Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
5673 research outputs found
Sort by
Penanggulangan Limbah Plastik dengan Pemberdayaan SDA Sekaligus Melestarikan Lingkungan dengan Cocopot di Wilayah Sesetan
Pengelolaan sampah di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012. Selain penggunaan plastik biodegradable, pengurangan penggunaan kantong plastik dapat dilakukan dengan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Kebijakan ini dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui surat edaran dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun. Isi kebijakan ini mengimbau masyarakat untuk membawa kantong plastik alternatif saat berbelanja atau jika masyarakat tidak membawa kantong plastik belanjaan, pengecer akan mengenakan harga kantong plastik yang diminta masyarakat saat berbelanja. Kebijakan ini telah diterapkan secara luas di beberapa negara dan berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik secara signifikan
Pemberdayaan UMKM Emping Ngijon, Sendangarum, Minggir, Sleman Berbasis Digital Marketing
Pandemi Covid-19 menghantarkan permasalahan tidak hanya pada sektor kesehatan berdampak pula pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pelaku UMKM memiliki keterbatasan ruang penjualan tatap muka sehingga perlu menggunakan pemasaran secara digital. Hal ini berlaku pula pada UMKM Emping Ngijon yang memproduksi emping namun belum memanfaatkan digital marketing dalam pemasarannya. Selama ini UMKM Emping Ngijon hanya melakukan pemasaran worth of mouth. Tujuan pengabdian ini untuk menyelesaikan masalah pada UMKM Ngijon yakni memperbaiki system pemasaran berbasis digital, meningkatkan motivasi UMKM, dan memberikan pelatihan packaging yang lebih menarik untuk meningkatkan penjualan. Metode pelaksanaan pemberdayaan diawali dengan persiapan dan pembekalan termasuk didalamnya melakukan observasi, kemudian pelaksanaan program, menentukan keberlanjutan program, mengurai partisipasi mitra dalam pelaksanaan program, dan melakukan evaluasi. Hasil pelaksanaan pelatihan pemberdayaan UMKM Emping Ngijon menunjukkan peningkatan yang signifikan yakni 85% peningkatan pengetahuan UMKM Emping Ngijon tekait digital marketing. Peningkatan 85%, merasa puas dengan perubahan packaging, serta presentasi 80% terkait peningkatan motivasi dalam berwirausaha. Melalui Program Pengabdian ini memiliki novelty dan memberikan tambahan value kepada mitra Pengabdian serta pegiat UMKM untuk menyadari pentingnya penggunaan digital dalam pemasaran, pentingnya motivasi untuk menjaga stabilitas produksi dan packaging yang menarik untuk meningkatkan penjualan pada persaingan dagang di era pandemi COVID-19
Pelaksanaan Home Visite Terhadap Pasien Kanker Serviks Stadium IVA, Ulkus Dekubitus, Gizi Kurang di Puskesmas Urangagung Kabupaten Sidoarjo
Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari serviks. Serviks merupakan sepertiga bagian bawah uterus, berbentuk silindris, menonjol dan berhubungan dengan vagina melalui ostium uteri eksternum. Di Indonesia kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker terbanyak berdasar data dari Patologi Anatomi tahun 2010 dengan insidens sebesar 12,7%. Di wilayah kerja Puskesmas Urangagung Kabupaten Sidoarjo juga masih ditemukan kasus kanker serviks, salah satunya berasal dari desa Suko. Tujuan pengabdian ini adalah Meningkatkan kepuasan dan juga mengedukasi pasien dan keluarganya. yaitu tentang permasalahan kesehatan keluarga berdasarkan fungsi keluarga dan menyusun usulan penatalaksaannya secara holistik dan komprehensif. Sasaran kegiatan ini adalah salah satu keluarga dengan anggota keluarga yang menderita kanker serviks stadium IIA dengan ulkus dekubitus, berjenis kelamin perempuan dan berusia 44 tahun. Hasil pelaksanaan home visite pada Ny. L usia 44 tahun, dengan keluhan Utama adalah sering keluar darah dari kemaluan sejak 3 tahun yang lalu. Diagnosa Kanker serviks stadium IVA + Ulkus Dekubitus + gizi kurang, dilakukan penatalaksanaan rujukan ke Poli Onkologi Satu Atap (POSA) RS Dr Soetomo Surabaya, rawat luka secara rutin, pemenuhan kebutuhan nutrisi
Penerapan Hygiene Sanitasi dan Keselamatan Kerja Pada UMKM Setan Bali
UMKM Sele Tangi (Setan) Bali merupakan industri rumah tangga yang mengolah klepon berbahan dasar ubi ungu. Pengolahan yang tidak higienis dan sanitasi tempat produksi berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan dilaksanakan PkM pada UMKM Setan Bali adalah untuk menerapkan personal hygiene dan peralatan, sanitasi tempat produksi serta keselamatan kerja para pekerja. Metode PkM dilakukan dengan cara ceramah, diskusi dan praktek mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar, penggunaan penutup kepala, sarung tangan dan masker saat melakukan produksi, hygiene peralatan, sanitasi tempat produksi dan keselamatan kerja serta cara melakukan penanggulangan terhadap kecelakaan kerja. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pengetahuan mitra terhadap personal hygiene, hygiene peralatan, sanitasi tempat produksi dan keselamatan kerja yaitu masing-masing sebesar 73,81%; 71,43%; 71,43%; dan 85,71%. Sedangkan hasil post-test menunjukkan bahwa setelah pelatihan, pengetahuan mitra terhadap personal hygiene, hygiene peralatan, sanitasi tempat produksi dan keselamatan kerja meningkat masing-masing menjadi 95,24%; 85,71%; 100%; dan 100%. Dengan menerapkan hygiene, sanitasi dan keselamatan kerja pada proses produksi dapat meningkatkan mutu produk yang dihasilkan
Penerapan Penggunaan Platform Materi Video Animasi dalam Pengajaran Bahasa Inggris Berbasis Daring
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMK Amaliyah dengan alamat Akses UI No.3, RT.3/RW.1, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, bertujuan untuk membagikan pengetahuan dan informasi mengenai penggunaan Platform pembuatan video animasi seperti Kinemaster, Canva, Powtoon dan Animaker dalam pengajaran bahasa Inggris berbasis daring. Kegiatan yang dilakukan selain memberikan penjelasan secara teoritikal dan praktikal mengenai penggunaan Platform pembuatan video animasi seperti Kinemaster, Canva, Powtoon dan Animaker juga diperdetail dengan memberikan penjelasan bagaimana mengaplikasikan materi untuk pelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan platform tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pelatihan secara daring untuk para guru yang mengajar di SMK Amaliyah. Dalam pelatihan tersebut juga dilakukan simulasi atau praktik secara langsung yang dapat diimplementasikan ketika mengajar. Metode yang digunakan dalam pelatihan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Community Language Learning yaitu metode di mana saling berbagi informasi dan berdiskusi serta saling berbagi pengalaman layaknya seperti konsultan dan klien. Implikasi dari kegiatan ini dapat menjadi sebagai alternatif media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan ketika mengajar baik secara daring atau luring
Pembuatan Sumur Resapan dan Biopori untuk Pengendalian Genangan Air Hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang
Kegiatan ini mengambil lokasi di SMPN 11– Kota Malang. Di sekolah ini sebelumnya sering dilanda genangan akibat meluapnya saluran drainase serta limpasan permukaan akibat air hujan. Pada pelaksanaannya belum pernah dilakukan penerapan sumur resapan air hujan dilokasi sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan ini adalah membuat 2 (dua) unit sumur resapan air hujan dan biopori untuk menampung komponen air limpasan permukaan yang berasal dari curah hujan. Kegiatan ini Jurusan Teknik Pengairan FTUB bekerja sama dengan akademik SMP Negeri 11 untuk membuat bangunan penanggulanngan Genangan berbasis konservasi. Metode sumur resapan dan biopori ini sangat mudah dilaksanakan dan juga dapat memelihara air tanah serta pemanfaatan daun sisa biopori untuk kompos. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini permasalahan genangan di SMP Negeri 11 Kota Malang dapat teratasi pada saat musim hujan
Isolasi, Karakterisasi, dan Identifikasi Bakteri Aeromonas sp. pada Lele (Clarias sp.) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Budidaya lele (Clarias sp.) cukup prospektif untuk terus dikembangkan, tetapi di lapangan sering mendapat kendala, salah satunya adalah penyakit bakterial. Infeksi bakteri patogen pada ikan dapat menyebabkan munculnya gejala klinis bahkan kematian. Oleh karena itu, perlu diketahui jenis bakteri penyebab lele sakit agar dapat dilakukan upaya pengendaliannya. Penelitian ini bertujuan untuk isolasi, karakterisasi dan identifikasi bakteri penyebab penyakit pada lele. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling. Pengambilan sampel ditentukan dari satu kolam budidaya lele di Desa Singasari dan Cikawung, Banyumas. Uji postulat Koch dilakukan untuk membuktikan isolat bakteri yang diisolasi merupakan bakteri penyebab penyakit pada lele. Isolat yang telah diuji postulat Koch kemudian diidentifikasi secara morfologi dan biokimiawi. Hasil isolasi bakteri diperoleh 17 isolat dari daerah Singasari dan Cikawung. Sebanyak tujuh isolat dari dua tempat tersebut dilakukan uji lanjut. Hasil uji postulat Koch menunjukkan bahwa mortalitas ikan selama 14 hari pengamatan mencapai 60-100%. Gejala klinis eksternal yang muncul, yaitu hiperemia, hemoragik, depigmentasi, white spot, ulser, erosi, sirip progresif, abdominal dropsi, dan exopthalmia color alteration. Gejala klinis internal yang muncul, yaitu hati pucat, ginjal kehitaman, usus kehitaman, empedu pecah, insang pucat, edema, dan asites. Hasil karakterisasi secara morfologi dan biokimiawi berdasarkan Bergeys’s Manual of Systematic Bacteriologi 2nd Edition diperoleh bahwa ketujuh isolat adalah bakteri Aeromonas sp., dengan kesamaan ciri, yaitu Gram negatif, fermentatif, katalase positif, oksidase positif, dan memproduksi gas
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penerimaan dan Penggunaan Aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) dengan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)
Aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) sangat bermanfaat bagi penggunanya, karena memudahkan penggunanya penggunanya untuk pelaporan kecelakaan kerja juga peserta bisa mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) kapanpun dan dimanapun tanpa perlu mengunggah dokumen. Awalnya sebelum ada JMO peserta harus ke kantor Jamsostek, dengan adanya aplikasi JMO sangat memudahkan penggunanya, tidak perlu mengantri dan tidak keluar biaya transportasi, serta hemat waktu. Penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) menimbulkan reaksi pada diri pengguna atau pemakainya, yaitu berupa penerimaan maupun penolakan. Dalam penelitian ini digunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mengetahui tingkat penerimaan pengguna terhadap suatu sistem informasi. Tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi JMO berbasis android dengan menggunakan model UTAUT dijelaskan dengan deskripsi variabel penelitian antara lain Performance Expectancy (PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), Facilitating Conditions (FC) dan Use Behavior (UB). Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling pada 100 responden yang telah menggunakan JMO berbasis android. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa PE (Performance Expectancy) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,364 dan nilai C.R. 3,017. EE (Effort Expectancy) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,201 dan nilai C.R. 2,192. SI (Social Influence) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,282 dan nilai C.R. 2,607. FC (Faciliating Conditions) signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,246 dan nilai C.R. 2,729
Penentuan Kandungan Fenolik Total dan Model Klasifikasi Serbuk Rimpang Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum Roscoe) di Dataran Sedang dan Tinggi
Jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum Roscoe) merupakan salah satu varietas jahe di Indonesia yang dimanfaatkan sebagai obat anti inflamasi, obat nyeri sendi, tonikum, serta obat batuk. Salah satu senyawa yang mempengaruhi khasiat dari jahe emprit adalah senyawa golongan fenol. Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan fenolik total dan menentukan model klasifikasi menggunakan spketroskopi NIR dan kemometrik pada jahe emprit yang di tanam di dataran sedang dan dataran tinggi. Penentuan model klasifikasi menggunakan analisis multivariat LDA (Linear Discriminant Analysis), SVM (Support Vector Machines), dan SIMCA (Soft Independent ModeIIing of CIass AnaIyze), dan SVM (Support Vector Machines). Selanjutnya dilakukan validasi LOOCV (Leave-one-out cross-vaIidation) dan validasi eksternal. Penentuan fenolik total menggunakan spektroskopi uv-vis dengan reagen folin. Hasil rata-rata dari kandungan fenolik total pada dataran sedang adalah (23,592 ± 6,705) mg GAE/g serbuk, dan pada dataran tinggi adalah (13,382 ± 1,2700) mg GAE/g serbuk. Model klasifikasi LDA, SVM, dan SIMCA menghasilkan %akurasi sebesar 100%. Hasil validasi LOOCV model LDA dan SIMCA adalah 100%, dan SVM sebesar 60%. Hasil validasi eksternal model LDA dan SIMCA memiliki akurasi sebesar 100%. Setelah itu aplikasi pada sampel nyata pada model LDA dan SIMCA masing-masing memiliki akurasi sebesar 100%