Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
    5673 research outputs found

    On the basis of sex: a liberal feminist analysis of women’s struggle for education

    Get PDF
    This study delves into the portrayal of women's struggles for education as depicted in the Hollywood film “On the Basis of Sex.” It seeks to address the pervasive influence of patriarchal dominance that impedes women's educational rights. The narrative is primarily framed around the life experiences of the film's central figure, Ruth Bader Ginsburg, who contends with male counterparts in her quest for admission to prestigious law school programs in the United States. Simultaneously, feminists advocate for education as a cornerstone for women's empowerment and gender equality. It empowers women to become agents of change, thereby emphasising their equal rights to shape a better world. The research adopts a qualitative approach, collecting both primary and secondary data, and employs liberal feminist critical theory for data analysis. Key findings reveal the disadvantaged state of American women in the late 1950s, marked by limited educational access. Despite these obstacles, women, exemplified by Ginsburg, displayed unwavering determination and unity in their pursuit of improved educational opportunities, subsequently expanding their presence in the legal profession and public employment. Ginsburg’s remarkable journey serves as an enduring symbol of resilience and inspiration for others, reaffirming the notion that education is a universal right transcending gender barrier

    Paraphrasing impact on narrative unity in Disney's theme songs

    Get PDF
    Walt Disney is a distinguished company who has spread its well-known works of children’s series to various countries. In the process of distributing the series to numerous countries, indeed there is a translation process that must be done first. In this study, into Indonesian. The researchers limited only the paraphrasing translation method used and the effect of this method on the series' theme songs' narrative unity. In this article, the researchers tried to convey the translating way in the series to make it acceptable by the audience and its main goal to maintain the storyline contained in the lyrics. The theories by Dinda Gorlée and John Christman delves into the subject of the impact of paraphrasing techniques and narrative unity in the theme song translation of Disney's children animated series. The researchers emphasized the importance of translating the theme song correctly to ensure that children can understand and enjoy the series. . This study is descriptive and qualitative in design and the results of the analysis showed that the pattern of paraphrasing techniques used in translating the theme song had significant impacts on the narrative unity of the series

    Standardization of Ginger and Javanese Turmeric Crude Drugs and Total Flavonoid and Phenolic Content Profiles of Their Combination

    Get PDF
    A combination of ginger (Zingiber officinale Roscoe) and Javanese turmeric (Curcuma zanthorrhiza Roxb.) rhizomes is used by Baturraden, Central Java, people to treat an ailment called masuk angin. This study aimed to evaluate the quality profile of ginger and Javanese turmeric crude drugs and determine the total flavonoid content (TFC) and the total phenolic content (TPC) of combinations of both crude drugs in five different weight ratios. Standardization of crude drugs used parameters, methods, and standards of the compendial Indonesian Herbal Pharmacopeia (IHP). Ginger crude drugs met the standard in parameters of morphology, loss on drying, acid-insoluble ash, ethanol extractable, and water extractable, while morphology and values of loss on drying, acid-insoluble ash, ethanol extractable, water extractable, and volatile content of Javanese turmeric were within their respective specifications. The TFC of Javanese turmeric is lower than that of ginger, but the opposite trend was observed for TPC. The crude drug weight ratio significantly affected the TFC and TPC of the ginger and Javanese turmeric combination. The combination with the highest TFC and TPC was Formula IV (7.11±0.37 mg Quercetin equivalent (QE)/g) and Formula II (21.65±1.49 mg Gallic acid equivalent (GAE)/g), respectively.  Our study suggested that ginger and Javanese turmeric crude drugs were not of good quality, and their mixture in weight ratio of 25-75 provided the highest TPC warrant for further bioactivity evaluations

    Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Posyandu di Era Transformasi Layanan Kesehatan Primer dan Kewirausahaan

    Get PDF
    Posyandu merupakan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat sekaligus Lembaga Kemasyarakatan desa yang berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Seiring kebijakan transformasi pelayanan kesehatan primer maka sasaran kegiatan posyandu menjadi seluruh masyarakat sesuai siklus hidupnya, dengan demikian keterampilan kader perlu ditingkatkan. Pengabdian masyarakat berupa pelatihan kader bertujuan meningkatkan pengetahuan kader tentang posyandu di era transformasi layanan primer dan kewirausahaan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bermitra dengan Puskesmas untuk koordinasi materi pelatihan dan keberlanjutan pembinaan, serta dengan Aparat Desa / Pokja Posyandu Desa untuk penggerakan kader dan pemenuhan sarana Posyandu. Asesmen pengetahuan kader dilakukan sebagai dasar pemilihan materi pelatihan, muatan materi mengacu kurikulum dari Kementerian Kesehatan. Metode pelatihan partisipatif, meliputi permainan – praktek dan ceramah tanya jawab. Fasulitator adalah dosen dan mahasiswa yang sedang praktek lapangan. Terjadi peningkatan pengetahuan kader secara signifikan (p<0,05) sesudah mengikuti pelatihan. Materi tentang skrining usia lanjut masih memerlukan penguatan. Pendampingan kader dalam pelaksanaan tugas di posyandu masih diperlukan untuk penguatan materi dan aplikasi perubahan keterampilan

    Pemanfaatan Kegiatan Komunitas "Bulukumba English Meeting Club (BEMC)" dalam Dinamika Pembelajaran Bahasa Inggris

    Get PDF
    Penguasaan bahasa Inggris telah menjadi kunci utama, terutama dalam konteks globalisasi yang membawa dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan. Sayangnya, Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengimplementasikan penguasaan bahasa Inggris di kalangan masyarakat seperti krisis kepercayaan diri dan kurangnya durasi pembelajaran di sekolah. Bulukumba English Meeting Club (BEMC), sebuah inisiatif dari komunitas pemuda di Sulawesi Selatan, muncul sebagai solusi kreatif. Sebagai destinasi pariwisata budaya dan bahari yang ramai dikunjungi wisatawan asing, BEMC menawarkan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai sebuah laboratorium interaktif pembelajaran Bahasa Inggris. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Bulukumba khususnya para pemuda yang bisa menjadi agen untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui keterampilan Bahasa Inggris khususnya bidang pariwisata. Melalui serangkaian kegiatan dalam Weekly English Meeting, seperti opening speech, self-introduction, discussion/ debate, telling story/ continue story, games/ ice breaking, grammar correction, dan closing speech, BEMC memperkenalkan suatu paradigma pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan siswa secara holistik. Pembelajaran yang berlangsung setiap hari Minggu jam 15.30-17.30 dengan konsep outdoor, lesehan, dan melingkar ini terlaksana dengan menyenangkan dan memangkas mindset peserta bahwa belajar Bahasa Inggris itu sulit dan menegangkan. Dengan menganalisis peran BEMC sebagai agen perubahan positif, diharapkan artikel PkM ini dapat memberikan kontribusi dalam menginisiasi generasi muda di Indonesia untuk membentuk komunitas belajar Bahasa Inggris sehingga persentasi percepatan untuk penguasaan Bahasa Inggris juga semakin meningkat

    Penanaman Bakau sebagai Upaya Konservasi Kawasan Pesisir Pantai

    Get PDF
    Kawasan pesisir merupakan salah satu kawasan yang memiliki tingkat kerusakan yang tinggi oleh berbagai factor sehingga keberlanjutan ekosistemnya perlu mendapatkan penanganan secara khusus dan lebih spesifik. Salah satunya dengan melakukan konservasi dengan menanam tanaman bakau. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan konservasi langsung kawasan pesisir pantai dengan penanaman tanaman bakau yang dilaksanakan di Pantai Tiram Nagari Ulakan Kab. Padang Pariaman. Metode yang dilakukan yaitu metode ceramah, diskusi, demosntrasi dan obesevasi. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa kondisi kawasan pantai Tiram memang perlu mendapatkan perhatian khusus karena mengingat potensi kawasan tersebut sebagai objek wisata dan kawasan konservasi. Kegiatan yang dilakukan memberikan pengetahuan kepada peserta dalam pengelolaan kawasan pesisir pantai yang berkelanjutan dan dilanjutkan dengan penanaman tanaman bakau

    Pembuatan Pakan Olahan Amofer Jerami Padi di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang

    Get PDF
    Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan zero waste dalam kegiatan bertani dan beternak. Sisa dari kegiatan bertani padi adalah limbah berupa jerami yang selama ini penangannya dengan cara dibakar. Dampak pengabdian kepada masyarakatdari pembakaran jerami padi adalah tercemarnya lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan jerami padi menjadi pakan ternak dengan pengolahan amofer. Pengabdian dilaksanakan di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Metode yang dilakukan adalah penyebaran kuisioner, wawancara, ceramah bervariasi, dan pelatihan. Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan materi disampaikan dengan baik. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pengalaman peternak dalam membuat amofer jerami padi. Sebanyak 87,5% peserta mengetahui istilah amoniasi; 93,75% peserta mengetahui istilah fermentasi dan amofer; 81,25% mengetahui manfaat dan kelebihan amofer; dan sebanyak 75% peserta mampu membuat amofer; serta hanya 56,25% saja peserta yang tertarik untuk membuat amofer. Sebagian besar peserta merasa sangat puas terhadap penyelenggaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini

    Aktivitas Seksual Remaja Akhir Mahasiswa Kristen Program Studi Ilmu Komunikasi Unversitas Negeri Jakarta

    Get PDF
    Masa remaja juga merupakan masa yang kritis, di mana mereka berada dalam kondisi psikologis yang tidak stabil. Salah satu masalah yang muncul ke permukaan di kalangan remaja adalah aktivitas seksual yang menyimpang. Berdasarkan beberapa penelitian, banyak remaja yang melakukan hubungan seks sebelum menikah, padahal hal tersebut dilarang oleh agama. Hal ini menjadi hal yang penting untuk diteliti agar kita dapat memahami lebih jauh bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi yang termasuk dalam penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa remaja Kristen masih melakukan aktivitas seksual yang menyimpang meskipun dilarang oleh agama dengan alibi gaya pergaulan dan 'boleh dilakukan asal tidak melewati batas'. Dapat disimpulkan bahwa agama tidak menjadi batasan bagi seseorang untuk melakukan aktivitas seksual, meskipun rasa bersalah akan menghantui mereka setelahnya.

    Kekerasan Saat Ospek Tahun 2000-2022 dalam Portal Berita Online

    Get PDF
    Penelitian ini menggambarkan kasus kekerasan yang terjadi pada saat Ospek. Variabel yang dianalisis adalah faktor mahasiswa melakukan kekerasan, jenis kelamin pelaku dan korban kekerasan, serta jenis kekerasan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan objek penelitian berita kekerasan saat Ospek dalam portal berita online Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com, dan Tribunnews selama tahun 2000-2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kekerasan yang terjadi adalah kekerasan nonverbal. Faktor yang melatarbelakangi mahasiswa melakukan kekerasan adalah penyalahgunaan rangkaian acara, balas dendam atas perlakuan panitia Ospek sebelumnya, kesalahpahaman panitia atas perilaku mahasiswa baru, kejailan panitia, dan kelalaian peserta Ospek. Sebagian besar pelaku dan korban kekerasan adalah laki-laki

    Genderless Fashion pada Instagram @amingisback dan @mithathevirgin

    Get PDF
    Fenomena fashion saat ini tidak lagi memandang gender dalam penggunaannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh aming dan juga mitha the virgin pada akun instagramnya. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana makna yang ingin ditunjukkan oleh mereka dalam penggunaan fashionnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna denotatf, makna konotatif, serta mitos yang ada pada gambar fshion yang ada pada Instagram @amingisback dan @mithathevirgin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode semiotika dari Roland Barthes. Data dihasilkan dari hasil analisis media dan juga studi literatur melalui buku, artikel jurnal, webstie, dan lain sbeagainya. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna konotatif dan denotatif serta mitos yang ditampilkan dimana fashion tidak lagi ditampilkan dengan memandang gender yang ada. Foto yang ditampilkan dalam kedua akun intagram tersebut terdapat unsur gendereless fashion dimana mereka mengesampingkan identitas gender dalam fashion seperti maskulin dan feminim dalam fashion

    4,042

    full texts

    5,673

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇