Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN SIKAP KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI (Suatu Studi pada Badan Pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Ciamis)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya prestasi kerja pegawai pada BPKD Kabupaten Ciamis yang dapat dibuktikan oleh masih ditemukan adanya pegawai yang kurang mampu mendayagunakan sumber daya yang ada untuk menunjang tercapainya hasil kerja yang diharapkan. Hal tersebut diakibatkan oleh belum optimalnya locus of control dan sikap kerja pegawai. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pengaruh locus of control terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Ciamis?; 2) Bagaimana pengaruh sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Ciamis?; 3) Bagaimana pengaruh locus of control dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Ciamis?Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi yang akan dijadikan objek penelitian adalah pegawai PNS pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis yang berjumlah sebanyak 134 orang pegawai, ukuran sampel yang dipilih adalah sebanyak 57 orang. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik yaitu studi kepustakaan, studi lapangan dan penyebaran angket.Dari hasil penelitian, dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut: 1) Locus of control pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis adalah tinggi. Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan locus of control terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis. Artinya apabila locus of control pegawai tinggi maka prestasi kerja pegawai akan meningkat; 2) Sikap kerja pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis adalah baik. Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis. Artinya apabila sikap kerja pegawai sudah baik maka prestasi kerja pegawai akan meningkat; 3) Prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis adalah sangat tinggi. Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan locus of control dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis. Artinya apabila locus of control dan sikap kerja sudah baik maka prestasi kerja pegawai akan meningkat
Pengaruh Faktor Psikologis dan Works Stress Terhadap Employee Performance( suatu studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(BAPPEDA) Kabupaten Ciamis)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kinerja karyawan atau employee performance yang belum sepenuhnya optimal, faktor psikologis pegawai yang kurang menunjang kinerja, serta work stress yang di alami oleh pegawai pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana pengaruh Faktor Psikologis terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis; 2) Bagaimana pengaruh Work Stress terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis; 3) Bagaimana pengaruh Faktor Psikologis dan Employee Performance terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Faktor Psikologis terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis; 2) Pengaruh Work Stress terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis; 3) Pengaruh Faktor Psikologis dan Employee Performance terhadap Employee Performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam objek penelitian adalah pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis sebanyak 43 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Faktor psikologis dalam kondisi tinggi dan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap employee performance pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten CIamis; 2) Work stress dalam kondisi rendah dan secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap employee performance pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis; 3) Faktor Psikologis dan work stress secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Employee performance pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Ciamis.Kata Kunci: Faktor psikologis, Work stress, Employee performanc
Pendampingan Petani Kelompok Karang Taruna Desa Langsat Permai Kecamatan Bungaraya dalam Peningkatan Produksi Padi Melalui Sistem Tanam Benih Langsung (TABELA)
Indeks panen (IP) padi di Desa Langsat Permai masih belum mencapai IP 300 akibat pola sistem budidaya tanaman padi yang dilakukan masih konvensional (tanam pindah/TAPIN) sehingga diperlukan waktu yang cukup lama dari masa pindah tanam sampai akhirnya panen dan dilakukan penanaman lagi. Oleh karena itu, sistem budidaya padi dengan sistem tanam benih langsung (TABELA) dapat menjadi salah satu solusi yang dapat membantu petani dalam meningkatkan indeks panen (IP) maupun produksi tanaman padi. Pendampingan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan pada tahun sebelumnya (2023). Pada tahun 2023 telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya dengan sistem Tabela. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya minat petani untuk melakukan budidaya padi dengan sistem Tabela. Namun, alat penanaman sistem Tabela (Atabel) hanya dapat digunakan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pada tahun 2024 ini telah dilakukan pendampingan dalam pembuatan alat Tabela yang lebih tahan lama dan pendampingan melalui pembuatan demonstrasi plot budidaya padi dengan sistem Tabela dengan menerapkan inovasi pupuk hayati konsorsium bakteri selulolitik hasil riset tim pengabdian yang diperkaya bahan organik seperti Mucuna bracteata untuk mendukung pertumbuhan dan produksi padi dengan sistem Tabela sehingga pada akhirnya mewujudkan pertanian berkelanjutan di Desa Langsat Permai. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan petani dalam membuat desai alat Tabela maupun pembuatan pupuk organik hayati pada budidaya tanaman padi
Edukasi Pencegahan Tanah Longsor di Indragiri Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis
Salahsatu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan dampak dari kejadian bencana alam yang banyak merugikan masyarakat yaitu tanah longsor. Dampaknya itu seperti kehilangan tempat tinggal, terputusnya jalur transportasi, dan rusaknya infrastruktur. Dampak dari kejadian tersebut dirasakan salahsatunya oleh masyarakat Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Hal itu dikarenakan Desa Indragiri terdiri dari perbukitan bergelombang curam sampai agak terjal. Maka dari itu diperlukannya suatu edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan tanah longsor di Indragiri, sehingga dapat mengurangi dampak dari adanya kejadian tanah longsor dan dapat mengurangi angka bencana tanah longsor di Desa Indragiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 05 Agustus 2024 yang bertempat di Balai Desa Indragiri yang diikuti oleh Kepala Desa beserta jajarannya, Ketua BPD, Babinsa, Binamas, Ketua MUI Desa Indragiri, Ketua Karang Taruna beserta jajarannya serta Ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu ceramah. Dalam penyampaian materi di kegiatan ini, disampaikan oleh 2 narasumber yang merupakan Dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Galuh. Materi Pertama disampaikan oleh Vivy Nurfauziah, S.T.,M.T., dalam materinya berisikan pengenalan tanah longsor dan hasil dari kajian tanah di Indragiri. Materi Kedua disampaikan oleh Septi Putri Sandi Ratih, S.T., M.T., materi ini berisikan strategi pencegahan dan penanggulangan tanah longsor. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat begitu antusias dalam mengikutinya, sehingga diharapkan angka terjadinya bencana tanah longsor di Desa Indragiri berkurang dan kesadaran masyarakat mengenai akannya bahaya dari bencana ini menjadi meningkat serta lebih peduli terhadap lingkungannya. Selain itu juga masyarakat lebih sigap dalam pencegahan dan penanggulangan tanah longsor ini
Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Oyek Instan Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Desa Sokawera, Patikraja, Kabupaten Banyumas
Kebutuhan pangan daerah dapat dicukupi dengan pangan lokal daerah tersebut, jika dimanfaatkan dan diolah dengan baik. Pengolahan pangan lokal, khususnya singkong, memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sokawera, Kabupaten Banyumas. Desa Sokawera dikenal sebagai penghasil singkong dengan luas lahan singkong sebesar 29 hektar. Dalam upaya memanfaatkan potensi tersebut, dilakukan pelatihan pembuatan oyek instan berbahan dasar tepung mocaf oleh PPK Ormawa UKMPR Universitas Jenderal Soedirman. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat. Pelatihan ini menggunakan metode penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mendorong terciptanya masyarakat yang inovatif sesuai dengan tujuan pengabdian masyarakat. Alat yang digunakan pada pelatihan ini meliputi kertas kuesioner, pulpen, proyektor, laptop, dan pengeras suara. Pelaksanaan pelatihan ini dibagi menjadi empat tahap, diantaranya pengerjaan pre-test, penyuluhan, demonstrasi dan praktik pembuatan oyek mocaf, serta pengerjaan post-test. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta, ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Pengembangan produk pangan lokal seperti oyek instan juga diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pangan yang bernilai tinggi dan diterima oleh masyarakat luas
Pelatihan Identifikasi Morfologi Tanaman Berkhasiat Obat Untuk Meningkatkan Variasi Olahan Produk dan Penjualan
Morfologi tanaman mengacu pada struktur dan bentuk fisiknya, pada dasarnya memahami morfologi tanaman obat akan sangat membantu dalam penggunaan bagian tanaman sebagai bahan baku obat herbal. Untuk meningkatkan produksi dan nilai jual produk tumbuhan obat, perlu adanya pengetahuan tentang komponen yang berpotensi dapat digunakan sebagai bahan obat alami. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri atas beberapa tahap, diantaranya adalah: 1) Tahap persiapan, 2) Tahap pelatihan, 3) Tahap pembinaan, dan 4) Tahap monitoring dan evaluasi. Sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan, peserta dari mitra KWT Flamboyan berjumlah 20 orang diberikan tes awal (Pretest) untuk melihat tingkat pengetahuan mereka terhadap jenis-jenis serta morfologi tumbuhan obat beserta dengan kegunaanya. Kemudian setelah itu, peserta kembali diberikan tes akhir (Post-test) untuk melihat kemajuan dari hasil pelatihan yang telah dilakukan. Hasil tes tersebut dianalisis dengan rumus N-Gain. Hasil pelatihan menunjukan identifikasi morfologi dan bagian yang digunakan pada tanaman obat berjumlah 15 jenis. Kemudian hasil analisis terkait dengan pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah kegiatan menunjukan peningkatan yang signifikan dengan menghasilkan skor N-Gain 0,6 dengan persentase 61,3% menjadikan kegiatan pelatihan ini cukup efektif untuk dilaksanakan. Dari 20 peserta yang mengikuti kegiatan ini 16 orang tergolong memiliki nilai N-Gain yang tinggi dan 4 orang memiliki nilai sedang atau 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenal dan mengidentifikasi morfologi tanaman obat
Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kuala Kabupaten Nagan Raya
Literasi keuangan syariah merupakan keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh generasi muda, terutama di Provinsi Aceh yang menerapkan syariat Islam secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah pada siswa SMA Negeri 2 Kuala melalui program pengabdian masyarakat yang melibatkan seminar, workshop, simulasi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 50 siswa berpartisipasi dalam program ini, yang berlangsung selama 2 Hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip dasar keuangan syariah, pengetahuan tentang produk keuangan syariah, serta sikap dan perilaku siswa dalam mengelola keuangan pribadi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sebelum program, hanya 30% siswa yang memahami dasar-dasar keuangan syariah, sementara setelah program, angka ini meningkat menjadi 85%. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari juga meningkat, dengan 60% siswa mulai menggunakan produk keuangan syariah. Hasil ini menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini efektif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah dan memiliki dampak positif jangka panjang yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Aceh dan Indonesia dalam rangka meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda
Perempuan dan Kebersihan Lingkungan: Upaya Membangun Kesadaran dalam Pemanfaatan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos dengan Metode Takakura di Desa Cukurgondang
Permasalahan terkait dengan penumpukan sampah masih terjadi di berbagai daerah dan salah satunya di Desa Cukurgondang, Grati, Pasuruan. Penumpukan sampah ini terjadi karena tidak adanya pengolahan dan pemilahan sampah yang benar. Maka dari itu, tim pengabdian masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya melakukan kegiatan edukasi secara berkala terkait dengan pengolahan sampah organik dengan menggunakan metode takakura. Tujuan dari kegiatan ini yaitu, untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan atau menumpuk sampah didepan rumah akan tetapi mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, salah satunya dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos dengan metode takakura. Adapun metode yang digunakan dalam program ini yaitu dengan memberikan edukasi yang sasarannya adalah para ibu-ibu paguyuban di setiap dusun. Dari hasil kegiatan yang dilakukan didapatkan 5 dari 20 responden merespon positif kegiatan ini yang dapat dilihat dari wawancara yang dilakukan setelah kegiatan tersebut, selain itu monitoring dengan cara presentasi setiap kompos yang dibawa setelah satu minggu di paguyuban berikutnya, diperoleh hasil bahwa 4 dari 7 kompos yang dibuat berhasil menjadi pupuk dan sisanya tidak berhasil karena perawatan yang kurang maksimal. Akan tetapi, hal tersebut masih dapat diatasi dengan perawatan yang rutin, baik, dan benar. Adapun untuk selanjutnya, diharapkan para ibu-ibu dapat melanjutkan pengolahan sampah organik menggunakan metode takakura ini, serta dapat menjadi pelopor bagi ibu-ibu yang lainnya.Kata kunci: Pengolahan Sampah, Takakura, Sampah Organi
Pelatihan Pembuatan Materi Ajar Menggunakan PopAi di SD Negeri 13 Palembang
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendalami penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), khususnya di SD Negeri 13 Palembang. Melalui kemitraan dengan sekolah tersebut, para guru SD menjalani pelatihan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi AI, terutama melalui platform PopAi. Pelatihan ini menitikberatkan pada pemahaman konsep dasar kecerdasan buatan, aplikasi praktisnya dalam pembelajaran, dan aspek-etika dalam penggunaannya. Diharapkan bahwa pengabdian ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD, dengan peserta yang memiliki pengetahuan mendalam tentang penggunaan AI dan keterampilan praktis untuk menghasilkan materi ajar inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa
Sosialisasi Peran Kemasan Melalui Pendampingan Pendaftaran Desain Industri pada Kampung Tematik Waru Brilliant
Kemasan produk memiliki peran penting dalam menarik perhatian konsumen dan meningkatkan daya saing produk, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kampung Tematik Waru Brilliant Desa Bojong Renged, UMKM yang sebagian besar bergerak di bidang produksi makanan dan kerajinan, menghadapi tantangan dalam hal kemasan yang kurang menarik dan tidak memenuhi standar pasar, sehingga menghambat potensi produk mereka untuk bersaing. Selain itu, minimnya pengetahuan mengenai pendaftaran desain industri menjadi kendala bagi pelaku usaha dalam melindungi inovasi kemasan mereka, yang dapat berkontribusi pada penambahan nilai produk. Metodologi yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini melibatkan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan UMKM setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan keterampilan UMKM terkait kemasan dan pendaftaran desain industri. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas kemasan dan kesadaran akan pentingnya perlindungan hukum melalui pendaftaran desain industri, tetapi juga mendorong peningkatan nilai tambah produk yang berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal