Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Sikap Sosial Budaya Mahasiswa STKIP Ahlussunah di Saat Pandemi Covid-19
Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan sikap sosial budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Penggunaan metode dilaksanakan dengan studi kepustakaan dengan membandingkan metode dan hasil Penelitian dari Penelitian yang mempunyai topik yang sama. Kemudian hasil Penelitian relevan tersebut diklasifikasikan dan dikelompokkan sesuai dengan tema kajiannya. Hasil Penelitian diperoleh bahwa Sikap sosial budaya terjadi demorasilasi disebabkan oleh penyebaran virus covid-19 yang menimbulkan Perubahan pada proses pembelajaran dan sikap sosial budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Gejala Perubahan sikap sosial budaya dapat ditanggulangi dengan bimbingan dan arahan dosen mata kuliah ISBD sebagai bentuk penguatan karakter terhadap sikap sosial dan budaya mahasiswa STKIP Ahlussunnah Bukittingg
Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Melalui Aplikasi “Giat Bergerak” untuk Anak Usia 4-6 Tahun di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi terbatas sehingga banyak pendidik mengalami berbagai hambatan khususnya secara teknologi. Hal ini memberikan dampak pula pada stimulasi perkembangan anak salah satunya secara fisik motorik yang menjadi kurang optimal. Pada penelitian ini diterapkan sebuah aplikasi bernama “Giat Bergerak” sebagai media guna mengembangkan aspek fisik motorik anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat aplikasi “Giat Bergerak” dalam mengembangkan aspek fisik motorik untuk anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan responden berjumlah 45 pendidik anak usia dini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui Google Form. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukkan beberapa manfaat bagi pendidik anak usia dini terutama dalam hal strategi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan fisik motorik untuk anak usia 4-6 tahun pada masa pandemi Covid-19. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan analisis pada masing-masing aspek yang dikaji, dimana mampu memberikan inovasi bagi pendidik untuk lebih meningkatkan pembelajaran pada anak usia dini
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Gempa Bumi melalui Video Animasi pada Anak Usia 5-6 Tahun
Anak usia dini merupakan salah satu kelompok rentan yang paling beresiko terkena dampak bencana. Kerentanan tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan anak terkait siaga bencana gempa bumi. Kurangnya pengetahuan anak mengenai siaga bencana gempa bumi menjadi salah satu masalah yang perlu segera diatasi dan diberikan solusi. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan anak melalui pembelajaran siaga bencana menggunakan video animasi sebagai media pembelajaran di Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi anak TK B Negeri Pembina Tanjung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan desain model penelitian Kemmis & Mc Taggart. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Negeri Pembina Tanjung. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan modifikasi dari instrument yang sudah ada dan telah divalidasi oleh ahli. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan dilihat dari perolehan skor pengetahuan kesiapsiagaan sebelum tindakan dan setelah tindakan di siklus I maupun siklus II yang telah memenuhi standar ketuntasan minimal. Penggunaan video animasi dalam pembelajaran siaga bencana dapat meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi ana
Problematika Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana permasalahan dalam pengelolaan pendidikan yang terjadi di tengah pandemi ini terutama di Sekolah Dasar, Sejalan dengan adanya pandemi covid-19 yang mengakibatkan munculnya problematika-problematika di bidang pendidikan. Pendidikan di Indonesia harus beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi, yang mulanya pendidikan berjalan normal dengan pembelajaran tatap muka, harus menjadi pembelajaran tatap maya, kemudian akhir-akhir ini menjadi pembelajaran campuran antara tatap muka dan tatap maya. Hal ini berdampak pada pengelolaan pendidikan seperti pada pengelolaan kurikulum dan pembelajaran, ketatausahaan, pendidik dan tenaga kependidikan, dan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu dengan studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai jurnal. Hasil dari penelitian ini adalah problematika-problematika terhadap pengelolaan pendidikan di masing-masing sekolah memiliki kemiripan, tetapi tiap sekolah memiliki solusi yang bervariatif untuk menyelesaikannya. Diharapkan setiap Sekolah dapat bersinergi untuk memulihkan kembali pendidikan, agar tercipta generasi yang unggul dan berkualitas
Urgensi Membangun Iklim Belajar dalam Membentuk Karakter Peserta Didik
Pendidikan karakter merupakan sarana dan prasarana yang harus dimiliki oleh siswa sebagai pendidikan dasar sebelum memasuki kehidupan yang sebenarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh iklim belajar dalam membentuk karakter pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui penelitian studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim belajar akan sangat mempengaruhi siswa dalam membentuk karakter mereka, hal ini karena dalam proses pembelajaran siswa membentuk pengalaman dan pengetahuan, sehingga iklim atau situasi belajar juga mempengaruhi proses memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa dilingkungan masyarakat. Pendidikan karakter melalui iklim belajar ini dapat diimplementasikan melalui beragam cara salah satunya seperti dijadikan mata pelajaran sendiri, terintegrasi dengan mata pelajaran lain, dan gabungan keduanya. Kemudian sebagai guru, terdapat beberapa cara agar dapat terbentuk iklim belajar yang kondusif, salah satunya ialah dengan pemberian tugas yang dapat membentuk kepribadian mandiri siswa, membuat aturan kelas bersama, dan bekerja sama membangun kelas yang nyaman dengan membuat barang kreatif dari benda-benda yang ada disekitar untuk membentuk kreativitas peserta didik. Sehingga dapat menghasilkan tujuan yang ingin dicapai yaitu membentuk iklim belajar yang efisien dan efektif khususnya di lingkungan sekolah yang membantu proses Pendidikan karakter dalam membentuk karakter pada peserta didik dapat terlaksanakan dengan baik
Peran Supervisi Administrasi Dengan Directive Approach Untuk Meningkatkan Efektivitas Dalam Proses Belajar Mengajar (PBM)
Latar belakang dari penelitian ini ialah kondisi pendidikan di Indonesia yang semakin hari semakin rendah kualitasnya. Rendahnya mutu dalam berbagai jenis jenjang pendidikan baik dalam pendidikan formal maupun dalam pendidikan informal, penyebab masalah umum dari rendahnya kualitas pendidikan ini berasal dari masalah keefektivitasan, efisiensi, dan standarisasi pada pengajaran yang terdapat disekolah. Pada penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengembangkan efektivitas dalam pelaksanaan Pendidikan yang sesuai dengan tujuan yang akan di capai. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis pendekatan kualitalif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian yang didapat kan menyebutkan bahwa peran supervisi administrasi untuk meningkatkan efektivitas di dalam proses belajar mengajar (PMB) ini memiliki pengaruh yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu proses belajar mengajar yang efektif bagi pendidikan Indonesia. Dengan adanya peranan supervisi administrasi ini memberikan dorongan, dukungan, bantuan dan mengikutsertakan semua anggota-anggota staff yang terdapat dilingkungan sekolah agar dapat terciptanya efektivitas dan efesiensi pada proses belajar mengaja
Membangun Kualitas Budaya dan Lingkungan Sekolah Melalui Program Adiwiyata.
Budaya dan lingkungan merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan diera sekarang terutama di kalangan penerus bangsa, oleh karena itu perlu adanya pembangunan kualitas budaya dan lingkungan sekolah. apalagi kesadaran lingkungan sangat penting untuk diterapkan di sekolah, salah satunya dengan program sekolah adiwiyata sebagai program lingkungan hidup dan juga menjadi sarana yang sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan, melalui hal ini diharapkan adanya respons atau tanggapan dari semua pihak termasuk warga sekolah yang dimana sekolah adalah garda terdepan dalam menyikapi isu tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara membangun kualitas budaya dan lingkungan sekolah melalui program adiwiyata. Metode penelitian ini dengan pengumpulan data yang menggunakan metode penelitian kualitatif atau secara studi pustaka atau studi literatur dari buku-buku maupun artikel/jurnal.hasil dari penelitian ini mendeskripsikan: 1) peran adiwiyata. 2) pengaruh adiwiyata 3) kegiatan adiwiyata. 4) manfaat adiwiyata. 5) kegiatan adiwiyata di Sekolah. Kebaruan penelitian ini yaitu dihasilkannya penjelasan di berbagai media tentang penerapan program Adiwiyata kepada siswa, orang tua dan guru SD, ini juga bisa menjadi solusi dan model untuk hal serupa usaha dan sekolah. Alasan inilah yang menjadi konteks penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini bahwasannya program adiwiyata dapat mewujudkan warga sekolah yang dapat bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, berprinsip partisipatif dimana semua warga sekolah harus bisa terlibat dalam hal untuk mewujudkan sekolah adiwiyata. Dampak dari penelitian ini sendiri pun mampu mengefektifkan pengetahuan pengelolaan lingkungan. Hal ini didukung oleh Elvazia (2017) dimana program adiwiyata berkontriusi pada peningkatan pengetahuan lingkungan siswa dan berdampak pada pengembangan sikap terhadap pengelolaan lingkunga
Urgensi Pengeloaan Pendidikan di Masa Pandemi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seberapa besar urgensi dari penerapan kurikulum darurat terhadap pengelolaan pendidikan dalam mengaktualisasikan potensi para peserta didik di masa pandemi ini. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perencanaan pengelolaan pendidikan dilaksanakan di masa pandemi ini. Dengan adanya penulisan artikel ini kita dapat mengetahui seberapa pentingnya kurikulum darurat terhadap pengelolaan pendidikan di masa pandemi. Dalam pembuatan artikel ini, kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur berdasarkan beberapa jurnal ilmiah, buku elektronik, dan sumber lain yang telah dipastikan keakuratannya. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa kurikulum darurat sangat berpengaruh terhadap perencanaan pengelolaan pendidikan terutama dalam meningkatkan potensi peserta didik di masa pandem
Upaya Stimulasi Perilaku Kedisiplinan Melalui Metode Bercerita Big Book Berseri Pada Anak Usia 4-5 Tahun
Kurangnya variasi media dalam stimulasi kedisiplinan anak menjadi pemicu permasalahan anak dalam berdisiplin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pada 20 anak usia 4-5 tahun melalui media big book berseri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas melalui dua siklus dengan empat tahap setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kedisiplinan melalui media big book berseri yakni meningkat 34% pada siklus I dan meningkat 56% pada siklus II
Teknologi Augmented Reality dalam Mengembangkan Kreativitas pada Anak Usia Dini pada Masa Covid-19
Perkembangan teknologi dinilai sangat penting dalam bidang pendidikan pada masa covid-19, perubahan gaya belajar pada masa covid-19 mau tidak mau harus mengikuti perkembangan zaman dalam pembelajaran yang menggunakan teknologi, agar perkembangan anak bisa berkembang dengan baik, maka harus menggunakan pembelajaran yang menarik salah satunya dengan menerapkan teknologi augmented reality sebagai media pembelajaran bagi anak. Anak membutuhkan media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui teknologi augmented reality dalam mengembangkan kreativitas pada anak usia dini dimasa covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan informasi serta melakukan observasi di PAUD Saadatudarain Gaung, terkait tentang teknologi augmented reality dalam mengembangkan kreativitas pada anak usia dini pada saat covid-19. Dalam tulisan ini menyatakan bahwa teknologi sangat berperan penting dalam pengembangan kreativitas pada anak karna dapat menarik dan perhatian minat belajar anak serta menambah imajinasi kreativitas pada anak