Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pengrajin Batu di Desa Allakuang
Usaha Panre’ batu (pengrajin Batu) adalah suatu usaha kerajinan batu ukir yang sudah ada sejak lama di desa Allakuang bahkan menjadi usaha turun temurun. Para pengrajin ini, meskipun memiliki keterampilan tinggi dalam memproduksi barang-barang kerajinan, sering kali menghadapi risiko kesehatan dan keselamatan yang serius akibat paparan debu, penggunaan alat berat, dan kontak langsung dengan bahan-bahan berbahaya. Permasalahan mitra yang yang didapatkan berdasarkan observasi secara langsung adalah masih kurangnya pengetahuan para pengrajin batu (mitra) tentang penerapan kesehatan dan keelamatan kerja. Selain itu, masih minimnya penggunaan alat pelindung diri tiap bekerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi kesehatan dan keselamatan kerja dan simulasi penggunaan alat pelindung diri yang tepat yang dilaksanakan pada aula kantor desa Allakuang. Hasil dari kegiatan pengabdian didapatkan sebanyak 17 anggota mitra hadir dan mengikuti kegiatan pengabdian sampai selesai. Dari hasil evaluasi pre-post test didapatkan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 25,8 dari pengetahuan sebelumnya. Kegiatan pengabdian pun terlaksana dengan lancar. Selain itu, mitra mampu menggunakan alat pelindung diri dengan benar. Saran untuk kegiatan Pengabdian selanjutnya, Sebaiknya kegiatannya difokuskan pada pemanfaatan limbah hasil Kerajinan Batu.
Pelatihan Pembuatan Produk Lokal Menjadi Rolade Tahu Bagi Ibu-Ibu Desa Alai Selatan Kecamatan Lembak
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, terutama dalam hal bahan pangan, yang memberikan peluang besar bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian mereka. Salah satu bahan pangan lokal yang memiliki potensi besar tetapi belum dimanfaatkan secara optimal adalah Tahu. Tahu, sebagai produk olahan kedelai yang kaya gizi, dapat diolah menjadi berbagai produk kreatif dengan nilai ekonomi yang tinggi. Di Desa Alai Selatan, Kabupaten Lembak, sebagian besar ibu rumah tangga terlibat dalam usaha mikro yang fokus pada pengolahan produk pangan, namun masih terbatas pada cara-cara tradisional yang kurang inovatif dan berdampak minimal pada peningkatan ekonomi keluarga. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan pangan, membuka peluang usaha baru, dan mendukung pemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan partisipatif, melibatkan peserta dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam pengolahan tahu menjadi produk inovatif yang bernilai tambah. Selain itu, beberapa peserta melaporkan peningkatan pendapatan setelah mulai memasarkan produk mereka. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses terhadap bahan baku dan peralatan, serta kesulitan dalam pemasaran, masih perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan pembuatan rolade tahu di Desa Alai Selatan memberikan dampak positif yang signifikan dan dapat dijadikan model bagi pengembangan program serupa di daerah lain untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui inovasi produk pangan berbasis lokal.
Penguatan dan Peningkatan Keterampilan Komunikasi Antar Pribadi Kader Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna
Peningkatan prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia, seperti hipertensi, diabetes melitus, gagal ginjal kronik, dan stroke, menunjukkan kebutuhan mendesak untuk intervensi yang efektif. Berdasarkan data Riskesdas 2018 dan laporan Kementerian Kesehatan RI, angka kejadian PTM terus meningkat setiap tahun, menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan komunikasi antar pribadi kader kesehatan di Desa Cipakat dalam pencegahan PTM. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan melibatkan 20 kader kesehatan dalam pelatihan, pendampingan, dan praktik komunikasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan komunikasi kader setelah intervensi, yang dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan p-value 0.00013. Pelatihan juga mencakup penggunaan alat kesehatan yang disertai dengan pemberian alat Posbindu PTM KIT. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk mengimplemetasikan ketreampilan komunikasi antar pribadi dalam pelayanan posbindu PTM untuk meningkatkan efektivitas pencegahan PTM di tingkat komunitas
Pembuatan Tempat Edukasi, Pelatihan Daur Ulang Sampah, Lomba Mewarnai Anak Usia Dini pada TK Harapan Bunda
TK Harapan Bunda merupakan salah satu TK negeri di Balikpapan yang menghadapi permasalahan terkait rendahnya minat baca siswa dan kesadaran lingkungan, serta belum optimalnya perkembangan soft skill siswa. Hal ini dipengaruhi oleh minimnya fasilitas pendukung seperti ruang belajar, buku bacaan, alat permainan edukatif, dan media pembelajaran lainnya. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun sarana belajar di ruang kosong sekolah, serta menyelenggarakan kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca, kreativitas, dan kesadaran lingkungan siswa. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan pojok baca yang dilengkapi rak buku, buku cerita, buku menghitung, mainan puzzle dan balok, serta alat mewarnai. Selain itu, diadakan pelatihan daur ulang sampah menjadi kotak pensil yang dihias siswa untuk mengajarkan pentingnya pelestarian lingkungan. Lomba mewarnai juga diselenggarakan untuk menstimulasi kreativitas dan mengembangkan motorik halus anak. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan minat baca siswa mencapai 83,33%, kesadaran lingkungan 91,67%, kreativitas 83,33%, serta perkembangan soft skill seperti kesabaran, ketelitian, dan koordinasi mencapai 76-93,33%. Peningkatan ini menandakan tumbuhnya minat belajar dan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan
Pelatihan Pembuatan Bibit Jamur Tiram dan Kuping Untuk Keberlangsungan Budi Daya Jamur di Papua
Minat beli jamur kuping dan tiram pada masyarakat Papua dilihat cukup tinggi. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara melakukan budi daya jamur membuat petani jamur di Papua sangat sedikit. Selain itu, petani jamur di sana kesulitan untuk melakukan kegiatan budidaya jamur yang berkepanjangan karena masih bergantung dengan pengrajin bibit jamur dari Pulau Jawa. Kegiatan pelatihan pembuatan bibit jamur kuping dan tiram ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan minat masyarakat Papua, dalam melaksanakan budidaya jamur secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Manokwari, Papua dan terdiri atas 4 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan seminar, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap persiapan terdiri atas pembuatan poster dan materi presentasi, serta persiapan bahan dan alat yang digunakan dalam penyuluhan. Pada tahap pelaksanaan seminar, peserta dijelaskan metode pembuatan bibit jamur kuping dan tiram dalam bentuk slide presentasi dan video. Keesokan harinya, tahap pelaksanaan pelatihan dilakukan selama 2 hari. Peserta diajarkan secara langsung teknik dasar pembuatan bibit jamur tiram dan kuping. Monitoring dan evaluasi kegiatan ini dipantau selama 2 bulan hingga proses panen berhasil. Melalui kegiatan ini, peserta binaan dapat memahami metode pembuatan bibit jamur. Peserta dari Manokwari dapat melangsungkan proses budi daya jamur kuping hingga berhasil panen 100 % setelah melalui pelatihan. Teknik pendampingan dan metode pembuatan bibit jamur kuping dan tiram pada kegiatan ini dinilai berhasil dan dapat dilakukan pada berbagai lapisan masyarakat di Indonesia
Pemberdayaan Kelompok Difabel Melalui Konseling Pendidikan dan Screening Kesehatan Dalam Rangka Mendukung Program Indonesia Inklusif 2030
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah : 1) Meningkatkan Motivasi kaum difable untuk berkarya dan konseling permasalahan yang dihadapi mereka, dan 2) Meningkatkan kepedulian terhadap Kesehatan kaum difable. Kegiatan dilaksanakan pada 09 – 16 Agustus 2024, bertempat dusun besi, desa tlogoagung, kecamatan Kembangbahu, Kabupaten lamongan. Jumlah peserta yang terlibat adalah 17 orang terdiri dari 4 anggota difable berkebutuhan pendidikan dan 13 anggota difable berkebutuhan kesehatan. Metode pelaksanaan dengan penyuluhan, screening kesehatan dan konseling pendidikan. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa Kondisi kesehatan anggota kelompok difabel di dusun besi desa tlogoagung kecamatan kembangbahu lamongan rata-rata masih di atas normal utamanya tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol. Namun dukungan pendidikan dari keluarga terhadap peserta difabel sangat baik. Sacara umum Kegiatan penyuluhan, screening kesehatan dan konseling pendidikan berjalan dengan partisipasi peserta yang sangat baik. Perlu dilakukan pendampingan yang rutin serta tindak lanjut instansi lain dalam mendukung peningkatan kesehatan dan pendidikan kaum difabel guna menuju Indonesia Inklusif 2030
MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Problem Based Learning berbantuan software Geogebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian the nonequivalent pretest-posttest control grup design. Populasi pada penelitian ini adalah selurus siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ciamis. Pemilihan sampel dengan menggunakan random sampling sehingga terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 26 siswa dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman matematis berupa tes uraian. Analisis data menggunakan uji dua sampel independen, karena data tidak normal maka digunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh model Problem Based Learning berbantuan software GeoGebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional
PROSIDING GAMMA NC 2024
Ini adalah file prosiding yang lengkap mulai dari cover hingga artikel-artikel yang diterbitkan
Pengaruh Retribusi Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah
Retribusi parkir merupakan salah satu sumber yang berkontribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini dilatarbelakang oleh permasalahan penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari Retribusi Parkir melebihi target. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Penerimaan Retribusi Parkir Kabupaten Ciamis; 2). Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis; 3). Pengaruh Retribusi Parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis selama lima tahun (2018-2023). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh digunakan Analisis Korelasi Product Moment, Analisis Koefisien Determinasi, dan Uji Hipotesis menggunakan uji Signifikan (Uji t).Simpulan dari penelitian ini bahwa Retribusi Parkir berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis
ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PERDAGANGAN BEBAS ASEAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPOR INDONESIA KE PASAR ASEAN
Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan perdagangan bebas ASEAN terhadap pertumbuhan ekspor Indonesia ke pasar ASEAN, dengan focus pada sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memberikan dampak positif pada ekspor Indonesia, terlihat dari peningkatan nilai ekspor di berbagai sektor, seperti perikanan, hortikultura, dan produk makanan olahan. Selain itu penghapusan tarif perdagangan meningkatkan daya saing produk Indonesia. Namun tantangan tetap ada, terutama dalam bentuk hambatan non-tarif seperti standar kualitas yang ketat dan prosedur bea cukai yang rumit. Untuk mengatasi kendala ini, pemerintah menerapkan harmonisasi standar dan pengembangan sistem pelayanan terpadu. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi antar-lembaga dan kerja sama regional untuk mengoptimalkan manfaat kebijakan perdagangan bebas