WRITING ABILITY THROUGH SOCIOGRAM IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT TO THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL 7 PALEMBANG
This thesis entitled “Improving the Students’ Writing Ability through Sociogram in Writing Descriptive text to the Eighth Students of Junior High School 7 Palembang. The objective of this study is to find out whether sociogram is effective or not to improve the students’ writing ability of the eighth grade students of junior high school 7 Palembang in writing descriptive text. The problem of this study was “is it effective to improve the students’ writing ability of the eighth grade students of junior high school 7 Palembang by using sociogram in writing descriptive text?.” The writer used pre-experimental method one group design pre-test and post-test. The population of this study was all of the eighth grade students of junior high school 7 Palembang in academic year 2017/ 2018. The sample is one class (VIII.2) that consist of 37 students that chose by using cluster random sampling. In the result of the study, the average of students score in post-test was 82.4, it was highest than pre-test that was 67.8. In post-test the highest score was 89 and the lowest score was 78. To compare the students’ scores in pretest and posttest, paired t-test was used. And the result of paired t-test we found that, t-obtained was 26.6 and t-table was 1.68. It means that t-obtained was higher than t-table (27.317>1.688). And from the result of the interpretation above we can conclude that improving the students writing descriptive through sociogram was effective
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran biologi kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model prosedural. Model yang dilakukan dengan tahapan prosedur pengembangan yaitu (1) Tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, menyusun Garis Besar Isi Media (GBIM) dan Jabaran Materi (JM), menyusun naskah (storyboard); (2) Tahap Produksi berupa persiapan, pelaksanaan, penyelesaian; (3) Tahap Evaluasi berupa evaluasi pramaster, revisi, uji lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan pada mata pelajaran biologi kelas X sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Berdasarkan beberapa tahapan uji coba, media pembelajaran berbasis web dikategorikan valid dengan dengan kriteria baik. Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis web ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran mata pelajaran biologi serta dapat bermanfaat bagi guru, siswa, dan peneliti lanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran biologi kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model prosedural. Model yang dilakukan dengan tahapan prosedur pengembangan yaitu (1) Tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, menyusun Garis Besar Isi Media (GBIM) dan Jabaran Materi (JM), menyusun naskah (storyboard); (2) Tahap Produksi berupa persiapan, pelaksanaan, penyelesaian; (3) Tahap Evaluasi berupa evaluasi pramaster, revisi, uji lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan pada mata pelajaran biologi kelas X sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Berdasarkan beberapa tahapan uji coba, media pembelajaran berbasis web dikategorikan valid dengan dengan kriteria baik. Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis web ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran mata pelajaran biologi serta dapat bermanfaat bagi guru, siswa, dan peneliti lanjutan
Keterampilan Menulis Akademik Mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Bengkulu
Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mendeskripsikan penguasaan keterampiaan menulis akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UNIB; (b) menemukan kendala kegiatan menulis akademik mahasiswa Program Studi PBSI FKIP UNIB; dan (c) memberikan solusi untuk mengatasi hambatan kegiatan menulis akademik mahasiswa Program Studi PBSI FKIP UNIB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Objek penelitian adalah 33 orang mahasiswa PBSI semester III. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes menulis dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan cara melakukan penilaian terhadap hasil tes menulis mahasiswa berdasarkan rubrik penilaian yang telah disiapkan, hasil penilaian kemudian dikelompokan pada acuan penilaian, dan dijabarkan sesuai masing-masing komponen penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh orang mahasiswa mempunyai kemampuan menulis artikel ilmiah pada kategori baik (21%), 4 orang pada kategori cukup (12%), 11 orang pada kategori kurang (33%) dan 11 orang pada kategori kurang sekali (33%).
Kata kunci: keterampilan, menulis akademik, mahasiswa.
Abstract
The objective of this research was to: (a) describe the mastery of academic writing skill of Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI), FKIP at UNIB; (b) finding obstacles of academic writing activities of students of PBSI Study Program, FKIP at UNIB; and (c) providing solutions to overcome activity barriers in academic writing of student from of PBSI Study Program FKIP at UNIB. The method was qualitative method. The subject of research was 33 students from third semester. Technique of collecting was written test and interview. Data analysis technique used in this research was descriptive statistic, by assessing the results of student writing tests based on the assessment rubric that has been prepared, the assessment results were then grouped in the benchmark assessment and elaborated in accordance with each component of the assessment. The results showed that seven students had the ability to write scientific articles on good category (21%), 4 people in enough category (12%), 11 people in the category of less (33%) and 11 people in least category (33%).
Keywords: skill, academic writing, students
 
Analisis Kesalahan Struktur Kalimat pada Tes Keterampilan Menulis dalam Diklat HSK 3 (汉语水平考试) Guru Bahasa Mandarin SMA/SMK di PPPPTK Boe Malang
This study is aimed to investigate the types of sentence errors made by Mandarin High School Teachers who joint HSK 3 teacher training. In linguistics, according to J. Richard et al., (2002), an error is the use of a word, speech act or grammatical items in such a way it seems imperfect and significant of an incomplete learning. The study was conducted using a comparative taxonomy which was to analyze the results of training participants' writing skills tests contained in HSK 3 caused by interlingual errors or called also interference errors, where errors originating caused the influence of the first language (B1) on the second language languages (B2) and intralingual errors caused lack of understanding of the second language. Analysis results show that there are five sentences where as many as 85% of respondents make mistakes due to confusion with the structure in Indonesian. The occurrence of error analysis is don’t only to indicate the cause, but also as a study for applying the appropriate method in implementing learning Mandarin.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan struktur kalimat pada tes keterampilan menulis yang dibuat oleh peserta diklat HSK 3 guru bahasa Mandarin SMA/SMK yang diselenggarakan di PPPPTK BOE Malang. Dalam Linguistik, berdasarkan J. Richard et al, (2002), kesalahan dapat berupakan kata, tindak tutur atau struktur gramatikal yang tidak tepat disebabkan oleh penguasaan yang tidak utuh terhadap bahasa tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan taksonomi komparatif yaitu menganalisis hasil tes keterampilan menulis peserta diklat yang terdapat pada HSK 3 yang disebabkan oleh kesalahan interlingual atau kesalahan interferensi, yakni kesalahan yang bersumber (akibat) dari pengaruh bahasa pertama (B1) terhadap bahasa kedua (B2) dan kesalahan intralingual yaitu kesalahan berbahasa yang disebabkan kurangnya penguasaan terhadap bahasa kedua (B2). Hasil anaslisis menunjukan bahwa terdapat lima kalimat dimana sebanyak lebih dari 85% responden melakukan kesalahan yang disebabkan adanya kerancuan dengan struktur dalam bahasa Indonesia. Analisis kesalahan ini dilakukan tidak hanya untuk mengidikasi penyebab, namun juga sebagai kajian untuk menerapakan metode yang sesuai dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Mandarin
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Examples Non-Examples terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita pada Siswa Kelas VIII SMPN 14 Kota Tangerang
The objective of this research was to determine the effect of the use of examples non examples models in class VII students of Class VIII SMPN 14 Tangerang City the method used in this study was the quasi experimental method by pretest and posttest two groups. This type of experimental research method uses the Nonequivalent Control Group Design research design. Where the experimental class is treated and the control class is not treated. The Nonequivalent Control Group Design is almost the same as the pretest and postest control of the design group, only in this design the experimental and control groups are not randomly selected. Data collection techniques using tests. The data analysis technique starts from the normality test, homogeneous test, and continues the hypothesis test. There are differences in learning outcomes of writing news texts between students who were given examples non-examples learning models with students who were not given examples non-examples learning and evidenced by the results of hypothesis testing, namely the pretest in the control class and the Ho accepted H1 experiment were rejected, it can be concluded that tcount < ttable (0.41 <2.0021) then the pretest did not have a significant difference in learning outcomes, and the results of the posttest hypothesis on the control class and experimental class were H1 accepted Ho was rejected because thitung> t table = 3.03 > 2.0021, then it can be stated that the giving of posttest in the control class that did not get treatment and the experimental class to get treatment using the examples non-examples learning model showed a very significant difference in learning outcomes.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model examples non examples pada siswa kelas VII SMPN 14 Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan melakukan pretes dan postes dua kelompok. Jenis metode penelitian eksperimen ini menggunakan disain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Dimana kelas eksperimen yang diberi perlakuan dan kelas kontrol tidak diberi perlakuan. Nonequivalent Control Group Design ini hampir sama dengan pretest dan postest kontrol group desain, hanya pada desain ini kelompok eksperimen maupun kontrol tidak dipilih secara random. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data dimulai dari uji normalitas, uji homogenitas, dan dilanjutkan uji hipotesis. Terdapat perbedaan hasil belajar menulis teks berita antara siswa yang diberi model pembelajaran examples non-examples dengan siswa yang tidak diberi model pembelajaran examples non-examples dan dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis yaitu pretes pada kelas kontrol dan eksperimen Ho diterima H1 ditolak, dapat disimpulkan bahwa thitung lebih kecil ttabel ( 0,42 lebih kecil 2,0022 ) maka pada pretes tidak memiliki perbedaan hasil belajar yang signifikan, dan hasil hipotesis postes pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu H1 diterima Ho ditolak karena thitung lebih besar ttabel = 3,05 lebih besar 2,0022. Maka dapat dinyatakan bahwa pemberian postes pada kelas kontrol yang tidak mendapatkan perlakukan dan kelas eksperimen mendapatkan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran examples non-examples menunjukkan perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan
DESTILASI AIR LAUT DENGAN MEMANFAATKAN PANAS MATAHARI MENGGUNAKAN REFLEKTOR CERMIN CEKUNG UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR DI DESA RANGAI TRITUNGGAL LAMPUNG SELATAN
Provinsi Lampung memiliki garis pantai yang cukup panjang yaitu sekitar 81.000 km. Namun,pasokan air bersih di wilayah pesisir pantai sangatlah terbatas terutama pada daerah-daerah yang padat penduduk.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan air bersih di daerah pesisir masyarakat Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan.Metode penentuan perumusan masalah dilakukan dengan metode observasi dan wawancara warga di Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan.Pada pengabdian kepada masyarakat ini, kami membuat alat destilasi air laut untuk memperoleh air tawar berupa alat reflektor cermin cekungyang memanfaatkanpanas energi matahari.Reflektor cermin cekung memiliki diameter 1,8 meter, tinggi cermin 0,4m dan titik fokusnya 0,45m. Reflektor cermin cekung diletakkan di atas tanah dan disinari langsung matahari. Kolektor yang berisi sampel air laut diletakkan diatas reflektor tepat pada posisi titik fokus untuk melakukan proses destilasi. Waktu pengamatan penggunaan reflektor cermin dilakukan selama 7 hari pada cuaca cerah dan dimulai pukul 8 pagi hingga 4 sore. Dari pengamatan yang dilakukan dihasilkan temperatur maksimum suhu destilasi air laut yang didapat menggunakan reflektor cermin cekung adalah 79,4˚C dengan hasil destilasi air tawar diperoleh rata - rata sebesar 508 ml dari volume awal air laut sebesar 2 liter.Provinsi Lampung memiliki garis pantai yang cukup panjang yaitu sekitar 81.000 km. Namun,pasokan air bersih di wilayah pesisir pantai sangatlah terbatas terutama pada daerah-daerah yang padat penduduk.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan air bersih di daerah pesisir masyarakat Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan.Metode penentuan perumusan masalah dilakukan dengan metode observasi dan wawancara warga di Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan.Pada pengabdian kepada masyarakat ini, kami membuat alat destilasi air laut untuk memperoleh air tawar berupa alat reflektor cermin cekungyang memanfaatkanpanas energi matahari.Reflektor cermin cekung memiliki diameter 1,8 meter, tinggi cermin 0,4m dan titik fokusnya 0,45m. Reflektor cermin cekung diletakkan di atas tanah dan disinari langsung matahari. Kolektor yang berisi sampel air laut diletakkan diatas reflektor tepat pada posisi titik fokus untuk melakukan proses destilasi. Waktu pengamatan penggunaan reflektor cermin dilakukan selama 7 hari pada cuaca cerah dan dimulai pukul 8 pagi hingga 4 sore. Dari pengamatan yang dilakukan dihasilkan temperatur maksimum suhu destilasi air laut yang didapat menggunakan reflektor cermin cekung adalah 79,4˚C dengan hasil destilasi air tawar diperoleh rata - rata sebesar 508 ml dari volume awal air laut sebesar 2 liter
KONSTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTURAN TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Berdasarkan pengamatan peneliti terhadap fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa hasil lompat jauh mahasiswa masih rendah. Masalah inilah diduga disebabkan karena rendahnya daya ledak otot tungkai dan kelenturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya ledak otot tungkai, kelenturan, dan hasil lompat jauh mahasiswa FIK UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini mahasiswa fakultas ilmu keolahragaan, sedangkan sampel diambil secara purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 29 orang. Penelitian dilaksanakan di FIK UNP. Data daya ledak otot tungkai dengan menggunakan standing board jump, kelenturan dengan menggunakan tes Sit and Reach dan tes lompat jauh. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang berarti (signifikan) antara daya ledak otot tungkai dan kelenturan secara bersama-sama terhadap hasil lompat jauh. Artinya terdapat sumbangan (kontribusi) daya ledak otot tungkai dan kelenturan secara bersama-sama terhadap hasil lompat jauh sebesar 31.8 % dan disarankan kepada dosen dan mahasiswa agar meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai dan kelenturan dengan memberikan latihan khusus.Berdasarkan pengamatan peneliti terhadap fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa hasil lompat jauh mahasiswa masih rendah. Masalah inilah diduga disebabkan karena rendahnya daya ledak otot tungkai dan kelenturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya ledak otot tungkai, kelenturan, dan hasil lompat jauh mahasiswa FIK UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini mahasiswa fakultas ilmu keolahragaan, sedangkan sampel diambil secara purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 29 orang. Penelitian dilaksanakan di FIK UNP. Data daya ledak otot tungkai dengan menggunakan standing board jump, kelenturan dengan menggunakan tes Sit and Reach dan tes lompat jauh. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang berarti (signifikan) antara daya ledak otot tungkai dan kelenturan secara bersama-sama terhadap hasil lompat jauh. Artinya terdapat sumbangan (kontribusi) daya ledak otot tungkai dan kelenturan secara bersama-sama terhadap hasil lompat jauh sebesar 31.8 % dan disarankan kepada dosen dan mahasiswa agar meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai dan kelenturan dengan memberikan latihan khusus