Jurnal Kesehatan Mercusuar
Not a member yet
162 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
Abstract: Breast milk is the best food for babies, especially in the first month of life. Breast milk contains all nutrients to build and provide the energy needed by the baby. The low rate of breastfeeding is a threat to child development. Several factors related to the success of exclusive breastfeeding are the level of knowledge of the mother and husband\u27s support. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of mothers and husband\u27s support towards the success of exclusive breastfeeding in Lubuk Kilangan Puskesmas in 2017. This study was analytical with a cross sectional design. The population in this study amounted to 153 respondents. A sample of 31 respondents obtained by simple ramdom sampling. Data were analyzed bivariate. The statistical test results obtained p-value = 0,000. It can be concluded that there is a relationship between the knowledge of mothers about exclusive breastfeeding and husband\u27s support for the success of exclusive breastfeeding.Abstrak: Air Susu Ibu merupakan makanan yang terbaik bagi bayi, terutama pada bulan bulan pertama hidupnya. ASI mengandung semua zat gizi untuk membangun dan menyediakan energi yang diperlukan oleh bayi. Rendahnya pemberian ASI merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak. Beberapa faktor yang berhubungan dengan keberhasilan ASI Eksklusif yaitu tingkat pengetahuan ibu dan dukungan suami. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Lubuk Kilangan tahun 2017. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 153 responden. Sampel sebanyak 31 responden yang diperoleh secara simple ramdom sampling. Data dianalisa secara bivaria. Hasil uji statistic didapatkan p-value = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tetang ASI eksklusif dan juga dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif
HUBUNGAN STATUS KONSEP DIRI DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN
ABSTRAK
Lanjut usia merupakan hal yang harus diterima sebagai suatu kenyataan dan fenomena biologis. Didunia, lansia bertambah dengan cepat dengan persentase 9,77% dari total penduduk di tahun 2010. Di Indonesia jumlah populasi lansia pada tahun 2010 mencapai 18,04 juta jiwa atau 9,6%. Di Sumatera Barat pada tahun 2012 jumlah lansia sebanyak 7,5% dan terus meningkat tiap tahun. Ada beberapa masalah yang terjadi pada lansia salah satunya adalah depresi. WHO menyebutkan bahwa masalah kesehatan mental merupakan penyebab utama dari fenomena bunuh diri didunia. Didapatkan lebih dari 90% kasus bunuh diri terkait dengan depresi yang dilakukan oleh lansia.
Jenis penelitian yang digunakan survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini lansia yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin 110 orang. Jumlah sampel 52 orang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan pengisian kuesioner, kemudian data di anlisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara konsep diri dengan kejadian depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin (p value=0,008).
Saran dari hasil penelitian ini diharapkan agar pegawai Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin dapat memberikan penyuluhan tentang bagaimana cara mencegah depresi pada lansi
TYPICAL BEHAVIOUR OF JUVENILE DELINQUENCY IN SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT
This study aims to see how the typical behavior of juvenile delinquency is carried out by high school students. This research uses a qualitative approach. Taking participants in this study using purposive sampling techniques with the characteristics of participants is a teenage student in high school who lived separately from his parents since the beginning of high school with a research location in one private school. Researchers also use key person techniques, where researchers get complaints from several teachers from the school. The number of clients in this study was 1 person. Data collection techniques with semi-structured interviews, semi-participant observation and data analysis were performed using thematic analysis. This study revealed the typical symptoms/ behavior of juvenile delinquency displayed by the client. The negative behavior of these participants raises problems in the field of education and relationships with family and social environment
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BAYI USIA 7-12 BULAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KELURAHAN AIA PACAH KOTA PADANG TAHUN 2018
Mother\u27s milk (ASI) plays an important role to maintain the health and survival of babies. The low level of exclusive breastfeeding based on the Ministry of National program is 40% and 30% due to the factors of maternal age, employment, education, and husband\u27s support. Based on data from the Padang City Health Office the working area of ??the Air Dingin health center is the lowest percentage (33.85%). The purpose of this study was to determine the characteristics and level of knowledge of mothers who have babies aged 7-12 months about exclusive breastfeeding in the working area of ??cold water puskesmas in Aia Pacah village, Padang city in 2018.This type of research is descriptive. This research was conducted in August 2018 in Aia Pacah Village, Padang City. The study population was all mothers who had babies aged 7-12 months in the Aia Pacah village, Padang. The sample in this study was 68 people with total sampling technique. Using primary data. Data collection was carried out by filling out questionnaires and filling out informed consent. Data processing techniques for editing, coding, entry and cleaning. Data analysis is carried out univariately.
The results showed that of the 68 respondents who had ASI production age were not at risk as many as 52 people (76.4%), respondents who had ASI production age were at risk as many as 16 people (23.5%) giving exclusive breastfeeding, respondents who had as much higher education 45 people (66.1%), respondents who have a low education level of 23 people (33.8%), respondents who work as many as 22 people (32.2%), respondents who do not work as many as 46 people (67.6% ), respondents with high knowledge were 32 people (47.0%) and respondents with low knowledge as many as 36 people (52.9%).From the data above, it can be concluded that most mothers have breast milk production age not at risk in exclusive breastfeeding. More than half of mothers who have babies aged 7-12 months do not work. More than half of mothers who have higher education in exclusive breastfeeding. More than half of mothers who have a low level of knowledge in exclusive breastfeeding
STUDI EKSPLORATIF TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI RUANGAN RAWAT GABUNG RSUP DR. M.DJAMIL PADANG TAHUN 2018
Abstract
In the last 2 (two) decades, coverage of deliveries in health facilities has increased; however, the decline in maternal and newborn mortality was remain slow. With the increase in the number of deliveries in health facilities, the attention of health workers is turning to the quality of services, because poor service quality contributes to maternal and infant morbidity and mortality (World Health Organization (WHO), 2016). Service quality has a very strong significant relationship with patient satisfaction. (Juliana, 2017). The aim of the study was to explore the level of patient satisfaction in the maternity room of Dr. M. Djamil Padang in 2018. The scope of the research was the process indicators. The research design was a cross-sectional study with qualitative methods. The informants were 71 people. The sampling technique is convenient sampling. Data collection was conducted from February 1 to March 31, 2018 with in-depth interview techniques. Data collection is assisted by 2 (two) interviewers. Each interview takes ± 12 minutes and was recorded using a mobile phone. Interviews were conducted in Indonesian. Data analysis with NVIVO QSR 10 application. The results showed that almost 30% of informants were between 31-35 years old, more than half (50.75%) of informants with secondary education, a small proportion of informants (16.42%) were working mothers, and more than 80% of informants were treated for more than 5 days. In the analysis of the level of patient satisfaction with the service obtained more than half (71.64%) informants expressed satisfaction with the services of health workers in the room. Nearly 16% of informants stated that they were not satisfied with the services received in the room. Suggestions for improvement focus on the attitude of officers when providing services, comfort during care, providing care information, and responding to the patient\u27s complaints. There is a need for follow-up from the hospital regarding suggestions for these improvements to enhance the quality of services in the room.
Keywords : patient satisfaction, maternity room, healthcare servicesAbstrak
Dalam 2 (dua) dekade terakhir, cakupan persalinan di fasilitas kesehatan meningkat; meskipun demikian, penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir masih lambat. Dengan peningkatan angka persalinan di fasilitas kesehatan, perhatian tenaga kesehatan kini beralih pada kualitas pelayanan, sebab kualitas pelayanan yang buruk berkontribusi pada angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi.(World Health Organization (WHO), 2016). Kualitas pelayanan memiliki hubungan signifikan yang sangat kuat dengan kepuasan pasien. (Juliana, 2017). Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi tingkat kepuasan pasien di ruangan rawat gabung RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2018. Ruang lingkup penelitian adalah pada indikator proses. Desain penelitian adalah studi potong lintang dengan metode kualitatif. Informan berjumlah 71 orang. Teknik pengambilan sampel adalah convenient sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 Februari hingga 31 Maret 2018 dengan teknik in-depth interview. Pengumpulan data dibantu oleh 2 (dua) orang pewawancara. Setiap wawancara membutuhkan waktu ± 12 menit dan direkam menggunakan telepon genggam. Wawancara dilakukan dalam bahasa Indonesia. Analisis data dengan aplikasi NVIVO QSR 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir 30% informan berumur antara 31 – 35 tahun, lebih dari separuh (50.75%) informan dengan tingkat pendidikan menengah, sebagian kecil informan (16.42%) adalah ibu bekerja, dan lebih dari 80% informan dirawat lebih dari 5 hari. Pada analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan didapatkan lebih dari separuh (71.64%) informan menyatakan puas terhadap pelayanan tenaga kesehatan di ruangan. Hampir 16% informan menyatakan tidak puas dengan pelayanan yang diterima di ruangan. Saran perbaikan berfokus pada sikap petugas saat memberikan pelayanan, kenyamanan selama dirawat, pemberian informasi perawatan, dan respon petugas terhadap keluhan pasien. Perlu adanya tindak lanjut dari pihak rumah sakit tentang saran perbaikan tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan di ruangan.
Kata kunci : kepuasan pasien, ruangan rawat gabung, pelayanan R
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 6-12 BULAN TENTANG MP-ASI DI KELURAHAN KURAO PAGANG
Makanan pendamping ASI adalah makanan yang diberikan kepada bayi atau anak disamping ASI untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Berdasarkan data dan Riset Kesehatan dasar, bayi yang mendapatkanASI eksklusif berjumlah 30,2% sedangkan bayi yang telah diberikan MP-ASI adalah 69,8% dari total bayi di Indonesia, sementara target yang ditetapkan oleh Indonesia angka ketercapaiannya ASI eklusif adalah 85%. Tujuan penelitian adalah untuk melihat tingkatpengetahuan ibu bayi umur 6-12 bulan tentang MP-ASI di Puskesmas Nanggalo Padang Tahun 2018. Penelitian ini adalah deskriptif di Wilayah kerja Puskesmas Nanggalopadang pada tanggal 20-23Agustus 2018. Populasi Seluruh Ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di RW 07 dan 08 Kelurahan Kurao Pagang Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang tahun 2018, dalam penelitian ini populasi penelitian sebanyak 41 orang bayi.Sampel 41 orang dengan teknik pengambilan sampeltotal sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan langkah data editing, coding, entry, tabulating, dan cleaning.Data secara analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 41 orang responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 21 orang (51,3%) sebanyak 6 orang (14,6%) memiliki pengetahuan baik dan sebanyak 14 orang (34,1%) memiliki pengetahuan kurang tentang MP-ASI pada ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Dari data diatas disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang MP-ASI. Di sarankan kepada ibu bayi harus memberikan ASI eklusif sampai umur 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bay
PENGARUH METODE PEER EDUCATION TERHADAP INTRADIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISIS
Masalah umum pada pasien gagal ginjal tahap akhir yang menjalani terapi hemodialisis adalah ketidakpatuhan dalam pembatasan cairan. Intradialytic weight gain (IDWG) merupakan indikator kepatuhan dalam pembatasan cairan. Salah satu cara untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam pembatasan cairan adalah dengan metode peer education. Metode peer education merupakan metode edukasi dengan melibatkan pendidik sebaya sebagai pemberi edukasi pada kelompok pasien hemodialisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode peer education terhadap IDWG pada pasien hemodialisis. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan one group pretest and posttest design. Penelitian ini dilakukan di RST Dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Agustus 2018. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 10 orang pasien hemodialisis. Hasil analisis data menggunakan paired t test menunjukkan ada pengaruh metode peer education terhadap intradialytic weight gain (IDWG) pada pasien hemodialisis (p= 0,000). Diharapkan pada perawat di unit hemodialisis memberikan edukasi kepada pasien dengan melibatkan pendidik sebaya sebagai pemberi edukasi
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET DAN SLIDE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI MEASLES RUBELLA DI POSYANDU BAHARI IV DAN V LUBUK BUAYA KOTA PADANG TAHUN 2019
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektifitas promosi kesehatan dengan media leaflet dan slide terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang Imunisasi Measles Rubella. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara manual dengan editing, coding, entry, tabulating dan cleaning serta dianalisis secara univariat untuk melihat rerata dan standar deviasi skor pengetahuan dan sikap dan analisis bivariat dengan uji T Independent. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rerata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan dengan media leaflet sebesar 11,62 dan 13,44 sedangkan dengan slide 12,75 dan 17,56. Rerata sikap sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan dengan media leaflet sebesar 65,12 dan 73,19 sedangkan dengan media slide 65,44 dan 77,88. Kesimpulan penelitian ada perbedaan efektivitas promosi kesehatan dengan media leaflet dan slide terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang Imunisasi Measles Rubella (p<0,05). Media slide lebih efektif dari pada media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang Imunisasi Measles Rubella
SUBMISSION TITLE: EFFECTS OF USE OF ELECTRONIC MEDIA ON EARLY CHILDHOOD LANGUAGE DEVELOPMENT
This research is motivated by problems that researchers found in a PAUD. The problem at the school was the discovery of children who were addicted to cellphones so that the language skills became late. The purpose of this study is to prove whether electronic media influences children\u27s language development. This research is a descriptive study that uses a qualitative approach. The subjects of this study were two children who were equally addicted to their cellphones. The study was conducted in several stages. The first stage is distributing questionnaires to all parents of children in the school. Furthermore, the data from the questionnaire was processed, after being processed it was obtained research subjects. Then the subject is observed and after that an interview is given to parents. From the results of interviews and observations that have been done, it is found that electronic media influences early language development in children
GAMBARAN FAKTOR RESIKO IBU DENGAN TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD RASIDIN PADANG TAHUN 2017
Tahun 2012 angka kematian neonatus di Indonesia yaitu 35 per 1.000 kelahiran, dari angka tersebut 35,9 % disebabkan oleh gangguan pernapasan/asfiksia. Faktor resiko dari ibu seperti usia, paritas, riwayat perdarahan di trimester III dan hipertensi dapat menyebabkan asfiksia pada bayi. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan faktor resiko individual ibu terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Rasidin Padang Tahun 2017. Jenis penelitian descriptif. Dilakukan di RSUD Rasidin Padang pada Tanggal 11 Juli 2018, dengan populasi seluruh ibu yang melahirkan dengan bayi asfiksia di RSUD Rasidin, dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan menggunakan kriteria inklusi, dengan jenis pengambilan data yaitu data sekunder, teknik pengolahan data editing, coding, entry data,tabulating, cleaning serta analisa data menggunakan analisa univariat. Dari hasil penelitian ibu yang melahirkan dengan bayi asfiksia didapatkan 22 orang ibu (66,67%) memiliki usia < 20 tahun atau > 35 tahun, sebanyak 19 orang ibu (57,57%) yang melahirkan anak pertama atau anak ke >3, sebanyak 4 orang ibu (12,12%) memiliki riwayat perdarahan timester III, sebanyak orang ibu(9,10%) memiliki riwayat hipertensi. Sebagian besar ibu yang yang melahirkan bayi dengan asfiksia memiliki usia < 20 tahun atau > 35 tahun. Sebagian Ibu yang melahirkan bayi dengan asfiksia merupakan anak pertama atau anak ke >3. Sebagian kecil ibu yang melahirkan dengan bayi asfiksia memiliki riwayat perdarahan timester III. Sebagian kecil ibu yang melahirkan dengan bayi asfiksia memiliki riwayat hipertensi. Diharapkan agar meningkatkan pelayanan yang lebih efektif dalam medeteksi persalinan dengan resiko sehinga keadaan ibu dan bayi dapat tertangani secara optimal.
Kata Kunci : Asfiksia Neonatorum, Usia, Paritas, Perdarahan Trimester III, Hipertensi
ABSTRAK
In 2012 the neonatal mortality rate in Indonesia was 35 per 1,000 births, of which 35.9% were caused by respiratory / asphyxia disorders. Maternal risk factors such as age, parity, history of bleeding in the third trimester and hypertension can cause asphyxia in infants. The aim of the study was to describe the individual maternal risk factors for the incidence of neonatal asphyxia in Rasidin Padang Hospital in 2017. Descriptive research type. It was conducted at Rasidin Hospital in Padang 11 Juli 2018, with a population of all mothers giving birth to asphyxia babies in Rasidin Hospital, with a total sampling technique using inclusion criteria, with data collection types namely secondary data, editing data processing techniques, coding, data entry, tabulating, cleaning and data analysis using univariate analysis. From the results of the research, mothers who gave birth to asphyxial infants found 22 mothers (66.67%) had an age of <20 years or> 35 years, as many as 19 mothers (57.57%) who gave birth to their first child or> 3 children, as many as 4 mothers (12.12%) had a history of bleeding in the third trimester, as many as mothers (9.10%) had a history of hypertension. Most of the mothers who gave birth to asphyxial babies had <20 years or> 35 years. Some mothers who give birth to babies with asphyxia are the first child or> 3 children. A small percentage of mothers giving birth to asphyxial infants have a history of bleeding in the third trimester. A small percentage of mothers giving birth to asphyxial babies have a history of hypertension. It is expected to improve services that are more effective in detecting labor with risk so that the condition of the mother and baby can be handled optimally.
Keywords: Neonatal Asphyxia, Age, Parity, Third Trimester Bleeding, Hypertensio