Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Penguatan Kapasitas PKK Kawasan Pesisir dalam Pengembangan Produk Unggul Permen Jelly Coklat Antidiabetes dengan Teknologi Fermentasi di Desa Jeruju Besar, Kubu Raya
Penguatan kapasitas PKK merupakan langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal yang melimpah, namun belum memiliki pasar yang jelas. Desa Jeruju Besar di Kabupaten Kubu Raya memiliki sumber daya kakao lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satu masalah kesehatan yang relevan adalah diabetes melitus, penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau sensitivitas insulin. Pola konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat menjadi faktor risiko utama penyakit ini. Kakao (Theobroma cacao L.) adalah komoditas lokal Indonesia yang kaya senyawa bioaktif, seperti katekin, leukosianidin, dan antosianin, yang berpotensi menghambat enzim alfa-glukosidase sebagai pengendali diabetes. Fermentasi kakao dengan kapang Rhizopus oligosporus meningkatkan kandungan polifenol dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, sehingga dapat dijadikan bahan pangan fungsional. Dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pembuatan permen jelly antidiabetes dari biji kakao fermentasi di Desa Jeruju Besar. Kegiatan ini dilaksanakan pada September 2021 di Equator Park dengan melibatkan 23 peserta ibu-ibu PKK dan aparatur desa. Metode pelaksanaan meliputi orientasi lapangan, sosialisasi, praktik pembuatan permen jelly, evaluasi pre-test dan post-test, serta publikasi hasil. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan nilai pre-test rata-rata 30–42% meningkat menjadi 82–91% pada post-test. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal, sekaligus membuka peluang usaha rumahan bernilai jual serta memberikan alternatif pangan sehat bagi penderita diabetes
Penerapan Teknologi Budikdamber di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Depok Sleman Untuk Kemandirian Pangan
Pondok pesantren merupakan lingkungan dimana masyarakat biasanya berperilaku tertib dan disiplin. Ponpes Pangeran Diponegoro di Sembego, Depok Sleman Yogyakarta menghadapi permasalahan adalah pemenuhan gizi para santri dan keterampilan berwirausaha. Pemenuhan gizi yang baik akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental sehingga beberapa langkah untuk mewujudkan kemandirian pangan, baik protein, karbohidrat, lemak maupun mineral penting lainnya dengan cara melakukan kegiatan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan tentang BUDIKDAMBER dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2024 yang bertempat di MA Diponegoro. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 40 santri berikut dengan para guru dan mahasiswa perwakilan kampus. Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan oleh tim dosen serta ada salah satu guru yang sudah berkecimpung dalam budidaya lele. Para dosen dan guru menyampaikan materi dengan tema budidaya ikan lele, teknik budikdamber, dan kewirausahaan menurut pandangan Islam
Implementasi Biopori Sebagai Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Lingkungan Perkotaan yang Berkelanjutan
Pertumbuhan wilayah perkotaan yang pesat seringkali memunculkan permasalahan lingkungan seperti berkurangnya daya resap tanah dan meningkatnya titk genangan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi biopori sebagai solusi inovatif dalam mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Panjer, Kota Denpasar, dengan melakukan pemasangan 30 titik lubang resapan biopori di lokasi-lokasi strategis yang rawan genangan dan minim ruang terbuka hijau. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan biopori mampu meningkatkan daya resap air dan mengurangi genangan. Warga menunjukkan antusiasme tinggi, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam pemasangan dan keinginan untuk memperluas program secara mandiri. Edukasi lingkungan dan distribusi alat bantu turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa perpaduan antara teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat, dan pendekatan edukatif dapat menciptakan dampak lingkungan yang positif dan berkelanjutan di tingkat lokal
Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM Di Desa Kemantrenrejo Kabupaten Pasuruan
AbstrakDesa Kemantrenrejo Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan merupakan desa yang secara geografis sangat strategis karena terletak di jalur Pantura Surabaya–Probolinggo. Desa ini memiliki potensi yang besar, khususnya di sektor pertanian, peternakan, serta sektor informal seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Salah satu tantangan utama yang dihadapi Desa Kemantrenrejo saat ini adalah masih lemahnya pengembangan UMKM. Banyak pelaku UMKM yang mengalami hambatan dalam hal manajemen usaha, pemasaran produk, pengemasan, akses permodalan, hingga pemanfaatan teknologi digital. Hal ini menyebabkan daya saing produk lokal masih rendah dan belum mampu menembus pasar yang lebih luas, baik secara regional maupun digital. Berdasarkan survey lokasi yang telah kami lakukan di desa Kemntrenrejo terdapat sepuluh UMKM yang aktif melakukan kegiatan usaha. Tujuan pengabdian ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan pelaku UMKM terkait masih lemahnya pemasaran produk mereka sehingga kami memberikan solusi dengan memebrikan pelatihan dan pendampingan digital marketing. Metode yang kami lakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu lewat strategi partisipatif dimana pelaku UMKM ikut serta secara langsung saat proses perencanaan kegiatan lewat wawancara guna mengidentifikasi permasalahan yang ada, FGD (Focus Grup Discussion), serta menetapkan keputusan tindak lanjut sebagai solusi menyelesaikan permasalahan. Hasil dari kegiatan ini kami telah membuatkan logo bagi pelaku UMKM sehingga produk mereka dapat dikenal oleh calon konsumen dan dengan pelatihan dan pendampingan digital marketing pelaku UMKM dapat memasarkan produk mereka ke marketplace shopee harapannya dengan pemasaran produk mereka ke marketplace dapat memperluas jangkauan pemasaran sehingga meningkatkan pendapatan mereka
Bimtek Inovasi Pengemasan Produk Cabai untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Desa Cikoneng Kecamatan Cikong Kabupaten Ciamis
Desa Cikoneng di Kabupaten Ciamis memiliki potensi besar dalam komoditas pertanian, khususnya cabai. Namun, para anggota kelompok tani di desa ini masih menghadapi kendala dalam pengemasan produk yang cenderung konvensional, kurang menarik secara visual, dan belum memenuhi standar keamanan pangan. Permasalahan ini berdampak pada tingginya kerusakan pascapanen, rendahnya daya simpan, serta terbatasnya akses pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam inovasi pengemasan cabai, agar produk memiliki tampilan yang lebih menarik, higienis, dan tahan lama. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), dengan pendekatan bimbingan teknis berupa pemaparan materi, demonstrasi penggunaan alat Vacuum Sealer, praktik langsung, serta pengenalan teknik pengawetan alami berbasis edible coating menggunakan chitosan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengemasan cabai, baik dari aspek teknis maupun estetika. Luaran berupa peningkatan kapasitas petani, penggunaan teknologi pengemasan secara mandiri, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat Desa Cikoneng
PENERAPAN DISIPLIN POSITIF UNTUK MEMBANGUN KARAKTER POSITIF SISWA
ABSTRAKDisiplin positif merupakan pendekatan yang menekankan penghargaan terhadap martabat siswa dan penanaman tanggung jawab melalui cara yang reflektif, kolaboratif, dan memberdayakan. Pendekatan ini penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, khususnya di pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi disiplin positif di SDN 03 Andaleh dalam membentuk karakter siswa yang mandiri dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan kontrol kolaboratif dengan membangun hubungan yang positif, menyusun aturan bersama, serta memberikan konsekuensi logis dan pilihan kepada siswa. Kesalahan siswa dijadikan sebagai momen pembelajaran melalui refleksi dan restitusi. Pendekatan ini juga membantu guru memisahkan perilaku dari identitas siswa, sehingga tetap memperlakukan siswa dengan penghargaan. Disiplin positif terbukti meningkatkan kesadaran diri, tanggung jawab, serta hubungan guru dan siswa. Temuan ini memperkuat bahwa disiplin positif merupakan strategi efektif dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.Kata Kunci: disiplin positif, kebutuhan dasar manusia, kontrol kolaboratif, refleksi, restitus
Analisis Pengaruh Ekuitas Merek terhadap Keputusan Pembelian Susu Oat Merek Oatside oleh Mahasiswa Universitas Diponegoro
Oatside brand oat milk is a plant-based animal product alternatives (PBAPAs) that are still very popular among the public because it offers many benefits for the health of the body and the environment without reducing the delicious taste of consuming milk. This study aimed to analyze the purchasing decision making process that influence of brand equity which includes brand awareness, brand association, quality perception, and brand loyalty on the consumer decision in purchasing Oatside brand oat milk on students university of Diponegoro. This research was conducted from November to December 2024. The research method used was the survey method. The sampling method used was accidental sampling. The sample size was determined using Issac and Michael so that have a 269 respondents were taken. The data collected consisted of primary data through interviews based on G-form questionnaires, meanwhile secondary data were obtained from various relevant literature sources. The data analysis method was descriptive analysis and statistical analysis using logistic regression analysis. The result at this research showed that simultaneously brand awareness, brand associations, perceived quality and brand loyalty have significant effect on purchase decisions. The factors of brand loyalty that have a partially significant effect on purchasing decisions on students university of Diponegoro
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PANDAI BESI KAMPUNG DOKDAK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SMAN 1 BAREGBEG
Pentingnya pembelajaran sejarah dengan mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran belum diaplikasikan secara optimal di SMAN 1 Baregbeg, sehingga nilai-nilai kearifan lokal belum tersampaikan dengan baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya pemahaman pendidik yang masih minim terkait nilai-nilai kearifan lokal yang dekat dengan lingkungan mereka. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal proses pembelajaran sejarah sebelum diimplementasikannya nilai-nilai kearifan lokal tersebut, serta hasil implementasi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kampung Dokdak dalam pembelajaran di SMAN 1 Baregbeg. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data terdiri dari jurnal, skripsi, buku dan web. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu kepustakaan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kampung Dokdak yang diimplementasikan ke dalam pembelajaran sejarah; yaitu nilai ibadah, kesederhanaan, gotong royong, kerja sama, kerja keras, tanggung jawab, sosial dan nilai disiplin. Proses pembelajaran sejarah di kelas X IPS 2 SMAN 1 Baregbeg selama ini belum mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang dekat dengan lingkungan. Proses pembelajaran yang berlangsung masih menggunakan model pembelajaran kooperatif seperti tipe Jigsaw dengan metode ceramah satu arah. Selain itu, penggunaan media pembelajaran berupa power point belum dibuat secara optimal. Implementasi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kampung Dokdak dalam proses pembelajaran sejarah memberikan dampak positif bagi peserta didik, yaitu meningkatkan minat belajar intraktif dan kontekstual
PENGARUH MARKETING MIX DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Suatu Studi Pada Konsumen Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis)
Keterbatasan biaya produksi yang mengakibatkan perusahan kurang dalam melayani keinginan konsumen. Konsumen tidak mengetahui bahwa produk tersebut sudah menggunakan konsep yang ramah lingkungan ,itu karena kurangnya pemahaman mengenai produk ramah lingkungan ataupun pihak perusahaan .Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh marketing mix dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian” (Studi Kasus Pada Konsumen Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis). Permasalahan yang dihadapi dalam dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian pada Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis;Bagaimana pengaruh sikap konsumen terhadap keputusan pembelian Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis?; Bagaimana pengaruh marketing mix dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis; Pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian pada Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis;Pengaruh Sikap Konsumen terhadap keputusan pembelian Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis; Pengaruh marketing mix dan Sikap Konsumen terhadap keputusan pembelian Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Dengan jumalh populasi sebanyak 1.980 dan sampelnya sebanyak 95 orang konsumen. Sedangkan penggunakaan analisis data yang digunakan adalah analisisi koefisien korelasi, determinasi, regresi sederhana dan uji t dan uji F. Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukkan bahwa Marketing Mix terhadap keputusan pembelian pada Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis adalah sebesar 37,5%, sementara 62,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.; sikap konsumen terhadap Keputusan Pembelian pada Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis adalah sebesar 19,9%, sementara 80,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti; marketing mix dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian pada Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis adalah sebesar 44,09% sementara 55,91% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Diharapkan Abon Kelapa Terekel Baregbeg Ciamis meningkatkan marketing mix dan sikap konsumen sehingga akan lebih meningkatkan keputusan pembelian. Kata Kunci: marketing mix , sikap konsumen, keputusan pembelia
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION COMBINE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI (STUDI PADA SISWA SMA NEGERI 7 SURAKARTA)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi masih rendah. Saat pembelajaran, guru menggunakan model pembelajaran yang monoton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran GI Combine TGT dengan model pembelajaran PBL serta mengetahui model pembelajaran mana yang menghasilkan hasil belajar siswa yang lebih baik antara model pembelajaran GI Combine TGT dengan model pembelajaran PBL sehingga dinyatakan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi skala prioritas dan biaya peluang. Penelitian ini merupakan quasi experimental research dengan teknik cluster random sampling untuk pengambilan sampelnya serta menggunakan metode tes sebagai teknik pengumpulan data. Untuk uji hipotesis menggunakan teknik analisis uji Independent sample t-test, pada hasil perhitungan diperoleh nilai signifikansinya kurang dari taraf signifikansi sehingga diperoleh keputusan uji H0 ditolak. Kemudian diperoleh infomasi melalui uji N-Gain bahwa rata-rata N-Gain persen kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis diperoleh simpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran GI Combine TGT dengan model pembelajaran PBL serta model pembelajaran GI Combine TGT dinyatakan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa daripada model pembelajarn PBL pada materi skala prioritas dan biaya peluang