Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Kesesuaian Alat Permainan Edukatif Terhadap Aspek Perkembangan Bahasa dan Kognitif Anak
Permasalahan penelitian apakah Alat Permainan Edukatif yang dihasilkan oleh mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru PAUD FKIP UNIB telah sesuai dengan kriteria Alat Permainan Edukatif yang dapat menunjang perkembangan bahasa dan kognitif anak usia dini. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa S1 PG PAUD yang duduk pada semester III sejumlah 75 orang. Hasil penelitian, secara umum Alat Permainan Edukatif yang telah dihasilkan oleh mahasiswa S1 PG PAUD, meliputi Alat Permainan Edukatif yang menunjang aspek perkembangan bahasa (buku cerita, permainan huruf) dan aspek perkembangan kognitif (permainan angka), berada pada kategori baik dengan rata-rata 3,7. Artinya, Alat Permainan Edukatif tersebut telah memenuhi syarat indikator Alat Permainan Edukatif yang dapat menunjang perkembangan bahasa dan kognitif anak. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya aspek perkembangan anak yang diteliti lebih komprehensif, sehingga dapat menghasilkan Alat Permainan Edukatif yang menunjang keseluruhan aspek perkembangan anak usia din
Efektivitas Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Secara Daring
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah pembelajaran PKn pada masa pandemi Covid-19 saat ini, yang dimana bisa kita ketahui bahwa semua proses pembelajaran dilakukan secara daring. Metode penelitaian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan membuat kuesioner berupa Google Form yang dibagikan kepada orang tua siswa dengan metode pengumpulan data menggunakan cara pengumpulan informasi yang ada di internet, seperti jurnal, artikel, dan makalah, serta melakukan penelitian secara langsung di Sekolah Dasar. Hasil yang didapt dari penelitian ini adalah dari 49 responden terdapat 65% orang tua siswa menjawab tidak efektif dan 35% orang tua menjawab efektif. Mereka mengaku bahwa para siswa kurang memahami pembelajaran secara daring. Saat dilakukan uji coba pembelajaran Pkn secara langsung di sekolah, terbukti bahwa siswa lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan guru. Dengan penelitian ini diharapkan para guru bisa menerapkan beberapa model pengajaran seperti, penggunaan model pembelajaran Blended Learning, Home Visit, dan menggunakan metode secara Resitasi, penggunaan Quizziz dan latihan/penugasan agar pembelajaran daring lebih efektif
Revitalisasi Manajemen Pembelajaran Daring dalam Rangka Pengembangan Kecerdasan Majemuk Peserta Didik
Setiap anak memiliki dasar kecerdasan yang berbeda. Salah satu tokoh psikolog yaitu Howard Gardner mengemukakan tentang teori kecerdasan majemuk. Teori ini sangat membantu peserta didik yang tidak memiliki kesempatan dalam dunia akademik yang ditunjang dengan teori kecerdasan majemuk. Perkembangan era revolusi industri 4.0 juga mampu mengubah model pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang manajemen pembelajaran dalam rangka pengembangan kecerdasan majemuk peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang tidak cerdas dalam akademik mempunyai kecerdasan lain yang dapat menunjang proses pembelajarannya. Salah satunya dengan menggunakan metode role play dan brainstorming. Dampak dari penelitian ini yaitu peserta didik dapat mengeksplor ide-ide pada kecerdasan majemuk yang dimilikinya. Metode role play dan brainstorming cukup efektif dalam pembelajaran peserta didik, namun kekurangan dalam metode brainstorming adalah peserta didik belum terbiasa menyampaikan pendapat pada saat pembelajaran berlangsun
in Late Diagnosed Congenital Hearing Loss with Delayed Speech: A Case Report
Introduction : Hearing impairment in children happened in 6 per 1000 newborn in developing country. The etiology of most of those case is unknown as stated by WHO that 60% of children hearing loss caused by genetics. Aim : This condition could lead to delayed speech in children. Method : A-6-years-old children referred to ENT department with delayed speech and bilateral profound sensorineural hearing loss to get a choclear implant. Result : Her condition suspected to be caused by rubella infection during pregnancy. She was already using hearing aid occasionaly and her mother complain that she still couldn’t hear effectively. The comprehensive management of infant with congenital hearing loss could be diagnosed early by applying hearing screening on all newborns at 1 month of age based on EHDI recommendation. This case represents the society low awareness and diagnostic tools limitation of congenital hearing loss prevention in Indonesia. Therefore, we suggest newborn hearing screening on all high-risked babies based on the risk factor stratification. Habilitation strategy for this patient includes auditory-verbal therapy. In order to maximize the benefit, parents are required to give maximum contribution to each therapy session. The therapy compliance becomes the important parameter in outcome optimization. Early diagnosis and intervention is the key to the management of congenital hearing loss. The EHDI programs provide recommended timeline for newborn hearing screenings, diagnostic examinations, and early interventions. The treatment consists of conventional hearing aid and cochlear implantation, combined with speech and language therapy in an appropriate educational environment, to promote development of communication and educational achievement
Kompetensi Guru PAUD dalam PJJ melalui Pelatihan Pendekatan STEAM pada Masa Covid-19
Guru perlu memiliki kompetensi dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi secara jarak jauh. Mengingat pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) maka perlu adanya pelatihan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui pelatihan pendekatan pembelajaran berbasis STEAM kepada guru-guru PAUD pada Masa Covid-19. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan mengenai peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pendekatan STEAM pada guru anak usia dini. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata peningkatan kompetensi guru dalam PJJ sebelum pembelajaran tidak berbeda secara signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol
Socialization and Assistance Program Patnership Parents, School and Societies involvement In Early Childhood Education
This service aims to socialize and assist the partnership program of parents, schools, and the community in involvement in the implementation of early childhood education, as mandated by the Minister of Education and Culture No. 30 of 2017 concerning Family Involvement in Education. This activity was carried out in Lawela Village, South Buton Regency. This service activity consists of 3 stages. The first stage is the Community Service Team together with parents, schools and communities to carry out FGD (Forum Group Discussion) to socialize the partnership program. The second stage is partnership assistance to families, schools and communities. Third Stage The Service Team conducts interviews and observations to parents, teachers and the community regarding involvement in children's education at the Lawela Village Kindergarten. The results of this service show that through the socialization and assistance of the partnership program, a partnership relationship is built between parents, schools and the community, towards the implementation of early childhood education. These three elements of education are mutually involved in parenting programs, building communication for early childhood education, learning activities at home, and joint decision making
Revitalisasi Tata Usaha dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sekolah
Tata usaha dalam pengelolaan pendidikan merupakan salah satu manajemen sekolah yang bertugas dalam bidang pengadministrasian, seperti mengurus surat, pengarsipan dokumen, dan penyimpanan data. Dalam praktiknya tata usaha ini masih belum optimal, contohnya kasus staf tata usaha yang masih lamban dalam membuat surat. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan wawasan kepada para pembaca agar memperhatikan pengelolaan tata usaha, sehingga memberikan dampak untuk memaksimalkan kinerja tata usaha di setiap sekolah. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi tiap sekolah dalam menjalankan sistem pengelolaan di tiap-tiap sekolah. Pada penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif, yaitu melalui kuesioner yang diperkuat dengan tinjau pustaka. Dengan adanya penelitian ini kita mengetahui permasalahan yang sedang terjadi pada tata usaha serta adanya bentuk revitalisasi guna menyiapkan generasi emas abad 21 untuk meningkatkan kinerja tata usaha. Sejalan dengan hasil penelitiannya dapat disimpulkan bahwa perlu adanya revitalisasi tata usaha dan dukungan fasilitas seperti komputer untuk memproses data dan pelatihan Microsoft Exce
Perkembangan Psikososial Anak Usia 3-4 Tahun di Daycare
Perkembangan psikososial perlu mendapat perhatian serius karena sangat mempengaruhi perkembangan anak selanjutnya, menentukan anak dalam bersikap, mengambil keputusan di masa depan. Perkembangan psikososial membutuhkan stimulus dan rangsangan yang tepat agar berkembang secara optimal. Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan memberikan gambaran hasil perkembangan psikososial anak usia 3-4 tahun di Daycare Kota Malang. Metode: desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Jumlah sampel 39 anak yang dipilih secara proportional random sampling. Data tentang perkembangan psikososial diperoleh menggunakan Kuesioner Masalah Mental Emosional dan kuesioner tambahan yang telah diuji validasi dan reabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 43,6% anak memiliki perkembangan psikososial yang menyimpang (KMME) dan 15,4% anak memiliki perkembangan psikososial yang kurang (kuesioner tambahan). Hal ini dikarenakan kurangnya pemberian stimulus oleh orangtua dan pengasuh daycare. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perkembangan psikososial anak usia 3-4 tahun dengan pemberian stimulus yang tepat
Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid 19 melalui Alat Permainan Edukatif Papan Pintar dari Kulit Kerang
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia memang menjadi masalah utama dalam pembelajaran, dan dilakukan secara online dirumah. Kegiatan kreativitas dari alat permainan edukatif papan pintar yang terbuat kulit kerang dapat menjadi solusi inovasi kreativtas untuk anak usia dini. Tujuan penlitian ini adalah dapat mengembangkan semua aspek kreativitas anak di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis peristiwa dari tindakan yang diambil. Sampel bentuk yang digunakan untuk mencapai kreativitas papan pintar dari kulit kerang yang diterapkan pada 2 orang anak usia dini yakni Hanif usia 4 Tahun dan Farhan usia 5 Tahun yang berada disekitar jalan sihotang. Hasil penelitian yang didapat adalah antusias anak dalam melakukan kreativitas papan pintar dari kulit kerang, anak merasa senang, dan dapat menghasilkan hasil karya yang estetik. Dengan adanya kegiatan ini anak dapat menumbuhkan jiwa kreativitas seninya, emosional, bahasa, dan motorik pada anak. Yang mana anak dapat mengenal angka dan warna, serta dapat berinteraksi dengan temannya dan dapat berimajinasi dengan warna dari kulit kerangny
Penggunaan Mind Mapping sebagai Media Pengembangan Kreativitas Anak di Masa Pandemi
Pandemi covid-19 yang menyerang dunia memberikan dampak pada pendidikan yang mengharuskan sekolah secara online. Kegiatan membuat Mind Mapping menjadi salah satu cara untuk memberikan media pembelajaran yang inovatif yang juga mampu memberikan variasi dalam pembelajaran selama di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan kreativitas anak dalam hal menuangkan ide/gagasan, inisiatif, kecakapan, rasa ingin tahu yang tinggi, mengaktualisasikan imajinasi anak dan juga keberanian anak dalam berpendapat. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif lapangan yang digunakan untuk menganalisis kreativitas anak. Kegiatan membuat Mind Mapping tentang 4 sehat 5 sempurna diterapkan kepada 3 orang anak yang berusia 5 tahun yaitu Hafis, Nadia, dan Putri yang berada di Dusun I Bangun Sari, Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Hasil dari penelitian ini adalah anak mampu menuangkan ide kreativitas, kecakapan, inisiatif dan rasa ingin tahu yang tinggi. Anak menghasilkan karya sesuai dengan ide dan gagasan yang dimiliki anak dan mengaktualisasikan imajinasinya