Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Metode Menghafal Alquran Pada Anak Usia Dini di Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode menghafal Alquran yang diterapkan Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru program tahfidz balita dan informan penelitian meliputi pengawas tahfidz balita serta peserta didik. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan data metode menghafal Alquran yang diterapkan di Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang adalah metode Tabarak. Faktor pendukung program menghafal Alquran adalah ruang belajar yang kondusif, penggunaan media dalam kegiatan menghafal, dan dukungan orangtua yang membantu proses menghafal anak di rumah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah anak yang bermain atau mengantuk dalam kegiatan menghafal, anak yang terlambat atau tidak hadir ke sekolah, dan kesibukan orangtua sehingga tidak sempat mengulang hafalan anak di rumah. Upaya yang dilakukan dalam mencapai keberhasilan program menghafal Alquran adalah pengadaan buku muraja’ah yang dievaluasi oleh orangtua setiap harinya, bimbingan dan kontroling hafalan anak selama di rumah, pertemuan pihak sekolah dengan orangtua, kewajiban orangtua mengantarkan anak tepat waktu ke sekolah serta membatasi pemakaian TV dan gadget pada ana
Edutainment Karaoke dalam Pengembangan Kecerdasan pada Anak Usia Dini
Kecerdasan musik merupakan kecerdasan yang paling dini muncul, bahkan sejak dalam kandungan. Memberikan stimulus sejak dini cenderung memiliki kemampuan bermusik yang lebih baik. Edutainmen karaoke adalah salah satu strategi dalam mengembangkan kecerdasan musikal, banyak indikator yang muncul ketika anak melakukan kegiatan tersebut. salah satu lembaga yang menerapkan kegiatan tersebut adalah TK Islam Plus Mutiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bagaimana kegiatan edutainmen karaoke diimplementasikan sebagai bentuk pengembangan kecerdasan musikal anak. Dengan fokus pada aspek pelaksanaan serta hasil yang didapat dari kegiatan tersebut. dan hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Edutainmen karaoke dilakukan dengan cara anak bernyanyi dengan menghafal lagu, bukan membaca teks atau menonton video pada layar seperti pada umunya. Lagu yang dinyanyikan adalah 10 lagu karya guru TK Islam Plus Mutiara, yang memiliki pesan edukatif di dalamnya. Hasil dari kegiata tersebut adalah tercatat ada 2 anak yang memiliki kecerdasan musikal yang bagus dan 9 anak dengan kecerdasan musikal yang masih harus dikembangkan lag
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak melalui Permainan Bengkel Kata di Taman Kanak-kanak Smart Kids Padang Panjang
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak melalui permainan bengkel kata. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian kelas B taman kanak — kanak Smart Kids Padang Panjang sebanyak 15 anak, 7 orang laki — laki dan 8 orang anak perempuan pada semester II Thaun ajaran 2018-2019. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan pada tiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pada siklus I pertemuan ketiga perkembangan kemampuan membaca anak mendapatakan nilai rata — rata sebesar 49% setelah dilakukan perbaikan pada siklus II pertemuan ketiga kemampuan anak meningkat dengan nilai rata — rata 85% yang mencapai kriteria ketuntasan minimum. Disimpulkan permainan bengkel kata dapat meningkatkan kemampuan membaca ana
Bermain Menggambar Dekoratif untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif pada anak kelompok B TK Mutiara Kampung Godang Bangkinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 16 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah guru mempersiapkan media dan mendemonstrasikan cara menempel/kolase. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan motorik halus naak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif
Meningkatkan Kemampuan Kognitif dalam Mengenal Warna dengan Metode Eksperimen
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal warna melalui metode eksperimen pada anak usia 3-4 tahun di KB Pertiwi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 15 anak di KB Pertiwi yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan kognitif dalam mengenal warna. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi (check list) dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal warna. Hasil observasi pada pra tindakan menunjukkan bahwa anak yang berkriteria berkembang sesuai harapan ada 2 orang atau 13%. Pada siklus 1 meningkat menjadi 4 orang atau 27% dan siklus 2 meningkat lagi menjadi 10 anak atau 66,7%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal warna pada anak usia 3-4 tahun di KB Pertiwi
Meningkatkan Aspek Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini dengan Penerapan Metode Bercerita Tema Islami
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode mercerita (Tema Islami) dapat meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia 5-6 Tahun di POS PAUD Harapan Bunda Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian perkembangan nilai Agama dan Moral anak sudah berkembang sangat baik. Hasil analisis dapat dilihat peningkatan yang diperoleh dari setiap siklusnya. Peningkatan perkembangan nilai agama dan moral yang diperoleh dari sebelum dilakukannya tindakan ke siklus I peningkatan sebesar 28.7%. Peningkatan perkembangan nilai agama dan moral dari siklus I ke siklus II sebesar 51.3%, dan secara keseluruhan peningkatan Perkembangan Nilai Agama dan Moral dari data awal ke siklus II sebesar 94.81%
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Kemampuan Menyimak pada Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Kampung Godang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis metode bercerita terhadap kemampuan menyimak anak. Metode penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan jenis One-Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian ini adalah 15 anak (7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan statistik dengan uji t-test dengan program SPPS 16.0. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan teknik Independent T-test, diperoleh thitung sebesar 0,000 pada taraf signifikansi < 0.050. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima karena 0.000 < 0.05. Hal ini membuktikan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun Dengan Penerapan Metode Tanya Jawab
oai:ojs2.aulad.org:article/1Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan penerapan metode tanya jawab pada anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Subjek penelitian ini adalah 15 anak kelompok B RA Aisyiyah Bustanul Athfal yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan berbahasa anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Intrumen yang digunakan adalah lembar observasi ( chek list) dan dokumen foto anak. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan penerapan metode tanya jawab. Hasil observasi pada pratindakan menunjukan bahwa kemampuan berbahasa anak belumberkembang dan rata-rata nya mendapat skor 22,2%. Pada siklus I meningkat menjadi 43,48% dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 78%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan kemampuan berbahasa ana
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak dengan Permainan Ludo
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak. Hal ini diduga disebabkan oleh kurang menariknya media yang digunakan oleh guru Dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui permainan Ludo di paud Kijang rejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan pembelajaran secara kelompok dengan subjek penelitian peserta didik Paud Kijang Rejo pada kelompok usia 5-6 tahun yang berjumlah 19 peserta didik pada semester II tahun ajaran 2017-2018. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing 3 kali hasil pertemuan dilaksanakan di PAUD Kijang Rejo kecamatan Tapung kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data menggunaka observasi. Meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui permainan tradisional ludo, Sebelum dilakukan penelitian dengan persentase 31,9%, siklus I mengalami peningkatan dengan persentase 58,7%, dan pada siklus II mengalami peningkatan lagi dengan persentase 77,1%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional Ludo dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini 5-6 tahun dalam aspek mengenal bentuk geometri, mengenal bilangan, dan mengelompokkan warna
Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia Dini
Berdasarkan hasil pengamatan di TK Mutiara Kampung Godang terhadap kemampuan motorik halus anak belum berkembang dengan optimal. Sehingga perlu dilakukan penerapan kegiatan bermain kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 15 orang anak. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16.0. hipotesis penelitian ini adalah kegiatan bermain kolase mempunyai pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisisa data yang diperoleh diperoleh thitung = 17.193 dengan Sig = 0,0000, karena nilai sig 0,000< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan kemampuan motorik halus anak yang signifikan sesudah kegiatan bermain kolase dalam pembelajaran. Jadi artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah melakukan eksperimen dengan menerapkan kegiatan bermain kolase. Pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang sebesar 47,76%