Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PERAN PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS
Pengembangan jagung hibrida di desa dan kecamatan sentra produksi di Kabupaten Ciamis tidak hanya sebatas peningkatan produksi dan produktifitas melalui perbaikan teknik budidaya dan penggunaan input produksi. Sebagai komoditas yang multifungsi dan multiguna, jagung hibrida seharusnya dikembangkan dari hulu sampai hilir berdasarkan kerangka sistem agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung, peran pelaku agribisnis jagung dalam sistem agribisnis dan hubungan antara karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Kecamatan Cisaga terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 180 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga berada pada kategori tinggi (56,82%). Tingkat peran pelaku agribisnis berada pada kategori tinggi (65,91%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Artinya, semakin tinggi tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung maka semakin tinggi pula tingkat peran pelaku agribisnis jagung yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas, pendapatan dan nilai tambah di Kelompok tani di Kecamatan Cisaga. Kata Kunci : karakteristik, peran, agribisnis, jagun
ANALISIS PENGADAAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA AGROINDUSTRI TAHU DI DESA TONJONG KECAMATAN PANCATENGAH KABUPATEN TASIKMALAYA
Kedelai merupakan komoditas kacang-kacangan dengan penghasil terbanyak di Kecamatan Pancatengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengadaan bahan baku kedelai pada agroindusri tahu di Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus atau sampling jenuh. Lokasi penelitian pada agroindustri tahu di Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh agroindustri tahu yang ada di Desa Tonjong yaitu sebanyak 2 agroindustri tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh agroindustri yang ada di Desa Tonjong telah melakukan kegiatan pengadaan bahan baku dengan enam komponen yaitu waktu, tempat, harga, jenis, kualitas, kuantitas, sudah sesuai dengan harapan masing – masing agroindustri
POTENSI AGRIBISNIS JAMBU KRISTAL DI DESA NEGLASARI KECAMATAN JATIWARAS KABUPATEN TASIKMALAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi karakteristik dan profil petani jambu Kristal, serta mengevaluasi kelayakan aspek keuangan usahatani jambu Kristal di Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan selama periode Mei hingga Juli 2023 dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Metodologi yang digunakan adalah wawancara langsung dengan seorang responden dan pendekatan kuantitatif deskriptif. Selanjutnya, penelitian ini menganalisis usaha pertanian jambu Kristal menggunakan teori NPV, IRR, dan Net B/C. Hasil penelitian menunjukkan biaya total usahatani jambu Kristal sebesar Rp11.563.000, pendapatan kotor sebesar Rp13.200.000, dan pendapatan bersih sebesar Rp2.007.000. Efisiensi usahatani jambu Kristal (RCR) mencapai 1,06, yang melebihi angka 1. Dari segi aspek finansial, penelitian ini menyarankan bahwa berdasarkan tiga kriteria investasi, usahatani jambu Kristal layak untuk dilanjutkan. Hal ini terlihat dari nilai Net Present Value sebesar Rp541.000 yang lebih besar dari nol, nilai Internal Rate of Return sebesar 17,16% yang melampaui tingkat suku bunga bank yang berlaku sebesar 10%, dan nilai Net Benefit Cost Ratio sebesar 1,06 yang melebihi angka 1.
Alat Peraga Matematika Manipulatif Geometri Siswa Tunarungu
Studi ini menunjukkan bahwa manipulatif matematika interaktif sangat penting untuk mengajar siswa tunarungu matematika. Penekanan juga menekankan betapa pentingnya ini dalam lingkungan pembelajaran kolaboratif dan studi matematika independen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif seperti angket, wawancara, dan lembar observasi untuk mendapatkan pengetahuan lengkap tentang berbagai kebutuhan dan preferensi pembelajar tunarungu dan guru matematika. Aspek interaktif dari alat-alat ini memungkinkan berbagi metode, berbicara tentang jawaban, dan meningkatkan pengetahuan matematika dalam kelompok. Alat peraga juga mendorong keterlibatan sosial dan kognitif, yang penting untuk pengalaman belajar yang lebih luas bagi siswa tunarungu. Hasil khusus menunjukkan bahwa manual pengajaran yang lengkap, termasuk video bahasa isyarat yang dapat diakses melalui CD atau kode QR, diperlukan untuk meningkatkan pembelajaran berurutan dan penerapan fungsional. Metode berpusat siswa ini sejalan dengan pedoman kurikuler saat ini, yang menekankan kolaborasi dan inklusi. Alat peraga digabungkan dengnan video bahasa isyarat ke dalam materi pelajaran akan meningkatkan pembelajaran kooperatif dan inklusif. Ini juga akan mendorong kolaborasi dengan teman sejawat dan dalam berbagai situasi pembelajaran. Secara keseluruhan, penggunaan alat peraga tidak hanya berfokus pada kebutuhan pembelajaran saat ini, tetapi juga meletakkan dasar untuk keberhasilan akademik dalam jangka panjang dengan meningkatkan kemampuan di luar matematika dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mudah diakses bagi siswa tunarungu
Perkembangan Kajian Berpikir Aljabar Siswa Sekolah Dasar dan Menengah: Sebuah Tinjauan Sistematis tahun 2012 sampai 2023
Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis tentang pemikiran aljabar siswa sekolah dasar dan menengah antara tahun 2012 dan 2023 yang dilakukan dengan mengambil data artikel melalui database Scopus. Studi ini mengacu pada pedoman pelaporan Pernyataan PRISM 2020. Adopsi ini akan membantu memperkuat transparansi, konsistensi, dan kelengkapan pelaporan tinjauan sistematis. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui jumlah artikel yang diterbitkan berdasarkan tahun, jumlah artikel berdasarkan penulis, distribusi artikel berdasarkan negara, jurnal yang paling produktif, artikel yang paling banyak disitir, dan metode penelitian yang paling banyak dipilih. Pencarian dokumen terakhir pada tanggal 14 Desember 2023 berdasarkan "Judul artikel, Abstrak, Kata Kunci" dengan kata kunci "berpikir aljabar". Proses tersebut menghasilkan 631 dokumen. Pemilahan dan ekstraksi data untuk melakukan tinjauan sistematis menggunakan alat yang disebut Aplikasi Covidence. Hasil tinjauan sistematis ini menjawab pertanyaan penelitian. Beberapa implikasi disarankan untuk penelitian selanjutnya
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK PADA PERPANJANGAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN DAN HAMBATANNYA DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) KABUPATEN REMBANG
Pelayanan publik merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah dalam suatu negara. Pedoman umum yang digunakan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) implementasi Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Rembang; 2) hambatan yang dihadapi petugas Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Rembang dalam pelaksanaan pelayanan publik pada perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian empiris, penelitian hukum empiris berorientasi pada data primer (hasil penelitian dilapangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik telah terlaksana sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, karena telah meliputi indikator pelayanan publik yang baik sesuai dengan ketentuan standar pelayanan publik di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Hambatan yang dihadapi terkait kendala ketika melakukan pajak lima tahunan biasanya SATLANTAS mengeluarkan surat tersebut terlalu lama dan masyarakat mengeluhkan hal tersebut. Untuk kendala sarana dan prasarana adalah kurangnya sarana dan prasarana di kantor SAMSAT yang membuat masyarakat kurang nyaman dengan suhu ruangan. Kendala pada aplikasi New Sakpole masih belum Efektif dan masih banyak masyarakat yang masih mengeluh terhadap alur prosedurnya
TIMBULNYA REVENGE PORN AKIBAT TOXIC RELATIONSHIP DAN PERLINDUNGANNYA DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI
Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) terus meningkat setiap tahunnya. Menurut Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan 2022, kasus KBGO tercatat sebanyak 1.721 kasus. Salah satu bentuk dari KBGO yang saat ini marak terjadi adalah revenge porn. Pada kasus revenge porn, korban dapat mengalami kekerasan fisik maupun non fisik. Kekerasan fisik bisa berupa verbal bertujuan mengancam korban hingga mendominasi agar korban terpaksa menuruti keinginan pelaku. Sedangkan kekerasan non fisik dapat berupa kerugian yang kemudian mempengaruhi semua aspek kehidupan, antara lain psikologis, tekanan mental, emosional, kerugian ekonomi, keterasingan sosial. Kehilangan kepercayaan diri hingga mengisolasi diri. Faham patriarki yang merupakan salahsatu faktor terjadinya toxic relationship yaitu faham yang memosisikan laki-laki berkedudukan lebih tinggi dari wanita sehingga mereka beranggapan dapat memperlakukan wanita atau kekasihnya sesuka hatinya dan bertindak semena-mena. Faktor ini bisa menjadi salah satu pemicu adanya korban kekerasan meliputi fisik, psikologis, seksual/reproduksi, ekonomi, sosial, sipil, hukum, dan tidak dihargainya hak asasi perempuan dalam hubungan sosial. Sehingga karenanya, Revenge porn mengarah kepada sebuah ancaman yang dilakukan oleh seorang laki-laki teman, pacar, atau mantan pacar akibat kecewa yang mendalam, ditinggal pergi, tidak ingin berpisah, memaksa untuk kembali bersama, ataupun melakukan pengancaman dan mengintimidasi wanita (korban) supaya melakukan keinginannya. Kasus revenge porn yang terjadi di Indonesia, apabila dianalisis lebih dalam, yang diangkat dan dijadikan bahan pemberitaan lebih mengungkap pelaku dan bagaimana hukuman pelaku. Korban dalam hal ini luput dari perhatian dan dipandang bahwa hanya sebatas korban saja tanpa adanya tindakan bagaimana pemenuhan hak dan perlindungan terhadap korban. Perlindungan hukum dari kasus revenge porn ini sebagaimana berdasarkan Pasal 68 sampai dengan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, bahwa perlindungan yang diperoleh oleh Korban revenge porn yaitu terdiri dari hak atas penanganan, perlindungan, dan pemulihan, meliputi pelayanan pengaduan, kesehatan, hukum dan/atau bantuan hukum, rehabilitasi sosisal, medicolegal, dan psikologis. Pencegahan dan penanggulangan terkait kasus revenge porn ini lebih ditekankan kepada korban dengan memberikan pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh instansi terkait
Gaya Bahasa Sindiran dalam Kolom Komentar Twitter Akun @tanyakanrl
Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa Sindiran dalam Kolom Komentar Twitter Akun @tanyakanrl”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa sindiran pada kolom komentar twitter akun @tanyakanrl. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis berupa kata, ungkapan, istilah, atau kalimat yang dapat dirumuskan sebagai gaya bahasa sindiran yang diambil dari kolom komentar akun @tanyakanrl yang diunggah pada bulan Desember 2023 hingga Februari 2024. Proses pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik telaah pustaka, simak dan catat, dokumentasi, serta teknik analisis data. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh penggunaan gaya bahasa sindiran terdiri dari tiga jenis, yaitu ironi, sinisme, dan sarkasme. Sindiran digunakan netizen pada unggahan akun @tanyakanrl dalam berkomentar mengenai ketidakadilan, pejabat, politik, dan permasalahan masyarakat. Ironi digunakan untuk menyindir dengan makna yang berlawanan, sinisme digunakan untuk menyindir dengan merendahkan atau mengejek, serta sarkasme digunakan untuk menyindir dengan kasar dan memiliki makna kepahitan maupun celaan. Sindiran ironi dominan digunakan netizen dalam berkomentar di akun @tanyakanrl
STRUKTUR SASTRA DALAM NOVEL GITA CINTA DARI SMA KARYA EDDY D. ISKANDAR
Penelitian ini berjudul “Struktur Sastra dalam Novel Gita Cinta dari SMA Karya Eddy D. Iskandar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur sastra dalam novel Gita Cinta dari SMA karya Eddy D. Iskandar. Sumber data yang digunakan adalah novel Gita Cinta dari SMA karya Eddy D. Iskandar. Cara pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat struktur sastra terdiri dari unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik terdiri dari 1) tema meliputi indikator gambaran permasalahan yang paling dominan, 2) plot/alur meliputi indikator tahapan peristiwa yang dialami oleh para tokoh yaitu tahap awal, tahap tengah, dan tahap akhir, 3) penokohan meliputi indikator penggambaran tokoh melalui sifat, sikap, dan tingkah lakunya yaitu tokoh protagonis, tokoh antagonis, dan tokoh tritagonis, 4) latar meliputi indikator latar tempat dan latar waktu, 5) sudut pandang penceritaan meliputi indikator arah pandang seorang pengarang terhadap tokoh cerita, dan 6) style/stilistika meliputi indikator gaya bahasa yang diungkapkan ke dalam sebuah tulisan. Unsur ekstrinsik juga mencakup 1) pengarang yang wawasan dan pengetahuannya sangat menentukan kualitas karya sastra yang dihasilkannya meliputi indikator biografi pengarang novel, dan 2) respon masyarakat terhadap karya sastra tersebut yang berupa munculnya resensi dan artikel dalam media tentang sastra adanya pencetakan yang berulangkali meliputi artikel mengenai novel yang di filmkan. Hasil analisis membuktikan struktur sastra dalam novel Gita Cinta dari SMA karya Eddy D. Iskandar tersebut dapat digunakan oleh pendidik sebagai alternatif pengayaan bahan ajar. Hal tersebut dapat menjadi acuan atau inspirasi untuk mempelajari struktur sastra yang terkandung dalam isi novel kelas XII SMA yang lebih kaya, lengkap, dan juga baru.Kata Kunci: Struktur Sastra, Novel, Pengayaan Bahan Aja
Tindak Tutur Ilokusi dalam Naskah Drama Pada Suatu Hari Karya Arifin C.Noer (Alternatif pengembangan Model Bahan Ajar Teks Drama)
Penelitian ini berjudul “Tindak Tutur Ilokusi dalam Naskah Drama Pada Suatu Hari Karya Arifin C.Noer (Alternatif pengembangan Model Bahan Ajar Teks Drama).” Berdasarkan latar belakang penelitian ini, drama berkaitan erat dengan dialog. Dalam dialog penutur dengan bertujuan menyampaikan informasi kepada lawan tuturnya, Drama seringkali kurang diapresiasi dalam bentuk menginterpretasi drama. Tujuan utama untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam naskah drama Pada Suatu Hari karya Arifin C. Noer, dan pengembangan bahan ajar teks dram Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Naskah drama Pada Suatu Hari karya Arifin C. Noer digunakan sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Dianalisis dengan teori bentuk tindak tutur ilokusi menurut George Yule. Peneliti menggunakan langkah-langkah metode analisis data kualitatif yang dikemukakan oleh Sugiyono, yaitu 1) reduksi data; 2) penyajian data; 3) menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian adalah bentuk tindak tutur ilokusi meliputi: , peneliti menyimpulkan bahwa, terdapat 77 dialog dalam naskah tersebut yang mengandung ilokusi, seperti yakni: 1) Ilokusi deklarasi; sebanyak 1 data tuturan; 2) Ilokusi representatif (asertif); sebanyak 26 data tuturan; 3) Ilokusi ekspresif sebanyak 13 data tuturan;. 4) Ilokusi direktif sebanyak 33 data tuturan; dan 5) ilokusi komisif; sebanyak 4 data tuturan. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi yang paling banyak ditemui adalah tindak tutur direktif sebanyak 33 tuturan dan yang paling tidak banyak ditemui adalah tindak tutur deklarasi sebanyak 1 tuturan. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif pengembangan model bahan ajar teks drama, karena sesuai dengan prinsip-prinsip bahan ajar seperti relevansi, konsistensi, dan kecukupan.