Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    Analisis Sikap Petani Terhadap Benih Kentang Sayur Varietas Granola Kembang, Granola Lembang, dan Dayang Sumbi di Desa Sarimukti, Kabupaten Garut

    Get PDF
    Pasirwangi District is one of the areas with the highest contribution to potato production in Garut Regency which is faced with the problem of limited superior seeds which has caused a decline in potato production data. This will not only impact the level of potato production in Pasirwangi District, but will also affect the villages within it, including Sarimukti Village. Because Sarimukti Village is part of Pasirwangi District, it is likely that it will experience a similar impact. The potato varieties planted in Sarimukti Village are quite diverse, with three main varieties, namely Granola Kembang, Granola Lembang, and Dayang Sumbi. The objectives of this research are: (1) Analyzing the characteristics of vegetable potato farmers in Sarimukti Village, Pasirwangi District, Garut Regency, (2) Analyzing farmers' attitudes towards vegetable potato seeds of the Granola Kembang, Granola Lembang, and Dayang Sumbi varieties, and (3) Analyzing the attributes what needs to be paid attention to and improved in each potato seed of the Granola Kembang, Granola Lembang and Dayang Sumbi varieties. This research uses a descriptive analysis method, analysis of the Fishbein Multiattribute attitude model to determine the characteristics of farmers and farmers' attitudes towards potato seeds of the Granola Kembang, Granola Lembang and Dayang Sumbi varieties

    KELAYAKAN AGROINDUSTRI DAN NILAI TAMBAH KERIPIK BAWANG IRIS (Studi Kasus pada Agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis)

    Get PDF
     Industri pertanian merupakan sistem pengolahan secara terpadu antara sektor pertanian dengan sektor industri agar mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik bawang iris. 2) Besarnya R/C agroindustri keripik bawang iris. 3) Besarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris. Penelitian yang dilaksanakan di agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis ini didesain secara kualitatif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan : 1) biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi keripik bawang iris dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 4.106.238,39                         dengan penerimaan Rp. 6.250.000 dan pendapatan Rp. 2. 143.716,61  2) R/C sebesar 1, 52  yang artinya usaha agroindustri keripik bawang iris layak untuk dijalankan. 3) bersarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris adalah  Rp. 1 3.204  per kilogram bahan baku  .     

    PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN KELOMPOK TANI DALAM PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI DI DESA BATUPUTIH LAOK KECAMATAN BATUPUTIH

    Get PDF
    Kelompok tani memiliki peran penting dalam keberhasilan penyaluran pupuk subsidi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi petani terhadap peran kelompok tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Batuputih Laok. Penelitian menggunakan data primer yang diambil melalui wawancara terstrukutur menggunakan panduan kuesioner. Metode pengambilan sample yang digunakan yaitu multistage sampling terhadap 40 orang anggota kelompok tani yang berasal dari 8 sampel kelompok tani. Pengolahan data menggunakan statistic deskriptif. Peran kelompok tani sebagai wahana kerjasama berkategori sangat tinggi. Sedangkan untuk indikator kelas belajar dan unit produksi berkategori tinggi

    NILAI TAMBAH (Value Added) AGROINDUSTRI EMPING MELINJO DI DESA SELASARI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan pada agroindustri emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Berapa besarnya  pendapatan Agroindustri Emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis 2) Berapa Nilai Tambah Agroindustri Emping Melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantatif. Biaya total yang dikeluarkan dalam agroindustri emping melinjo dalam per satu kali proses produksi pada agroindustri emping melinjo  di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis yaitu sebesar Rp 6.757.566 dengan penerimaan  Rp 8.400.000 dan rata rata  pendapatan perbulan Rp 1.642.434  Rasio nilai tambah yang diperoleh dalam agroindustri emping melinjo di Desa Selasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis  sebesar 53%. Kata Kunci : Nilai Tambah, Agroindustri, dan Emping Melinj

    ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL KULINER AGROWISATA TEPIAN DANAU RANAU KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di objek wisata kuliner tepian Danau Ranau Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kelayakan finansial kuliner agrowisata menggunakan perhitungan Net Present Value (NPV), Metode Annual Equivalent (AE), Metode Internal Rate of Return (IRR), Metode Benefit Cost Ratio (BCR) dan Metode Payback Period (PBP).             Metode penelitian yang digunakan dalam penggumpulan data adalah survei dan wawancara langsung dengan pemilik kuliner ditepian Danau Ranau yang dijadikan sampel penelitian. Objek ini dipilih karena merupakan salah satu wisata kuliner yang cukup ramai oleh pengunjung.  Hasil penelitian menunjukkan bwah hasil perhitungan Net Present Value (NPV), dapat diketahui bahwa nilai Net Present Value (NPV) Wisata Kuliner Tepian Danau Ranau pada periode ke 5 atau tahun 2027 yaitu sebesar Rp 751.727.962, sehingga dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan oleh Wisata Kuliner Tepian Danau Ranau layak dijalankan, dikarenakan nilai Net Present Value (NPV) bernilai positif atau > 0. Hasil perhitungan IRR dapat diketahui sebesar 659% hal ini berarti tingkat efisiensi investasi lebih besar dari biaya modal, sehingga prospek investasi memiliki potensi baik dan layak untuk dilanjutkan. Berdasarkan hasil perhitungan Payback Period (PBP), dapat diketahui bahwa nilai Payback Period (PBP) Wisata Kuliner Tepian Danau Ranau yaitu sebesar 2,25. Artinya Investasi Wisata Kuliner Tepian Danau Ranau akan berada pada titik impas sekitar 2 tahun 3 bulan atau pada periode ke 3 (Tahun 2025)

    DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI (Studi Kasus pada Gapoktan Sinar Tani di Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya)

    Get PDF
    ABSTRAKPenyelenggaraan Program PUAP di Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah akan menjadi stimulus bagi petani untuk memberikan reaksi atau tanggapan terhadap Program PUAP. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dan dampaknya terhadap pendapatan petani padi pada Gapoktan Sinar Tani di Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PUAP di Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya meliputi usahatani atau budidaya padi, palawija komoditas hortikultura, dan peternakan, selain itu usaha penyediaan input pertanian, dan usaha simpan pinjam. Meski demikian program PUAP yang sudah berjalan berdampak signifikan terhadap pendapatan petani padi di Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah. Kata Kunci : Dampak, PUAP, Pendapatan, Petan

    STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SALE PISANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2023 di kecamatan Pamarican kabupaten Ciamis yang bertujuan mengetahui alternative strategi pengembangan agroindustri sale pisang, yang dilakukan secara purposive bahwa wilayah ini merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah pelaku agroindustri sale pisang terbanyak yang ada di kabupaten Ciamis.Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah sale pisang layak untuk di usahakan dan strategi pengembangan usaha sale pisang. Metode penarikan sampel menggunakan Sample Jenuh yaitu semua anggota populasi diambil sebagai anggota sampel.Hasil penelitian yang diperoleh dari argoindustri sale pisang ini sangat layak dikembangkan di daerah penelitian, karena selain keuntungannya yang besar proses pengolahan juga cukup mudah. Strategi pengembangan yang harus dilakukan usaha sale pisang adalah strategi SO (Strength - Opportunities), yaitu meningkatkan kualitas produksi serta melakukan promosi secara terus menerus agar keinginan konsumen terpenuhi (S1,3 dan O1).Rekomendasi penelitian : Semoga penelitian ini dapat bermanfaat terhadap pelaku usaha sale pisang, karena dari hasil penelitian yang saya lakukan usaha sale pisang sangat baik kedepannya. Semoga dengan adanya penelitian ini dapat memotivasi pelaku usaha sale pisang untuk lebih meningkatkan produksi dalam usaha sale pisang

    KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pelaku usaha agribisnis jagung di kecamatan tambaksari. Penelitian ini menggunakan mixed method. Untuk mendapatkan data primer, terutama terkait dengan karakteristik dan perilaku. Data primer dikumpulkan dari 59 orang responden dengan menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkap sebagian besar pelaku agribisnis jagung berusia produktif, berpengalaman rata-rata 12 tahun berusahatani, tingkat pendidikan sebagian besar SD (Sekolah Dasar) terutama pada subsistem usahatani, status penguasaan lahan mayoritas milik pribadi dan minoritas sewa, dan rata-ratatanggungan keluarga 2 orang, karakteristik individu pelaku agribisnisdi Kecamatan Tambaksari antar subsistem sangat baik

    ANALISIS KELAYAKAN USAHA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK PISANG DI DESA SELAMANIK KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Kabupaten Ciamis merupakan salah satu daerah yang banyak menghasilkan komoditas pisang di Jawa Barat. Buah pisang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dijadikan produk olahan makanan salah satunya melalui industri rumah tangga keripik pisang yang banyak diusahakan di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan (1) menghitung besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh melalui industri rumah tangga keripik pisang yang banyak diusahakan di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis; (2) mengetahui kelayakan usaha dari melalui industri rumah tangga keripik pisang yang banyak diusahakan di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Sampel diambil secara sengaja (Purposive Sampling) terhadap tiga pelaku usaha yang aktif memproduksi dan memasarkan keripik pisang. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Biaya dan Pendapatan, Kelayakan usaha yakni Revenue Cost Ratio (R/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya rata-rata yang dikeluarkan industri rumah tangga keripik pisang selama satu bulan atau 26 kali produksi adalah sebesar Rp77.496.471, dan mendapatkan penerimaan sebesar Rp86.222.222 serta memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp8.725.751; (2) Industri rumah tangga keripik pisang ini layak untuk diusahakan dengan nilai R/C ratio sebesar 1,11 (R/C ratio > 1)

    KERAGAAN AGROINDUSTRI KERIPIK KEDELAI (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI KERIPIK KEDELAI DI DESA LENGKONGBARANG KECAMATAN CIKATOMAS KABUPATEN TASIKMALAYA)

    Get PDF
    ABSTRAK  Keripik Kedelai merupakan makanan ringan yang terbuat dari kedelai. keripik kedelai mempunyai nilai tambah jika dikelola dengan baik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Proses Produksi Agroindustri keripik Kedelai di Desa Lengkongbarang Kecamatan Cikatomas kabupaten Tasikmalaya, 2) Berapa biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, 3) Berapa nilai tambah pada agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder . sampel pada penelitian ini yaitu pemilik usaha agroindustri keripik kedelai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses produksi keripik kedelai terlebih dahulu mempersiapkan bahan baku kedelai, tepung beras, tepung tapioka, dan bumbu tambahan. 2) besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri keripik kedelai dengan Besarnya biaya total (Total Cost) pada usaha keripik kedelai per satu kali produksi adalah sebesar Rp. 271,954.81,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 1.954,81,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 270.000,-. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 330.000,- sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 58.045,19,- Nilai tambah yang diperoleh agroindustri yaitu Rp. 146.000,00,-                                                      Keripik Kedelai merupakan makanan ringan yang terbuat dari kedelai. keripik kedelai mempunyai nilai tambah jika dikelola dengan baik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Proses Produksi Agroindustri keripik Kedelai di Desa Lengkongbarang Kecamatan Cikatomas kabupaten Tasikmalaya, 2) Berapa biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, 3) Berapa nilai tambah pada agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder . sampel pada penelitian ini yaitu pemilik usaha agroindustri keripik kedelai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses produksi keripik kedelai terlebih dahulu mempersiapkan bahan baku kedelai, tepung beras, tepung tapioka, dan bumbu tambahan. 2) besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri keripik kedelai dengan Besarnya biaya total (Total Cost) pada usaha keripik kedelai per satu kali produksi adalah sebesar Rp. 271,954.81,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 1.954,81,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 270.000,-. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 330.000,- sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 58.045,19,- Nilai tambah yang diperoleh agroindustri yaitu Rp. 146.000,00,-                                                      

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇