Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Peran Keluarga dalam Konsep Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan menjelaskan tentang peran keluarga dalam perkembangan anak usia dini. Keluarga merupakan faktor utama dalam proses perkembangan dan pertumbuhan anak. Dengan demikian, tulisan ini mengulas mengenai peran keluarga dalam perkembangan anak melalui konsep psikologi perkembangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan penelitian studi pustaka (studi literatur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teeoritik terdapat dua teori terdahulu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, diantaranya adalah teori Piaget dan teori Vygotsky. Menurut Piaget, anak usia dini merupakan pikiran yang pra-operasional. Dalam periode ini anak mampu mengembangkan tindakan yang baik dan terstruktur untuk menghadapi lingkungan, anak mulai memahami simbol yang digunakan dalam sebuah objek tertentu. Sedangkan menurut Vygotsky perkembangan anak pada masa awal yang menuju persiapan bersekolah didasari oleh jenis-jenis interaksi yang dimiliki anak di lingkungan sosial nya yang berpusat pada pencapaian tugas perkembangan. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Secara umum, faktor tersebut dibagi menjadi 2 bahagian, yaitu faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar/lingkungan)
Traditional Game of Ular Naga for Early Childhood Development from Teacher’s Perspective
The traditional game Ular Naga is one of the traditional games from the Yogyakarta region, these games can be a method to create joyful learning and can develop many aspects of early childhood. This study aims to know the benefit of traditional games of Ular Naga for early childhood teacher perspective in early childhood education. This research is qualitative research with early childhood teacher as the subject and to collecting the data with the interview, observation, and documentation. Validation data used triangulation technique. Analysis of data such as collected data, reduction data, display data and make a conclusion. The result shows that the majority of the teacher's perspective has the same argument that Ular Naga has the benefit of developing an aspect of the children such as gross motor skills with activities walking, running, catching, make a train, and make a line and social-emotional aspects with activities build cooperative within friends in the group. However the teacher not yet explanation holistically all the aspect that should be can develop from Ular Naga
Pengembangan Media Miniature City Letter untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Anak Usia 4-5 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media Miniature City Letter untuk meningkatkan kemampuan menulis pada anak usia 4-5 tahun yang diuji oleh beberapa validator. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan di TK Marfu’ah Pangkalan Kerinci. Uji kelayakan dilakukan 5 orang guru PAUD dan 2 orang ahli media. Lembar validasi dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapatkan kemudian diolah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengembangan media Miniature City Letter sebelum dan sesudah dilakukannya uji kelayakn oleh validator. Berdasarkan hasil lembar validasi oleh beberapa validator dapat diperoleh bahwa pengembangan media Miniature City Letter untuk meningkatkan kemampuan menulis anak usia 4-5 tahun dapat digunakan oleh PAUD dengan kriteris “Sangat Laya
Aspek Perkembangan Anak : Urgensitas Ditinjau dalam Paradigma Psikologi Perkembangan Anak
Problem perkembangan anak usia dini menjadi masalah yang spesifik, unik, dan perlu mendapat prioritas dalam penanganannya yang akurat dan efektif. Sebagai orangtua lazimnya memperhatikan dan memahami perkembangan anak-anaknya. Sehingga, orangtua berkuwajiban mengantisipasinya ataupun mengatasi problematika perkembangan anak-anaknya secara benar. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji urgensitas aspek perkembangan anak ditinjau dalam paradigma psikologi perkembangan anak. Secara faktual, terdapat 3 teori psikologi yang relevan dan menjadi kajian dalam penelitian ini yaitu teori Jean Piaget, teori Vygotsky, dan teori Abraham Maslow. Penelitian ini adalah penelitian studi literatur, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 teori psikologi perkembangan. Perkembangan anak tebagi atas 4 tahap dalam menstimulus perkembangannya. Peran penting orang dewasa untuk membantu anak menyelesaikan tugasnya yang berada dalam zona proksimal development {Vygotsky}. Selanjutnya, Abraham Maslow menyatakan bahwa sebelum menstimulus perkembangan terlebih dulu memenuhi kebutuhan dasarnya agar perkembangan anak berkembang secara optima
Kecemasan anak usia dini dan intervensinya (Studi kasus di TK Majaksingi)
Pendidikan anak usia dini harus terencana, distimulan dan holistik. Kecemasan yang terjadi pada anak tak dapat diabaikan. Penelitian ini mengidentifikasi kecemasan yang dialami seorang anak perempuan berusia 5 tahun 6 bulan yang bersekolah di kelompok B TK Majaksingi kecamatan Borobudur. Terdapat upaya yang dilakukan guru, dan pengelola, penyebab siswa senang/ tidak senang, kerja sama sekolah dengan orang tua, serta hasil intervensinya. Pendekatan penelitian menggunakan qualitative research dengan case study. Peneliti melakukan survey pendahuluan, field study, penelusuran literatur, dan beberapa informan. Pengumpulan data melalui indept interview, metode observasi, dan teknik dokumentasi. Analisis data secara deskripsi terinci tentang kasus, pengumpulan kategori, interpretasi langsung,membentuk pola, serta kesepadanan kata. Kecemasan dipacu kesulitan akademik, tuntutan orang tua, riwayat kesehatan buruk. Pihak sekolah memberi intervensi berupa: mengkomunikasikan kepada orang tua, pendampingan, pengulangan, dan pembiasaan, namun belum menunjukkan hasil maksima
Pembelajaran yang Menumbuhkembangkan Karakter Religius pada Anak Usia Dini
Pembelajaran dikatakan berhasil jika terjadi Perubahan Perilaku. Pembelajaran pada anak usia dini merupakan pondasi awal dari pembentukan karakter pada Anak. Membelajarkan nilai religius pada anak sejak sedini mungkin penting artinya, karena pendidikan memerlukan proses seperti mata rantai yang saling berkaitan yang menjadikan anak menjadi pribadi yang Religius. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tiga metode, yaitu: metode wawancara dan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang menumbuhkembangkan karakter religius di TK .Al Hikmah Karangbesuki Sukun Malang adalah dengan pengintegrasian pelajaran di kelas, pembiasaan rutin, spontan, dan keteladanan. Konsep pendidikan karakter yang indah memerlukan dukungan oleh semua pihak harus terlibat secara aktif, dari tingkat keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan formal, hingga para pemimpin bangsa dan tentu saja pemimpin agama dan masyaraka
Pengaruh Media Typewriter Alphabet terhadap Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh media Typewriter Alphabet terhadap kemampuan membaca permulaan pada anakusia5-6 Tahun di TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru yang beralamat di Jalan Arwana, Tangkerang Barat. Kecamatan Marpoyan Damai. Kota Pekanbaru Provinsi Riau.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk Eksperimen dengan model penelitian one group pretest posttest design.Dengan jumlah populasi anak B1 TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru sebanyak 15 orang anak yang terdiri dari 9 anak anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan uji-t. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan anak yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan Media Typewriter Alphabet. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat pengaruh penggunaan Media Typewriter Alphabet terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru sebesar 55,56%
The Gross Motor Skill Differences Between Preschool Boys and Girl
Every stage in human development has different phase. Not only in every stage but also in gender, motor skill has their own characteristics. Moreover, there is a question of the validity and reliability of some tests used by the researcher. The study was conducted in Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia. A total of 82 children enrolled in this study, including 12 children aged between 3-4 years, 36 children aged between 4 and 5 years, and 34 children aged between 5 and 6 years. The test of gross motor development-second (TGMD-2) edition was used to evaluate gross motor skill. Independent T-test was used to analyzed the final result. The findings of this study demonstrated that the boys have higher gross motor skills performance than the girls. The school can use this fact to plan curriculum that not based in gender. School must be a campaign system for gender equalit
Pengaruh Media Alphabet Smart terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh media Alphabet Smart terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 Tahun di TK Labor FKIP UNRI, Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk Eksperimen dengan model penelitian one group pretest posttest design. Dengan jumlah populasi anak B1 TK LABOR FKIP UNRI sebanyak 16 orang anak yang terdiri dari 9 anak anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan mengenal huruf pada anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan uji-t untuk melihat perbandingan pretest dan posttest. Dari hasil penelitian yang didapatkan nilai pretest lebih kecil dari posttes. Dan dengan nilai N-Gain berada pada ketogori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media alphabet smart berpengaruh dalam kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun
Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Komunikasi Guru di Taman Kanak - Kanak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional guru Taman kanak-Kanak. Menggunakan metode penelitian korelatif. Variabel penelitian ini adalah kecerdasan emosional dengan komunikasi guru di TK se-Kecamatan Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini adalah korelasi kuantitatif. Penelitian ini telah dilaksanakan dalam hjangka waktu sekitar 3 bulan yaitu bulan Desember 2019-Februari 2020. Adapun sampel penelitian yaitu sebanyak 57 guru di TK se-Kecamatan Bangkinang Kota. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner (angket). Teknik analisa data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Dari hasil penelitian diketahui tingkat kecerdasan emosional guru berada dalam kategori sedang dan tingkat komunikasi guru berada dalam kategori sedang. Diketahui bahwa tingkat hubungannya termasuk dalam kategori sedang dengan nilai koefisien determinan adalah sebesar 27,3% maka dapat diketahui bahwa kecerdasan emosional memberi kontribusi terhadap komunikas