Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
PENGARUH RETURN ON EQUITY DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (Suatu Studi pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk yang terdaftar di BEI Periode 2010-2019)
Penelitian ini di fokuskan pada Pengaruh Return On Equity dan Net Profit Margin Terhadap Laba (Suatu Studi pada PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi : 1]. Bagaimana pengaruh Return On Equity terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk 2]. Bagaimana pengaruh Net Profit Margin terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk?; 3]. Bagaimana pengaruh Return On Equity dan Net Profit Margin terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1]. Pengaruh Return On Equity terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk periode; 2]. Pengaruh Net Profit Margin terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk; 3]. Pengaruh Return On Equity dan Net Profit Margin terhadap pertumbuhan laba pada PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan metode pendekatan kuantitatif. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh Analisis Regresi Sederhana, Analisis Koefisien Korelasi, Koefisien Determinasi, Uji Signifikansi (Uji t dan Uji f). Hasil penelitian menunjukkan Return On Equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan besarnya pengaruh sebesar 71,1%, sedangkan sebesar 28,9% dipengaruhi oleh faktor lain, Net Profit Margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan besarnya pengaruh sebesar 47,3 %, sedangkan sebesar 52,7% dipengaruhi oleh faktor lain, dan Return On Equity dan Net Profit Margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan besarnya pengaruh sebesar 71,3% sedangkan sisanya 28,7% pengaruh faktor lain. Diharapkan PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk memperhatikan kinerja manajemen perusahaan dalam Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) demi tujuan perusahaan
PENGARUH NILAI PRODUK DAN BRAND TERHADAP PERTIMBANGAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN (Suatu Studi pada Konsumen Handphone Samsung)
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Nilai Produk dan Brand terhadap Pertimbangan Konsumen dalam Pembelian (Suatu Studi pada Konsumen Handphone Samsung). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana pengaruh nilai produk terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung?; 2) Bagaimana pengaruh brand terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung?; 3) Bagaimana pengaruh nilai produk dan brand terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh nilai produk terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung; 2) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh brand terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung; 3) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh nilai produk dan brand terhadap pertimbangan konsumen dalam pembelian handphone samsung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan penelitian deskriptif kuantitatif. Ukuran sampel yang dipilih sebanyak 71 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket atau kuesioner. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh digunakan Analisis Regresi Sederhana, Analisis Koefisien Korelasi Sederhana, Uji Koefisien Determinasi dan Uji Hipotesis menggunakan Uji Signifikansi (Uji t)Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa Nilai Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertimbangan Konsumen dalam Pembelian pada Horizon Celluler Majenang dengan hasil korelasi sebesar 0,198 atau memiliki tingkat hubungan sangat lemah dan tingkat pengaruh sebesar 3,92%. Brand berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertimbangan Konsumen dalam Pembelian pada Horizon Celluler Majenang dengan hasil korelasi sebesar 0,243 atau memiliki tingkat hubungan lemah dan tingkat pengaruh sebesar 5,90%. Nilai Produk dan Brand berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertimbangan Konsumen dalam Pembelian dengan hasil korelasi sebesar 0,304 atau memiliki tingkat hubungan lemah dan tingkat pengaruh sebesar 9,24% . Hipotesis yang diajukan bahwa korelasi dapat dikatakan signifikan apabila f hitung > f tabel
Tata Kelola Indera Dalam Naskah Sanghyang Siksakandang Karesian
Tubuh manusia mempunyai alat indera yang setiap masing-masing memiliki fungsi dan kegunaannya. Indera tersebut selayaknya digunakan sesuai dengan yang seharusnya dan untuk kebaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tata kelola indera dalam naskah Sanghyang Siksakandang Karesian untuk kesejahteraan masyarakat Sunda Abad ke-16. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain critical discourse analysis (CDA). CDA ini mengintepretasikan naskah Sanghyang Siksakandang Karesian secara mikro, intermediate, dan macroanalysis. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah studi pustaka dengan mencari referensi tentang subyek yang diteliti antara lain adalah naskah, penguasa, dan ideologi yang ada pada abad ke-16. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Sanghyang Siksakandang Karesian merupakan naskah Sunda kuna ditulis pada 1518 Masehi. Naskah Sanghyang Siksakandang Karesian berisi pedoman kehidupan manusia, meliputi pembuka (sepuluh aturan dasakerta dan dasaperbakti); perilaku rakyat (karma ning hulun) terhadap raja; dan pelengkap perbuatan. Temuan kedua, dasakerta adalah pengetahuan lokal yang berisi pedoman praksis dalam kehidupan sehari-hari melalui pengekangan hawa nafsu sepuluh inderanya untuk mencapai kesejahteraan manusia di dunia. Indera manusia harus digunakan untuk kebaikan
Pemetaan Bibliometrik Mengenai Penelitian Warisan Budaya Digital
Warisan budaya digital merupakan konsep tentang bagaimana teknologi dapat kita manfaatkan dalam mempertahankan identitas budaya dan sejarah. Penelitian-penelitian mengenai topik tersebut akan bermanfaat untuk pelbagai kepentingan, layaknya pembelajaran dan ilmu pengetahuan, pengambilan keputusan sekaligus membantu perancangan undang-undang yang masih berkaitan dengan warisan digital ataupun preservasi sumber informasi secara umum. Dalam penelitian ini, sumber data diperoleh dari basis data penelitian internasional bernama Scopus. Kata kunci yang dimasukkan pada basis data tersebut adalah “digital heritage” dengan rentang waktu yang dibatasi antara tahun 2014 - 2023. Sementara, untuk perangkat lunak yang digunakan untuk keperluan menganalisis data antara lain Biblioshiny dan VOSviewer. Berdasarkan hasil dan pembahasan, ditemukan bahwa Marc Aurel Schnabel dan Lecture Notes in Computer Science (Including subseries Lecture Notes in Artificial Intelligence and Lecture Notes in Bioinformatics) menjadi penulis dan sumber dengan performa tertinggi dalam hal menghasilkan publikasi. Diikuti oleh negara-negara seperti United Kingdom, Italy, dan United States. Ditemukan pula frasa-frasa dengan intensitas penggunaan tertinggi, diantaranya “digital heritage”, “cultural heritage”, dan “virtual reality”. Kemudian, selain basis tema yang umum dibahas terdapat tema-tema yang sedang berkembang di kalangan penulis, yaitu photogrammetry, architectural design, image reconstruction, serta artificial intelligence
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN DALAM TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (LHO) DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
Salah satu kompetensi dasar pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) kelas X yang wajib dipahami oleh peserta didik antara lain ialah kompetensi menganalisis struktur serta kaidah kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi. Walaupun demikian pada kenyataanya di kelas X Teknik Otomotif 4 SMKN 2 Ciamis tahun ajaran 2024/ 2025 masih ada peserta didik yang belum mampu menggapai KKTP. Untuk menangani kasus tersebut, penulis melakukan suatu penelitian.Penelitian yang dicoba bertujuan guna mengetahui dapat ataupun tidaknya model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media pembelajaran Teka- teki Silang serta Ice Breaking Clep Boom Pen sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar dalam kemampuan menganalisis struktur serta kaidah kebahasaan dalam bacaan laporan hasil observasi di kelas X Teknik Otomotif 4 SMKN 2 Ciamis tahuan ajaran 2024/ 2025. Prosedur penelitian penulis gunakan merupakan penelitian tindakan kelas( PTK) dengan memakai teknik pengumpulan data berbentuk wawancara, metode observasi, serta metode tes.Saat sebelum pelaksanaan tindakan peserta didik yang belum menggapai KKTP sebanyak 24 orang alias 67% sebaliknya partisipan didik yang telah menggapai KKTP sebanyak 12 orang alias 33%. Sementara itu setelah terdapat tindakan pada siklus kesatu Peserta didik yang belum menggapai KKTP sebanyak 8 orang alias 22% sementara itu yang peserta didik yang telah menggapai KKTP sebanyak 28 orang alias 78%.Pada siklus kedua seluruh peserta didik 100% telah menggapai KKTP yang sudah diresmikan ialah 75.Berlandaskan uji wilcoxon dikenal jika nilai Wilcoxon hitung lebih kecil dari pada Wilcoxon tabel ialah nilai Whitung pada jumlah positif yaitu 3, 5 lebih kecil dari pada Wtabel( 116, 9) dalam taraf siginifikansi 5%( 0, 05). Sehingga bisa ditafsirkan jika data pada siklus kesatu serta kedua membuktikan terdapatnya perbedaan sehingga bisa disimpulkan terdapatnya peningkatan yang signifikan dari siklus pertama ke siklus kedua. Berlandaskan uji statistik yang sudah dicoba tersebut menguatkan hasil jika model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media pembelajaran Teka- teki Silang serta Ice Breaking Clep Boom Pen guna meningkatkan motivasi belajar dalam kemampuan menganalisis struktur serta kaidah kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi pada peserta didik kelas X Teknik Otomotif 4 SMKN 2 Ciamis tahun ajaran 2024/ 2025 berhasil serta bisa diterima
ANALISIS RISIKO USAHA TERNAK AYAM BROILER DI DESA RAJADESA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usaha peternakan ayam broiler, termasuk biaya, penerimaan, dan pendapatan dalam satu siklus produksi, serta menghitung R/C ratio dari usaha tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023 hingga Maret 2024 di Desa Rajadesa, Kecamatan Rajadesa. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan satu responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan total biaya (gabungan biaya tetap dan variabel) sebesar Rp. 482.132.500, penerimaan dari satu siklus produksi sebesar Rp. 517.900.000, dan pendapatan sebesar Rp. 35.767.500. R/C ratio untuk satu kali produksi adalah 1,07, yang berarti setiap Rp. 1 biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,07. Koefisien variasi (CV) rata-rata sebesar 0,3 menunjukkan bahwa risiko usaha peternakan ayam broiler ini tergolong rendah karena nilainya ≤0,5.
HUBUNGAN ANTARA PERAN KELOMPOK PENANGKAR DENGAN KAPASITAS PETANI PENANGKAR BENIH PADI DI KABUPATEN CIAMIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis yang bermitra dengan CV PTSC dalam pemasaran benih padi, serta menganalisis hubungan antara peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Lakbok, Banjarsari, Banjaranyar dan Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penentuan sampel dengan metode proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman dan uji Korelasi Kendall’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok penangkar benih sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi termasuk kategori tinggi. Kapasitas petani penangkar benih padi meliputi penguasaan inovasi teknologi, persiapan budidaya, penerapan komponen teknologi, berorientasi pemasaran hasil, menjalin kemitraan dan keberlanjutan usaha termasuk kategori tinggi. Analisis korelasi peran kelompoktani sebagai kelas belajar dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi rendah, peran kelompoktani sebagai wahana kerjasama dan sebagai unit produksi dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi Kendall terdapat hubungan yang siginifikan antara peran kelompok penangkar dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM USAHATANI PADI DI DESA NATANEGARA KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS
Kelompok tani memiliki peran yang dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai wahana belajar, wahana kerja sama dan unit produksi. Desa Natanegara memiliki tiga kelompok tani aktif, yaitu Kelompok Tani Mekar Saluyu V, Wargi Saluyu 3 dan Neglasari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan peran kelompok tani dalam pertanian padi di Desa Natanegara, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Sebuah pendekatan deskriptif kualitatif digunakan. Metode sampel acak sederhana, juga dikenal sebagai metode (Simple random sampling) digunakan untuk mengumpulkan 32 sampel petani dari 117 petani. Metode ini didasarkan pada perhitungan dengan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kelompok Tani Dalam Usahatani Padi di Desa Natanegara Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis termasuk kategori tinggi. Tingginya peran tersebut dapat terlihat dari peran kelompok sebagai kelas belajar (90,62 persen), wahana kerjasama (87,5 persen) dan unit produksi (90,62 persen) bagi para petani. Kelompok tani membantu petani belajar lebih banyak, mengambil sikap positif terhadap usaha mereka, bekerja sama untuk menyelesaikan masalah, dan menyediakan sumber daya produksi seperti bibit, pupuk, dan pestisida yang murah bagi petani
TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG PADA AGROWISATA KEBUN TEH TAMBI DI KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO
Kepuasan pengunjung pada agrowisata dinilai melalui fasilitas yang disediakan dan pelayanan yang diberikan, perbedaan karakteristik pengunjung menjadi permasalahan terhadap harapan pelayanan kepuasan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung, tingkat kepuasan pengunjung, dan cara pemenuhan fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh pengelola terhadap pengunjung agrowisata Kebun Teh Tambi di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik penarikan sampel menggunakan accidental sampling dengan perhitungan lemeshow. Data primer dan data sekunder yang terkumpul dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung meliputi rata-rata umur 23 tahun, 64,58% perempuan, 89,58% berasal dari Jawa Tengah, dan 59,38% bekerja sebagai wiraswasta/wirausaha. Tingkat kepuasan pengunjung berdasarkan Importance Performance Analysis (IPA), tingkat kesesuaian pelayanan dan fasilitas agrowisata diperoleh nilai 100,48%, berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai sebesar 76,36 menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kepuasan pengunjung pada Agrowisata dikatakan puas. Cara pemenuhan fasilitas dan pelayanan terhadap pengunjung dilakukan sesuai peraturan dan prosedur kerja yang diterapkan oleh agrowisata sesuai dengan tugasnya secara profesional. Pengelola dapat memperbaiki serta meningkatkan kinerja pada pelayanan dan fasilitas yang berada pada kuadran I diagram kartesius hasil Importance Performance Analysis (IPA) untuk mencapai tingkat kepuasan yang lebih tinggi dari nilai yang diperoleh berdasarkan perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI)
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN RISIKO PRODUKSI USAHATANI PISANG MAS KIRANA (Musa acumunata) (Studi pada Kelompok Petani Mitra CV. Cipta Agri Pratama di Kabupaten Purwakarta)
Pisang merupakan komoditas hortikultura yang paling banyak dikonsumsi, mas kirana salah satu produk unggulan di Kabupaten Purwakarta. Desa Gununghejo adalah sentra produksi pisang mas kirana dengan naungan CV. Cipta Agri Pratama. Usahatani memiliki berbagai daya tarik yaitu pendapatan tinggi dan menguntungkan, maka usahatani dapat dikatakan layak untuk dikerjakan. Petani pisang mas kirana ini belum mempunyai data pengeluaran dan data pendapatan usahatani. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis total biaya, pendapatan, pendapatan, kelayakan finansial dan tingkat risiko produksi usahatani. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Data primer dan sekunder diambil menggunakan metode wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Data yang dianalisis adalah total biaya, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio , Break Even Point MultiProduk dan analisis risiko produksi. Hasil penelitian usahatani pisang mas kirana dalam satu musim tanam per hektar dengan rata-rata total biaya produksi Rp.7.637.273, penerimaan Rp.21.651.014, pendapatan Rp.14.014.798. R/C Ratio sebesar 2,83 maka usahatani pisang mas kirana layak untuk diusahakan. BEP Multi Produk untuk produksi grade A 205,01 kg dengan kenyataan hasil 2.772,5 kg, grade B 29.64 kg dengan kenyataan hasil 664,3 kg, grade C 12,35 kg dengan kenyataan hasil 326,26 kg, secara total BEP produk titik impas 247 kg dengan kenyataan produksi 3.762,06 kg. BEP penerimaan untuk grade A Rp.1.332.565 dengan hasil kenyataan Rp.18.015.048, kelas B Rp.133.380 dengan hasil kenyataan Rp.2.657.198, kelas C Rp.43.225 dengan hasil kenyataan Rp.978.768 dan total BEP penerimaan titik impas Rp.1.509.170 dengan kenyataan sebesar Rp.21.651.014. Usahatani dinyatakan layak karena produksi dan penerimaan melebihi perhitungan BEP Multi Produk . Risiko produksi termasuk kategori tingkat rendah karena koefisien variasi produksi sebesar 0.0615011 (<0,5)