e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
1340 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI BANGUN REJO
This research aims to determine the completeness of the science learning outcomes of grade IV students at Bangun Rejo State Elementary School, after implementing the STAD Type Cooperative learning model. The method used in this research was quasi-experimental and the research subjects were class IV of SD Negeri Bangun Rejo. The instrument used is multiple choice test questions. The research results show that the average Pre-Test score is 51.92. After being treated using the STAD Type Cooperative learning model, the post-test result was 77.27. If the hypothesis Z_count Z_table is 2.53, then this result can also be compared with Z_table at the 5% significance level, namely: 2.53> 2.03. then H_oditolak H_adiwas accepted after applying the STAD Type Cooperative model to the science learning outcomes of class IV students at SD Negeri Bangun Rejo which was declared complete.
Keywords: Science learning outcomes, STAD Type Cooperativ
Tradisi Lokal “Sedekah Rame” Sebagai Sumber Belajar IPA Kontekstual
Tradisi “sedekah rame” merupakan tradisi yang masih dilaksanakan oleh masyarakat asli dusun Batu Urib Kota Lubuklinggau. Tradisi ini merupakan bentuk gotong royong di mana masyarakat berkumpul untuk berbagi makanan, tenaga, dan sumber daya dalam suatu acara bersama. Sedekah Rame memiliki hubungan erat dengan berbagai konsep sains, terutama dalam bidang IPA serta sebagai wujud kearifan lokal yang erat kaitannya dengan praktik pelestarian lingkungan dan keseimbangan alam, sehingga tradisi ini berpotensi untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa tinjauan pustaka. Hasil yang didapatkan bahwa tradisi “sedekah rame” berpotensi untuk dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan beberapa metode penerapan, yaitu: STEM, project based learning (PjBL), eksperimen sains, dan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Disimpulkan bahwa setiap tradisi yang ada dilingkungan, seyogyanya dapat diintegrasikan dalam pembelajaran
Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Pembuatan Pakan Ikan Lele di Desa Sugih Waras Kecamatan Suka Karya Kabupaten Musi Rawas
tujuan dari PKM ini adalah menghasilkan pakan ikan, serta dapat meningkatkan pengetahuan bagi Masyarakat, adapun metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan , hasil PKM berupa pemberian kuesioner kepada 15 orang responden didapati bahwa secara umum rata-rata indeks kepuasan peserta pelatihan adalah 73% dan termasuk dalam kategori puas. Hal ini menunjukan bahwa pelatihan yang diselenggarakan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan. Selain itu, hasil kuesioner juga menunjukkan jika sebagian besar peserta pelatihan, berharap adanya pendampingan sebagai tindak lanjut dari program ini secara berkesinambunga
Gulai Ampai: Simbol Perjuangan dan Kecerdasan Perempuan Pra dan Pasca Kemerdekaan
Penelitian ini berjudul Gulai Ampai: Simbol Kecerdasan dan Perjuangan Perempuan Pra Kemerdekaan dan Pasca Kemerdekaan Melalui penelitian ini, penulis berupaya mengkaji lebih dalam hubungan gulai ampai dengan kecerdasan dan perjuangan perempuan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarganya ditengah penindasan dan patriaki penjajah dan pribumi. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini meliputi: 1) mendeskripsikan hubungan gulai ampai dengan perjuangan dan kecerdasan perempuan. 2) mendeskripsikan manfaat dari bahan-bahan sederhana dalam gulai ampai. 3) nilai-nilai yang terkandung dalam gulai ampai. Subjek pada penelitian ini adalah Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara, khususnya para tokoh adat, dan anggota keluarga yang masih memasak gulai ampai. Objek Penelitian: gulai ampai yang terdapat di Musi Rawas dan Muratara
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning (PBL) dan mengetahui kelayakan, serta pengaruhnya terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang melibatkan validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar termasuk dalam kategori sangat baik dari aspek materi skor 48, baik dari aspek media skor 33, dan sangat baik dari aspek bahasa skor 39. Bahan ajar hasil pengembangan dapat meningkatkan minat belajar siswa dilihat dari hasi angket diperoleh hasil sebelum mengikuti pembelajaran sebesar 67,93% (kategori tinggi) menjadi 84,32% (kategori sangat tinggi). Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran karena materi disajikan dalam bentuk permasalahan nyata yang relevan dengan kehidupan mereka. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 7,46 dan post-test sebesar 10,84 serta standar gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Selain peningkatan nilai, juga terjadi perkembangan pada kemampuan membaca, menyusun kalimat, dan menulis teks sederhana. Dengan demikian, bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Pendekatan PBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, menumbuhkan motivasi intrinsik, dan meningkatkan penguasaan materi secara bermakna
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Berlipstik Kapur Kajian Psikologi Sastra
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik batin yang dialami tokoh utama dalam kumpulan cerpen Perempuan Berlipstik Kapur karya Esti Nuryanti Kasam, melalui pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen tersebut untuk dianalisis . Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan analisis isi, kemudian dianalisis menggunakan teori konflik batin dari Alex Sobur yang mencakup berbagai bentuk konflik batin seperti kecewa, sedih, khawatir, takut, kesal, tertekan, berharap, perasaan bersalah, perasaan cemburu, marah dan cemas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami beberapa bentuk konflik batin yang dipengaruhi oleh tekanan sosial, budaya patriaki dan kemiskinan. Analisis memberikan pemahaman lebih dalam mengenai dinamika psikologi tokoh fiksi, sekaligus memperkaya kajian psikologi sastra
ANALISIS WATAK TOKOH DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN GADIS PEMIMPI KARYA TATI KUSMIATI
The purpose of this study is to describe the character in the book Short Story Collection of Dreaming Girls by Tati Kusmiati. The reason why the researcher took the title is because short stories are literary works that raise the reality of people’s lives and contain moral messages carried out by the characters through the character of the characters played. This research is a qualitative descriptive research. To obtain data, the researcher used a read-note technique. The technique of character analysis of the researcher’s character uses content analysis (content analysis) of intrinsic elements, namely the character character, in short stories.From the results of the analysis, it was found that the character of the antagonist (ambitious, justifying all means and arrogant) and the character of the protagonist (honest. Independent, defender, humble, clever and generous) in the short story collection Girl Dreamer by Tati Kusmiati.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan watak tokoh dalam buku Kumpulan Cerpen Gadis Pemimpi Karya Tati Kusmiati. Alasan peneliti mengambil judul tersebut karena cerpen merupakan karya sastra yang banyak mengangkat realitas kehidupan masyarakat dan mengandung pesan moral yang dilakukan oleh tokoh cerita melalui watak tokoh yang diperankan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan Teknik baca-catat. Teknik analisis watak tokoh peneliti menggunakan analisis konten (analisis isi) unsur intrinsik yaitu watak tokoh dalam cerpen. Dari hasil analisis ditemukan watak tokoh antagonis (ambisius, menghalalkan segala cara dan sombong) watak tokoh protagonis (jujur, mandiri, pembela, rendah hati, cerdik, pandai dan dermawan) didalam buku kumpulan cerpen Gadis Pemimpi Karya Tati Kusmiati
Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Produk Kreatif Lilin Aromaterapi Bersama Kafe Nabata dan Komunitas Persona Warna Lubuklinggau
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan limbah minyak jelantah yang banyak dihasilkan oleh pelaku usaha kafe, khususnya di Nabata Coffee & Eatery, Kota Lubuklinggau. Limbah minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat. Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga melibatkan Komunitas Persona Warna, sebuah komunitas seni lukis yang aktif di LubuklinggauMetode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu observasi, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi limbah jelantah, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta membuka peluang usaha baru berbasis ekonomi kreatif dengan konsep zero waste
Transformasi Literasi Digital Guru SD Melalui Pendekatan Pelatihan Deep Learning Berbasis Praktik Edukatif
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru-guru Sekolah Dasar melalui pendekatan pelatihan Deep Learning berbasis praktik edukatif di SD Negeri 15 Lubuklinggau. Kegiatan ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran, terutama dalam pembuatan konten pembelajaran interaktif yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa abad 21. Pelatihan dirancang menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode ceramah, demonstrasi, hands-on practice, serta pendampingan langsung dalam pembuatan konten digital berbasis deep learning tools seperti pembuatan materi interaktif, video pembelajaran, dan simulasi sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 20 guru SD Negeri 15 Lubuklinggau sebagai peserta. Kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, ditunjukkan oleh peningkatan skor evaluasi rata-rata sebesar 78% dibandingkan dengan sebelum pelatihan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menghasilkan produk pembelajaran interaktif yang dapat langsung diterapkan di kelas. Pelatihan Deep Learning berbasis praktik edukatif efektif dalam mentransformasi literasi digital guru sekolah dasar. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik di era pembelajaran berbasis teknologi
Pelatihan Pembuatan Media Literasi Digital untuk Guru Sekolah Dasar dalam Menanamkan Nilai Karakter
Tujuan pengabdian adalaha kat ini mengadakan pelatih kepada guru membuat media pembelajaran sekaligus mengintegrasikan nilai karakter ke dalam media literasi digital. Adapun metode pelaksanaan kegiatan PKM adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan monitoring. Hasil dan pembahasan pelatihan ini berfokus pada pengenalan konsep dasar wordwall, termasuk fungsi layout, integrasi multimedia, penyusunan navigasi konten, hingga kolaborasi real-time. Pelatihan diperkaya dengan contoh seklaigus praktik aplikatif Pelatihan dan pendampingan juga mengintegrasikan aspek literasi digital yang sangat penting di era teknologi. Guru dipandu menciptakan media yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendidik siswa agar mampu menggunakan informasi digital secara kritis dan etis. Wordwall memberi ruang bagi guru menyisipkan pesan nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan empati, baik instruksi kegiatan maupun dalam narasi materi. Selain itu, menciptakan aktivitas kolaboratif menumbuhkan perilaku positif, seperti menghargai pendapat teman, disiplin dalam mengumpulkan tugas, dan bertindak etis dalam penggunaan informasi