Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Hubungan Regulasi Diri dengan Kemandirian Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi diri dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan yaitu korelasi Person Product Moment untuk melihat hubungan antara variabel regulasi diri dengan kemandirian anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisa data menggunakan metode analisis statistik. Dari hasil penelitian diketahui tingkat regulasi diri anak berada dalam kategori kurang baik dengan nilai persentase 52,75% dan kemandirian anak berada dalam kategori cukup baik dengan nilai persentase 70,53%. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara regulasi diri dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Peanbar
Pengaruh Role Playing terhadap Pengenalan Literasi Numerasi di Taman Kanak-kanak Twin Course Pasaman Barat
Bermain peran (role playing) merupakan aktivitas yang penting di Taman Kanak-kanak untuk pengenalan literasi numerasi. Bermain peran (role playing) memperkaya kosa kata anak melalui komunikasi, tindakan dan gerak-gerik, dengan menggunakan alat peraga. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Twin Course Pasaman Barat pada kelas B2 dab B3 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan role playing dan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Jumlah anak kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu 12 orang anak pada masing-masing kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Role Playing terhadap pengenalan literasi numerasi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk quasy eksperiment dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan tes pengetahuan dan perbuatan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan perhitungan uji t (t-test) diperoleh thitung sebesar 2,667 dan ttabel sebesar 2,074 pada taraf nyata α = 0,05 dan dk = 22. Maka dapat disimpulkan bahwa role playing berpengaruh dalam pengenalan literasi numerasi pada anak di Taman Kanak-kanak Twin Course Pasaman Bara
Hubungan Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada anak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis studi expo facto dengan pengambilan data secara survey. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukkan kepada guru kelas untuk memperoleh data regulasi emosi pada anak, dan perilaku prososial menggunakan wawancara yang ditunjukkan kepada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial dengan nilai rxy sebesar 0,436 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) korelasi yang terjadi berada dalam kategori sedan
Pengaruh Disiplin Sekolah terhadap Kemandirian Anak Usia Dini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin sekolah terhadap kemandirian anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttes control group design, dengan dua grup yaitu grup ekperimen yang diberikan treatment disiplin congruent communication dan grup control yang tidak diberikan treatment atau dengan penerapan disiplin yang sudah ada di Taman Kanak-kanak tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan rating scale kemandirian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemandirian anak yang mendapatkan tretament disiplin congruent communication atau grup ekperimen lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidak mendapatkan treatment atau kelas control. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara disiplin sekolah dengan pola asuh terhadap kemandiria
Raising Tolerant Attitude to Children
This paper aimed to provide logical reasons for parents and teachers about the importance of teaching tolerance from early age. This paper explained the types of tolerance that should be trained such as religious tolerance, tolerance of multi-ethnicity, multiracial, cultural and gender differences. Literature review was used in explaining theoretical studies, and discussion. The steps of writing a literature review are: 1) Finding data that fits the purpose. 2) Identifying data. 3) Choosing data of writing the article. 4) Formulate, create and assess the quality of writing articles. 5) Synthesize the writing scientific articles. Teaching it from an early age can create children who are able to respect others and do not distinguish. Parents and family members are the main facilitators for children to cultivate an attitude of tolerance. Parents are required to teach tolerance starting from the family environment to the wider community. Meanwhile, the teacher can teach from the social environment to fellow students at school. It can be concluded that the role of parents and teachers here is very important in the inculcation of attitude and tolerance in early childhoo
Pelibatan Orang Tua melalui Kegiatan Ngamen bareng di TK Nurul Amanah Cianjur
Penelitian bertujuan meningkatkan perhatian orang tua, sekolah, dan lingkungan terhadap perkembangan anak, melalui kegiatan ngamen bareng diharapkan antara pendidikan dirumah dan pendidikan di TK tidak terputus, Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian dengan metode survey. Survey pelibatan orang tua dalam kegiatan ngamen bareng dilakukan terhadap orang tua murid dan lingkungan, terhadap perencanaan program kegiatan ngamen bareng itu sendiri dan perkembangan anak di TK Nurul Amanah yang secara langsung terdampak oleh kegiatan ngamen bareng. Jenis data dan analisis menggunakan penelitian analisis data kualitatif (deskriptif) , yaitu data dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar. Metode penelitian dengan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan orang tua murid berada pada tingkat yang baik, keluarga secara aktif terlibat secara langsung , merupakan program unggulan TK Nurul Amanah , disusun secara sistematis, berorientasi pada perkembangan aspek seni dan aspek perkembangan fisik motorik anak
Studi tentang Peran Kepemimpinan Kepala PAUD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran kepala sekolah berkaitan dengan fungsi EMASLIM tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Data yang berhasil dikumpulkan ditriangulasi dan direduksi sehingga menghasilkan kesimpulan. Peran kepemimpinan kepala PAUD sebagai EMASLIM di PAUD Terpadu Pratiwi telah berjalan dengan baik, dengan adanya berbagai bentuk usaha menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah, adanya tim pengembang yang dibentuk sebagai tim research and development, keikutsertaan dalam berbagai bentuk kompetisi dan pelatihan terkait peningkatan mutu dan kualitas pendidikan PAUD Terpadu Pratiwi. Selain dari pada itu dalam pengelolaan kesiswaan, sarana dan prasarana dilaksanakan secara terprogram dan terperinci sehingga kelemahan dan kekuatan dapat diinventarisir dengan baik yang memungkinkan perencanaan program ke depannya akan lebih bai
Hubungan Konsep Diri dengan Perilaku Moral Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan perilaku moral anak usia dini di TK Pertiwi Kelurahan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kelurahan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis berjumlah 54 orang anak. Metode yang digunakan adalah survey denfan teknik korelasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi data. Teknik analisa data adalah teknik statistik dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment. Hasil penelitian diketahui tingkat konsep diri anak berada dalam kategori tinggi (51,85%) dan tingkat perilaku moral anak berada dalam kategori sedang (55,55%). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,837 lebih besar dari pada rtabel = 0,268 (0,837 > 0.268) dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan perilaku moral. Tingkat hubungannya termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan nilai koefisien determinan sebesar 70% artinya bahwa konsep diri memberi kontribusi sebesar 70% terhadap perilaku moral, sisanya 30% ditentukan oleh variabel lain
Penggunaan Media Geometri untuk Meningkatkan Kreativitas Anak dalam Menciptakan Bentuk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran mengenai peningkatan kreativitas anak dalam menciptakan bentuk di kelompok belajar Bina Insan Mandiri Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang tahun pelajaran 2017/2018 dalam kegiatan bermain bentuk-bentuk geometri. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah Observasi dan Unjuk Kerja. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penggunaan media geometri untuk meningkatkan kreativitas anak dalam menciptakan bentuk dalam keterperincian dengan dukungan aspek keceriaan, kreatif, disiplin, antusias, dan mandiri. Peningkatan perilaku anak dalam aspek kreatif berkatagori baik pada data awal 27%, siklus I 47%, siklus II 67%, dan siklus III 87% dengan grafik meningkat. Peningkatan kreativitas anak dalam menciptakan 2 macam bentuk geometri menjadi bentuk yang baru pada katagori anak berkembang sangat baik dengan grafik meningkat terlihat pada data awal sebesar 40%, siklus I sebesar 53%, pada siklus II sebesar 73%, dan terus meningkat pada siklus III sebesar 93%
Analisis Perilaku Home Service Orang Tua terhadap Perkembangan Kemandirian dan Tanggung Jawab Anak
Penelitian ini memfokuskan pada analisa perilaku orang tua terhadap anak dengan menggunakan metode problem-based di sebuah Lembaga TK Insan cendekia Grabagan tulangan. Perilaku home service yang berlebihan di lakukan orang tua sangat mempengaruhi perkembangan perilaku mandiri dan tanggungjawab anak.yang terlihat jelas di lingkungan sekolah. Tahapan pengamatan yang lakukan peneliti melibatkan pengembangan materi, validasi ahli dan pengujian lapangan berbasis karakter anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian menggambarkan bahwa dari 50 siswa paud yang ber umur 5 sampai 6 tahun 80% persen kegiatan kesiapan berangkat sekolah di layani oleh orang tua,90% kegiatan merapikan kamar secara sederhana di lakukan orang tua, 60% aktifitas merapikan permainan di rumah dilakukan orang tua. Data analisis di lakukan secara kualitatif deskripti