Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Perbandingan Pengaruh Latihan Colorado Experiment dengan Burn out Terhadap Peningkatan Volume Otot Dada
The independent variables consist of the Colorado experiment and burn out. The aim of this study is to change the appearance of chest muscle volume. The research uses a pre-experimental method. Pretest-posttest two group design as the research design. The location of this study is Diamond Fitness. The total research subjects were 14 men divided into two research groups. The measuring tool used is circumference measurements only on the chest circumference. The statistical data processing process applies the SPSS 25 application. The results of this study are 1. Exercise using the Colorado Experiment system has a significant effect on increasing chest muscle volume. 2. Training using the burnout system has a significant effect on increasing chest muscle volume. 3. There is no significant difference between training using the Colorado Experiment system and burn out on increasing chest muscle volume. Conclusion: The independent variables consisting of the Colorado experiment and burnout showed better changes in chest muscle volume in Diamond Fitness members. Suggestion: A variety of exercise variations must be used so that the right training method can be found for each individual Diamond Fitness member.Variabel bebas terdiri dari colorado experiment dan burn out adalah tujuan dari studi ini untuk merubah penampilan pada volume otot dada. Penelitian menggunakan metode pre-experimen. Pretest-postest two group design sebagai desain penelitian. Lokasi studi ini adalah di Diamond Fitness. Subjek penelitian keseluruhan berjumlah 14 orang putra dibagi menjadi dua kelompok penelitian. Alat ukur yang digunakan yaitu circumference measurements hanya pada bagian lingkar dada. Proses pengolahan data statistik menerapkan aplikasi SPSS 25. Hasil studi ini adalah 1. Latihan menggunakan sistem colorado experiment memperlihatkan hasil yang lebih baik pada volume otot dada. 2. Menggunakan sistem burnout memperlihatkan hasil yang lebih baik pada massa otot dada. 3. Ke-dua metode tersebut tidak terlihat keunggulan atau sebaliknya ke-dua variabel bebas tersebut mempunyai perubahan positif yang lebih baik pada volume otot dada. Kesimpulan: Variabel bebas yang terdiri dari colorado experiment dan burnout adanya perubahan yang lebih baik untuk volume otot dada pada anggota Diamond Fitness. Saran: Berbagai variasi latihan harus digunakan agar dapat ditemukan metode latihan yang tepat bagi setiap masing-masing individu anggota Diamond Fitness
ANALISIS CUSTOMER SERVICE MENGGUNAKAN CHATBOT BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (Suatu Studi pada Daya Motor Honda Ciamis)
Penelitian ini difokuskan pada Analisis Customer Service Menggunakan Chatbot Berbasis Artificial Intelligence (Suatu Studi pada Daya Motor Honda Ciamis). Permasalahan yang dihadapi pada penelitian ini meliputi: 1). Bagaimana penerapan chatbot berbasis artificial intelligence pada customer service Daya Motor Honda Ciamis?; 2). Bagaimana cara menggunakan aplikasi chatbot yang diterapkan oleh Daya Motor Honda Ciamis? ; 3). Apakah penerapan chatbot berbasis artificial intelligence menguntungkan bagi customer service dan customer Daya Motor Honda Ciamis? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1). Penerapan chatbot berbasis artificial intelligence pada customer service Daya Motor Honda Ciamis; 2). Cara menggunakan chatbot berbasis artificial intelligence yang diterapkan oleh Daya Motor Honda Ciamis; 3). Menguntungkan atau tidaknya penerapan chatbot berbasis artificial intelligence bagi customer service dan customer Daya Motor Honda Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, penfamatan/observasi dan dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan Reduksi Data, Display Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa Daya Motor Honda Ciamis menerapkan chatbot berbasis artificial intelligence menggunakan aplikasi whatsapp untuk memberikan informasi kepada pelanggan dengan sistem yang mudah dan dengan waktu yang efisien. Diharapkan Daya Motor Honda Ciamis dapat menerapkan chatbot ke dalam aplikasi lain, dengan demikian pelanggan akan semakin mudah untuk dapat mengakses chatbot.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E – WOM) DAN ELECTRONIC ADVERTISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Suatu Studi Pada Perusahaan Patroman Coffee Roastry Banjar)
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E – WOM) DAN ELECTRONIC ADVERTISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN(Suatu Studi Pada Perusahaan Patroman Coffee Roastry Banjar) Oleh: AZIS SAPUTRA3402160594 Penelitian ini dilatarbelakangi olehbelum optimalnya keputusan pembelian konsumen yang diakibatkan oleh belum optimalnya pelaksanaan electronic word of mouth dan electronic advertising pada Patroman Coffee Roastery Kota Banjar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pengaruh electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian konsumen pada Patroman Coffee Roastery Kota Banjar?; 2) Bagaimana pengaruh electronic advertising terhadap keputusan pembelian konsumen pada Patroman Coffee Roastery Kota Banjar?; 3) Bagaimana pengaruh electronic word of mouth dan electronic advertising terhadap keputusan pembelian konsumen pada Patroman Coffee Roastery Kota Banjar?Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yakni metode penelitian kuantitatif. Jumlah populasi yang akan dijadikan objek penelitian adalah konsumen pada Patroman Coffee Roastery Kota Banjar yang melakukan pembelian pada bulan Desember 2019 yaitu sebanyak 1.688 orang, ukuran sampel yang dipilih adalah sebanyak 94 orang. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik yaitu studi kepustakaan, studi lapangan dan penyebaran angket.Dari hasil penelitian, dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut: 1) Electronic word of mouth pada Patroman Coffee Roastry Banjar adalah sudah baik. Begitu pula berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa terdapat pengaruh positif electronic word of mout terhadap keputusan pembelian pada Patroman Coffee Roastry Banjar; 2) Electronic advertising pada Patroman Coffee Roastry Banjar adalah sudah baik. Begitu pula berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa terdapat pengaruh positif electronic advertising terhadap keputusan pembelian pada Patroman Coffee Roastry Banjar; 3) Keputusan pembelian konsumen pada Patroman Coffee Roastry Banjar adalah tinggi. Begitu pula berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa terdapat pengaruh positif electronic word of mout dan electronic advertising terhadap keputusan pembelian pada Patroman Coffee Roastry Banjar. Artinya apabila pelaksanaan electronic word of mout dan electronic advertising suadah baik maka keputusan pembelian konsumen akan meningkat. Kata Kunci: Electronic Word of Mouth, Electronic Advertising dan Keputusan Pembelia
PENGARUH LINGKUNGAN ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA (Suatu Studi Pada PT Albasi Priangan Lestari Banjar)
Berdasarkan identifikasi masalah, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: 1).Bagaimana pengaruh Lingkungan Organisasi terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar?.2)Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar?3).Bagaimana pengaruh lingkungan organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar? .Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:;1).Pengaruh Lingkungan Organisasi terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar.2)Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar.3).Pengaruh lingkungan organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja PT Albasi Priangan Lestari Banjar.Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik.Dari perhitungan diatas dapat diketahui koefisien korelasi antara variabel Lingkungan Organisasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja yaitu sebesar 0,927. Berdasarkan tabel tingkat koefisien korelasi, angka 0,927 berada antara 0,80 – 1,000 yang artinya sangat kuat. Maka dapat disimpulkan bahwa Lingkungan Organisasi dan Gaya Kepemimpinan memiliki korelasi terhadap Kepuasan Kerja dengan tingkat korelasi sangat kuat.Dari perhitungan diatas maka dapat diketahui persamaan regresinya yaitu :Y= + 1.080 X1 + 0,090 X2 . Yang artinya apabila bobot X1 bertambah 1 maka bobot Y akan mengalami kenaikan sebesar 1.080begitu pula sebaliknya apabila X2 bertambah 1 maka Y akan mengalami kenaikan sebesar 0,090. Berdasarkan perhitungan diatas maka dapat disimpulkan bahwa Insentif Materialdan Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja mempunyai pengaruh sebesar 85,93% dan sisanya 14,07% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Dari perhitungan diatas dapat diketahui nilai Fhitung sebesar lebih besar dari Ftabel sebesar 3,23. Yang artinya Lingkungan Organisasi dan Gaya Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja.Dengan taraf nyata 0,05 yang berarti kita mempercayai 95% bahwa Lingkungan Organisasi dan Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja pada PT Albasi Priangan Lestari Banjar. Dan hipotesis yang diajukan dapat diterima dan teruji kebenarannya
Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Ajar Komik Elektronik Berbentuk Flipbook dalam Pembelajaran Pasca Pandemi Covid-19
Dalam pembelajaran era 4.0, pendidik harus meningkatkan kemampuannya dalam memilih bahan ajar dan media agar pembelajaran efektif dan sesuai dengan perkembangannya. Salah satu media yang berkembang di era digital ini adalah bahan ajar elektronik. Selain itu, bahan ajar tersebut dapat dikembangkan menjadi komik elektronik yang berbentuk flipbook. Berdasarkan observasi yang dilakukan, pendidik belum mengenal proses digitaliasi bahan ajar dan mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk komik elektronik yang dapat meningkatkan keterpahaman dan minat belajar peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Tujuan dari program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah meningkatkan kemampuan pendidik SMP dalam memanfaatkan dan mengembangkan bahan ajar komik elektronik dengan aplikasi flipbook. Metode yang digunakan dalam kegiatan PPM ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun langkah-langkah pelaksanaan PPM ini adalah melaksanakan observasi; merencanakan tindakan; dan pelaksanaan pelatihan pembuatan bahan ajar, komik pembelajaran, dan melakukan simulasi digitalisasi bahan ajar melalui aplikasi flipbook. Hasil dari kegiatan ini terlihat bahwa pelatihan pemanfaatan dan pengembangan bahan ajar komik elektronik berbentuk flipbook kepada pendidik-pendidik SMP Mekarwangi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi literasi teknologi pendidik dalam menghadapi tantangan sistem pembelajaran pascapandemi Covid-19
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa pemberdayaan kader Posyandu dalam pelatihan antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut. Mitra dalam kegiatan ini adalah Puskesmas Wanaraja dengan sasaran para kader Posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Wanaraja. Pemilihan lokasi kegiatan adalah Puskesmas Wanaraja yang merupakan daerah angka stunting tertinggi di Kabupaten Garut, daerah ini masih jauh dari perkotaan dan mungkin kurang pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi baik dan kurangnya pengetahuan kader tentang pengukuran Antropometri yang dikhawatirkan adanya eror data dikarenakan alat pengukuran yang tidak tersandar atau kader yang mengukur tidak sesuai dengan SOP. Salah satu permasalahan yang paling mendasar adalah masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropometri, mulai dari cara memasang dan menera alat ukur, menimbang, mengukur panjang badan, dan tinggi badan balita hingga mencatat hasil ukur berdampak pada pendataan dan pelaporan status gizi yang tidak akurat. Permasalah ini dapat dicegah melalui kegiatan pemberdayaan pada para kader Posyandu. Tujuan pengabdian ini yakni memberikan pelatihan dan demonstrasi pengukuran antropometri. Manfaat kegiatan ini yaitu menambah ilmu, wawasan, pengetahuan dan keterampilan kader, mencegah terjadinya kesalahan dalam pengukuran setiap bulannya agar memenuhi kebutuhan pelaporan Puskesmas. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa kegiatan pelatihan yang kemudian menjadi pendampingan kader Posyandu. Kata kunci: Pemberdayaan, Kader, Pelatihan Antropometr
Pelatihan Manajemen Diabetes Mellitus Berbasis Budaya Sunda Bagi Kader Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pengelolaan Lansia Diabetes di Tasikmalaya
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh gaya hidup atau kebiasaan perilaku yang tidak sehat, sehingga diperlukan upaya untuk mengubah perilaku menjadi lebih baik dengan menggunakan pendekatan budaya Sunda. Berbagai fenomena yang terjadi pada budaya Sunda menunjukkan perilaku yang berisiko meningkatkan kadar gula darah pada lansia. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam pengelolaa lansia diabetis di Tasikmalaya. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kadeer Kesehatan. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dengan pendekatan budaya Sunda untuk menyampaikan informasi pengelolaan lansia DM berdasarkan pada Budaya Sunda (silih asah, silih asih dan silih asuh). Jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang. Hasil menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan kader kesehatan setelah diberikan pelatihan. Pelatihan dengan pendekatan budaya Sunda dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam pengelolaan lansia Diabetes Disarankan agar pelatihan dengan pendekatan budaya dapat menjadi salah satu alternatif dan teknik meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaam lansia diabetes di Indonesia dengan berbagai suku yang berbed
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Perekonomian Rakyat di Desa Sempu Kecamatan Sempu Banyuwangi
Masyarakat di Desa Sempu mayoritas berprofesi sebagai petani yang memiliki tingkat pendapatan relatif rendah sehingga banyak pemuda yang telah lulus dari sekolah memilih untuk merantau ke luar kota hingga ke luar negeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dihadapi oleh Desa Sempu dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, dengan menggunakan alat analisis SWOT IFAS dan EFAS menunjukkan posisi Ekonomi Desa Sempu berada pada kuadran 2. Hal ini dibuktikan dengan skor IFAS (Skor Strength – skor Weakness) senilai -690 dan skor EFAS (Skor Opportunity – Skor Threat) senilai 160. Kuadran 2 menunjukkan bahwa potensi yang dihadapi oleh Desa Sempu lebih besar daripada ancaman yang akan diterima. Oleh karena itu diperlukan action untuk memindahkan posisi Desa Sempu ke kuadran 1, salah satu action yang dilakukan yaitu dengan melakukan inovasi produk pertanian untuk menambah value added, meningkatkan legalitas usaha, serta meningkatkan sistem pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian ini juga membuat produk olahan dengan memanfaatkan hasil pertanian dan hasil sungai yaitu dengan menciptakan produk sambal wader. Diharapkan dengan adanya inovasi produk dengan memanfaatkan potensi yang sudah ada dapat mendorong perekonomian masyarakat dan terciptanya produk UMKM yang berdaya saing sehingga membantu mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)
Sosialisasi Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Tanaman Cepat Panen dengan Plastik Polybag pada Masyarakat Graha Raya Cikupa Tangerang
Masih banyaknya lahan sempit yang terbengkali dan dibiarkan begitu saja tanpa ada tanaman apapun akibat kesibukan masyarakat Graha Raya Cikupa yang rata-rata pekerja pabrik yang berangkat pagi pulang sore atau malam. Beberapa titik tanah kosong belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan hanya ada sedikit dari mereka yang peduli terhadap lingkungan untuk menanam tanaman di tanah kosong dan lahan sempit. Kegiatan sosialisasi ketahanan pangan dilakukan untuk memberikan pemahamanan dan mengedukasi masayarakat untuk menanam tanaman cepat panen dengan menggunakan plastic polybag yang dapat diletakkan di depan halaman rumah atau tempat-tempat kosong meskipun lahan relative sempit. Peserta mayoritas adalah ibu rumah tangga dan sebagian kecil peserta adalah laki-laki. Peserta yang berjumlah 55 orang dari 4 RT. Kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif terbukti dengan banyaknya peserta yang bertanya dan berdikusi mengenai materi sosialisasi. Diskusi berjalan secara interaktif dan semua pertanyaan dijawab dengan baik oleh narasumber. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan bibit tanaman sebanyak 84 tanaman terdiri dari tanaman cabe, tomat, terong dan mangg
Pelatihan Budi Daya Jamur Kuping pada Masyarakat Desa Sampora Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang
Masyarakat Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang menjadi mitra sasaran tim pengabdi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam melakukan kegiatan pengabdian. Kondisi Desa Sampora saat ini terletak di wilayah pembangunan yang sangat pesat. Namun, warganya tidak memiliki keterampilan yang cukup, masih banyak berpendidikan rendah, dan penduduk asli banyak yang kehilangan mata pencahariannya. Selain itu yang mendasari diadakan kegiatan pengabdian ini ialah kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat Desa Sampora tentang budi daya jamur kuping; masih ada warga yang ingin meningkatkan penghasilan dalam rumah tangga; dan adanya permintaan jamur kuping yang cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, solusi yang dapat ditawarkan adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang budi daya jamur kuping dan mengarahkan masyarakat untuk menambah penghasilan keluarga dengan budi daya jamur kuping. Metode pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Tahapan persiapan dilakukan dengan menyiapkan materi pengabdian, pembelian alat dan bahan untuk praktik budi daya jamur kuping. Kegiatan pelatihan budi daya jamur kuping meliputi teknik pembuatan medium, inokulasi, pemeliharaan medium tanam, menyiram medium tanam dan pemanenan. Sementara itu, tahap monitoring dan evaluasi dilakukan secara langsung mengunjungi mitra dan menggunakan sarana komunikasi WhatsApp Grup. Mitra sangat setuju (100%) bahwa kegiatan pengabdian ini berguna dan menambah pemahaman warga mengenai budi daya jamur kuping. Masyarakat Desa Sampora sukses melakukan budi daya jamur kuping secara mandiri sampai dengan panen