Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L.) DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Jagung merupakan tanaman yang berperan sebagai bahan pangan dan pakan. Namun tingkat produksi nya terus berfluktuatif salah satunya terjadi di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Hal tersebut diduga karena petani belum memperhatikan penggunaan faktor produksi dalam usahatani tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keragaan usahatani jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampling total. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 31 orang. Teknik analisis data  pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan  analisis regresi linier berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan produksi budidaya jagung hibrida yang dilakukan oleh petani di Desa Kepel dilakukan terdiri dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan dengan rata-rata produksi jagung hibrida sebanyak 6.191 kg per hektar. Hasil produksi jagung hibrida dijual dalam bentuk jagung pipilan kepada pedagang pengumpul dan industri pakan di lingkup Kecamatan Cisaga dan Kabupaten Ciamis. (2) Secara parsial variabel benih, pupuk dan pestisida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel. Sedangkan jika secara simultan, semua variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida

    LITERATURE REVIEW PACLOBUTRAZOL POTENTIAL AND PHYSIOLOGICAL ROLE IN TUBER CROPS AS FOOD DIVERSIFICATION

    Get PDF
    Tuber as one of the vegetative organs of plants, can be utilized as a complementary food or a substitute for rice. Tuber productivity depends on the amount and rate of assimilation, so growth regulators are needed that can increase the productivity of tuberous plants, such as paclobutrazol. Paclobutrazol is a growth regulator that has a major role in inhibiting the vegetative phase of plants. Paclobutrazol will inhibit the rate of gibberellin biosynthesis thus inhibiting plant height growth. Paclobutrazol, containing triazoles, boosts cytokinin biosynthesis, supporting chloroplast separation and chlorophyll biosynthesis whereas anticipating debasement. This comes about in delayed photosynthetic action, expanding acclimatize aggregation for tuber arrangement. At ideal measurements, paclobutrazol keeps up shoot biomass, chlorophyll substance, morphogenesis, photosynthetic capacity, and phytohormone adjust, driving to physiological and morphological changes in plants

    ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays)” “(Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis)”

    Get PDF
    “SUSI SULASTRI. 2024. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jagung Hibrida (Zea mays) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis). Dibawah Bimbingan IWAN SETIAWAN dan RIAN KURNIA”.“Pasokan bahan baku pakan yang stabil, seperti jagung hibrida, diperlukan untuk industri peternakan yang sedang berkembang. Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis adalah salah satu kelompok yang bergantung pada jagung dalam jumlah yang cukup besar untuk mata pencaharian mereka. Para petani masih bergantung pada lembaga pemasaran karena mereka tidak memiliki informasi pasar yang cukup. Pertama, saluran pemasaran; kedua, biaya dan keuntungan; ketiga, margin; dan keempat, efisiensi pemasaran adalah tujuan dari penelitian ini. Pendekatan studi kasus digunakan untuk merancang penelitian ini, yang bersifat kualitatif. Tiga belas lembaga pemasaran dipilih secara snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan dua puluh tujuh petani dengan menggunakan sampel jenuh. Margin, biaya, keuntungan, efisiensi pemasaran, dan pangsa petani adalah ukuran yang digunakan untuk analisis data deskriptif. Saluran I: Petani - Pedagang Besar - Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran pemasaran pertama, sedangkan saluran II: Petani - Pedagang Pengumpul - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran kedua. Dibandingkan dengan saluran II yang memiliki biaya pemasaran Rp130,00/kg dan keuntungan Rp70,00/kg, saluran I memiliki biaya pemasaran Rp238,37/kg dan keuntungan Rp261,63/kg. Sedangkan persentase farmer's share pada saluran II sebesar 70% dan 89,36% pada saluran I. Nilai marjin pada saluran II sebesar Rp200/kg, sedangkan pada saluran I memiliki nilai marjin yang besar yaitu Rp500/kg. Dengan nilai 3,023% dan 5,072% masing-masing untuk saluran pemasaran I dan saluran II, maka dapat dikatakan bahwa saluran II merupakan saluran yang paling efisien”.Kata Kunci : Efisiensi, Farmer’s share, Jagung, Saluran Pemasaran.

    STRATEGI PENGEMBANGAN KERUPUK LEPIT PD GENERASI DI DESA PETIRHILIR KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Penelitian ini bermaksud dalam mengevaluasi secara menyeluruh berbagai keuntungan, keterbatasan, peluang, dan tantangan yang dihadapi Kerupuk lepit PD Generasi dalam lingkungan operasional dan pasar mereka serta untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha kerupuk lepit PD Generasi. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif yang dilengkapi dengan kerangka studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang mendalam. Pengumpulan data melibatkan pengamatan proses produksi dan melakukan wawancara dengan individu-individu kunci yang bertanggung jawab untuk membuat Kerupuk lepit di PD Generasi. Informasi sekunder diperoleh dari lembaga-lembaga terkemuka dan publikasi-publikasi relevan yang sejalan dengan tujuan penelitian. Teknik purposive sampling diimplementasikan dalam memastikan pengumpulan data menargetkan tujuan-tujuan penelitian tertentu secara efektif. Analisis tersebut mengungkapkan  faktor-faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kemampuan PD Generasi untuk memproduksi Kerupuk lepit secara efisien. Keuntungan-keuntungan yang menonjol meliputi ketahanan produk, rasa yang khas, tidak adanya bahan pengawet buatan, dan keterjangkauan, sehingga sangat menarik bagi pelanggan. Di sisi lain, tantangan-tantangan meliputi terbatasnya variasi produk, barang-barang yang belum selesai dibuat, kemasan yang tidak memenuhi standar, strategi pemasaran yang belum berkembang, dan kendala-kendala finansial. Sementara itu, prospek pertumbuhannya meliputi permintaan pasar yang terus meningkat, pelanggan yang loyal, ketersediaan tenaga kerja yang memadai, dan potensi yang belum tergarap di pasar yang lebih luas.  Namun, bisnis Kerupuk Lepit menghadapi ancaman eksternal seperti meningkatnya persaingan dalam industri terkait, meningkatnya biaya bahan baku, dan isu lingkungan, termasuk ketidakpastian iklim. Untuk mempertahankan daya saing, operasi PD Generasi di Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, memerlukan penyesuaian strategis untuk mengatasi kelemahan dan memaksimalkan peluang pertumbuhan

    EVALUASI KINERJA USAHATANI NANAS DAN PERANNYA DALAM MENDUKUNG KEBUTUHAN RUMAH TANGGA PETANI DI KABUPATEN SUBANG

    Get PDF
    ABSTRAKKabupaten Subang merupakan salah satu sentra produksi nanas di Indonesia, dengan komoditas ini menjadi sumber pendapatan utama bagi petani lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja usahatani nanas dan kontribusinya terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga petani, khususnya dalam kaitannya dengan skala penguasaan lahan. Studi dilakukan melalui survei terhadap 127 responden yang dipilih secara acak proporsional dari tiga kecamatan utama penghasil nanas di Subang. Analisis mencakup perhitungan biaya produksi, pendapatan, dan profitabilitas, dengan indikator utama berupa rasio penerimaan terhadap biaya (R/C) dan rasio keuntungan terhadap biaya (B/C). Hasil menunjukkan bahwa skala penguasaan lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi dan profitabilitas usahatani. Petani dengan lahan lebih luas (>1 hektar) memiliki nilai R/C sebesar 2,31 dan B/C sebesar 1,31, yang menunjukkan efisiensi dan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan petani dengan lahan sempit (1 hectare) achieved an R/C ratio of 2.31 and a B/C ratio of 1.31, indicating higher efficiency and profitability compared to farmers with smaller landholdings (<0.5 hectares), who only attained a B/C ratio of 0.78. The contribution of pineapple farming to household needs also varied, with smallholders meeting only 42% of their needs, while larger landholders reached 111%. This study recommends policy interventions such as access to financing, technology training, and land consolidation to support the sustainability of pineapple farming in Subang. Keywords: Pineapple farming, landholding scale, farming performance, Subang, agribusiness sustainability

    STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG MELON DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR

    Get PDF
    Agrowisata merupakan objek wisata yang memadukan wisata dan edukasi yang berkaitan dengan bidang pertanian. Agrowisata edukasi petik melon disajikan dengan konsep petik langsung dari pohonya. Pengunjung yang datang dipersilahkan untuk memetik buah scara bebas, baik jumlahnya atau beratnya tidak ada batasan yang di tentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal, menentukan strategi yang tepat dan dapat diterapkan dalam upaya pengembangan agrowisata. Penelitian ini dilaksanakan di Agrowisata Kampung Melon Kecamatan Langensari Kota Banjar. Pengolahan data dan analisis data serta penyusunan skripsi dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan metode deskriptif. Data primer dan data sekunder yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Analisis lingkungan internal Agrowisata Kampung Melon terdapat kekuatan diantaranya, biaya masuk murah, ramah lingkungan, akses mencapai Lokasi mudah dan agrowisata bersifat edukasi. Dan kelemahannya adalah keterbatasan tenaga kerja, promosi yang belum intensif dan gencar, fasilitas yang belum memadai, belum ada diversifikasi produk olahan. Hasil analisis lingkungan eksternal Agrowisata Kampung Melon diperoleh peluang yaitu, perkembangan teknologi pesat, adanya Kerjasama dengan pihak lain, terdapat dukungan dari masyarakat setempat, peluang bagi investor untuk pengembangan sumber daya alam. Ancaman yang terdapat pada Agrowisata Kampung Melon adalah munculnya agrowisata sejenis, minat pengunjung untuk datang kembali, perkembangan agrowisata lain yang mempunyai ciri khas dan faktor gangguan hama yang cenderung sulit untuk dikontrol. 2) Alternatif strategi yang dapat di terapkan pada Agrowisata Kampung Melon yaitu Strategi S-O (Strenghts-Opportunity) yaitu dengan cara menambah spot foto yang beragam dan wisata yang bervariasi, peningkatan promosi dan membuat sistem edukasi yang terintregasi

    Idiolek dalam Tuturan Calon Presiden Tahun 2024 pada Konten Media Sosial TikTok

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menggambarkan ciri idiolek tuturan Calon Presiden tahun 2024 pada konten media sosial TikTok yang viral. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah tuturan para calon Presiden tahun 2024 pada cuplikan acara debat calon Presiden tahun 2024 yang ditemukan  dalam postingan konten viral TikTok. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan merupakan teknik studi pustaka, yang kedua teknik simak, berikutnya teknik catat, serta terakhir teknik dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah sebagai berikut. Teknik pertama adalah reduksi data (data reduction), selanjutnya Penyajian Data (data display), dan Penarikan konklusi (conclusion drawing/verification). Hasil dari penelitian penulis menunjukkan  bentuk idiolek pilihan kata yang berasal dari tuturan para calon Presiden tahun 2024 dengan persentase 35% karena masing-masing calon presiden memiliki pilihan kata yang menjadi ciri khasnya , gaya bahasa 40%, serta warna suara 25%. Dari data tersebut yang sesuai menggunakan kaidah kebahasaan persentasenya sebesar 25%, sedangkan ketidaksesuaian dengan kaidah kebahasaan sebanyak 75%

    Total Physical Response (TPR) Method in Teaching English Classroom Interaction for Young Learners

    Get PDF
    This paper focused on the TPR method as a learning media for English as a foreign language to young learners. This study was designed to investigate the teachers’ experience in using the TPR method as a means of teaching English to young learners. The research design of this study was a narrative inquiry and the participant of this study was an English teacher at one of the non-formal education institutions in Ciamis. The subject of this research were students and an English teacher in non-formal education Ciamis. The data collection included classroom observation and semi-structured interviews. The results of the study found that the TPR method had a positive influence as a means of learning English as a foreign language, particularly when the teacher teaches vocabulary. From the five-question indicators, it can be concluded that the TPR method is also quite effective to be applied as a learning medium for young learners since young learners have a good memory to input the vocabulary that is being taught. Moreover, it is easier for the teacher to provide learning students’ enthusiasm for learning clearly appears that makes the class not boring

    Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Di Era Digital Untuk Sekolah Dasar

    Get PDF
    Dalam era digital yang berkembang pesat, kompetensi guru di Sekolah Dasar menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Artikel ini membahas pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai motivator dan fasilitator dalam proses belajar mengajar, selain sebagai penyampai informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang dapat meningkatkan kompetensi digital guru dan mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi berbagai strategi efektif, tantangan yang dihadapi guru dalam mengadaptasi teknologi, dan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dan tinjauan pustaka yang mendalam mengenai literatur terkait kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Selain itu, artikel ini menekankan kompetensi digital sebagai kunci, di mana guru diharapkan mampu memanfaatkan alat dan aplikasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukan beberapa strategi seperti pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi dalam kurikulum, dan pembelajaran kolaboratif diusulkan untuk meningkatkan keterampilan digital guru. Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan teknologi, infrastruktur, dan dukungan institusi juga perlu diatasi agar guru dapat beradaptasi dengan efektif. Melalui dukungan yang cukup, diharapkan pendidikan di Sekolah Dasar dapat berjalan lebih baik dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan zama

    Pengembangan Bahan Ajar Bab 3 Kelas XI dalam Pembelajaran Teks Cerpen Berdasarkan Indeks Kepadatan Leksikal

    Get PDF
    Penelitian ini mengangkat permasalahan yang dihadapi dalam penggunaan bahasa dan pembelajaran bahasa Indonesia. Peserta didik masih mengalami kendala dalam memahami materi yang ada di dalam bahan ajar, karena penggunaan kalimat dan bahasa yang sangat komplikatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bab 3 kelas XI dalam dalam mempelajari teks cerita pendek berdasarkan indeks kepadatan leksikal dengan mengacu pada teori Halliday. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Research and Development (R&D), yaitu 4-D define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kuesioner, dan dokumentasi yang melibatkan pengamatan pemahaman siswa terhadap bahan ajar orisinil dan bahan ajar yang dikembangkan. Sumber data yang dipergunakan, yaitu sumber data primer dan sekunder dengan menelaah bahan ajar teks cerita pendek. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa bahan ajar teks cerpen yang telah dikembangkan mendapatkan angka indeks kerapatan leksikal sebesar 6,1 (kategori sedang) dibandingkan dengan bahan ajar versi asli sebesar 7,8 (kategori tinggi). Hal ini menandakan bahwa bahan ajar versi pengembangan mengalami penurunan indeks kepadatan leksikal sebesar 1,7% dari bahan ajar versi asli, yang dilakukan dengan cara menyederhanakan penggunaan bahasa dan kalimat agar bahan ajar yang telah dikembangkan lebih mudah dipahami oleh siswa. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar lebih efektif dan dapat digunakan sebagai solusi untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dalam memahami teks cerpen dan meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI di SMA

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇