Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah dalam Memilih Jasa Perbankan BUMN Konvensional dan Perbankan Bumn Syariah, Studi Kasus: di Kota Makassar

    Full text link
    Penelitian ini berangkat dari meningkatnya persaingan antara perbankan konvensional dan perbankan syariah dalam menarik minat nasabah di Kota Makassar, khususnya karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai perbankan konvensional dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei pada 60 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Independent Samples T-Test, One Way ANOVA, serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif signifikan pada BSI, tetapi negatif signifikan pada BTN. Faktor lokasi tidak berpengaruh signifikan pada keduanya, mencerminkan meningkatnya peran layanan digital. Promosi berpengaruh negatif signifikan pada BSI dan tidak dominan pada BTN. Secara keseluruhan, kualitas layanan, lokasi, dan promosi berkontribusi 37,4% terhadap keputusan nasabah. Penelitian menyimpulkan bahwa BSI unggul dalam layanan, sementara BTN kuat pada produk perumahan, namun keduanya perlu memperkuat strategi promosi

    PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KETERAMPILAN PETANI MELALUI PENYULUHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS KOTORAN AYAM: STUDI PRE-TEST DAN POST-TEST IMPROVING FARMER’S KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND SKILLS THROUGH EXTENSION ON CHICKEN MANURE COMPOSTING: A PRE-TEST AND POST-TEST STUDY

    Full text link
    Limbah kotoran ayam memiliki potensi sebagai bahan baku pupuk organic, namun pemanfaatannya oleh petani masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam pembuatan pupuk kompos kotoran ayam. Penelitian ini menggunakan desain pra-ekperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sebanyak 12 petani mengikuti penyuluhan kemudiakan dilakukan pengisian pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada ketiga aspek setelah penyuluhan. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pengetahuan sebesar 48,81%, diikuti sikap sebesar 23,5%, dan keterampilan sebesar 4%. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 pada seluruh aspek, yang berarti penyuluhan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani. Penyuluhan berperan membangun motivasi petani untuk memanfaatkan limbah organik secara aman dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, disarankan agar program penyuluhan dilaksanakan secara berkelanjutan, disertai pendampingan praktik dan penyuluhan teknis lanjutan. Kata Kunci: penyuluhan, pupuk kompos, kotoran ayam, pengetahuan, sikap, keterampila

    PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BANGUNAN GEDUNG (SIMBG) DALAM PELAYANAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) KABUPATEN DELI SERDANG

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung dalam pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung di Kabupaten Deli Serdang. Sistem tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kemudahan akses layanan perizinan bangunan secara daring serta mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelayanan publik. Implementasi sistem masih menghadapi kendala terkait keterbatasan pemahaman masyarakat dan minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data berfokus pada tiga elemen keberhasilan implementasi program, yaitu dukungan, kapasitas, dan nilai publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pemerintah baru terealisasi pada tingkat regulasi nasional melalui peraturan pemerintah, sedangkan regulasi turunan di daerah belum tersedia sehingga koordinasi antarinstansi belum optimal. Kapasitas pelaksanaan masih terbatas pada aspek sarana, prasarana, sumber daya manusia, dan anggaran. Nilai publik belum sepenuhnya tercapai karena pelayanan tidak merata, sosialisasi belum menjangkau seluruh wilayah, dan fasilitas pendukung masih terbatas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung di Kabupaten Deli Serdang belum optimal sehingga diperlukan peningkatan fasilitas, penguatan sumber daya, serta sosialisasi yang lebih luas untuk mendukung keberhasilan sistem. Kata Kunci : E-Government, Layanan Publik, Perizinan Bangunan, Sistem Informasi. ABSTRACT This study evaluates the implementation of the Building Management Information System in the building permit approval service in Deli Serdang Regency. The system was designed to improve access to online licensing while fostering transparency, accountability, and efficiency in public services. Its implementation, however, still faces challenges, particularly limited public understanding and insufficient public outreach by local government. A descriptive qualitative approach was applied with data collected through interviews, observations, documentation, and literature review. Data analysis focused on three elements of implementation success: support, capacity, and public value. The findings reveal that government support is limited to national regulations, with no implementing regulations at the regional level, resulting in weak interagency coordination. Capacity remains constrained by inadequate facilities, infrastructure, human resources, and budget. Public value has yet to be fully achieved since services are uneven, outreach is limited, and support ing facilities are insufficient. The study concludes that the system’s implementation is not yet optimal, requiring enhanced institutional capacity, better facilities, and wider public outreach to ensure effective outcomes.Keywords : Building Permit, E-Government, Information System, Public Service

    TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN SUBANG

    Full text link
    Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang, serta menganalisis faktor pendukung, kendala, dan dampaknya terhadap kinerja organisasi dan kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pegawai Disdukcapil yang terlibat dalam layanan digital dan masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital di Disdukcapil Kabupaten Subang mencakup penerapan layanan daring melalui aplikasi dan website, pemanfaatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK Terpusat), serta penggunaan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pelayanan, mempercepat proses pengurusan dokumen, dan menurunkan antrean masyarakat. Transformasi digital juga membawa perubahan pada struktur organisasi, pola kerja, dan budaya aparatur, sehingga organisasi menjadi lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Faktor pendukung utama meliputi komitmen pimpinan, dukungan regulasi, serta partisipasi masyarakat. Kendala yang ditemui antara lain keterbatasan SDM yang menguasai teknologi, literasi digital masyarakat yang belum merata, serta kendala teknis infrastruktur jaringan. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga reformasi organisasi yang mengintegrasikan aspek teknis dan sosial dalam meningkatkan pelayanan publik. Temuan ini memperkuat teori organisasi modern dan teori sistem sosio-teknikal, yang menekankan pentingnya keselarasan antara manusia, struktur, dan teknologi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi digitalisasi pelayanan publik di tingkat kabupaten maupun daerah lainnya di Indonesia.Kata Kunci : Transformasi Digital, Pelayanan Administrasi Kependudukan, Disdukcapil, Organisasi Publik, Digital Governance

    WARUNG STABILITAS INFLASI (WANGSIT) SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI LOKAL MELALUI KOMUNITAS WANITA TANI (KWT) DI TASIKMALAYA

    Full text link
    Inflasi merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program Warung Stabilitas Inflasi (WANGSIT) terhadap pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program WANGSIT telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya. Program ini telah membantu meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi dampak inflasi terhadap masyarakat. Dengan demikian, program WANGSIT di Kota Tasikmalaya berhasil mengendalikan inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan lokal dengan memanfaatkan produk pertanian dari Komunitas Wanita Tani (KWT)

    SIKAP KONSUMEN TERHADAP KOPI READY-TO-DRINK (RTD) PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

    Full text link
    Minuman berbahan dasar kopi saat ini digemari berbagai kalangan, terutama Generasi Z. Kopi RTD menjadi solusi praktis bagi konsumen yang menginginkan kemudahan dalam menikmati kopi. Mengingat perbedaan preferensi tiap individu, pelaku usaha perlu memahami proses pengambilan keputusan dan sikap konsumen terhadap kopi RTD guna meningkatkan kepuasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik, perilaku konsumen, serta membandingkan atribut yang dipertimbangkan dan sikap konsumen terhadap atribut kopi RTD, meliputi rasa, aroma, varian rasa, harga, dan kemasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survei. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan multiatribut fishbein. Responden adalah mahasiswa Fakultas Pertanian yang pernah mengkonsumsi dan membeli kopi RTD. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas konsumen memperoleh informasi dari media sosial, mendapat dana dari orang tua, membeli produk di kedai coffee-to-go, metode pembayaran e-wallet, dan mengonsumsi kopi di rumah pada malam hari. Sikap konsumen lebih positif terhadap kopi RTD dari kedai coffee-to-go (58,04) dibandingkan kopi RTD kemasan ritel (49,7)

    PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU KEKERASAN SEKSUAL ANAK PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS WILAYAH HUKUM POLRESTA BARELANG

    Full text link
    Kekerasan seksual terhadap anak perempuan penyandang disabilitas merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang memerlukan perhatian serius, baik dari segi perlindungan hukum maupun penegakan hukum. Anak penyandang disabilitas sering kali menjadi kelompok rentan karena keterbatasan fisik maupun mental yang dimilikinya, sehingga mudah menjadi sasaran tindakan kekerasan seksual. Selain itu, hambatan sosial seperti stigma dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas semakin memperburuk kondisi mereka, terutama dalam upaya mencari keadilan. Di wilayah hukum Polresta Barelang, fenomena ini mencerminkan tantangan yang kompleks dalam sistem penegakan hukum, mulai dari minimnya personel kepolisian, kurangnya sarana dan prasarana, hingga rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak perempuan penyandang disabilitas di wilayah hukum Polresta Barelang, dengan mengacu pada kerangka hukum yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum sosiologis, yang tidak hanya berfokus pada peraturan perundang-undangan, tetapi juga mengeksplorasi penerapan hukum dalam praktik, termasuk bagaimana faktor-faktor sosial memengaruhi efektivitas perlindungan hukum bagi korban

    The Represenatation of Female Beauty Standard on The Movie "Tall Girl": A Critical Discourse Analysis

    Full text link
    Representing women's beauty standards in the media significantly shapes people's views on self-esteem. This research is essential to understand how the media reveals a narrow definition of beauty standards. This research analyses the representation of female beauty standard of a main female character on a movie using critical discourse analysis by Sara Mills’ theory. The movie “Tall Girl” served as the data source of this research. The data were analyzed with a qualitative approach through documentation, observation, and note taking and validated by expert judgment to determine the theory of feminism by revealing two research objectives: (1) how is the main female character views the beauty standards from the language used and (2) how is the main female character depicted from the language used in the movie. The findings and discussion of this research revealed that Jodi Kreyman, as the main character, transforms the position of an object of bullying to that of a subject who can accept her physical appearance. In addition, from the reader's position, the film allows the reader to empathize with Jodi's struggle and think more critically about the broader standards of female beauty. In conclusion, the movie challenges narrow beauty standards and demonstrates the importance of self-acceptance. Future research could analyze similar issues or the audience's perspectives on female beauty standards to create new insight

    An Analysis of Figurative Language in Sabrina Carpenter’s Song Album “Short N’ Sweet”

    Full text link
    The study is very important because when listening to songs, most people only focus on the music rather than the lyrics without knowing the meaning of the song. This study aims to find out the types of figurative language in “Short n Sweet” song album by Sabrina Carpenter and  how is the figurative language realized in the song album. This research used mix-method research namely quantitative and qualitative. This study used Perrine (1992) theory which classified figurative language into 12 types. However, this research only focuses into 6 types of figurative language with the research results of 97 data. There are Metaphor (16), Simile (14), Personification (9), Symbol (19), Hyperbole (23), and Irony (16). The realization is that there are six types of  figurative language, namely metaphors (comparing two different ideas, namely intelligence with sharpest tools and describing a partner with bee). Simile (make a direct comparison using the term "like"). Personification (inanimate objects namely fan and car are given human characteristics or talents). Symbol (use elements of numbers and drink brands with meanings that are different from their literal meanings). Hyperbole (use clearly exaggerated statements to emphasize certain feelings and situations). Irony (there is a mismatch between what is said or expected and the truth or deepest feelings behind the statement). This study is very important for english department and literature students, teacher, lecturer, and other researchers because it will teach them how to evaluate and analyze figurative language both in songs and in other media

    PENGARUH LATIHAN TAKTIK TERHADAP KEMAMPUAN AKURASI PASSING PADA CABANG OLAHRAGA FUTSAL

    Full text link
    Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan latihan taktik terhadap kemampuan akurasi passing peserta ekstrakurikuler futsal di Mts Purwadadi. Populasi yang digunakan adalah 35 siswa ekstrakurikuler futsal MTs Purwadadi. Dalam penelitian ini, 20 siswa diambil sampel menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Dalam penelitian ini, tes digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menggunakan modifikasi tes mengoperkan bola rendah dan uji-t untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal di Mts Purwadadi sangat dipengaruhi oleh pendekatan taktik latihan. Terjadi perbedaan rata-rata sebesar 1,35, dengan rerata pretest sebesar 6,35 dan rerata posttest sebesar 7,7, menunjukkan peningkatan sebesar 21,25% dibandingkan dengan sebelum latihan pendekatan takti

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇