e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    ANALISIS TEKS PIDATO MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP-PGRI LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan teks pidato karangan mahasiswa semester II/C, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia, Kota Lubuklinggau tahun 2015 pada aspek sistematika, kesesuaian isi dengan tujuan, dan penggunaan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi analisis teks pidato yang melingkupi; (1) sistematika teks pidato, (2) kesesuaian isi dengan tujuan pidato, (3) penggunaan bahasa dalam teks pidato, (4) Kriteria teks pidato yang baik dan (5) Kemampuan menulis teks pidato yang baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kesalahan-kesalahan yang terdapat pada hasil tulisan teks pidato mahasiswa semester II/C masih sangat signifikan. Kesalahan yang terdapat dari hasil tulisan  mahasiswa semester II/C, secara garis besar melingkupi, sistematika penulisan teks pidato, aspek kebahasaan, tujuan dari pidato dan isi teks pidato yang kurang memperhatikan unsur kebenaran, sehingga kualitas dari isi pidato sangat rendah.Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan teks pidato karangan mahasiswa semester II/C, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia, Kota Lubuklinggau tahun 2015 pada aspek sistematika, kesesuaian isi dengan tujuan, dan penggunaan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi analisis teks pidato yang melingkupi; (1) sistematika teks pidato, (2) kesesuaian isi dengan tujuan pidato, (3) penggunaan bahasa dalam teks pidato, (4) Kriteria teks pidato yang baik dan (5) Kemampuan menulis teks pidato yang baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kesalahan-kesalahan yang terdapat pada hasil tulisan teks pidato mahasiswa semester II/C masih sangat signifikan. Kesalahan yang terdapat dari hasil tulisan  mahasiswa semester II/C, secara garis besar melingkupi, sistematika penulisan teks pidato, aspek kebahasaan, tujuan dari pidato dan isi teks pidato yang kurang memperhatikan unsur kebenaran, sehingga kualitas dari isi pidato sangat rendah

    THE EDUCATIONAL VALUES OF THE NOVEL “TOTTO CHAN: THE LITTLE GIRL AT THE WIDOW” BY TETSUKO KUROYANAGI

    Get PDF
    This research study aimed to analyze The Educational Values in the Novel Totto-chan: The Little Girl at the Window by Tetsuko Kuroyanagi. In this study the method used was qualitative descriptive method. First about educational values of the novel, the researcher found some values in the novel divided into two parts, Values of being and values of giving. Values of being were: honesty, courage, peace ability, self-discipline, confidence and capability. Values of giving were: loyalty, respect, love, unselfishness, sensitivity, kindness, friendliness, justice and mercy. Second was the implication towards parents and teachers. Teacher should care, patient, have aim, and trust to students. Parents should support positive activity of children, understand what they need, and give a freedom to children to chose what they want. Third was the comparison between educational system in world war and modern era in Japan especially in the novel, from the novel the situation was in world war, the school year started every April. There was limitedness in elementary education in world war, while in the modern era every people had their freedom in education

    TEACHING SPEAKING BY USING STORY COMPLETION TECHNIQUE

    Get PDF
    These research conducted the answer question “was it significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau.” The objective of this research was to find out whether or not it is significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau. The total population on this research was 145 students coming from 5 classes. The sample was taken by cluster random sampling. The sample of this research was VIII.3 as the sample with the total number of sample was 30 students. Based on the matched t-test calculation.It was found out that  tobtain is 6.66 and the value or score of ttable is 1.699. the tobtain is higher than ttable  (6.66 ≥ 1.699). It was found out the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted . It means that it was significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau in academic year of 2018/2019.These research conducted the answer question “was it significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau.” The objective of this research was to find out whether or not it is significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau. The total population on this research was 145 students coming from 5 classes. The sample was taken by cluster random sampling. The sample of this research was VIII.3 as the sample with the total number of sample was 30 students. Based on the matched t-test calculation.It was found out that  tobtain is 6.66 and the value or score of ttable is 1.699. the tobtain is higher than ttable  (6.66 ≥ 1.699). It was found out the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted . It means that it was significantly effective to teach speaking by using Story Completion Technique to the eighth grade students of SMP Muhammadiyah 1 Lubuklinggau in academic year of 2018/2019

    Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Kehormatan di Balik Kerudung Sutradara Tya Subiakto Satrio

    Get PDF
    Film Kehormatan di Balik Kerudung dengan sutradara Tya Subiakto Satrio merupakan film berisi percintaan, kesedihan, dan kesetiaan sehingga sangatlah menarik dan bisa dijadikan sebagai contoh dalam pembelajaran novel di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dalam film Kehormatan di Balik Kerudung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi. Teknik analisis data berupa tahap deskrpsi, klasifikasi, analisis, interpretasi data, evaluasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dalam film Kehormatan di Balik Kerudung terdiri atas tindak tutur ekspresif berupa: a) memuji dalam konteks: memuji kecantikan dan ketampanan yang dimiliki petutur, dan terkesan dengan pakain dan wewangian yang petutur kenakan; b) mengucapkan terima kasih dengan ciri: mengucapkan terima kasih karena perbuatan baik yang sudah dilakukan petutur, mengucapkan terima kasih atas kenikmatan yang Allah berikan, dan mengucapkan terima kasih karena merasa merepotkan; c) mengucapkan maaf dengan ciri: karena telah mengecewakan petutur, karena tidak menepati janji, mengucapkan maaf atas perlakuan kasar dan tidak menyenangkan, serta berbuat kesalahan; d) kebahagiaan dengan ciri: situasi yang membuat nyaman, bersyukur atas apa yang dimiliki, tersenyum indah, saling menyukai, dan orang tua yang dikaruniai anak; serta e) mengeluh dalam konteks: perasaan sedih karena ditinggal menikah, perasaan sakit karena dilarang menikah, dan dikecewakan, diberi cobaan atau halangan dan rintangan. Dengan demikian, tindak tutur ekspresif dalam film Kehormatan di Balik Kerudung terdiri atas tindak tutur ekspresif dalam bentuk memuji, ucapan terima kasih, ucapan permohonan maaf, kebahagiaan, dan tindakan mengeluh. Kata kunci: tindak tutur, tindak tutur ekspresif, film   Abstract The film Kehormatan di Balik Kerudung with director Tya Subiakto Satrio is a film about love, sadness and fidelity so it is very interesting and can be used as an example in novel learning in school. The objective of the study was to describe expressive speech acts in the film Kehormatan di Balik Kerudung. The research method used qualitative descriptive method. Data collection techniques used are documentation techniques. Data analysis techniques are deskrpsi, classification, analysis, data interpretation, evaluation, and conclusion. The results of this study indicate that expressive speech acts in the film Kehormatan di Balik Kerudung consists of expressive speech acts in the form of: a) praising in the context of: praising the beauty and handsomeness of the opponent said, and impressed by the clothes and fragrances that the opponent said wearing; b) expressing gratitude with the trait: thanking you for the good deeds the opponent has done, thanking you for the pleasures God has given, and thanking him for the inconvenience; c) to apologize with the trait: to have disappointed the opponent, for not keeping promises, to apologize for abuse and discomfort, and to make mistakes; d) happiness with features: situations that make you comfortable, grateful for what you have, beautiful smiles, mutual love, and parents who are blessed with children; and e) complain to the context: the sadness of being married, the pain of being forbidden to marry, and being let down, given trials or hindrances and obstacles. Thus, the expressive act of expressiveness in the film Kehormatan di Balik Kerudung consists of expressive speech acts in the form of praise, thanksgiving, apology, happiness, and complaining. Keywords: speech action, expressive speech acts, film &nbsp

    Kohesi dan Koherensi dalam Koran Bisnis Indonesia dengan Judul Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini yaitu memberikan pemahaman tentang kohesi dan koherensi dalam Koran Bisnis Indonesia dengan judul Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan reduksi data, tabulasi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam teks berita dalam Koran Bisnis Indonesia terdapat kohesi yang lebih dominan ditemukan kata ganti (pronominal) untuk kata ganti orang, ellipsis, dan konjungsi atau kata hubung. Kemudian, koherensi yang ditemukan yaitu hubungan pertentangan, hubungan general spesifik, hubungan perbandingan, hubungan sebab-akibat, hubungan tinjauan, dan hubungan rujukan. Kata kunci: kohesi, koherensi, koran   Abstract The objective of this research was to provide an understanding of cohesion and coherence in the newspaper Bisnis Indonesia with title Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat. The research method used is the method of content analysis with a qualitative approach. Data collection techniques using documentation techniques. Data analysis techniques begin with data reduction, data tabulation, data classification, data interpretation, and conclusions. The results show that in the news text in the newspaper Bisnis Indonesia there is a more dominant cohesion found pronouns for pronouns, ellipsis, and conjunctions or hyphens. Then, the coherence that is found is the relationship of contradictions, general specific relationships, comparison relationships, causal relationships, review relationships, and referral relationships. Keywords: cohesion, coherence, newspapers &nbsp

    OPTIMALISASI PELAYANAN PAUD HOLISTIK MELALUI PELATIHAN KADER DI DESA LEMAH MULYA KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Pelayanan posyandu di Desa Lemah mulya sebagai unit kesehatan berbasis masyarakat yang ada selama ini masih berfokus pada pelayanan penimbangan berat badan, pemberian vitamin A dan pemberian imunisasi serta cenderung mengabaikan pemantauan perkembangan balita. Upaya pemerintah mengatasi permasalahan tersebut dengan memadukan program PAUD, posyandu dan BKB melalui Optimalisasi pelayanan PAUD Holistik yang bertujuan agar setiap balita mendapatkan pelayanan secara menyeluruh sesuai kebutuhan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada para guru PAUD, kader posyandu dan BKB melalui pendekatan partispatif dari masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa terjalinnya kerjasama antar kader melalui pelayanan integrasi, peningkatan pengetahuan kader tentang pertumbuhan dan perkembangan balita, investasi SDIDTK kit serta implementasi Optimalisasi PAUD holistik di Desa Lemah mulya. Potensi tokoh masyarakat, kader dan warga masyarakat menjadi peluang terlaksananya kegiatan PAUD Holistik serta diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.Pelayanan posyandu di Desa Lemah mulya sebagai unit kesehatan berbasis masyarakat yang ada selama ini masih berfokus pada pelayanan penimbangan berat badan, pemberian vitamin A dan pemberian imunisasi serta cenderung mengabaikan pemantauan perkembangan balita. Upaya pemerintah mengatasi permasalahan tersebut dengan memadukan program PAUD, posyandu dan BKB melalui Optimalisasi pelayanan PAUD Holistik yang bertujuan agar setiap balita mendapatkan pelayanan secara menyeluruh sesuai kebutuhan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada para guru PAUD, kader posyandu dan BKB melalui pendekatan partispatif dari masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa terjalinnya kerjasama antar kader melalui pelayanan integrasi, peningkatan pengetahuan kader tentang pertumbuhan dan perkembangan balita, investasi SDIDTK kit serta implementasi Optimalisasi PAUD holistik di Desa Lemah mulya. Potensi tokoh masyarakat, kader dan warga masyarakat menjadi peluang terlaksananya kegiatan PAUD Holistik serta diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan

    DESAIN PEMBELAJARAN GARIS DAN SUDUT DENGAN KONTEKS PAGAR BULUH DI KELAS VII

    Get PDF
    The iemed of this study was to produce learning trajectories in helping students in learning lines and angles in the context of bamboo fences. The method used in this study was design research type validation studies by testing 6 students before involving 34 studentsof class VII MTs Negeri Jambat balo Pagaralam with by using Hypothetical Learning trajectory (HLT). Then the HLT was developed and a set of activities is applied to obtain a better understanding about how to develop the students understanding of line and angle material through three stages, namely preliminary design, the design experiment, and retrospective analysis. The research conducted produced learning trajectory which consisted of a series of learning processes in three activities, namely making bamboo fence, problem solving line material, and problem solving  in angle material. The result of the research showed by using the bamboo fence context students understood the concepts in line and angle learning and students can solve problems related to the material lines dan angles in everyday life.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan lintasan belajar dalam membantu siswa pada pembelajaran garis dan sudut dengan konteks pagar buluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah design research type validation studies dengan mengujikan 6 siswa sebelum melibatkan 34 siswa kelas VII MTs Negeri Jambat Balo Pagaralam dengan dugaan lintasan belajar atau Hypothetical Learning Trajectory (HLT). Kemudian HLT tersebut dikembangkan dan seperangkat aktivitas diterapkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mengembangkan pemahaman materi garis dan sudut melalui tiga tahap, yaitu preliminary design, the design experiment, dan retrospective analysis. Penelitian yang dilakukan menghasilkan learning trajectory yang terdiri dari serangkaian proses pembelajaran dalam tiga aktivitas yaitu membuat pagar buluh, menyelesaikan masalah pada materi garis, dan menyelesaikan masalah pada materi sudut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan konteks pagar buluh siswa dapat memahami konsep-konsep dalampembelajaran garis dan sudut serta siswa dapat menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi garis dan sudut pada kehidupan sehari-hari

    PELATIHAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENGOPTIMALISASI PROSES PEMBELAJARAN DI FKIP UNIVERSITAS TAMANSISWA PALEMBANG

    Get PDF
    Kemajuan teknologi Indonesia berkembang sangat pesat setiap tahunnya. Kemajuan teknologi tidak bisa dihindari dan berpengaruh secara tidak langsung dalam bidang pendidikan. Kemajuan teknologi dibidang Pendidikan yaitu penggunaan smartphone dalam pembelajaran. Salah satu media online yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah googleclassroom. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masayarakat adalah untuk memberikan pengetahun bagaimana cara membuat google classroom dan melatih peserta menggunakan google classroom dalam proses pembelajaran. Masalah dalam kegiatan ini adalah dosen belum memanfaatkan aplikasi pembelajaran secara online yaitu google classroom untuk optimalisasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, waktu proses pembelajaran yang dipergunakan dalam kurang optimal. Metode dalam kegiatan pengabdian  ini adalah ceramah, diskusi dan praktek langsung dengan simpulan peserta sudah dapat membuat dan menggunakan fitur-fitur yang ada pada google classroomdalam proses pembelajara serta adanya media pembelajaran google classroomdalam setiap mata kuliah yang diampu oleh setiap peserta dalam proses pembelajaran di FKIP Universitas Tamansiswa Palembang.Kemajuan teknologi Indonesia berkembang sangat pesat setiap tahunnya. Kemajuan teknologi tidak bisa dihindari dan berpengaruh secara tidak langsung dalam bidang pendidikan. Kemajuan teknologi dibidang Pendidikan yaitu penggunaan smartphone dalam pembelajaran. Salah satu media online yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah googleclassroom. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masayarakat adalah untuk memberikan pengetahun bagaimana cara membuat google classroom dan melatih peserta menggunakan google classroom dalam proses pembelajaran. Masalah dalam kegiatan ini adalah dosen belum memanfaatkan aplikasi pembelajaran secara online yaitu google classroom untuk optimalisasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, waktu proses pembelajaran yang dipergunakan dalam kurang optimal. Metode dalam kegiatan pengabdian  ini adalah ceramah, diskusi dan praktek langsung dengan simpulan peserta sudah dapat membuat dan menggunakan fitur-fitur yang ada pada google classroomdalam proses pembelajara serta adanya media pembelajaran google classroomdalam setiap mata kuliah yang diampu oleh setiap peserta dalam proses pembelajaran di FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

    TALKING DRAWING STRATEGY IN TEACHING READING COMPREHENSION

    Get PDF
    The objective of this study was conducted to find out whether significantly effective or not to taught reading descriptive text to the seventh grade students of SMP Negeri 7 OKU by using talking drawing strategy. To analyzed the data  writer used test as an instrument.  The methodology of this study was experimental research and the writer used pre-experimental design. From the population, the writer took class VIIIB as a sample, and the total number of sample was 34. The samples were taken by using cluster random sampling. The students’ mean score in pre-test was 60.47 and students’ mean score in post-test was 73.65. Based on the distribution of students’ score in pre-test  and post-test talking drawing strategy was effective to taught reading decriptive text to the seventh grade students of SMP Negeri 7 OKU because the students’ score in post-test was better than pre-test. The minimum score in pre-test was 44 and the maximum score was 80, while the minimum score in post-test was 52 and the maximum score was 92. Based on the the result of the statistical calculated using sample paired t-test found in SPSS 20, it was found that tobtain was 8.804 higher than ttable was 1.699. It means that there were significantly effective to teach reading comprehension to the seventh Grade Students of SMP Negeri 7 OKU by using talking drawing strategy

    Project Based Learning and the Students’ Enthusiasm in Writing

    Get PDF
    Writing is not only productive skill that involves communicating in the form of letter or symbol but also involve a mental and learning process. Thus, the role of enthusiasm in the process of writing is very important. The researchers found some phenomena that referred to the problem of students’ enthusiasm in writing class. Based on some findings of previous research, project based learning was able to improve the students’ writing ability because it has challenging activity to be applied in every step of writing process.This study set out to investigate the using of project based learning in writing class. Thirty one of third year students at English Education Department in the academic year of 2017-2018STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung attended this study. The lecturer applied project based learning at her advanced writing class. The design of the study was collaborative action research. The research found that the implementation of project-based learning at the advance writing class improved the students’ enthusiasm in writing

    1,184

    full texts

    1,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇