e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    Kontribusi Sikap dan Tingkat Familiaritas Mahasiswa pada Kosakata Serapan Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris

    Get PDF
    The research is aimed to determine the contribution of Information Technology (IT) students’ attitude and level of familiarity in using English loanwords in bahasa Indonesia toward their English vocabulary mastery. The type of research was a correlational study of contribution. The research population was the fifth-semester students of IT in the academic year 2018/2019 at IAIN Bukittinggi with the total number of population was 180 students. The sample selection was done by using cluster random sampling technique with the total of the sample was 45 students from 6 parallel classes. The research data were obtained from attitude questionnaires, familiarity level questionnaires, and English vocabulary test. These instruments were analyzed statistically by using simple and multiple regression with a significance level was 0.05. Based on the data analysis, it was obtained the equation of Y = 4.192+0.227X1 + 0.5X2 that was indicated a positive contribution of students’ attitude and familiarity degree on English loanwords toward their English vocabulary mastery. Due to the value of F change (0.00) was lower than a =0.05, means that the variables of X1 and X2 contributed significantly toward the variable of Y (the students’ English vocabulary mastery). Then, the coefficient of determination R2 was 0.468 indicated variables X1 and X2 gave contribution simultaneously as much as 46.8% toward variable Y, while as much as 63.2 % was affected by other factors. So, the existence of English loanwords in Bahasa Indonesia gives a potential opportunity to make English is easy to be learned. Because both between loanwords and English vocabularies have similarities in form and meaning. So, in order to give a meaningful, positive attitude and familiarity degree of loanwords must be developed.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi sikap dan tingkat familiaritas mahasiswa  teknologi Informatika IAIN Bukittinggi dalam menggunakan kosakata serapan bahasa  Inggris yang ada di dalam Bahasa Indonesia terhadap penguasaan kosakata bahasa  Inggris mereka. Penelitian ini bertipe korelasi dalam bentuk kontribusi. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa IAIN Bukittinggi semester V tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 180 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Jumlah sampel adalah 45 mahasiswa dari 6 kelas paralel. Data penelitian diperoleh dari angket sikap, angket tingkat familiaritas penggunaan kosakata serapan  Bahasa  Inggris, dan tes penguasaan  kosakata bahasa  Inggris. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah regresi dan korelasi sederhana dan ganda melalui korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Dari analisa data, diperoleh garis persamaan Y = 4.192+0.227X1 + 0.5X2, dimana menunjukkan terdapat kontribusi positif dari sikap dan tingkat familiaritas mahasiswa pada Kosakata serapan Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia terhadap penguasaan Bahasa Inggris. Nilai F change (0.00) lebih kecil dari a =0.05,  artinya X1 dan X2 berkontribusi secara signifikan terhadap variable Y (penguasaan kosakata Bahasa Inggris). Kemudian dari nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0.486, dapat dimaknai bahwa sumbangan X1 dan X2 secara bersamaan pada Variabel Y sebesar 48,6 % dan sisanya sebesar 63,4 % ditentukan oleh faktor lain.  Jadi keberadaan kosakata serapan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia memiliki potensi untuk memudahkan dan meringankan beban pembelajaran kosakata Bahasa Inggris itu sendiri. Karena kata serapan dan kosakata bahasa Inggris memiliki kemiripan atau bahkan kesamaan pada segi ejaan dan arti. Agar memberikan manfaat, maka  sikap positif dan tingkat familiaritas terhadap kosakata Serapan Bahasa Inggris perlu ditumbuhkembangkan

    Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) pada Mahasiswa Semester 7 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

    Get PDF
    This study aims to determine the relationship between learning motivation towards the learning achievement of Indonesian language for non native speakers (BIPA) at 7th semester students in Indonesian Language and Literature Study Program. The research methods used was quantitative method with correlation design. The instruments of research were interviews, observation and questionnaire respondents' statements to 40 students at 7th semester. This was done in order to find out how the relationship between learning motivation and learning achievement by using correlational, determination and significance test. The purpose was to improve and evaluate the learning achievement. Due to the results of the calculation analysis by using Pearson correlation coefficient formula, there was a positive effect of correlation between learning motivation towards the learning achievement, which was equal of r = 0.50 that includes a fairly strong category (0.40–0.599). The results of testing the formula of t count is > t table that is 0.62 > 0.31, which means that H0 was rejected and H1 was accepted. It means, the learning motivation as variable X has a significant influence on the learning achievement as variable Y. So, BIPA teaching materials are appropriate to be designed.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) mahasiswa semester 7 Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan kuisioner pernyataan kepada 40 mahasiswa semester 7 pada matakuliah Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.  Hal ini dilakukan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap hasil pembelajaran dengan menggunakan uji korelasi, determinasi, dan uji signifikansi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis perhitungan dengan menggunakan rumus koefisien korelasi pearson diperoleh pengaruh korelasi positif antara motivasi belajar terhadap hasil pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu sebesar r= 0.50 dengan kategori cukup kuat (0,40–0,599). Dengan demikian, berdasarkan hasil pengujian rumus tersebut,  maka thitung > ttabel yaitu 0,62 > 0,31, artinya bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Maknanya,  motivasi belajar sebagai variabel X memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil pembelajaran bahasa Indonesia sebagai variabel Y. Maka, materi pembelajaran BIPA tepat untuk dirancang

    OPTIMALISASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL MEANS-ENDS ANALYSIS di KELAS VIII

    Get PDF
    This research aims to determine the mathematical problem solving abilities of eight grade students of  Junior High School Number 2 Lubuklinggau after attending learning using the Means-Ends Analysis learning model in the good category. The population in this research were all eighth grade students of Junior High School Number 2 Lubuklinggau in the 2017/2018 academic year with research samples VIII.5. The design used in this study was a pretest-posttest control group design. Data collection techniques use a test of 5 questions which refers to indicators of mathematical problem solving abilities. Based on data analysis using the normality test and hypothesis testing data, it was found that obtained = 7.91 at the level of confidence α = 0.05 and  = 1.671. So the results show that the problem solving abilities of eight grade students Junior High School Number 2 Lubuklinggau are in the good category with an average score of 7.24.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Lubuklinggau setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Means-Ends Analysis berada pada kategori baik. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Lubuklinggau pada tahun ajaran 2017/2018 dengan sampel penelitian VIII.5. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-postest control group desain. Teknik pengumpulan data menggunakan tes sebanyak 5 soal yang mengacu pada indikator kemampuan pemecahan masalah matematika. Berdasarkan analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis data, didapatkan bahwa diperoleh  7,91 pada taraf kepercayaan α = 0,05 dan   sebesar 1,671. Maka hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP N 2 Lubuklinggau berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 7,24

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN PENDIDIKAN SEBAGAI PENENTU MASA DEPAN BANGSA DI DESA KERTA DEWA KECAMATAN RAWAS ULU KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

    Get PDF
    Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan pendidikan di Desa Kerta Dewa ini dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan mitra dari Pemerintahan Desa Kerta Dewa, yakni rendah motivasi masyarakat dalam mendukung anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut  dilaksanakan Pengabdian kepada Masyarkat (PkM) dengan metode penyuluhan tentang pentingnya pendidikan sebagai penentu masa depan bangsa pada masyarakat Desa Kerta Dewa. Dari keseluruhan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk penyuluhan pendidikan ini menunjukkan hasil yang sangat baik, diantaranya: Pertama, peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Kerta Dewa menyambut dengan positif dan antusias pelaksanaan kegiatan PkM ini. Kedua, bertambahnya pemahaman dan pengetahuan peserta tentang pentingnya pendidikan untuk anak-anak mereka, hal ini ditunjukkan dari pertanyaan dan tanggapan mereka pada sesi diskusi  dan tanya jawab bersama narasumber pada saat kegiatan berlangsung. Dan ketiga, besarnya harapan peserta agar intensitas penyuluhan atau kegiatan sejenisnya sering dilaksanakan di desa mereka.Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan pendidikan di Desa Kerta Dewa ini dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan mitra dari Pemerintahan Desa Kerta Dewa, yakni rendah motivasi masyarakat dalam mendukung anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut  dilaksanakan Pengabdian kepada Masyarkat (PkM) dengan metode penyuluhan tentang pentingnya pendidikan sebagai penentu masa depan bangsa pada masyarakat Desa Kerta Dewa. Dari keseluruhan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk penyuluhan pendidikan ini menunjukkan hasil yang sangat baik, diantaranya: Pertama, peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Kerta Dewa menyambut dengan positif dan antusias pelaksanaan kegiatan PkM ini. Kedua, bertambahnya pemahaman dan pengetahuan peserta tentang pentingnya pendidikan untuk anak-anak mereka, hal ini ditunjukkan dari pertanyaan dan tanggapan mereka pada sesi diskusi  dan tanya jawab bersama narasumber pada saat kegiatan berlangsung. Dan ketiga, besarnya harapan peserta agar intensitas penyuluhan atau kegiatan sejenisnya sering dilaksanakan di desa mereka

    SCAFFOLDED READING EXPERIENCE (SRE) IN TEACHING READING COMPREHENSION

    Get PDF
    The scaffolded reading experience framework consists of a set of prereading, during-reading, and post-reading activities to use with any genre of text, including fiction and nonfiction. The aim of this study was the effectiveness of scaffolded reading experience in teaching reading comprehension to the students of Musi Rawas University? The method used in this research was quasi-experimental method. The population of this study was all of the students of Musi Rawas University. The sample of this study was students of accounting study progrom in first semester taken through convenience non random sampling. The data were collected through a written test. It was pre-test and post test. The data analyzed through t-test formula. From this study it was found that the students’ pre-test average score in the experimental group was 55 and in the control group was 53.91. Meanwhile the students’ post-test average score in the experimental group was 80 and the students’ average score in the control group was 75. In addition of t-obtained were 2.049 where the value of t-table was 1.684 at df 74 in significance level of 0.05 and with one-tailed testing. Since the value of t-obtained was higher than the critical value of the t-table (2.049>1.684), it can be concluded that, teaching reading comprehension by using scaffolded reading experience (SRE) to the students of Musi Rawas University was effective

    IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY’ USING GAMES INVOLVING PICTURES IN ELEMENTARY SCHOOL

    Get PDF
    The objectives of the study are to describe and find out the effectiveness the teaching of English vocabulary using games involving pictures in class activities at the third grade students of Elementary School. This study is action research. The subject of study is the third grade students of Elementary School of Piri Nitikan Yogyakarta. There were 17 students in the class. The data were collected from the observation, interview and test. The data were analyzed from field notes, interview transcript, the observation sheets and test result. It is concluded that using games involving picture in the class can make some progress to the students. The students can increase their vocabulary mastery and their ability both in writing words and in speaking. The students can pronounce the English words correctly. Besides, using games involving picture make the students active and enjoy English class

    TEACHING READING COMPREHENSION THROUGH CONCEPT ORIENTED READING INSTRUCTION (CORI) STRATEGYTO THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 13 LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    The problem of this research was to find out whether or not it is significantly effective to improve reading comprehension through Concept Oriented Reading Instruction (CORI) Strategy to the Eighth Grade Students of SMP Negeri 13 Lubuklinggau in the academic year 2016/2017. The strategy applied was pre experimental method with one group pretest-posttest design.. The sample was taken through cluster random sampling. The result was VIII.2 class with the total number of 28 students. The data were collected through test consisted of 25 items of multiple choices. The data were analyzed through four techniques: 1) Students’ Individual Score, 2) Minimum Mastery Criteria, 3) Normality and 4) Paired t-test calculation. The result of this study: (1) The mean students’ score in the pre-test was 64.00, (2) The mean score of post-test was 76.00 and (3) the result of paired t-test was 11.43, which was higher than 1.703 value of the t-table of 27 (28-1) with 95% significant level for one tailed-test. In this research the researcher formulated two hypotheses. They were null hypothesis (Ho) and alternative hypothesis (Ha). Based on the result of the paired t-test calculation showed that the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. It meant that it was significantly effective to Teach Reading Comprehension through Concept Oriented Reading Instruction (CORI) Strategy to the Eighth Grade Students of SMP Negeri 13 Lubuklinggau in the academic year of 2016/201

    BUKU EVALUASI TERPADU SEBAGAI PENDUKUNG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan buku evaluasi terpadu (BETA) dalam mendukung pendidikan karakter siswa sekolah dasar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dalam penelitian diperoleh melalui sumber data primer yang berasal dari narasumber langsung yaitu guru, siswa dan orang tua siswa kelas V SDN Sadeng 03, sedangkan untuk sumber data sekunder berasal dari foto-foto dan dokumen BETA. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan BETA mampu membuat perilaku siswa menjadi lebih terkontrol. BETA dapat membentuk karakter siswa antara lain: kedisiplinan, iman dan takwa, ibadah, akidah, hormat pada orang tua dan guru, menghormati dan menyayangi teman, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, dan, sopan santun

    PENDIDIKAN DAN KEARIFAN LOKAL ERA PERSPEKTIF GLOBAL

    Get PDF
    Pendidikan dan kearifan lokal era perspektif global adalah bagaimana peran seorang guru dalam membimbing peserta didik tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam masyarakat. Seorang guru merupakan pelaku perubahan yang mampu membuat peserta didik lebih baik, lebih maju dalam pemikiran dan mempunyai sifat yang bijaksana. Guru pada dasarnya adalah seorang pejuang pendidikan yang terus mengabdikan ilmunya demi kemajuan sebuah bangsa melalui dunia pendidikan. Dalam hal ini guru juga harus memahami lingkungan dalam masyarakatnya. Nilai-nilai kearifan lokal yang seringkali dilupakan, terus diajarkan oleh seorang guru agar tidak lupa. Masyarakat memiliki peran yang luas dalam membantu dunia pendidikan dalam mengenalkan kearifan lokal dalam hidup anak didiknya. Diharapkan generasi muda yang dihasilkan kelak adalah generasi muda yang siap bersaing dalam tatanan dunia era 4.0. Situs Ulak Lebar yang merupakan situs lokal masyarakat Kota Lubuklinggau yang memiliki ciri khas masyarakat lokal kota Lubuklinggau yang sangat tinggi. Bukti-bukti peninggalannya yang masih ada dan terawat dengan baik akan menjadi bahan kajian Sejarah Lokal. Dalam pembelajaran di Sekolah, khususnya pelajaran sejarah, sudah seharusnya pengenalan sejarah lokal di Kota Lubuklinggau diaktualisasikan ke pada siswanya. Nilai yang ada dalam Situs Ulak Lebar akan menjadi identitas masyarakat Kota Lubuklinggau yang kaya akan nilai karakter bangsa berwawasan global

    JALUR PELAYARAN PERDAGANGAN KUNO DI SELAT BANGKA SEBAGAI LETAK STRATEGIS BERKEMBANGNYA KEKUASAAN MARITIM SRIWIJAYA ABAD VII-VIII MASEHI

    Get PDF
    Pulau Bangka merupakan wilayah kepulauan yang terletak di sebelah Timur Palembang. Kepulauan Bangka sudah dikenal pada masa kuno sebagai wilayah yang strategis pada jalur pelayaran perdagangan kuno masa Sriwijaya abad VII-VIII Masehi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jalur pelayaran perdagangan kuno di selat Bangka, menganalisis relevansi perkembangan maritim Sriwijaya terhadap Selat Bangka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sejarah (historis), dengan pendekatan multi aproac yang terdiri dari politikologis, ekonomologis dan sosiologis.  Adapun langkah-langkahnya adalah heuristic atau pengumpulan sumber, verifikasi sumber,  interpretasi dan historiografi. Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan besar yang berkuasa di laut. Selat Bangka menjadi tempat yang strategis dalam jalur pelayaran perdagangan masa Sriwijaya. Tempat yang strategis bagi para pedagang asing dari Arab, India dan Cina yang melalui jalur selat Bangka maka secara tidak langsung para pedagang tersebut akan mampir terlebih dahulu di pelabuhan-pelabuhan Sriwijaya. Sriwijaya berkuasa akan wilayah Selat Bangka sekaligus berperan dalam keamanan para pedagang yang melewati Selat Bangka. Dengan kekuatan maritim yang ada, raja Sriwijaya juga mengerahkan para tentaranya untuk mengamankan wilayah tersebut. Selain sebagai kebijakan politik, Selat Bangka sangat penting untuk perluasan kekuasaan Sriwijaya

    1,184

    full texts

    1,340

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇