Jurnal Kesehatan Mercusuar
Not a member yet
162 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT DEPRESI PASIEN PASCA STROKE
Stroke menyebabkan berbagai defisit neurologik, tanda dan gejala stroke berupa gangguan motorik, gangguan fungsi kognitif dan efek psikologis. Kondisi ini dapat mengakibatkan depresi pada pasien pasca stroke. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pasca stroke. Desain penelitian deskriptif analitik, pendekatan Cross Sectional, sampel 80 orang dengan total sampling. Hasil penelitian adalah gangguan motorik berat sebesar 93,8%, gangguan fungsi kognitif sebesar 31,2 %, dukungan keluarga yang suportif sebesar 95%, tingkat depresi berat sebesar 50%. Tidak ada hubungan yang bermakna antara umur, jenis kelamin, fungsi kognitif dan dukungan keluarga terhadap tingkat depresi pasca stroke. Namun secara rinci terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan, penyakit penyerta, lama menderita strok dan gangguan motorik dengan tingkat depresi pasca stroke. Saran untuk institusi pelayanan kesehatan untuk dapat memperhatikan faktor-faktor penyebab terjadinya depresi pasca stroke dalam melakukan pengakajian keperawatan khususnya pengkajian psikososial dalam keperawatan jiwa.
 
A PERAN TENAGA KESEHATAN DAN KUALITAS KUNJUNGAN NIFAS PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 2-12 BULAN
Salah satu penyebab AKI di Indonesia adalah perdarahan pada masa nifas. Sebagian besar kematian tersebut dapat dicegah dengan melakukan pelayanan nifas. Secara nasional, Profinsi Sumatera Barat memiliki cakupan kunjungan nifas yang tergolong rendah dengan peringkat ke-20 dan data DKK kota Padang menunjukkan bahwa Puskesmas Nanggalo termasuk dengan pelayanan kunjungan nifas terendah urutan 9 dari 22 Puskesmas di kota Padang. Faktor yang mempengaruhi kunjungan nifas berupa peran tenaga kesehatan dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran peran tenaga kesehatan dan kualitas kunjungan nifas pada ibu yang memiliki bayi usia 2-12 bulan. Jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan tanggal 07-11 Juni 2018 di Kelurahan Kurao Pagang kota Padang. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 2-12 bulan yang berjumlah 60 orang, namun yang memenuhi kriteria sampel penelitian sebanyak 36 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunjungi langsung responden kerumahnya, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan melihat jenis pelayanan yang diperoleh ibu saat kunjungan nifas dengan tenaga kesehatan berdasarkan yang tertera pada buku KIA. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebanyak 53 % responden mengatakan tenaga kesehatan tidak berperan dan semua (100%) responden mendapatkan kualitas kunjungan nifas yang tidak sesuai standar. Dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo kurang berperan dalam memberikan pelayanan pada kunjungan nifas dan kualitas kunjungan nifas belum sesuai dengan standar. Sebaiknya tenaga kesehatan dapat meningkatkan pelayanan dengan memberikan informasi, dukungan serta memfasilitasi ibu terkait kunjungan nifas serta memberikan pelayanan sesuai dengan standar.
Kata kunci : kualitas, kunjungan nifas, peran tenaga kesehatan.
 
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG
Di Amerika Serikat pada tahun 2010 jumlah kejadian hemodialisis sebanyak 651.000, sedangkan di Indonesia jumlah pasien yang aktif menjalani hemodialisis meningkat dari tahun ke tahun dimana dari tahun 2010 berjumlah 5.184 pasien menjadi 6.951 pasien pada tahun 2011.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel acidental sampling berjumlah 43 pasien. Data dikumpulkan melalui kuesioner kemudian diolah dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian lebih dari separoh (55,8%) PGK tidak patuh menjalani hemodialisa. Lebih dari separoh (53,5%) PGK memiliki pengetahuan rendah. Lebih dari separoh (58,1%) PGK sudah menjalani hemodialisa lebih dari satu tahun. Lebih dari separoh (53,5%) PGK memiliki dukungan keluarga kurang baik. Ada hubungan pengetahuan (p=0,004), lamanya sakit (p=0,027), dukungan keluarga (p=0,024) dengan kepatuhan pasien PGK (p=0,000).
In the united states in 2010 the number of incident hemodialysis as many as 651.000, while in indonesia number of patients undergo hemodialysis active increase from year to the year when from year 2010 is 5.184 the patient becomes 6.951 patients in 2011. The purpose of this research was to know factors relating to compline of chronic kidney disease patients who undergo hemodialysis in RSUP Dr. M. Djamil Padang. This research haves the character of analytic with research design of cross sectional. The sample techniques using acidental sampling many as 43 patients. Data is collected by using questionaire, then in processing in applies analysis univariat and bivariate with tes chi-squere. Result of research were (55,8%) chronic kidney disease patiens do’nt obey undergo Hemodialysis. Equal to (53,5%) chronic kidney disease patiens has level of low knowledge. Equal to (55,8%) chronic kidney disease patiens already undergoing hemodialysis more than one years. Equal to (53.5%) chronic kidney disease patiens has not good family support. There is the relation of knowledge (p = 0,004), duration disease (p = 0,027), family support (p = 0,024) with obedience undergo hemodialysis
 
EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN TATA TERTIB BERWUDHU BAGI ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL
Penelitian ini dilakukan pada seorang anak dengan hambatan intelektual yang ringan. Hasil pengamatan awal ditemui ada anak dalam melakukan wudhu belum sempurna, dan tidak berurutan. Maka dari itu peneliti ingin meningkatkan tata tertib berwudhu anak dengan hambatan intelektual sesuai tata tertib berwudhu melalui metode demonstrasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research dengan desain A – B. Ukuran target behaviornya dengan persentase. sedangkan data dianalisis menggunakan analisis visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Setelah data dianalisis, maka didapat persentase tata tertib berwudhu yang tertinggi pada kondisi baseline adalah 54,16 %. Sedangkan pada kondisi intervensi persentase tata tertib berwudhu yang didapat adalah 95,83 %, artinya bahwa kemampuan tata tertib berwudhu anak jauh lebih meningkat. Pada kondisi baseline tingkat level perubahan tata tertib berwudhu adalah 12,50 % (+) artinya menunjukkan ke arah positif bahwa persentase tata tertib berwudhu yang di dapat selama kondisi baseline sedikit naik namun persentasenya masih rendah. Sedangkan untuk intervensi tingkat level perubahannya adalah 29,83 % (+) artinya menunjukkan ke arah yang positif bahwa persentase tata tertib berwudhu yang didapat selama kondisi intervensi jauh meningkat dibandingkan dengan kondisi baseline. Sedangkan untuk persentase overlapenya didapat 0 %, artinya semakin kecil persentase overlape maka semakin baik pengaruh intervensi terhadap target behaviour. Dengan demikian hipotesis yang dikemukakan sebelumnya dapat diterima
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI BCG DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI BCG PADA BAYI USIA 0-2 BULAN DI PUSKESMAS PAUH PADANG
CORELATION OF MOTHER’S KNOWLEDGE AND ATTITUDE ABOUT BCG TO IMMUNIZATION IN PRIMARY HEALTH CARE OF PAUH PADANG
Farida Ariyani*
Prodi D III Kebidanan STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang
Email: [email protected]/081374144408
ABSTRAK
Introduction : Tuberculosis is a contagious disease that attacks the body organs especially the lungs. This disease is caused by Mycobacterium tuberculosis. The disease can be prevented by giving BCG immunization. Achievement of BCG immunization in Puskesmas Pauh in 2015 amounted to 91.8%. This figure is still below the target of achieving imunsasi BCG city of Padang namely 95%. The purpose of this study to determine the correlation between knowledge and attitudes of mothers about BCG immunization with BCG immunization in infants aged 0-2 months in Padang Pauh Health Center in 2016. Objective : The population of 1264 respondents. Sampling by accidental sampling with 93 respondents. Methode : The study was analytic with cross sectional design. The data collection is done in Puskesmas Padang Pauh, 2016. Data is collected directly by using a questionnaire. Processing of data starts from editing, coding, data entry, tabulating and dry. The data were analyzed by univariate and bivariate statistical test Chi-Square. Result : The results of the 93 respondents, 54 (58.1%) had a low level of knowledge, 34 people (36.6%) of them had given BCG immunization to the baby. And of the 39 (41.9%) who have a negative attitude 26 people (28%) did not immunize her baby. Bivariate analysis showed no association with the level of knowledge of immunization in infants aged 0-2 months and the relationship between mother attitude with BCG immunization in infants aged 0-2 months. Conclutionts : It can be concluded that the immunization tends to be given by mothers who have a positive attitude towards the BCG immunization, health workers are expected to be able to change the negative attitude into a positive attitude so that immunization of BCG can be accomplished with a maximum.
Key word : BCG immunization, Knowledge, attitudeHUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI BCG DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI BCG PADA BAYI
USIA 0-2 BULAN DI PUSKESMAS PAUH PADANG
Farida Ariyani*
Prodi D III Kebidanan STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang
Email: [email protected]/081374144408
ABSTRAK
Penyakit tuberkulosis adalah penyakit yang menular yang menyerang organ tubuh terutama paru-paru yang disebabkan oleh basil batang Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan imunisasi BCG. Pencapaian imunisasi BCG di wilayah Puskesmas Pauh tahun 2015 sebesar 91,8%. Angka tersebut masih dibawah target pencapaian imunsasi BCG kota Padang yakni 95%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang Imunisasi BCG dengan pemberian imunisasi BCG pada bayi usia 0-2 bulan di Puskesmas Pauh Padang tahun 2016. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan di Puskesmas Pauh Padang pada tahunl 2016. Populasi sebanyak 1264 orang responden. Pengambilan sampel secara accidental sampling dengan jumlah 93 orang responden. Data dikumpulkan langsung dengan menggunakan kuesioner. Penggolahan data dimulai dari editing, coding, entry data, tabulating dan cleaning. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian dari 93 responden, 54 orang (58,1%) memiliki tingkat pengetahuan rendah, 34 orang (36,6%) diantaranya sudah memberikan imunisasi BCG kepada bayinya. Dan dari 39 orang (41,9%) yang memiliki sikap negatif 26 orang (28%) tidak memberikan imunisasi kepada bayinya. Analisa bivariat menunjukkan tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan pemberian imunisasi pada bayi usia 0-2 bulan dan adanya hubungan antara sikap ibu dengan pemberian imunisasi BCG pada bayi usia 0-2 bulan. Dapat disimpulkan bahwa imunisasi cenderung diberikan oleh ibu yang memiliki sikap positif terhadap imunisasi BCG, untuk itu diharapkan tenaga kesehatan mampu merubah sikap negatif menjadi sikap positif agar pemberian imunisasi BCG dapat terlaksana dengan maksimal.
Kata Kunci : Imunisasi BCG, Pengetahuan, Sika
PENGARUH MENDENGARKAN AL-QUR’AN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DIWILAYAH PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2018
Hypertension occurs mostly in the elderly because of the increasing age of a person, the body will experience a decrease in both function and structure such as atherosclerosis, reduced elasticity, and a decrease in vascular smooth muscle relations that can reduce cardiac output and increase peripheral resistance resulting in hypertension. The purpose of this study was to determine the effect of Al-Qur\u27an listening therapy on changes in blood pressure in elderly who experience hypertension.This type of research is pre-experimental with the design of one group pretest-posttest design. Data collection was carried out on July 16 2018 - July 25 2018 in Andalas Community Health Center Padang. The number of samples was 11 people who were taken using purposive sampling technique. Data processing with Paired Sample T-test. The results showed that the mean value of systolic and diastole blood pressure before being given Al-Qur\u27an listening therapy was 159 mmHg and 90.09 mmHg and after giving Al-Qur\u27an listening therapy, the mean value of systolic and diastolic blood pressure was 149.27 mmHg and 81 mmHg. Paired sample T-test test showed that p value = 0.000 means that Al-Qur\u27an listening therapy affects changes in blood pressure in elderly who experience hypertension. Based on the results of the above studies, listening to the Qur\u27an influences blood pressure changes in elderly people who experience hypertension and is advised for health workers to inform the importance of listening to the Qur\u27an to control blood pressure values ??in the prevention of complications.
Keyword : Blood Pressure, Brisk walking exercise, HypertensionHipertensi banyak terjadi pada lansia karena semakin bertambahnya usia seseorang maka tubuhnya akan mengalami penurunan baik fungsi maupun strukturnya seperti ateroskleloris, berkurangnya elastisitas, dan penurunan relaksi otot polos pembuluh darah yang dapat menurunkan curah jantung dan meningkatkan tahanan perifer sehingga terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi mendengarkan Al-Qur’an terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Jenis penelitian ini bersifat pre-eksperiment dengan desain one group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2018 – 25 Juli 2018 di Wilayah Puskesmas Andalas Padang. Jumlah sampel sebanyak 11 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data dengan uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian didapatkan rerata nilai tekanan darah sistole dan diastole sebelum diberikan terapi mendengarkan Al-Qur’an adalah 159 mmHg dan 90.09 mmHg dan sesudah diberikan terapi mendengarkan Al-Qur’an didapatkan nilai rerata tekanan darah sistole dan diastole adalah 149.27 mmHg dan 81 mmHg. Uji paired sample T-test didapatkan hasil p value = 0.000 artinya bahwa terapi mendengarkan Al-Qur’an berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian tentang terapi mendengarkan Al-Qur’an berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi dan disarankan untuk tenaga kesehatan untuk menginformasikan bahwa pentingnya mendengarkan Al-Qur’an untuk mengontrol nilai tekanan darah dalam pencegahan terjadinya komplikasi.
Kata kunci : Tekanan darah, Brisk walking exercise, Hiperetens
DESCRIPTION OF THE EFFORTS OF PARENTS WITH DOWN SYNDROME CHILDREN ON DEVELOPMENT OF FIRST LANGUAGE ACQUISITION: -
Down\u27s syndrome is one type of child with special needs. The existence will affect the quality of family life by influencing what happens to them. This study aims to describe the efforts of parents on the development of the first language acquisition of children with Down syndrome. The method used in this study is a qualitative method using descriptive qualitative. Research data were collected through interviews and observations. The subject of this study supports two families who have Down syndrome children. Data processed by content analysis. From the results of the study showed that the requirements for the ability to obtain child assistance from the stimulus from the beginning that represents acceptance in children by the microsystem environment that is family
HUBUNGAN OBESITAS DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN INFERTILITAS PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KLINIK DR.HJ. PUTRI SRI LASMINI SpOG (K) PERIODE JANUARI-JULI TAHUN 2017
Data on the prevalence of infertility in Indonesia is 10-15% of the 40 million fertile couples who experience fertility problems. Factors affecting infertility are obesity, menstrual cycle disorders, stress, and diet. The purpose of the study was to determine the relationship between obesity and menstrual cycle with the incidence of infertility in the clinic dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) Period January-July 2017.
This type of research is analytical. The place of research was conducted at the clinic dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) on August 11, 2017. The population in the study were all PUSs diagnosed with infertility in the clinic dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) as many as 184 people. The study sample was 46% of EFA patients diagnosed with infertility. The type of data used is secondary data. Data is processed through editing, coding, entry, tabulating, and cleaning, by analyzing univariate and bivariate using the chy-square test.
The results obtained from 46 respondents who were diagnosed with infertility, 33 respondents (71.7%) recorded obesity, 35 respondents (76.1%) who recorded irregular menstrual cycles, 25 respondents (54.3%) who were diagnosed with primary infertility. There is a relationship between obesity (p. Value = 0.024), menstrual cycle (p. Value = 0.016) with the incidence of infertility.
The results of this study concluded that obesity and menstrual cycles have a relationship to the incidence of infertility. It is expected that for EFA to immediately check themselves if they have not received a child after 1 year of marriage.
Keywords: Infertility, Obesity, Menstrual CycleData prevalensi infertilitas di Indonesia adalah 10-15% dari 40 juta pasangan usia subur yang mengalami masalah kesuburan. Faktor yang mempengaruhi infertilitas yaitu obesitas, gangguan siklus menstruasi, strees, dan pola makan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan obesitas dan siklus menstruasi dengan kejadian infertilitas di klinik dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) Periode Januari-Juli Tahun 2017.
Jenis penelitian bersifat analitik. Tempat penelitian dilakukan di klinik dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) pada tanggal 11 Agustus 2017. Populasi pada penelitian yaitu seluruh PUS yang terdiagnosa infertilitas di klinik dr. Hj. Putri Sri Lasmini SpOG (K) sebanyak 184 orang. Sampel penelitian adalah sebagian PUS yang terdiagnosa infertilitas sebanyak 46 orang. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Data diolah melalui editing, codding, entry, tabulating, dan cleaning, dengan melakukan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chy-square.
Hasil penelitian didapatkan dari 46 orang responden yang terdiagnosa infertilitas, 33 orang responden (71.7%) yang tercatat obesitas, 35 orang responden (76.1%)yang tercatat siklus menstruasi yang tidak teratur, 25 orang responden (54.3%) yang terdiagnosa infertilitas primer. Ada hubungan yang antara obesitas (p.value=0.024), siklus menstruasi (p.value=0.016) dengan kejadian infertilitas.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa obesitas dan siklus menstruasi ada hubungan kejadian infertilitas. Diharapkan bagi PUS untuk segera memeriksakan diri jika belum mendapatkan keturunan setelah 1 tahun menikah
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PEMBERIAN TABLET FE PLUS JUS JAMBU BIJI MERAH DIBANDINGKAN DENGAN TABLET FE TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL ANEMIA
Anemia in pregnant women is very risky for the health of the mother and fetus. The incidence of anemia in pregnant women in Indonesia has increased from 2007 to 12.6% and to 37.1 in 2013. In West Sumatra Province, anemia in pregnant women was 43.1% in 2015. Anemia is usually characterized by a decrease in hemoglobin in mother\u27s blood. To increase hemoglobin levels, pharmacological and non-pharmacological drugs can be used. One non-pharmacological treatment used is the administration of fruit juices. The purpose of this study was to determine the effectiveness of administration of Fe Plus tablet of Red Guava Juice on the Hemoglobin Levels of Pregnant Women with Anemia. Quasi-experimental research design using the two group design approach which was carried out on July 2 - 10, 2018 in the Working Area of ??the Air Padang Children\u27s Health Center. The sample consisted of 10 intervention groups and 10 control groups with a purposive sampling technique. Data analysis was performed univariately and bivariately using dependent T-tests. The results showed that the intervention group that was given Fe tablets before plus red guava juice was an average Hb of 9.55. After being given Fe tablets plus red guava juice an average Hb of 11.17 (th1,286 <tt1,859). The mean Hb levels of pregnant women in the control group were given Fe tablets of 8.84. The average Hb levels after being given Fe tablets for 7 days 11.48. There was no difference in the effectiveness of Fe Plus Tablets of Red Guava Juice compared with Fe Tablets on Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Anemia. This study recommends that health workers be able to provide counseling about the benefits, risks, time consuming Fe tablets, side effects of Fe deficiency and ways to prevent iron deficiency.
Keywords: Fe tablet, Guava Juice and Anemia, pregnant wome
THE INFLUENCE OF PLAYING BALL TOWARD MOVEMENT ACTIVITY ABILITY TO HYPOACTIVE AUTISM CHILDREN
Hypoactive autism children were indicated by slow motoric activity so that it caused the children difficult to move. The children tended passive and they did not have any interest to do movement activity and preferred alone when they looked their friends playing. To help hypoactive autism children in enhancing movement activity ability it required a game which attracted the children’s interest to move i.e. through playing game.
The purpose of this research was to analyze movement activity ability before and after giving intervention using playing ball (passing and shooting), with time allocation 10 times meeting and 8 times intervention. This research used quantitative approach with the one group pretest posttest design. The subjects were 5 hypoactive autism children. For data analysis this research used statistic non parametric formula of sign test kind and the method of data collection applied observation and test.
From the research result which was then analyzed by using sign test formula, it was obtained that the value of Z counting 1,78 while the value of Z table with critic value 5% one side test was obtained 1,64 so that Z counting 1,78 was greater than Z table1,64 it meant that null hypothesis (Ho) was refused and work hypothesis (Ha) was accepted. In this way it could be concluded that playing ball influenced toward movement activity ability of hypoactive autism childre