e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
Not a member yet
    1340 research outputs found

    The Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Rakyat

    No full text
    This research aims to develop and analyze the use of audiovisual media as a medium for learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) in introducing Batak Pakpak language vocabulary through the folklore "The Origin of Rice Pulut". Audiovisual media was chosen because of its ability to present information in a more interesting and interactive way, which can make it easier for students to understand new things. The folklore "The Origin of Rice Pulut" is used as the main material because it has cultural and linguistic richness that can be used as a context to introduce a contextual understanding of the Batak Pakpak language. This research uses literature study as the main research method to collect, analyze and formulate theories and findings relevant to the topic "Audiovisual Media Model as a BIPA Learning Media to Introduce Batak Pakpak Language Vocabulary Through Origin Folklore Ushul Padi Pulut'". In this literature study, the author reviews various sources such as books, journals, articles, research reports, and online sources related to language learning, especially Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), the use of audiovisual media in education, and the application of folklore as a means of language and culture learning. The results of the research show that the audiovisual media developed can help BIPA learners understand the Batak Pakpak language in a more enjoyable and effective way. Using folklore as context also increases cultural understanding while enriching learner understanding. It is hoped that this media can be used as a reference in learning regional languages ​​for foreign speakers learning Indonesian.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis pemanfaatan media audiovisual sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) dalam mengenalkan kosakata bahasa Batak Pakpak melalui cerita rakyat “Asal Usul Nasi Pulut”. Media audiovisual dipilih karena kemampuannya dalam menyajikan informasi secara lebih menarik dan interaktif, sehingga dapat memudahkan siswa dalam memahami hal-hal baru. Cerita rakyat “Asal Usul Nasi Pulut” dijadikan bahan utama karena mempunyai kekayaan budaya dan bahasa yang dapat dijadikan konteks untuk mengenalkan pemahaman kontekstual bahasa Batak Pakpak. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan sebagai metode penelitian utama untuk mengumpulkan, menganalisis dan merumuskan teori dan temuan yang relevan dengan topik “Model Media Audiovisual Sebagai Media Pembelajaran BIPA Untuk Mengenalkan Kosakata Bahasa Batak Pakpak Melalui Cerita Rakyat Asal Usul Padi Pulut’”. Dalam studi literatur ini, penulis mengulas berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel, laporan penelitian, dan sumber online terkait pembelajaran bahasa khususnya Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), pemanfaatan media audiovisual dalam pendidikan, dan penerapannya. cerita rakyat sebagai sarana pembelajaran bahasa dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual yang dikembangkan dapat membantu pembelajar BIPA memahami bahasa Batak Pakpak dengan lebih menyenangkan dan efektif. Penggunaan cerita rakyat sebagai konteks juga meningkatkan pemahaman budaya sekaligus memperkaya pemahaman peserta didik. Diharapkan media ini dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran bahasa daerah bagi penutur asing yang mempelajari bahasa Indonesia

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 CIBITUNG

    Get PDF
    This study aims to determine the differences in students' speech writing skills before and after using the YouTube-assisted experiential learning model and to analyze the effectiveness of the application of the model in improving the speech writing skills of class VIII students of SMP Negeri 8 Cibitung. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non- equivalent control group design. The sample consisted of 80 students divided into two classes, namely the control class (using the blended learning model) and the experimental class (using the YouTube-assisted experiential learning model). Data collection was carried out through observation, questionnaires, documentation, and tests. Data analysis techniques include normality, homogeneity, N-Gain, and t-test tests using SPSS version 30.0. The results showed that the average posttest score of students in the experimental class (86.5) was higher than the control class (73.8). The N-Gain value in the experimental class was 0.72 (quite effective category) while the control class was 0.39 (ineffective category). The results of the t-test showed a significant difference between the two (sig. <0.01). In addition, the results of the questionnaire showed an increase in students' positive perceptions of learning. Thus, the YouTube-assisted experiential learning model has proven to be effective compared to the blended learning model in improving the ability to write speech texts of class VIII students of SMP Negeri 8 Cibitungm.Abtrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menulis teks pidato siswa sebelum dan sesudah penggunaan model experiential learning berbantuan YouTube serta untuk menganalisis efektivitas penerapan model tersebut dalam meningkatkan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Cibitung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain non-equivalent control group. Sampel terdiri dari 80 siswa yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas kontrol (menggunakan model blended learning) dan kelas eksperimen (menggunakan model experiential learning berbantuan YouTube). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, N-Gain, dan uji t dengan menggunakan SPSS versi 30.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen (86,5) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (73,8). Nilai N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori cukup efektif) sedangkan kelas kontrol sebesar 0,39 (kategori tidak efektif). Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua (sig.<0,01). Selain itu, hasil angket menunjukkan peningkatan persepsi positif siswa terhadap pembelajaran. Dengan demikian, model experiential learning berbantuan YouTube terbukti efektif dibandingkan model blanded learning dalam meningkatkan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Cibitung

    Pelatihan Public Speaking Melalui Presentation Training untuk Mahasiswa: Bridging Technical Knowledge and Communication Competence

    Get PDF
    Pelatihan Public Speaking melalui Presentation Training untuk Mahasiswa: Bridging Technical Knowledge and Communication Competence bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan presentasi mahasiswa jurusan komputer agar mampu menyampaikan pengetahuan secara efektif dan komunikatif di hadapan publik. Pelatihan  dilaksanakan dengan metode learning by doing yang difokuskan pada praktik selama 4 kali  pertemuan. Jumlah peserta pelatihan adalah 52 mahasiswa. Hasil PPM yang ingin dicapai yaitu peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara di depan umum, penyusunan materi presentasi yang efektif, serta rasa percaya diri dalam menyampaikan ide teknis secara jelas dan menarik. tujuan khusus dari pelatihan ini adalah menyediakan ruang praktik dan umpan balik (feedback) bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan public speaking dan presentasi yang menarik dan terstruktur melalui metode drill. Kegiatan PPM ini melibatkan 3 orang mahasiswa Universitas PGRI Silampari  yang diharapkan dapat memberikan pengalaman diluar kampus bagi mereka tentang bagaimana mempersiapkan administrasi pelatihan, mempersiapkan materi dan perlengkapan, peningkatan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim serta melihat secara nyata proses pelatihan. Dengan diikutsertakan mereka dalam pelatihan ini, diharapkan mereka kelak memiliki keterampilan mumpuni untuk melaksanakan pelatihan dengan materi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengabdian ini juga memberikan dampak positif bagi dosen sebagai pelatihan yang terencana, dan berdampak pada masyarakat, yakni para peserta menjadi mahir dan percaya diri ketika berbicara di depan umum dalam bahasa Inggris karena telah melalui latihan yang terstruktur dan intensif serta sesuai dengan kebutuhan. Selain itu dosen juga menambah pengalaman berkoordinasi dengan mitra, bekerjasama, melakukan aktivitas pembelajaran bermanfaat tidak  hanya di dalam kampus tapi juga diluar kampus. Selain itu, Materi Presentation Training dapat dimanfaatkan oleh dosen sebagai bahan ajar pada Mata Kuliah Public Speaking. Skill Speaking ini juga akan dijadikan sebagai akar ilmu bagi dosen dalam melaksanakan penelitian, sehingga menjadi rangkaian tri dharma perguruan tinggi yang tidak terpisah

    The Implementation of Role Play Technique to Enhance EFL Students’ Speaking Skill

    Get PDF
    Speaking remains an important but difficult skill for EFL learners due to the fear of being assessed and not having the opportunity for hands-on practice. In this study, 24 peer-reviewed articles from 2022–2025 were examined. The study employed a qualitative descriptive library research approach. Based on the findings, role-playing significantly enhanced  students' confidence, vocabulary, pronunciation, and fluency by offering a secure and engaging setting. Furthermore, it reduces language anxiety and promotes imaginative and cooperative activities. It is primarily implemented through the use of structured group activities, reflective follow-up, and realistic scenarios. According to this study, role-playing enhances students' social and psychological growth as well as their language proficiency. Consequently, it is strongly advised that role play be used frequently in EFL classes

    Boosting Language Learners’ Motivation Through Teacher Praise and Feedback

    Get PDF
    Motivation is an important part of language learning because it affects how much effort students give, how they feel about learning, and how long they stay committed. When students are motivated, they are more likely to enjoy learning and try harder to improve their skills. This paper explores the role of teacher praise and feedback in helping students stay motivated in English as a foreign language (EFL) classrooms. Praise helps students feel appreciated and more confident, while feedback gives them direction and helps them improve. Many studies show that praise and feedback together give better results than when used separately. They support both academic improvement and emotional well-being. This review suggests that using both strategies is a helpful way to create a positive classroom and support students in becoming more independent and motivated learners

    Pendampingan Karang Taruna Desa Sukaraja dalam Mengembangkan Program Pemberdayaan Pemuda

    Get PDF
    Kegiatan pendampingan karang taruna desa sukaraja bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran pemuda dalam pembangunan desa melalui pengembangan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi karang taruna adalah rendahnya partisipasi pemuda serta keterbatasan dalam perencanaan dan pelaksanaan program yang berdampak nyata. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan asistensi langsung dalam merancang serta melaksanakan program pemberdayaan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengurus Karang Taruna dalam manajemen organisasi, perencanaan kegiatan, serta kolaborasi dengan pihak eksternal. Selain itu, sejumlah program berbasis potensi lokal berhasil dirancang dan mulai diimplementasikan, seperti pelatihan kewirausahaan, pengelolaan media sosial, dan pengembangan kegiatan olahraga dan seni. Pendampingan ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan metode yang tepat, Karang Taruna dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan pemuda di tingkat desa

    Analisis Struktur Naratif Kumpulan Cerpen Remaja Antibaper Toxic Karya Walidah Ariyani, dkk

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis naratif kumpulan cerpen Remaja Antibaper Toxic karya Walidah Ariyani, dkk. Masalah dalam penelitian ini adalah abagaimana struktur naratif dala kumpulan cerpen Remaja Antibaper Toxic karya Walidah Ariyani, dkk? Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca kumpulan cerpen Remaja Antibaper Toxic karya Walidah Ariyani, dkk. Teknik yang dilakukan dengan mencari, mengumpulkan, menganalisis, mengolah data serta mempelajari buku-buku, jurnal atau laporan yang berhubungan dengan objek penelitian. Kemudian dikaji dengan struktur naratif todorov terhadap rangkaian cerita kumpulan cerpen Remaja Antibaper Toxic karya Walidah Ariyani, dkk. Hasil penelitian dan pembahasan dari 10 sub judul ditemukan bahwa struktur naratif dalam kumpulan cerpen Remaja Antibaper Toxic karya Walidah Ariyani, dkk., berupa keseimbangan pertama, gangguan/konflik, keseimbangan kedu

    Pelatihan Manajemen Produksi Pertunjukan Pada Penggiat Seni di Kota Lubuklinggau

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka pelatihan manajemen produksi pertunjukan pada penggiat seni dikota lubuklinggau ini merupakan kegiatan yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra Permasalahan utama adalah masih Kurangnya pemahaman mengenai Manajemen Produksi Seni adapun Pelatihan ini bertujuan agar Kelompok Seni atau pengiatn seni dapat lebihbaik dalam pengelolaan berkesenian kususnya dalam seni pertunjukan lebih jauh dari hasil tersebut diharapkan dapat menambah kreatifitas seni sesuai dengan tuntutan yang ad

    Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika Siswa SMPN 3 Lubuk Linggau: Studi Kuasi Eksperimen

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa kelas VIII yang dibagi menjadi dua kelas: eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berjumlah 20 soal pilihan ganda yang telah divalidasi ahli. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 84,1 sedangkan kelas kontrol hanya 73,3. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL efektif meningkatkan hasil belajar fisika. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif di SM

    Empowering Indonesian University Students’ Spoken English dnd Self-Confidence Through Adaptive Learning Materials

    Get PDF
    English proficiency, particularly in speaking, remains a major challenge for university students in Indonesia due to the lack of adaptive learning resources that align with learners' individual needs and contexts. In response to this issue, this research aims to empower Indonesian university students’ spoken English skills and self-confidence by developing adaptive learning materials in the form of a communicative English textbook. This study employed Research and Development (R&D) using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) as modified by Dick & Carey. The analysis phase involved needs assessment through interviews and observations. In the design phase, the textbook structure and learning objectives were formulated. The development phase focused on producing and validating the textbook with input from experts in language, material, and instructional media. The implementation stage consisted of one-to-one trials, small group testing, and large group testing involving university students. Finally, the evaluation phase assessed the validity, practicality, and effectiveness of the developed textbook. The results of this study indicate that the textbook is valid based on expert validation, practical according to lecturers’ and students’ responses, and effective in improving students' speaking performance and confidence. In conclusion, the developed materials provide meaningful, student-centered activities that reflect real communication scenarios, fostering both linguistic competence and affective growth. This research contributes to innovative textbook development within the Indonesian higher education context

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal STKIP-PGRI Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇