Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Penanaman Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha pada Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk Menanamkan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha. Melalui pembiasaan ini peserta didik diajarkan untuk berkomitmen meluangkan waktu untuk beribadah, mengajarkan nilai kesabaran dan kedisiplinan dalam melaksanakan rutinitas harian. Dengan pembiasaan Salat Dhuha yang dilakukan di sekolah diharapkan peserta didik mampu mengatur waktu dengan baik, sehingga dapat mempengaruhi karakter disiplin. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi dan pedoman wawancara, dengan subjek penelitian adalah 11 siswa kelompok A di sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Salat Dhuha di Sekolah berperan strategis dalam menanamkan disiplin waktu, belajar, dan tata krama pada anak usia dini melalui rutinitas terjadwal, bimbingan guru, serta pembiasaan berjamaah yang konsisten sehingga menjadi instrumen pendidikan karakter religius dan disiplin secara utu
Upaya Pembelajaran Khusus Dalam Mengatasi Speech Delay Pada Usia Dini
Penelitian ini membahas pentingnya pembelajaran khusus dalam menangani speech delay pada anak usia dini, karena keterlambatan bicara dapat menghambat perkembangan komunikasi dan sosial anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang diberikan kepada anak speech delay. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah salah satu anak usia dini yang mengalami speech delay. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bersifat individual dan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya peran guru dan orang tua dalam merancang pembelajaran yang adaptif untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal
Pembentukan Keterampilan Kerja sama Anak Usia 5-6 Tahun dalam Praktik Pedagogi Bermain Sains Pembuatan Tape
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan keterampilan kerja sama anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain sains pembuatan Tape. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kerja sama anak berkembang secara bertahap melalui pengalaman konkret bekerja dalam kelompok, seperti berbagi peran, berkomunikasi, merencanakan, dan menyelesaikan masalah bersama. Guru berperan penting sebagai perancang kegiatan kolaboratif yang menumbuhkan positive interdependence, pengatur lingkungan emosional yang suportif, serta fasilitator dialog sosial yang memberi ruang bagi anak untuk mengambil keputusan. Kegiatan bermain sains pembuatan Tape terbukti menjadi wahana efektif untuk menstimulasi keterampilan kerja sama anak karena memadukan eksplorasi ilmiah dengan interaksi sosial yang bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya praktik pedagogi bermain yang berorientasi pada pengembangan keterampilan sosial anak usia dini
Integrasi Seni sebagai Strategi Pembelajaran Holistik dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Integrasi seni dalam pembelajaran anak usia dini berperan sebagai sarana ekspresi dan pengembangan aspek perkembangan anak. Kajian ini penting karena seni menjembatani pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik integrasi seni dalam pembelajaran holistik, nilai yang melandasinya, peran seni dalam perkembangan anak, serta tantangan penerapannya di PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan instrumen pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru dan kepala sekolah dari tiga lembaga PAUD. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni diterapkan secara kontekstual untuk mendukung pembentukan karakter, meningkatkan kepekaan sosial-budaya, serta mengembangkan kreativitas dan keterlibatan belajar anak, namun masih menghadapi keterbatasan sarana, kompetensi guru, kurikulum akademik-sentris, dan dukungan orang tua. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum PAUD yang lebih holistik, serta kolaborasi orang tua dalam pembelajaran berbasis seni
Perilaku Moral Anak Usia 6-8 Tahun di Suku Muna (Studi Etnografi tentang Tradisi Katoba)
Perkembangan moral anak usia dini merupakan proses manusiawi yang dapat diamati melalui pemahaman konsep salah dan benar yang ditunjukkan melalui penalaran, perasaan, dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari anak. Tuhuan dari penelitian ini untuk melihat proses pengenalan perilaku moral anak di suku Muna tentang tradisi Katoba. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan etnografi. Model Spradley digunakan untuk analisis. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengenalan perilaku moral tentang tradisi katoba menunjukkan perilaku moral ketuhanan, moral kemanusiaan, moral persatuan moral kerakyatan, dan moral keadilan sosial. Beberapa perilaku moral tersebut dihasilkan melalui adanya kontribusi dan pembiasaan dari orang tua. Selain itu, aturan budaya masyarakat suku Muna yang mewajibkan semua anak usia dini untuk dikenalkan dan menerapkan perilaku moral yang positif dalam kehidupan sehari-hari melalui tradisi katoba
Trend Penelitian Literasi Finansial Pada Anak Usia Dini Di Indonesia
Keterampilan literasi finansial merupakan salah satu dari berbagai tujuan yang ingin dicapai oleh pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk melihat trend penelitian tentang literasi finansial untuk anak usia dini di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi terhadap berbagai artikel yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan Anak Indonesia di seluruh Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah publikasi yang berfokus pada pendidikan literasi finansial telah mengalami peningkatan. Di antara publikasi-publikasi tersebut, penelitian yang paling dominan dirancang adalah penelitian dengan metode kualitatif. Selain itu, anak usia dini merupakan subjek penelitian yang paling banyak digunakan dan penelitian yang ada masih berpusat pada wilayah Indonesia bagian barat. Serta media berbasis digital mulai banyak dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan literasi finansial pada anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan, beberapa rekomendasi telah diajukan untuk referensi pada penelitian yang akan datang terkait pendidikan literasi finansial
Analisis Implementasi Kurikulum Nabawiyah Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam pembentukan karakter. Saat ini anak muslim sudah tidak banyak yang mengenal Rasulullah sebagai teladan mereka. Banyak diantara generasi muslim yang mengidolakan artis-artis ataupun tokoh lain yang perilakunya tidak baik untuk ditiru. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola kurikulum yang diterapkan Rasulullah saw untuk anak usia dini yang diimplementasikan oleh Kuttab Bandung Barat. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan instrumen wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi. Data diperoleh dari wawancara dengan kepala Kuttab dan tiga guru yang membimbing anak usia 5-6 tahun serta observasi selama tiga bulan pelaksanaan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum Nabawiyah di Kuttab Bandung Barat memberikan hasil positif. Terlihat dari munculnya keimanan anak yang tercermin dalam ucapan dan perbuatan, perkembangan adab baik terhadap teman dan orangtua, serta semangat dalam menuntut ilmu sebagaimana diajarkan dalam kurikulum tersebut. Dapat disimpulkan bahwa urutan kurikulum Nabawiyah untuk anak usia dini yang diterapkan di Kuttab ini tepat, efektif, dan layak diaplikasikan oleh umat muslim dalam membimbing anak-anak merek
Pet Attachment pada Anak Usia Dini terhadap Hewan Peliharaan dan Dampaknya pada Perkembangan Sosio-Emosional
Fenomena pet attachment pada anak usia dini penting dikaji karena berkontribusi pada perkembangan sosial-emosional, empati, dan regulasi emosi anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk keterikatan anak terhadap hewan peliharaan serta memahami faktor yang memengaruhi hubungan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur berbasis PRISMA dengan menelaah artikel ber-ISSN, full-text, dan terbit tahun 2020–2025. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi temuan, dan sintesis untuk mengidentifikasi pola, perbedaan, dan celah penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pet attachment berkaitan dengan peningkatan empati, penurunan kecemasan, penguatan regulasi emosi, serta perkembangan sosial yang lebih baik pada anak usia dini. Selain itu, kualitas interaksi anak–hewan menjadi penentu utama munculnya manfaat. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pemanfaatan hewan peliharaan sebagai media dukungan perkembangan anak serta perlunya penelitian lanjutan dalam konteks budaya Indonesi
Contextual Vocabulary Learning and Early Reading Achievement in Preschool: A Focus on Read-Aloud Strategies
Penelitian ini mengkaji dampak aktivitas membaca nyaring terhadap pembelajaran kosakata kontekstual dan pencapaian membaca awal pada anak prasekolah. Melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan orang tua, serta diskusi kelompok terfokus, penelitian ini mengidentifikasi strategi membaca nyaring yang efektif dalam mempromosikan penguasaan kosakata. Temuan menunjukkan bahwa pertanyaan interaktif, keterkaitan konteks cerita dengan dunia nyata, dan pendekatan yang sensitif terhadap gender dapat meningkatkan pembelajaran kosakata. Selain itu, penelitian ini menyoroti perbedaan gender dalam keterlibatan dan penguasaan kosakata, dengan anak perempuan menunjukkan perhatian yang lebih berkelanjutan dan anak laki-laki menunjukkan output verbal yang lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya strategi membaca nyaring yang disesuaikan dalam mendukung perkembangan literasi awal
Penggunaan Media Visual Pop Up Book untuk Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun
Bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dalam tahap perkembangan anak. Optimalisasi perkembangan Bahasa anak dapat dicapai dengan pengintegrasian media pembelajaran konkret yang menarik seperti pop-up book. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak penggunaan Pop Up Book dalam meningkatkan keaksaraan pada siswa di TK Nur Jannah Serang. Penelitian dilaksanakan pada 10 siswa menggunakan pendekatan PTK dengan lembar observasi, wawancara, penilaian capaian, serta lembar kerja peserta didik sebagai instrument penelitian. Hasil studi menemukan bahwa pada pada kegiatan prasiklus, kemampuan Bahasa 7 siswa berada pada angka 25% dan 3 sisanya 50%. Pada siklus I, kemampuan Bahasa 6 siswa berada pada angka 50% dan 4 sisanya di angka 75%. Kemudian pada siklus II, kemampuan Bahasa 2 siswa berada pada angka 75% dan 8 siswa pada angka 100%. Berdasarkan analisis ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pop up book secara efektif membantu peningkatan kemampuan bahasa keaksaraan awal peserta didik di kelas A TK Nur Jannah