Jurnal STMIK Asia Malang (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer)
Not a member yet
333 research outputs found
Sort by
Implementasi Data Mining Pola Pembelian Pada Toko Santoso Tiga Sumenep Dengan Menerapkan Algoritma Apriori
Dalam persaingan di dunia bisnis ini perlu banyak inovasi dan trobosan yang baru dalam menghadapinya dan menuntut para pelaku bisnis untuk senantiasa mengembangkan bisnis mereka dan juga agar selalu bertahan dalam persaingan. Pada penelitian ini penulis mengamati proses kegiatan penjualan pada Toko Alat dan Bahan Bangunan Santoso Tiga Sumenep yang terus berjalan dan begitu juga data yang dihasilkan semakin lama semakin bertambah. Data-data penjualan yang semakin lama akan semakin besar tidak akan berguna dan bermanfaat jika dibiarkan begitu saja.Hal yang harus dilakukan dalam melakukan hal tersebut adalah analisis data penjualan perusahaan dengan menggunakan algoritma. Dalam data mining terdapat beberapa algoritma atau metode yang dapat dilakukan. Algoritma apriori adalah salah satu data mining yang digunakan dalam sistem ini, algoritma ini mencari aturan asosiasi dalam data mining. Algoritma apriori pada sistem ini bertujuan mencari nilai frekuensi pada itemsets pada sekumpulan data. Sedangkan algoritma apriori didefinisikan suatu proses untuk menemukan suatu aturan apriori yang memenuhi syarat minimum untuk support dan syarat minimum untuk confidence. Algoritma apriori adalah algoritma yang paling terkenal untuk menemukan pola frekuensi tinggi. Tujuan dari pembuatan sistem pada tugas akhir ini adalah mengetahui apakah algoritma apriori dapat digunakan untuk mengembangkan penjualan dan mengatur strategi pemasaran serta mengetahui hubungan antar barang guna menentukan penempatan barang.In this competition in the business world, many innovations and new breakthroughs are needed to deal with it and require business people to constantly develop their business and also to always survive in the competition. In this study, the author observes the process of sales activities at the Santoso Tiga Sumenep Tool and Building Materials Store which continues to run and the data generated is increasing over time. Sales data that is getting longer will the more big no will useful and useful if left so course. The thing to do conducted in To do Thing is the sales data analysis company with the used algorithm. In data mining there are a number of algorithm or method that can done . Algorithm a priori is one of the data mining used in the system this, algorithm this look for rule association in data mining. Algorithm a priori on the system this aim looks to score the frequency of item sets in a data set. The apriori algorithm is defined as a process for finding something rule a priori that fulfills the minimum requirements for support and minimum requirements for confidence. Algorithm a priori is the most famous algorithm for finding pattern frequency high. Destination from making system on task end this is knowing is algorithm a priori could be used for developing sales and set up strategic marketing as well as knowing connection between goods to use determine placement goods
Analisis Behavioral Intention dan Use Behavior Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Pada UMKM Dengan Metode UTAUT 2 di Kota Denpasar
This study aims to determine the factors that can influence the intention to use and behavior of MSMEs in Denpasar City in using QRIS with the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) 2 Model. This research uses primary data sources with a sample of 100 respondents, taking sample using probability sampling that is simple random sampling. Test the validity and reliability test of the instrument was carried out with SmartPLS 3.0 software. Data were analyzed using the Partial Least Squares Path Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS 3.0 software. The results of the tests carried out show that the accepted hypothesis is that the variables that have an influence on behavioral intentions are effort expectations, facilitating conditions, hedonic motivation, and price values. The other hypothesis that is accepted is the variables that influence use behavior, namely habits and behavioral intentions. There are hypotheses that are rejected, namely performance expectancy on behavioral intention, social influence on behavioral intention, facilitating conditions on use behavior and habit on behavioral intention.
Keywords: Financial Technology; QRIS; UTAUT 2; Behavior Intention; Use Behavior; PL
Perancangan Artwork Board Game Journey of Bengok Sebagai Media Promosi Bengok Craft Menggunakan Flat Design
Inovasi media promosi sangat diperlukan untuk menunjang perkembangan usaha dari Bengok Craft yang ingin mengenalkan proses bisnisnya kepada calon konsumen, salah satunya melalui media board game. Agar calon konsumen mendapatkan gambaran serta lebih mudah dalam menangkap informasi yang disajikan, maka diperlukan tampilan visual yang menarik dan dapat menunjang dalam pengenalan proses bisnis Bengok Craft, dikarenakan Bengok Craft tidak hanya menjual produk saja, tetapi juga menjual nilai serta cerita dari produk yang dibuat, karena hal tersebut dapat membantu dalam pengenalan brand Bengok Craft secara mendalam serta membangun konsumen yang loyal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method dengan strategi linear. Artwork yang ditampilkan dapat membantu target audience dalam mengenali identitas visual dari Bengok Craft serta mendapatkan gambaran dari proses bisnis yang dilakukan Bengok Craft
Perancangan Visual Identity Pada Butik E Collection Balikpapan Sebagai Media Informasi: Visual Identity Design at E Collection Boutique
E Collection Boutique is one of the fashion brands in the city of Balikpapan. E Collection is a boutique business that has been running for more than 7 years in the fashion industry. A brand that has been around since 2015 in the E Walk mall, Balikpapan city. The E Collection boutique does not have a visual identity because the logo used is inconsistent. Therefore, it is necessary to design a visual identity for the E Collection Balikpapan boutique so that it can be well received by the public and gives a professional impression, in accordance with the image that the boutique wants to display, namely elegant and graceful. This design uses the Alina Wheeler method with five stages of conducting research, clarifying strategy, design identity, creating touchpoints, managing assets. Data collection techniques were carried out using a qualitative descriptive design method, namely searching and collecting data through reference sources in 4 ways, namely: In-depth Interviews, Indirect Observations, Questionnaires, Libraries. In this design using data analysis with the S.W.O.T method. This design produces the Boutique E Collection Logo and its application to related media such as taglines, super graphics and its application to other media. Keywords: Visual Identity, Boutique, Balikpapan
Buku Cerita Bergambar Tentang Cerita Perjuangan Tokoh Ken Umang Sebagai Media Informasi: Buku Cerita Bergambar Tentang Cerita Perjuangan Tokoh Ken Umang Sebagai Media Informasi
Indonesia has cultural and historical diversity, one of which is from the Singasari Kingdom. Historical stories about the Singasari Kingdom until now are quite well known, namely about Ken Arok and Ken Dedes, only those who are better known in the historical stories of the Singasari Kingdom are these two figures, even though there are also other characters, one of which is Ken Umang, Ken Umang is a the second wife of Ken Arok, but this character is still not widely recognized by the public due to limited sources of this character. The solution offered in this research is a picture story book as a medium of information for Ken Umang's character. Where a picture story book is a book that displays a story supported by an image, so that readers can better appreciate the story presented.The results of testing with the questionnaire method in this study, showed that of 30 respondents agreed with the making of the Picture Story Book media which was able to introduce Ken Umang's character through the media.Indonesia memiliki keberagaman budaya dan sejarah, salah satunya adalah dari Kerajaan Singasari. Cerita sejarah tentang Kerajaan Singasari hingga saat ini sudah cukup terkenal yaitu tentang Ken Arok dan Ken Dedes, hanya saja yang lebih dikenal dalam cerita sejarah Kerajaan Singasari adalah kedua tokoh tersebut, padahal terdapat juga tokoh-tokoh lainnya salah satunya adalah Ken Umang, Ken Umang merupakan istri kedua dari Ken Arok, namun tokoh ini masih belum banyak dikenali oleh masyarakat karena keterbatasan sumber dari tokoh tersebut. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah Buku Cerita bergambar sebagai media informasi untuk tokoh Ken Umang. Dimana buku cerita bergambar adalah sebuah buku yang menampilkan sebuah cerita dengan didukung oleh sebuah gambar, sehingga pembaca dapat lebih menghayati cerita yang disajikan. Hasil pengujian dengan metode kuesioner dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa dari 30 responden setuju dengan pembuatan media Buku Cerita Bergambar yang dimana mampu memperkenalkan tentang tokoh Ken Umang melalui media tersebut
Sistem Pelacakan Administrasi Desa Ardimulyo Berbasis Bot Api Telegram
Sistem pelacakan administrasi desa Ardimulyo berbasis bot api telegram merupakan sebuah sistem yang digunakan sebagai sumber informasi desa. Sistem ini menangani kendala terkait pengajuan dan pelacakan surat secara manual yang mengakibatkan masyarakat harus datang beberapa kali ke kantor desa. Dengan menggunakan sistem ini, desa dapat memberikan pelayanan yang bagi masyarakat ardimulyo secara efektif. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini waterfall. Visualisasi sistem digambarkan menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dengan tiga pihak terkait yaitu admin desa, masyarakat dan pegawai. Hasil pengujian penelitian ini menggunakan blackbox testing dimana dari 5 fungsionalitas yang diuji yaitu login, pelacakan surat, notifikasi, update status proses dan surat keluar menghasilkan hasil sesuai yang diinginkan. sired resultsThe Ardimulyo village administration tracking system based on the fire telegram bot is a system that is used as a source of village information. This system handles obstacles related to submitting and tracking letters manually which results in people having to come to the village office several times. By using this system, the village can provide services to the Ardimulyo community effectively. The method used in developing this system is waterfall. System visualization is described using DFD (Data Flow Diagram) with three related parties, namely the village admin, community and employees. The test results of this study used blackbox testing where of the 5 functionalities tested namely login, mail tracking, notifications, process status updates and outgoing mail produced the desired results
Synesthesia dan Pengalaman Seni Fotografi
Photography is one branch of a large grouping in the arts, apart from design and painting. As a field of art, photography certainly has its own aesthetic concept, even the aesthetic concept is closely related to "feeling", an abstract concept regarding the process of absorbing something in human beings that cannot even be fully described. Understanding the concept of aesthetics is a dialectical process related to other issues such as philosophy, social, politics, culture, and economics so that the values of goodness and truth often appear in a variety of aesthetic discussions. The development of an approach to the concept of the creation process that involves the audience and seeks to provide various stimuli for the five senses requires the ability to process other senses, namely connecting the five senses. The concept related to this is known as synaesthesia (synesthesia), a concept where the five senses work together at the same time when responding to a stimulus so that it will cause a sensation that exceeds the expression of one of the five senses. Understanding aesthetics with these various approaches is an active appreciation process that aims to uncover new discourse possibilities in the development of photography.Fotografi menjadi salah satu cabang dari pengelompokan besar di bidang seni,selain desain dan lukis. Sebagai salah satu bidang seni, fotografi tentunya memiliki konsep estetika tersendiri, bahkan konsep estetikanya sangat berkaitan dengan “rasa”, sebuah konsep abstrak mengenai proses peresapan sesuatu dalam diri manusia yang bahkan tidak dapat sepenuhnya dideskripsikan. Pemahaman konsep estetika merupakan proses dialektis berkaitan dengan persoalan lain seperti filsafat, sosial, politik, budaya, dan ekonomi sehingga nilai-nilai kebaikan dan kebenaran sering muncul dalam ragam diskusi estetika. Perkembangan pendekatan konsep proses penciptaan yang melibatkan penonton dan berupaya menyajikan berbagai rangsangan bagi pancaindera menuntut kemampuan dalam olah rasa lainnya, yaitu mengoneksikan pancaindera. Konsep yang berkaitan dengan hal tersebut dikenal dengan istilah synaesthesia (sinestesia), sebuah konsep di mana pancaindera bekerja bersama sekaligus saat merespons sebuah rangsangan sehingga akan menimbulkan sensasi yang melebihi ungkapan satu pancaindera saja. Pemahaman estetika dengan berbagai pendekatan tersebut merupakan proses apresiasi aktif yang bertujuan untuk mengungkap kemungkinan-kemungkinan pewacanaan baru dalam perkembangan fotografi
Perancangan Arsitektur Enterprise Sebagai Peningkatan Proses Pencatatan Sipil Menggunakan TOGAF 9.2
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan umum diketahui sebagai e-Government sedang gencar dilaksanakan guna mendukung percepatan teknologi digital pada pemerintahan daerah. Pengembangan SPBE bertujuan guna merancang jaringan informasi terhadap layanan publik, salah satunya adalah peningkatan pelayanan administrasi pencatatan sipil untuk mewujudkan misi ketiga Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan meningkatkan indeks nilai SPBE. Salah satu penyelenggaraan SPBE merujuk dari Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024 adalah SPBE Nasional yang tersusun oleh domain arsitektur keamanan SPBE, domain arsitektur data serta informasi, domain arsitektur layanan SPBE, domain arsitektur infrastruktur SPBE, domain arsitektur aplikasi SPBE, serta domain arsitektur proses bisnis. Perancangan SPBE ini dilakukan dengan menerapkan framework TOGAF ADM 9.2 yang tersusun atas 7 (tujuh) fase untuk menghasilkan blueprint Enterprise Architecture. Output yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu Blueprint Enterprise Architecture yang bisa diaplikasikan sebagai pedoman atau rencana strategis dalam pengembangan enterprise architecture.e-Government is being actively implemented to support the acceleration of digital technology in local governments. The purpose of developing e-Government is to establish an information network for public services, one of which is the improvement of civil registration administrative services to fulfill the third mission of the Central Lombok District Government and enhance the e-Government index value. One of the implementations of e-Government, based on Presidential Regulation No. 18 of 2020 concerning the National Medium-Term Development Plan for 2020-2024, is the National e-Government. The National e-Government has an Architecture Domain consisting of the business process architecture domain, e-Government security architecture domain, e-Government application architecture domain, e-Government infrastructure architecture domain, e-Government service architecture domain, also data and information architecture domain. The e-Government design carried out using the seven phases in TOGAF ADM 9.2 framework in order to produce an Enterprise Architecture blueprint. The output from this research is the Blueprint Enterprise Architecture that can be utilized as a guideline or strategic plan for enterprise architecture development
Klasterisasi Tingkat Penjualan pada Startup Panak.id dengan Algoritma K-Means
Sales data processing is one way for companies to support future decision making. One way to process sales data is to cluster with data mining techniques that are present as a company solution to be able to process sales data that is owned by carrying out processes that generate new knowledge. Knowledge obtained from owned data is commonly referred to as Knowledge Discovery in Database (KDD) which consists of steps such as; data selection, data cleaning, pattern search (data mining), and interpretation. In this study, the author will discuss data mining techniques and applications using the K-Means algorithm which is applied in the Python programming language. The research was conducted at the startup company Panak.id by accessing data on sales of processed livestock products for the period July 2021 – July 2022. The results showed that the level of product sales was dominated by products that were in the less-selling category. This shows that of the many types of products offered by Panak.id, there are still many products that are of little interest to the public. From this knowledge, the company can make decisions related to sales strategies and innovations in products that are not in demand with the hope of further increasing sales. In addition, the company can also use this knowledge as a prediction in terms of stock control so that products that are not selling well can be monitored more closely to avoid stock buildup in warehouses.Pengolahan data penjualan merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam menunjang pengambilan keputusan ke depannya. Salah satu cara mengolah data penjualan yaitu melakukan klasterisasi dengan teknik data mining yang hadir sebagai solusi perusahan untuk bisa mengolah data penjualan yang dimiliki dengan melakukan proses yang menghasilkan pengetahuan baru. Pengetahuan yang didapatkan dari data-data yang dimiliki biasa disebut sebagai Knowledge Discovery in Database (KDD) yang terdiri dari langkah-langkah seperti; pemilihan data, pembersihan data, pencarian pola (data mining), dan interpretasi. Pada penelitian ini, penulis akan membahas teknik dan aplikasi data mining menggunakan algoritma K-Means yang diaplikasikasikan dengan bahasa pemrograman Python. Penelitian dilakukan di perusahaan startup Panak.id dengan mengakses data penjualan produk olahan ternak pada periode Juli 2021 – Juli 2022. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penjualan produk didominasi oleh produk-produk yang masuk ke dalam kategori kurang laris. Hal ini menunjukkan bahwa dari banyaknya jenis produk yang ditawarkan oleh Panak.id, masih banyak produk yang kurang diminati oleh masyarakat. Dari pengetahuan tersebut, pihak perusahaan dapat mengambil keputusan terkait strategi penjualan maupun inovasi pada produk-produk yang kurang laris dengan harapan dapat lebih meningkatkan penjualan. Selain itu, pihak perusahaan juga dapat menjadikan pengetahuan ini sebagai prediksi dalam hal pengontrolan stok agar produk-produk yang kurang laku dapat lebih terawasi produksinya untuk menghindari penumpukan stok di gudang
Etalase Online Pedagang Produk UMKM dan Fashion Di Wilayah Kota Malang dalam Penerapan UMKM Berbasis Teknologi Menggunakan Information Retrieval
Aktifitas belanja online yang dilakukan oleh pembeli senantiasa memiliki berbagai respon, misalnya saja pembeli berharap ketika berbelanja bisa mendapatkan diskon, lalu mendapatkan juga gratis ongkos kirim dan berharap sesuai terhadap barang yang datang dengan pesanan yang dilakukan. Kebiasan pembeli juga biasanya senantiasa membanding-bandingkan produk yang dicari dan dicari mana yang dianggap sesuai (baik harga ataupun ongkos kirimnya). Hal ini mengakibatkan waktu yang dibutuhkan oleh pembeli pada saat membandingkan produk yang diinginkannya dari satu situs jual beli online kesitus jual beli online lainnya mungkin cukup memakan waktu, oleh karena itu dibutuhkan sebuah program yang dapat memberikan informasi mengenai perbandingan data produk dari beberapa situs jual beli online sekaligus, apalagi ketika mencari produk yang terdekat (diwilayah kota Malang) yang memiliki produk yang sama seperti yang dijual diwilayah lain dan ongkos kirimnya lebih murah. Maka akan jauh lebih membantu dalam menyediakan informasi pelapak asli malang yang memasarkan produk-produknya dalam media online. Pada penelitian yang dilakukan, dirancang sebuah aplikasi yang dapat menyatukan banyak pelapak-pelapak kota Malang yang terdapat di Marketplace, sehingga warga kota Malang ketika akan berbelanja pakaian ataupun produk umkm akan tahu dan lebih mudah dalam mencari informasi pelapak fashion di wilayah kota Malang. Aplikasi Etalase ini juga dilakukan pengujian recall dan precission untuk tingkat keberhasilan mendapatkan nilai perolehan rata-rata (recall) sebesar 89% dan rata-rata tingkat ketepatan (precision) yang dihasilkan sebesar 90%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa implementasi aplikasi dan metode yang digunakan cukup baik dalam menampilkan dan kesesuaian pencarian, baik berdasarkan kata, atau kategori