Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kegiatan Menulis Jurnal Pagi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun
Kurangnya motivasi untuk mengungkapkan ide secara lisan dan tulisan, yang dapat disebabkan oleh keterbatasan ide maupun belum terbiasanya mereka dalam mengekspresikan perasaan secara terbuka. Sebagian anak mengalami kesulitan dalam merangkai kalimat sederhana atau memilih kata yang sesuai untuk menggambarkan pengalaman mereka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kegiatan menulis jurnal pagi terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di KB Dian Pertiwi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest dengan sampel terdiri dari 20 anak usia 4-5 tahun di KB Dian Pertiwi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji-t berpasangan, serta uji N-gain. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kegiatan menulis jurnal pagi memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak yang dapat dilihat dari analisis uji-t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi 0.00<0.05. Hasil ini memperlihatkan adanya pengaruh signifikan, sehingga kegiatan menulis jurnal pagi berpengaruh dan mendukung perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun
Strategi Guru dalam Mengajarkan Hadis Harian kepada Anak Usia Dini melalui Murojaah dan Media Digital
Pembelajaran hadis harian pada anak usia dini merupakan fondasi strategis dalam pembentukan karakter religius di era digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengajarkan hadis harian di RA Ummi, menggambarkan penerapan metode murojaah, serta menganalisis pemanfaatan media digital sebagai alat bantu pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terutama terhadap guru kelas, kepala sekolah, wali murid, dan anak. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hadis dirancang secara tematik dan kontekstual, didukung metode murojaah yang konsisten melalui pengulangan di sekolah dan rumah. Pemanfaatan media digital berupa video dan audio terbukti meningkatkan antusiasme, fokus, dan daya ingat anak. Sinergi guru dan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan, meskipun masih ditemui kendala teknis dan keterbatasan waktu. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi dan pengembangan media digital yang lebih interaktif untuk pembelajaran hadis anak usia dini
Information and Communication Technology (ICT) Integration in Teaching English for Young Learners
Information and communication technology is not a new issue in education world, but it is interesting to follow its development. Teachers can use this kind of technology to increase work ethos. Besides, this technology makes it possible to do many kinds of activity fast, precisely, and accurately. The development of information technology shows that there appears varieties of activity based on technology. Teaching English as second language becomes more challenging to teach, particularly for young learners. The research method used Systematic Literature Review, namely a literature search both international and national using the Google Scholar website. Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles related to ICT media in English for young learners. So it can be concluded that the use of ICT media in early childhood English learning can be done and has a positive impact that benefits both teachers and children
Penanaman Karakter Sosial Anak Melalui Program Berbagi
Penanaman karakter sosial pada anak memiliki arti penting dalam membentuk pribadi yang empati, peduli, dan bertanggung jawab, terutama dalam konteks pembiasaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penanaman karakter sosial pada anak usia dini. Pembiasaan sekolah menjadi faktor penting dalam menanamkan karakter anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini merupakan anak usia 5-6 di kelompok TK B. Teknik pengumpulan data yang dipakai ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pembiasaan berbagi baik di dalam kelas seperti belajar berkelompok, berbagi makanan, berbagi cerita, dan infaq, maupun berbagi di luar kelas seperti berbagi takjil saat bulan Ramadhan dan bakti sosial. Analisis menunjukan pembiasaan di dalam kelas meningkatkan rasa tanggung jawab, tolong menolong, dan kerjasama. Sedangkan di luar kelas anak memiliki rasa rasa empati, peduli orang lain, dan rasa menghargai. Pembiasaan yang konsisten di sekolah terbukti efektif dalam menanamkan karakter sosial serta membuka peluang penelitian lanjutan.
Stimulasi Kemampuan Berbahasa melalui Kegiatan Edutainment “WordWall” untuk Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stimulasi kemampuan berbahasa melalui kegiatan edutainment berupa permainan WordWall pada anak usia 5-6 tahun. Hal ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya stimulasi kemampuan berbahasa anak melalui kegiatan bermain yang lebih variative. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto yang melibatkan 34 anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di Gugus Anggrek Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dianalisis dengan menggunakan Independent Sample T-test. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan perhitungan SPSS adalah kegiatan edutainment berupa permainan WordWall dapat menstimulasi kemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun. Dengan adanya penelitian ini, peneliti dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis edutainment dengan memanfaatkan teknologi seperti permainan WordWall
Bagaimana Peran & Dampak Youtube dan Tiktok bagi Siswa Sekolah Dasar?
Penelitian ini mengkaji peran YouTube dan TikTok dalam pengembangan keterampilan kognitif siswa sekolah dasar. Dengan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menemukan bahwa meskipun media sosial memiliki risiko paparan konten negatif, platform seperti YouTube dan TikTok dapat memberikan manfaat besar dalam pembelajaran mandiri yang interaktif dan visual. Media sosial ini mampu meningkatkan motivasi, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Namun, peran pendidik dan orang tua sangat penting untuk mengarahkan penggunaan media sosial agar memberikan dampak positif. Temuan ini menyarankan perlunya pengembangan strategi pedagogis inovatif yang memanfaatkan media sosial secara efektif untuk mendukung perkembangan kognitif siswa
Introduction of Sunflower Number Media to Enhance Symbolic Thinking Ability in Early Childhood
This research aims to introduce the sunflower media numbers in enhancing the development of symbolic thinking in early childhood. This research involves various aspects of child development, including moral and religious values, cognitive, and language. The research methodology uses a qualitative descriptive approach with the subjects of 17 children. Data collection techniques use observations and interviews to find out the processes of sunflower media numbers in enhancing symbolic thinking in children. The results of the research show that the application of sunflower media numbers can increase the enthusiasm of children in solving problems by arranging the numbers according to the solar pattern. Overall, the average indicator of symbolic thinking development indicates a continuous improvement, with children aged 5-6 years in the category of starting to develop (NA), developing as expected (MF), and developing very well (SA). Based on these findings, it can be concluded that the application of the sunflower media figures achieved as expected in improving the child's ability to think symbolically
The Culture of Tolerance From Ende Ethnic in Interfaith Aspect
Masyarakat Ende yang hidup bertoleransi dengan umat yang berbeda agama dan hidup berdampingan satu sama lain. Toleransi terhadap keberagaman yang dimaksud adalah toleran bukan berarti menganut kepercayaan orang lain, melainkan bagaimana menjalankan kepercayaan agama lain dengan baik tanpa mengganggu agama sendiri. Kenyataannya, masyarakat Indonesia pada umumnya sangat rentan terhadap konflik akibat isu-isu yang beredar di media elektronik. Penelitian ini merupakan kajian sosiologi yang dilakukan oleh Bikhu Parekh yang menemukan tiga hal yaitu budaya, pluralitas, dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksplanatori dan deskriptif. Toleransi budaya masyarakat suku Ende terbukti dimana toleransi terhadap keberagaman agama merupakan realitas kehidupan sehari-hari. Sebagaimana agama Islam yang merayakan hari besar keagamaan. Hal tersebut meliputi membersihkan masjid, menata bagian dalam masjid, menjaga keamanan bagi yang berbeda agama. Agama Katolik merayakan hari raya, begitu pula agama Islam melakukan hal yang sebaliknya. Berbeda halnya dengan pembangunan gereja dan masjid, kontribusi masyarakat lintas agama, mulai dari ide, biaya, hingga tenaga pembangunan. Dapat dikatakan bahwa masyarakat Ende terdiri dari berbagai suku dan agama. Masyarakat Ende telah berhasil menerapkan toleransi di masyarakat. Mereka tidak pernah melakukan hal-hal negatif terhadap perbedaan agama dan hidup saling toleransi dan gotong royong
Implementasi Media Papan Balok untuk Meningkatkan Kemampuan Logis-Matematis pada Anak Usia Dini di RA Al-Hikmah
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan logika-matematika anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informasi penelitian dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Partisipan meliputi mahasiswa RA dan instruktur mereka. Analisis data Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan logika-MM anak mengalami peningkatan yang terlihat dari kemampuan anak dalam membuat bentuk menara, rumah, rel kereta api, dan masjid melalui media papan balok geometri jauh lebih baik dari sebelumnya, dan anak juga dapat menjelaskan manfaat bentuk bangunan yang telah dibuat. Selain itu kemampuan logika anak juga berkembang yang dilihat dari kemampuan menganalisa dalam membuat suatu bangunan menjadi lebih kokoh
Implementation of Assemblr EDU in Early Childhood Education: Teacher’s Perspective
This research discusses the implementation of Assemblr Edu in early childhood education which aims to find out the views and efforts of teachers in implementing learning through Assemblr Edu. The approach used in this research is a qualitative approach using the case study method. The results showed that; (1) The background of PGRI Purworejo Kindergarten and Anak Sholeh Mojosari Kindergarten teachers utilising the Assemblr EDU application is by attending training, besides that teachers also feel many benefits and advantages so that the objectives in utilising the Assemblr EDU application as a learning media are maximally achieved; (2) The efforts of teachers in utilising the Assemblr EDU application include planning, implementing and evaluating learning; (3) The obstacles felt by teachers in utilising the Assemblr EDU application include the intensity of using the Assemblr EDU application and the lack of available facilities such as the internet and mobile phones as supporting tools