Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
KOLABORASI PENTAHELIX, NILAI-NILAI SPIRITUAL DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD) DI INDONESIA
Pembangunan sejatinya harus bisa memberikan perubahan disuatu negara atau daerah, baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Dalam mewujudkan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Banten 2025-2045 yang berkualitas, rasional, prioritas, tepat sasaran, dan sesuai dengan permasalahan Banten maka perlu ada keterlibatan seluruh Stakeholders atau pemangku kepentingan pembangunan (Pemerintah, Sektor Bisnis, Akademisi, Society, dan Insan Media) dalam proses penyusunannya melalui mekanisme model kolaborasi pentahelix. Selain itu, kekuatan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal harus dapat memberikan nilai dalam proses perencanaan pembangunan daerah agar sesuai dengan permasalahan dilapangan, dimengerti dan dipahami, serta merupakan hasil rekomendasi terbaik untuk dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan Banten. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data-data sekunder, berupa dokumen penelitian, artikel imiah, laporan penelitian, kebijakan, dan data-data lain terkait dengan kajian pembangunan daerah di Provinsi Banten. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk menggambarkan isu-isu startegis pembangunan di Provinsi Banten dan menggunakan analisis hirarki proses untuk menggambarkan prioritas strategi-strategi pembanguna untuk Banten Emas 2045. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa empat pilar yang harus direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Banten, yakni : Pertama, Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi; Kedua, Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan; Ketiga, Pemerataan Pembangunan; dan Keempat, Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan melalui peningkatan kualitas demokrasi yang subtantif, serta reformasi kelembagaan dan birokrasi di Provinsi Bante
Analisis Ekspor Kopi Indonesia di Pasar Global
Volume ekspor sempat melonjak dalam beberapa tahun terakhir, namun produksi kopi Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Perlu analisis lebih lanjut tentang keunggulan komparatif dan daya saing Indonesia serta tren dalam mempengaruhi kondisi perdagangan kopi di pasar global. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah: Herfindahl Index (HI) untuk menganalisis pangsa pasar. Analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing kopi dan tren untuk menganalisis tren nilai ekspor kopi Indonesia mengggunakan data time series periode 2014 hingga 2023 dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (least square method ). Hasil penelitian HI menunjukkan karakteristik monopolistik dan oligopoli yang menunjukkan adanya konsentrasi pasar yang signifikan. Nilai RCA tahun 2023 hanya 7,78 karena mengalami fluktuasi dan relatif menurun. Hasil analisis tren yang menurun menunjukkan bahwa belum cukup kuat untuk berdaya saing. Dapat disimpulkan bahwa pasar kopi global mengalami perubahan struktur dari waktu ke waktu. Nilai RCA Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum cukup kuat dalam mengekspor kopi. Hasil tren yang menurun disebabkan oleh faktor peningkatan konsumsi domestik, permintaan global, harga internasional, dan kebijakan perdagangan
STRUKTUR BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI RUMPUT PAKCHONG
Usahatani komoditas Rumput Pakchong merupakan pilihan usaha baru sebagai sumber pendapatan keluarga petani. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1. Struktur biaya usahatani Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. 2. Pendapatan yang dihasilkan dari usahatani Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang di gunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian: 1. Struktur biaya terdiri dari biaya tetap dengan persentase 4,66% dan biaya variabel dengan persentase 95,34%. 2. Analisis pendapatan usaha budidaya Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yaitu: a. Penerimaan usaha selama satu tahun dengan luas satu hektar adalah sebesar Rp 246.600.000. b. Biaya pengeluaran Rp 66.460.000. c. Pendapatan usaha budidaya Rumput Pakchong selama satu tahun sebesar Rp 181.940.000. Saran 1. Petani diharapkan dapat memperbaiki perencanaan manajemen usaha dengan mendokumentasikan semua kegiatan usahataninya. 2. Untuk meningkatkan pendapatan usahatani, rumput dapat di jual setelah di permentasi, menjual bibit Rumput Pakchong atau menjual rumput yang sudah di coper, dengan penambahan investasi berupa mesin coper, wadah kemasan,.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SALE LUMPIA GORENG (Studi Kasus pada Agroindustri Sale Lumpia Goreng Kencana di Dusun Cigamping Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis)
Indonesia memiliki lahan pertanian yang luas dan mendukung budidaya pisang, yang menjadi salah satu komoditas hortikultura dengan prospek bisnis menjanjikan. Pisang dapat diolah menjadi berbagai produk inovatif, salah satunya sale lumpia goreng. Meskipun usaha agroindustri Sale Lumpia Goreng Kencana telah beroperasi selama lima tahun, perkembangan yang signifikan belum tercapai. Maka, penelitian ini dilaksanakan guna: 1) Menganalisis saluran pemasaran produk Sale Lumpia Goreng Kencana, 2) Menilai faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk, dan 3) Menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif untuk usaha ini. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melewati observasi, wawancara, dan distribusi kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan beberapa hal penting: 1) Saluran pemasaran yang digunakan: Saluran tingkat nol, produk dikirim langsung dari produsen ke konsumen. Saluran tingkat satu, produk dikirim dari produsen ke pengecer sebelum diteruskan ke konsumen. 2) Faktor internal yang mempengaruhi pemasaran: Kekuatan, antara lain harga yang bersaing, rasa yang khas dan alami, pelanggan yang setia, serta kemudahan memperoleh tenaga kerja. Kelemahan, termasuk kemasan yang kurang menarik, peralatan produksi yang belum memadai, promosi yang terbatas, dan kurangnya variasi produk. 3) Faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran: Peluang, seperti permintaan pasar yang tinggi, prospek pengembangan usaha, dan potensi penciptaan lapangan pekerjaan. Ancaman, berupa persaingan dari produk sejenis dengan rasa yang berbeda, kesulitan dalam mendapatkan bahan baku, dan tantangan dalam memahami selera konsumen. Rekomendasi strategi yang diusulkan adalah strategi Strength-Opportunities (SO), yaitu meningkatkan kualitas produk dan memperkuat upaya promosi secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen
ANALISIS USAHATANI SEMANGKA STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI SUKATANI I DI DESA SUKAWENING KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan usahatani, serta titik impas produksi dan harga semangka di Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Data dianalisis menggunakan metode analisis keuntungan, kelayakan usaha dengan perhitungan R/C, serta penentuan Break Even Point (BEP) baik dari segi produksi maupun harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan oleh setiap petani sebesar Rp 1.952.348,00, sementara biaya variabel rata-rata sebesar Rp 5.225.272,00. Selain itu, rata-rata biaya bunga modal mencapai Rp 9.368,00 . Total biaya yang dikeluarkan seluruh petani mencapai Rp 137.614.112,00 , dengan rata-rata Rp 6.255.186,00 per petani. Produksi rata-rata semangka mencapai 7.272 kilogram dengan penerimaan sebesar Rp 18.181.818,00. Rata-rata pendapatan bersih yang diterima petani adalah Rp 11.926.631,00 . R/C yang diperoleh adalah 2,86, yang menunjukkan bahwa usaha tani ini menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Analisis BEP menunjukkan bahwa untuk mencapai titik impas, petani harus memproduksi minimal 573,00 kilogram semangka dengan harga jual minimal Rp 872,00 per kilogram.Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Break Even Point (BEP), Semangk
Pengaruh Bauran Pemasaran 7p Terhadap Keputusan Pembelian Bir Pletok Umkm Bang Isra di Kawasan Wisata Setu Babakan Jakarta Selatan
UMKM Bir Pletok Bang Isra merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang bergerak dalam bidang minuman tradisional khas Betawi yang berdiri pada tahun 2017. Banyak nya persaingan dengan produk yang serupa dan sasaran konsumen yang sama, maka pelaku UMKM perlu memperhatikan pengaruh bauran pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan bauran pemasaran dan pengaruh penerapan bauran pemasaran yang terdiri dari harga, produk, promosi, lokasi, orang, proses dan bukti fisik secara simultan dan parsial terhadap keputusan pembelian konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling yaitu menentukan sampel secara kebetulan bertemu dengan peneliti dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas selanjutnya di transformasi menggunakan Metode Suksesif Interval (MSI). Teknik analisis dan pengujian hipotesis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan sebelumnya telah menghitung asumsi klasik diantaranya uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan bauran pemasaran harga, produk, promosi, lokasi, orang, dan bukti fisik termasuk kedalam kategori sangat baik, sedangkan variabel proses termasuk kedalam kategori baik. Variabel harga, produk, promosi, lokasi, orang, proses dan bukti fisik berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial harga, produk, lokasi, orang, proses dan bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian, sedangkan variabel promosi tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian
Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Kelas VII di Pagaralam
Kemampuan literasi matematis merupakan salah satu kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika, karena memungkinkan siswa untuk memahami, menganalisis, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan konsep matematis. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMP kelas VII di Pagaralam. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Pagaralam. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang memuat semua indicator kemampuan literasi matematika. Data hasil tes selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa kemampuan literasi matematika siswa masih belum optimal terbukti dari mayoritas siswa salah dalam menjawab soal tes kemampuan literasi matematika. Sebagian siswa masih belum mampu melakukan matematisasi, menggunakan symbol, bahasa formal, teknis, dan operasi, melakukan penyajian data, menggunakan alat matematika, serta merancang strategi pemecahan masalah. Oleh karena itu, untuk kedepannya perlu dilakukan penelitian yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi matematika siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Matematika Berbasis Web Google Sites Berbantuan GeoGebra Untuk Mengeksplor Kemampuan Abstraksi Reflektif
Tujuan penelitian ini menghasilkan media pembelajaran interaktif matematika berbasis web Google Sites untuk mengeksplor kemampuan abstraksi reflektif. Subjek penelitian ini adalah 1 orang dosen matematika, 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 14 orang mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di salah satu perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model Luther-Sutopo melalui 6 tahapan dalam model pengembangan Luther-Sutopo yaitu: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara tidak terstruktur, angket dan tes kemampuan abstraksi reflektif. Instrumen yang digunakan lembar validasi ahli materi, ahli media, dan soal tes kemampuan abstraksi reflektif. Hasil penelitian menurut ahli materi dan ahli media dikategorikan “layak”, ujicoba produk kepada 10 orang mahasiswa dengan hasil kategori “sangat layak”. Hasil penelitian terhadap 14 orang mahasiswa semester 6 diperoleh nilai rata-rata kemampuan abstraksi reflektif pada post-test sebesar 62,14 dengan kategori cukup. Hasil pengujian Effect Size (ES) diperoleh nilai 2,06 dengan kategori “Strong Effect”. Dapat disimpulkan bahwa menghasilkan media pembelajaran interaktif matematika berbasis web Google Sites layak digunakan untuk mengeksplor kemampuan abstraksi reflektif mahasiswa pada materi bangun ruang kubus
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization pada Keterampilan Sosial Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Team Assisted Individualization terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Menggunakan desain Randomized Pretest-Posttest Control Group, sampel terdiri dari 60 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Subang yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa angket SSIS-RS. Hasil paired t-test menunjukkan kedua model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap keterampilan sosial siswa (Sig. 0,00 < 0,05). Namun, independent t-test menunjukkan bahwa Team Assisted Individualization lebih efektif dibandingkan Direct Instruction. Temuan ini merekomendasikan penerapan model tersebut oleh guru Penjasorkes untuk mendorong pengembangan keterampilan sosial siswa secara optimal
Edukasi HIV/AIDS dan Teknologi dalam Meningkatkan Kesadaran Kesehatan di Kalangan Siswa SMK
Edukasi mengenai HIV/AIDS sangat penting bagi remaja untuk meningkatkan pemahaman mereka terkait penularan, pencegahan, pengobatan, serta dampak sosialnya. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Prodi Farmasi Universitas Pakuan ini dilaksanakan di SMK Darus Sa’adah, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang HIV/AIDS serta keterampilan mereka dalam membuat konten video edukasi kesehatan. Metode kegiatan meliputi pemutaran video pendek, diskusi interaktif, pelatihan pembuatan konten video, serta kompetisi pembuatan video edukasi bagi siswa kelas XI. Sebanyak 82 siswa dari berbagai jurusan berpartisipasi dalam program ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai HIV/AIDS, termasuk perbedaan HIV dan AIDS, gejala, serta pentingnya terapi antiretroviral (ARV). Selain itu, siswa menjadi lebih sadar akan stigma sosial terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan cara memberikan dukungan teman yang terinfeksi. Sebagai bagian dari inovasi pembelajaran, hasil kompetisi konten edukasi kesehatan dipublikasikan melalui platform EDUMEDIG sebagai media referensi berbasis teknologi. Program ini tidak hanya memperkuat kesadaran tentang HIV/AIDS, tetapi juga memberdayakan siswa untuk menjadi agen perubahan melalui media digital. Diharapkan program ini dapat berkelanjutan guna membentuk generasi muda yang lebih sadar kesehatan dan bebas dari stigma terhadap ODHA