Direktori jurnal elektronik Politeknik Negeri Padang (PNP)
Not a member yet
    631 research outputs found

    Technology-Enhanced Language Teaching Untuk Meningkatkan Kreativitas Pengajaran Bahasa Inggris Bagi Guru SMK di Kota Padang

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang diadakan oleh tim PKM dari Jurusan Bahasa Inggris, Politeknik Negeri Padang (PNP), ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada guru Bahasa Inggris di lingkungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Padang tentang pembelajaran Bahasa berbasis pemanfaatan kemajuan tekhnologi. Tim PKM memberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi dalam jaringan (daring) yakni Kahoot dan Quizziz untuk pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SMK. Pelatihan diadakan selama 32 jam secara daring karena adanya pembatasan kegiatan terkait pandemi Covid-19 di Kota Padang. Dalam kegiatan ini peserta dilatih untuk mampu membuat akun Kahoot dan Quizziz, merancang kuis dan bantuan visual untuk kegiatan belajar mengajar, menerapkan penggunaan  Kahoot dan Quizziz untuk siswa, serta menngunduh hasil kerja siswa sehingga memudahkan para pengajar dalam proses penilaian kuis dan pembelajaran. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan para guru mampu memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya Kahoot dan Quizziz untuk membuat peserta tertarik dan memberikan variasi belajar daring maupun tatap muka di masa yang akan datang

    Manajemen Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital pada Kelompok Pengelola Wisata Kapalo Banda Taram

    No full text
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Jorong Tanjung Ateh Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota dengan mitra Kelompok Pengelola Wisata Kapalo Banda Taram.  Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pengelola usaha wisata dalam aspek pengelolaan keuangan berbasis digital melalui metode diskusi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah terjadi penambahan pengetahuan dan keterampilan mitra, dimana mitra telah mampu secara mandiri menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan aplikasi “Akuntansi UKM”. Sehingga kelompok mitra dapat menyajikan laporan keuangan tersebut bukan hanya pada internal kelompok namun juga pada pihak eksternal yaitu pemerintahan nagari sebagai wujud transparansi pengelolaan wisata yang telah diamanatkan masyarakat setempat kepada mitra pengelola

    Perancangan Bilah Turbin Angin Jenis Taperless Untuk Pesisir Pantai Utara Jawa Barat Menggunakan Perangkat Lunak QBlade

    Get PDF
    Energy needs in Indonesia continue to increase, while the availability of non-renewable energy sources is decreasing and is exacerbated by the increasing use of fuels that are not environmentally friendly, so efforts are needed to find alternative uses of renewable energy that are renewable and environmentally friendly. The Cirebon coast has good wind conditions which can be used to create renewable energy sources through the wind. This study aims to utilize the energy that is already available by designing a horizontal wind turbine blade. The method used starts from literature study, selecting airfoils, analyzing data, selecting the best airfoils, analyzing the best airfoils and ending with design drawings. The initial data used as the initial design is the Cirebon City wind data which has the highest average wind speed of 9 m/s. This study designed a horizontal wind turbine blade using QBlade Software with 3 types of NACA, NACA 4415, 6412 and 6415. NACA 6415 has a power coefficient of 0.40%, the highest coefficient is then obtained NACA 6412 with a coefficient of 0.41%, and The highest power coefficient was obtained by NACA 4415 with a coefficient of 44

    Saat Nilai Kesehatan Makanan mempengaruhi Sikap Turis pada Makanan Lokal Kota Padang

    No full text
    Abstract: This study aims to analyze the effect of the value of health on tourist attitudes on local Padang food. This type of research is a causative study that looks at the influence of independent variables, namely the value of health to the dependent variable, namely the attitude of tourists to local Padang food. Respondents in this study were tourists / tourists visiting the tourist area of the city of Padang. Determination of the number of samples using a purposive sampling technique of 100 respondents. The data analysis technique used is path analysis. The results showed that the health value of food significantly influenced the attitude of tourists in local Padang food. Keywords: Consumption Values (TCV), Health Values, Tourist Attitudes in Local Foods Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai kesehatan makanan terhadap sikap turis pada makanan lokal Padang. Jenis penelitain ini adalah penelitian kausatif yang melihat pengaruh variabel bebas yaitu nilai kesehatan makanan terhadap variabel terikat yaitu sikap turis pada makanan lokal padang. Responden dalam penelitian ini adalah turis/wisatawan yang mengunjungi daerah wisata kota Padang. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kesehatan makanan berpengaruh signifikan terhadap sikap turis pada makanan lokal Padang. Kata Kunci: Nilai-nilai Konsumsi (TCV), Nilai Kesehatan Makanan, Sikap Turis Pada Makanan Loka

    Rancang Bangun Mesin Pencetak Pelet Ikan Dengan Memanfaatkan Sekam Padi Sebagai Solusi Pakan Ikan

    No full text
    The city of Karawang is famous as a city of rice granaries. As a city of rice granaries, the city of Karawang is assigned a surplus of unhulled rice of 1.5 million tons. This causes a large number of rice husks to become waste from the mills. With the knowledge and skills of farmers who are still minimal in utilizing rice husk waste, most of the rice husk waste by farmers is only thrown away or burned so that it can cause environmental pollution around the disposal of rice husk waste. One way to utilize rice husk waste is to process rice husk waste into animal feed. An alternative to solve this problem is by making a fish pellet printer that is used to produce fish pellets using rice husks as the basic ingredient. This fish pellet printing machine is made with the aim of utilizing rice husk waste which is only thrown away or burned by farmers so that rice husk waste can become a high-value product. In this study, data collection techniques were carried out by studying literature and conducting experiments on fish pellet making machines. After that, the design of the shape was carried out then continued with the manufacture / assembly of components of the fish pellet printing machine and finally the testing of tools / machines with parameters was designed and equipped with an electric motor 250 watts 220 volts 1400 rpm so that it can be used in industry. at home, this electric motor aims to act as a screw driver which is assisted by a WPA gearbox with a ratio of 1:30 so that the rotation obtained is not too fast, the rotation speed can be adjusted by the amount of pulley used so that it can be in accordance with your wishes. With these conditions, it will greatly assist producers in carrying out and speeding up the process of grinding fish pellets

    Metode Kawat Strimin Untuk Mencegah Keruntuhan Getas Pada Dinding

    Get PDF
    Dinding bangunan umumnya terbuat dari bata yang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya berat dan getas. Akibat beratnya yang cukup besar maka akan menaikkan beban  mati struktur sehingga beban gempa juga akan naik. Hal ini disebabkan karena beban gempa akan meningkat secara linier terhadap berat struktur bangunan tersebut. Sedangkan akibat dari sifatnya yang getas maka pada tingkat perubahan bentuk (deformation) yang relatif rendah retak-retak tidak dapat dihindari (Satiawan, 2016). Salah satu metode perkuatan dinding terhadap keruntuhan adalah dengan metode kawat strimin. Nusantoro, A. 2012, Pemasangan kawat dstrimin dilakukan di sepanjang tulangan, di sebelah luar dan dalam dengan lebar minimal 45 cm. Kemudian kawat strimin diikat (luar dan dalam) dengan menggunakan 2 utas kawat D2 mm, terakahir ditutup dengan mortar. Dengan teknologi ini, masyarakat dapat memperkuat dinding rumah tinggal mereka terhadap gempa dengan biaya yang murah, material mudah didapat dan waktu pelaksanaan yang singkat serta pengerjaan yang tidak rumit. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah dapat memberikan wawasan, meningkatkan ketrampilan/skill bagi masyarakat Kampani dalam memperbaiki rumah tinggal agar mempunyai perkuatan terhadap gempa dengan metode kawat strimin. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini dengan melakukan penyuluhan, sosialisasi,  diskusi dengan pemuka masyarakat dan memberikan palatihan pemasangan kawat strimin untuk mencegah keruntuhan getas

    Pemasangan Tali Polypropylene Band Mesh sebagai Retrofitting Material pada Rumah Tinggal di daerah Pisang, Kota Padang

    Get PDF
    Kota Padang termasuk salahsatu kota dengan tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gempa. Kejadian gempa tahun 2009 yang lalu telah merubah banyak hal terhadap peta kegempaan sebelumnya. Oleh sebab itu penting bagi masyarakat untuk mengetahui aturan membangun yang benar dan teknologi perkuatan apa yang bisa diterapkan untuk menambah perkuatan pada bangunan. Kelompok yang menjadi mitra pada pengabdian ini adalah kelompok tukang bangunan di daerah Pisang, Kota Padang, yang sedang membangun sebuah rumah tinggal. Adapun pemilihan bangunan ini karena telah memenuhi persyaratan standar bangunan SNI untuk rumah layak tinggal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk lebih mudah dipahaminya metoda perkuatan bangunan dengan pemasangan tali Polypropylene Band Mesh (PPBM) ini baik oleh para tukang bangunan maupun masyarakat pada umumnya. Metoda yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah survey lansung ke lapangan, memberikan penyuluhan melalui presentasi, dan metoda pemasangan lansung tali PPBM pada bangunan rumah tinggal, dimana dengan ini diharapkan para tukang bisa mendapatkan ketrampilan dan ilmu pengetahuan baru dalam bidang konstruksi bangunan, terutama untuk bangunan yang aman terhadap gempa. Dengan adanya kegiatan ini, kelompok tukang bangunan semakin bertambah pemahaman dan ketrampilannya tentang konsep membangun yang benar dan konsep perkuatan bangunan dengan tali Polypropylene Band Mesh. Sehingga penggunaan tali ini dapat dijadikan rekomendasi sebagai salahsatu alternative bahan perkuatan bangunan agar aman terhadap gempa

    Analisis Kinerja Fisik Bendung Irigasi Menggunkan Metode Analytic Hirarchy Process

    Get PDF
    Dams aim to raise water from the average water level to the higher water level to be into rice fields located far from the river. Dams like this are called irrigation dams. An Irrigation dam with a small service scale of 3000 ha is a dam with a medium service level, and the function is the same as a large dam, but the physical and facilities are simpler. Moreover, the number of dams and remote locations makes it difficult to monitor, and it is necessary to make a priority scale for repairs. It can be made more accessible by prioritizing the restoration of each dam and ranking. Based on the above, research was conducted using the Analytical Hierarchy Process (AHP) on the components and sub-components of the dam. This study analyzes several dams in West Sumatra, namely Gunung Nago Dam in Kuranji District, Padang City, Banda Gadang Dam in Gunung Talang District, Solok Regency, Paneh Gadang Dam in Gunung Talang District, Solok Regency. Data collection techniques are carried out by direct observation to the field and questionnaires to resource persons who are water experts. The survey results and analysis showed a dam performance index from 1,2% to 2,7% with a low to moderate dam category and a level of vulnerability to dams from vulnerable - to moderately vulnerable. This result is an indication that higher performance values should be on priority for improvement. This method can be developed and used by policymakers to pay attention to dam performance

    Rancang Bangun Mesin Penggiling Sekam Padi Menjadi Bahan Pakan Ternak (Dedak)

    Get PDF
    In the development of technology and industry, a lot of tools are made to make it easier to do work. In the farming sector, a lot of tools are needed to facilitate development in the farming sector. One of the tools needed is a machine to make animal feed. One of the ingredients for making animal feed is bran, bran produced from the process of milling rice husks. To produce bran, a tool that can crush rice husks into the form of flour is designed to make animal feed suitable, as well as make the shape of a portable grinding machine. In this design, data collection steps were carried out with literature studies and after that carried out experiments on the manufacture of rice husk grinding machines. In conducting the experiment, the concept of design, design, calculation, manufacture and testing of grinding machines was also carried out. The result of this design is the design of a grinding machine and a grinding machine that can smooth rice husks into flour and portable forms. The specifications of the rice husk grinding machine are a frame with a length of 580 mm, a width of 380 mm and a height of 995 mm. Drive source 7 HP petrol motor with belt pulley transmission. The speed of the grinding blade shaft can be changed by replacing the pulley on the driving motor so that it can determine the fineness of the bran and the speed of the grinding. As well as the filter on the milling section can be replaced in order to adjust to the required level of fineness

    Pengaruh Kombinasi Terhadap Kekuatan Material Golok Sulangkar Campuran 10% Pegas 90% Baja SS 400

    Get PDF
    The manufacture of tools such as machetes in Banten is still widely practiced, machetes are produced from a conventional forging process using a hammer by a blacksmith. Working as a blacksmith in the Banten area, especially in the village of the new village of lightning, was passed down from generation to generation as a traditional blacksmith, but over time the machetes produced by traditional blacksmiths began to be replaced by modern ones machete. The traditional golok of Kampung Baru Village, Petir, consists of two types, the regular machete and the sulangkar golok. The material commonly used by blacksmiths to make machetes is a vehicle spring sheet that is no longer used, while for making machetes, a blacksmith usually combines other materials during forging. The purpose of this study was to determine the differences in the mechanical and micro properties of the two types of golok, Banten cultural heritage. The research was carried out from the start of the search for the material, the manufacturing and forging processes and carried out testing. The results of the hardness test show that the value of the spring material is 423.1 HBW, SS 400 steel material 134.18 HBW, combination material or Sulangkar 735.15 HBW then the data results from the tensile test on steel material SS 400, Spring, Combination or Sulangkar are 442.52 MPa, 1334,60 MPa, 522.81 MPa. The results of the data from the impact test on Spring material, SS 400 steel, Combination or Sulangkar, namely 162 J, 34 J, 88 J. The results of automatic microscope testing and Scanning Electron Microscope (SEM) show the surface of the spring, SS 400 steel and combination materials

    553

    full texts

    631

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori jurnal elektronik Politeknik Negeri Padang (PNP)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇