Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
5673 research outputs found
Sort by
THE INFLUENCE OF THE MNEMONIC LEARNING MODEL ON THE LEARNING OUTCOMES OF ARTS, CULTURE, AND CRAFTS (SBDP) IN CLASS IV SDN PANNARA, MAKASSAR CITY
ABSTRACTThis study aims to determine whether the mnemonic learning model influences the learning outcomes of arts and crafts (SBdP) for fourth grade students at SDN Pannara, Makassar City. The research method employed was quantitative experimental research with a one-group pretest-posttest design, and the subjects were fourth-grade elementary school students with collage-related two-dimensional expression work material. This study employs research test instruments, observation sheets, and documentation. In this study, descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis were used to analyze the data. Fourth-grade students of SDN Pannara Makassar City whose learning outcomes were enhanced by the application of the mnemonic learning model, as demonstrated by the study's findings. This is demonstrated by testing the hypothesis with the t-test and the test results, namely a significance of 0.000 0,000 < α 0,05 which means that H1 is accepted and H0 is rejected. Where H1 asserts that SBdP learning outcomes for fourth-grade students at SDN Pannara have improved because of the use of the mnemonic learning model. While H0 claimed there was no improvement in SBdP learning outcomes for fourth-grade students at SDN Pannara because of the use of the mnemonic learning model, this study found otherwise. The average student score, which ranges from 30.67 on the pre-test to 90.95 on the post-test, further demonstrates this point. The use of the mnemonic learning model improved the learning outcomes of fourth grade students of SDN Pannara in Makassar City. Therefore, it is recommended that teachers, especially of SBdP subjects, consider using the mnemonic learning model in SBdP learning to make the teaching and learning process more effective, enjoyable, and engaging
On Some Guiding Principles of Enacting Mathematical Problem Solving for Classroom Instruction
In addressing the key role that problem solving has been playing in mathematics instruction for K-12, this paper aims to assist mathematics teachers and educators to consider a set of guiding principles for designing problem solving tasks for classroom instructions. The set of guiding principles was synthesized and proposed through the researchers’ systematic review of existing education literature on problem solving
Implementasi Penetration Testing Pada Sistem Informasi Terpadu Layanan Prodi Menggunakan Framework Issaf
Keamanan sistem informasi menjadi aspek kritis dalam lingkungan teknologi informasi yang terus berkembang. Penetration testing adalah salah satu metode yang efektif untuk mengidentifikasi dan menguji keamanan dalam sebuah simulasi serangan terhadap suatu sistem atau jaringan guna menemukan celah keamanan yang disebabkan oleh keamanan dari suatu sistem, konfigurasi yang tidak benar atau kelemahan operasional dalam proses teknik. Penelitian ini melakukan identifikasi kerentanan pada website SIPLO dengan metode penetration testing menggunakan framework ISSAF (Information System Securiry Assesment Framework) untuk mengukur keamanan sistem. Penetration testing dilakukan dengan menggunakan tiga jenis serangan teratas dari OWASP Top 10 yaitu, XSS, Brute-force attack, SQL injection, dan DDoS attack. Hasil identifikasi kerentanan pada website SIPLO menunjukkan bahwa terdapat 23 kerentanan pada SIPLO dengan dua kerentanan memiliki level tinggi, empat kerentanan memiliki level sedang, sebelas kerentanan memiliki level rendah, enam kerentanan memiliki level informational. Walaupun dengan kerentanan-kerentanan tersebut website SIPLO masih terlindungi dari serangan XSS dan SQL injection. Serangan brute-force attack hanya berhasil teridentifikasi satu username dan satu password. Sedangkan serangan DDoS tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap SIPLO namun tercatat adanya perbedaan sebanyak 217,221 millisecond saat dilakukannya serangan DDoS tersebut
Konformitas Teman Sebaya dan Stres: Studi Pada Penyebab Perilaku Merokok Mahasiswa
Faktor yang menyebabkan perilaku merokok dapat berasal dari faktor eksternal dan faktor internal. Adapun tujuan penelitian ini memprediksi faktor penyebab perilaku merokok pada mahasiswa yakni konformitas teman sebaya sebagai faktor eksternal dan kondisi stress sebagai penyebab internal yang mempengaruhi perilaku merokok mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur menggunakan skala Konformitas Teman Sebaya, Perceived Stress Scale dan skala Perilaku Merokok. Subjek penelitian yang dianalisis sebanyak 188 orang dan hasil menunjukan bahwa konformitas terhadap perilaku merokok terdapat pengaruh dengan p = 0,000 t = 0,597, stress terhadap perilaku merokok terdapat pengaruh dengan p = 0,010 t = 0,184 dan terdapat pengaruh antara faktor konformitas teman sebaya dan faktor stres terhadap perilaku merokok dengan p = 0,000 R = 0,633. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa konformitas teman sebaya dan stress berpengaruh pada perilaku merokok baik secara parsial maupun simultan
Keterikatan Kerja Karyawan Swasta Di Masa Pandemi Covid-19: Peran Ketidakamanan Kerja dan Modal Psikologis
Pandemi covid-19 telah menyebabkan krisis di berbagai bidang kehidupan, terutama industri dan organisasi. Kondisi yang tidak pasti menyebabkan turunnya semangat karyawan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterikatan kerja karyawan swasta di masa pandemi covid-19 ditinjau dari persepsi ketidakamanan kerja dan modal psikologis. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang terdiri atas Utrecht Work Engagement Scale-9 (α= 0,948), skala job insecurity (α= 0,925), dan PsyCap Questionnaires (α= 0,936). Partisipan penelitian ini adalah 100 karyawan swasta yang bekerja di masa pandemi covid-19 yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Analisis data penelitian yang dilakukan dengan menggunakan multiple regression analysis. Hasil analisis menunjukkan peran signifikan ketidakamanan kerja dan modal psikologis terhadap keterikatan kerja sebesar 36,7% (p<0,05). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa ketidakamanan kerja dan modal psikologis secara bersama-sama dapat memprediksi keterikatan kerja pada karyawan
Keberadaan Smartphone: Analisis Working Memory Capacity
Aktivitas sehari-hari membutuhkan kinerja otak yang sangat kompleks, dan ini bergantung pada working memory capacity (WMC). Perbedaan individu mencerminkan WMC seseorang yang terbatas, dan tugas kognitif dapat diselesaikan jika kapasitas untuk menyimpan informasi saat diproses cukup. Tujuan penelitian kali ini ingin mengkonfirmasi apakah WMC seseorang dapat dipengaruhi oleh keberadaan smartphone-nya. Subjek sebanyak 16 orang (2 laki-laki, 14 perempuan, usia 18-21 tahun; mean usia=19.75). Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok smartphone di atas meja, dan kelompok smartphone di dalam tas. Pengukuran WMC menggunakan Operation Span Task (AOSPAN). Desain eksperimen yang digunakan adalah between-subject design. Hasilnya tidak terdapat perbedaan antar kedua kelompok perlakukan ditinjau dari nilai total OSpan (p=0.57>0.05). Sehingga tidak terdapat pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacity. Ada beberapa alasan yang menjadi faktor tidak terbuktinya pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacit
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGUNAKAN MODEL GUESSING GAME PADA MATERI MENULIS TEKS DESKRIPSI DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SDN 01 KLEGEN MADIUN TAHUN AJARAN 2023/2024
This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at improving student learning outcomes through the guessing game model in the Indonesian language subject on descriptive text material in the fourth grade of SDN 01 Klegen Madiun. The research is motivated by the low achievement of learning objectives (KKTP) and student interest in the material of writing descriptive texts, which is considered difficult and boring. The subjects of this study were 29 fourth-grade students of SDN 01 Klegen Madiun, and the research was conducted in collaboration with the classroom teacher to apply the guessing game model. The results showed that the use of the guessing game increased student learning outcomes. The class average score increased from 54.17 in the pre-cycle to 63.45 in cycle 1, and reached 82.48 in cycle 2. Observations showed that the guessing game made students more active and the classroom atmosphere more enjoyable. Students found it easier to manage and arrange words to write descriptive texts. Additionally, the teacher found it easier to teach. Thus, it can be concluded that the guessing game model can improve the learning outcomes of Indonesian language material in writing descriptive texts for fourth-grade students of SDN 01 Klegen Madiun in the 2023/2024 academic year
MANAJEMEN HUMAS DALAM MENINGKATKAN PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU
This research is motivated by the role of public relations as a form of extension between the school and the community with the hope that the results achieved by the institution can be recognized by public relations targets, so that public relations targets will actively participate in realizing the institution's goals. The objectives of this research are: (1) To know the planning of public relations management in increasing the registration of new students at MTs Miftahussalam 1, (2) To know the implementation of public relations management in increasing the registration of new students at MTs Miftahussalam 1, (3) To know the evaluation of public relations management in increasing registration of new students at MTs Miftahussalam 1, and (4) Knowing the results of registration of new students at MTs Miftahussalam 1. This research uses qualitative research methods using a descriptive approach presented in the first and second chapters, which respectively discuss the introduction and foundation theory, while the third chapter is in the form of a conclusion. In this research the author will use interview, observation and documentation methods as well as collecting valid documents and data. The results of the research are planning consisting of programs that attract students, forming a committee for student admission. The implementation of public relations management is socialization in elementary schools in the madrasah environment, socialization through online media, creating events that attract the interest of prospective students. The evaluation stage is carried out with the monitoring of the principal and student affair
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIK UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN
Manajemen peserta didik menjadi aspek kunci dalam pengelolaan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan mendukung perkembangan siswa, termasuk pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler. SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan juga memiliki prosedur manajemen peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikulernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan manajemen peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Penyelenggaraan ekstrakurikuler yang efektif membutuhkan manajemen peserta didik yang baik untuk mendorong siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan diri Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan berfungsi penting dalam memastikan kelancaran dan efektivitas penyelenggaraan kegiatan, serta pengembangan bakat dan minat peserta didik. Fungsi manajemen peserta didik sudah berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler berperan dalam pembentukan karakter dan etika, pembentukan keterampilan khusus, pengembangan kemampuan sosial, dan pencapaian prestasi bagi tiap siswa yang menekuni ekstrakurikuler dengan optimal
MANAJEMEN STRESS DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Stres merupakan respon tubuh yang disebabkab karena adanya tuntutan dari dalam ataupun luar diri individu (stressor) yang melebihi kemampuan untuk mencapai tuntutan dalam mengatasi suatu masalah. Setiap manusia tidak mungkin terhindar dari stres untuk itu kita harus bisa mengelola stres dengan benar agar dapat mengelola segala emosi, tindakan dalam menghadapi masalah dengan benar. Dalam artikel ini membahas stres dan bagaimana cara islam dalam mengelola stress yang semua itu sudah tertuntun dalam agama. Peneliti menjabarkan cara mengatasi stres dengan melakukan kegiatan rohani sesuai ajaran agama yaitu dengan sholat, dzikir, Al-Quran