Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Persepsi Guru PAUD terhadap Pelaksanaaan Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Talaqqi dan Iqra’
Metode talaqqi dan metode iqra’ merupakan metode yang umum digunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi dan iqra’ di lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara. Subjek penelitian yang digunakan ialah empat orang guru dari empat lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai metode talaqqi sebagai cara yang efektif dalam membentuk pelafalan dan hafalan bacaan Al-Qur’an anak secara lisan, sedangkan metode iqra’ dipersepsikan sebagai cara sistematis dalam menstimulasi kemampuan teknis membaca secara bertahap. Persepsi tersebut tercermin dalam praktik pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing metode. Respon anak terhadap pelaksanaan metode umumnya positif, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap metode yang digunakan berkontribusi pada efektivitas pembelajaran Al-Qur'an di PAUD serta memberikan dasar dalam membentuk kemampuan baca Al-Qur’an sejak usia dini.
Sudut Pandang Mahasiswa Laki-Laki dalam Memilih Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini di Tengah
Penelitian ini membahas pandangan mahasiswa laki-laki di UIN Sunan Kalijaga dalam memilih Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di tengah kuatnya stereotipe gender. Penelitian ini bertujuan menggali latar belakang pemilihan jurusan, tantangan sosial-psikologis, serta strategi menghadapi tekanan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif pada lima mahasiswa PIAUD jenjang S1. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memilih PIAUD karena minat pribadi, dukungan keluarga, atau keterbatasan pilihan. Mereka meyakini profesi guru PIAUD penting untuk perkembangan anak usia dini, meski sering mendapat komentar negatif. Mahasiswa mampu bertahan melalui pengalaman praktis, penguatan diri, dan edukasi masyarakat. Penelitian ini menegaskan perlunya kesadaran untuk meruntuhkan norma gender yang membatasi pilihan karier, serta pentingnya kehadiran guru laki-laki dalam pendidikan anak usia dini
From Play to Learning : Designing a Transition Model to Early Childhood School Readiness
This study aims to develop a contextual transition learning model to improve the readiness of early childhood schools in Jakarta. The method used is based on Borg & Gall's research and development process, which involves the stages of needs analysis, model design, limited testing, evaluation, and model refinement. A needs analysis of 150 children showed that 43% were ready, 38% were somewhat prepared, and 19% were not ready, with the main weaknesses identified in the social-emotional and independence aspects. The designed model consists of six phases: relaxation, orientation, exploration, collaborative planning, implementation, and expression, based on neuropedagogical principles. Limited testing results showed significant improvement, with the ready category increasing from 43% to 61%, while the not ready category decreased from 19% to 8%. Expert validation resulted in an average score of 3.78 (very good). These results suggest that the contextual transition model is effective in enhancing children's readiness and have implications for teacher practice, parental involvement, and systematic educational policy
Sikap dan Keyakinan Guru PAUD Terhadap Pembelajaran Sains
Pembelajaran sains pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membangun rasa ingin tahu dan keterampilan berpikir kritis anak sejak dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis sikap dan keyakinan guru PAUD terhadap pembelajaran sains. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan membagikan kuesioner Preschool Teachers' Attitudes and Beliefs Toward Science Teaching (P-TABS). Sampel yang digunakan sebanyak 74 guru yang mengajar pada Pendidikan anak usia dini dari usia 2 hingga 6 tahun. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan statistik. Hasil yang didapatkan Sebagian besar guru memiliki sikap dan keyakinan yang positif terhadap pembelajaran sains, namun dalam praktiknya guru tidak setiap hari memasukkan kegiatan sains karena keterbatasan waktu dalam mempersiapkan dan pelaksanaan, serta keterbatasan bahan dan media. Implikasi yang dapat diberikan adalah memberikan dukungan dari segi ketersediaan bahan dan media serta perlu adanya pelatihan pembelajaran sains pada anak usia din
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Kemalaraja
Tingginya kasus Tuberkuloasi anak menunjukkan masih aktifnya penularan TB di masyarakat dan lemahnya sistem pencegahan. Jika tidak ditangani secara serius, anak dapat mengalami komplikasi berat bahkan kematian. Selain itu, memperhatikan TB pada anak adalah langkah strategis untuk memutus rantai penularan dan mencapai target eliminasi TB secara global. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis anak. Penelitian analitik cross-sectional ini dilakukan menggunakan lembar ceklist. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki anak 0-14 tahun terdiagnosis/suspek Tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kemaraja. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sebanyak 55 orang. Analisis Uji chi-square, derajat kepercayaan 95 %, signifikansi ≤ 0,05. Ada hubungan riwayat kontak dan riwayat imunisasi BCG (p=0,001, p=0,016) dengan kejadian Tuberkulosis anak. Pengendalian TB pada orang dewasa, serta cakupan imunisasi BCG yang merata, sangat penting untuk melindungi anak dari TB. Hasil ini bisa menjadi dasar untuk menyusun kebijakan pencegahan dan deteksi dini TB anak di lingkungan keluarga dan komunita
Pengaruh Peran Kepala Sekolah, Kompetensi Pedagogik dan Disiplin Kerja Guru terhadap Mutu Lulusan: Studi Korelasi Deskriptif
Kemampuan literasi, numerasi motivasi, kompetensi guru, dan karakter masih menjadi faktor dalam menentukan mutu lulusan pada tingkat sekolah dasar. Hal ini membutuhkan upaya untuk meningkatkan capaian mutu lulusan yang kompetitif dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh: (1) peran kepala sekolah sebagai manajer terhadap mutu lulusan ;(2) kompetensi pedagogik guru terhadap mutu lulusan;(3) disiplin kerja guru terhadap terhadap mutu lulusan. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlation study dengan jumlah sampel 113 guru. Teknik analisis data menggunakan program SPSS for windows versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai manajer terhadap mutu lulusan dengan nilai korelasi 0,236 dan besar pengaruhnya 12,1%;( 2) terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap mutu lulusan dengan nilai korelasi 0,596 dan nilai pengaruhnya 87,4% ;(3) terdapat pengaruh disiplin kerja guru terhadap mutu dengan nilai korelasi 0,236 dan besar pengaruhnya 12,1%. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi mutu lulusan, seperti sarana pendidikan dan keterlibatan orang tua dengan menggunakan jenis penelitian komparatif
Developing Merdeka Curriculum Teaching Module Based on Local Wisdom to Foster Rahmatan Lil Alamin Character in Early Childhood
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis kearifan lokal untuk mengembangkan karakter rahmatan lil alamin pada anak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian research and development, menggunakan model Borg & Gall. Dari kesepuluh langkah model Borg & Gall dapat dikelompokkan menjadi 4 (empat) langkah, yaitu: (a) pendahuluan, (b) pengembangan, (c) uji lapangan, dan (d) diseminasi. Nilai hasil perhitungan paired test, diperoleh hasil dari t hitung adalah sebesar 3,501 sedangkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,001. Sehingga nilai 0,001 lebih kecil dari 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa penggunaan Modul ajar dengan kearifan lokal “GusJiGang” dapat berpengaruh untuk mengembangkan karakter Rahmatan Lil Alamin pada anak dan dari hasil pretest posttest tersebut terjadi peningkatan karakter Rahmatan Lil Alamin pada anak. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul ajar yang dibuat dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan pembelajaran. Modul Ajar yang berbasis kearifan lokal yaitu modul ajar “GusJiGang” dapat mengembangkan karakter Rahmatan Lil Alamin pada anak. Sehingga dapat memberikan gambaran pendidik dalam merencanakan modul ajar serupa dengan mengadaptasi kearifan lokal satuan pendidikan masing-masing
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Menggunakan Aplikasi Capcut pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya penggunaan media yang menarik, serta minimnya keterampilan guru dalam mempergunakan media berbasis digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa video pembelajaran menggunakan aplikasi capcut pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research & Development, Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Model pengembangan 4-D terdiri terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu; Definition (pendefinisian), Design (Perancangan), Development (pengembangan) dan Dissemination (penyebaran). Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD dan satu orang wali kelas dari SDN 04 Rao-Rao dan SDN 02 Pekan Selasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa video pembelajaran menggunakan aplikasi capcut pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V sekolah dasar telah dinyatakan valid, praktis dan efektif. Sedangkan implikasi hasil penelitian ini adalah mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, siswa belajar cara mengedit dan menyusun video, yang dapat meningkatkan kemampuan literasi digital siswa
Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang
Belum semua guru memahami konsep literasi dalam arti luas. Tujuan penelitian ini menggambarkan konsep pembelajaran literasi khususnya Bahasa Inggris bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diambil dengan angket kepada 73 sample dari 703 populasi guru TK di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan responden telah menguasai Kurikulum Merdeka pada ranah pengetahuan dengan baik dilihat dari penjelasan tujuan, konten, dan prinsip. Namun dalam implementasinya 4,1% terbatas pada konsep literasi sempit. Sejumlah 2% guru sudah mengajarkan literasi Bahasa Inggris dengan menyampaikan salam dan kabar. Selebihnya dalam pembelajaran 100% guru belum mengintegrasikan di kegiatan intrakulikuler, kokulikuler, atau ekstrakurikuler. Literasi secara luas diharapakan dikuasai anak salah satunya Bahasa Inggris sebagai respon atas perubahan pada lingkup global. Implikasi penelitian ini, pembelajaran literasi dapat menggunakan kegiatan menyanyi, mendengar cerita, dan bermain peran, begitu pula dalam mengajarkan bahasa asing
Digitalisasi Dan Edupreneurship Pada Transformasi Paud Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global
Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi isu penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan edupreneurship dalam meningkatkan daya saing PAUD. Menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di lima lembaga PAUD di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa lembaga telah mengadopsi teknologi dan konsep edupreneurship, kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi tenaga pendidik masih menjadi tantangan utama. Studi ini mengimplikasikan perlunya pelatihan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan dan daya saing global PAUD