Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Validasi Aplikasi Digital Digital Malay Ethnoparenting: Integrasi Etnoparenting Melayu Riau dalam Pengasuhan Anak Usia Dini
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan aplikasi Digital Malay Etnoparenting yang valid. Aplikasi ini merupakan intervensi parenting berbasis budaya dengan menggunakan teknologi digital, yakni android. Berdasarkan riset literatur yang telah dilakukan, ditemukan bahwa belum ada pengembangan aplikasi intervensi etnoparenting, khususnya budaya Melayu Riau yang dilakukan sebelumnya. Pengembangan aplikasi ini menggunakan model pengembangan ADDIE dimana validasi produk menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan untuk menghasilkan produk berkualitas. Pada proses validasi, aplikasi ini diuji oleh ahli materi, bahasa, dan media melalui instrumen evaluasi yang masing-masing terdiri dari beberapa item pernyataan. Hasil validasi menunjukkan bahwa aplikasi Digital Malay Etnoparenting dinilai layak pada semua aspek yang dievaluasi, baik dari segi materi, bahasa, maupun media. Pengembangan aplikasi parenting berbasis budaya lokal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pengasuhan di kalangan orang tua, terutama di era digital saat in
Pengembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Menggunakan Metode Drill
Penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan terhadap kondisi pembelajaran yang memperlihatkan adanya kesulitan yang dialami anak untuk membedakan bentuk-bentuk huruf A-Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan membaca anak menggunakan metode drill. Metode drill dilakukan secara berulang dan sesuai digunakan untuk anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara dan diperkuat dengan dokumentasi yang dilakukan kepada pendidik dan 15 anak kelompok usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian berupa peningkatan kemampuan membaca anak yang ditunjukkan dengan tingginya tiga diantara sepuluh indikator penelitian yang dikembangkan yakni pertama anak dapat menyebutkan dan membedakan bentuk lambang huruf A-Z, kedua anak dapat mengucapkan huruf vokal a i u e o tanpa pengulangan, dan ketiga minat membaca anak semakin meningkat. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif upaya untuk membantu proses pengembangan kemampuan anak menggunakan metode drill khususnya membaca ataupun kemampuan lainnya
Kemitraan Orang Tua dan Pendidik Anak Usia Dini dalam Mewujudkan Lingkungan Kaya Aksara
Kemitraan orang tua dan pendidik anak usia dini dalam mewujudkan lingkungan kaya aksara sangat penting karena memiliki dampak signifikan dalam perkembangan literasi anak. Penelitian ini mengeksplorasi peran kemitraan orang tua dan pendidik dalam mewujudkan lingkungan kaya aksara melalui strategi yang efektif untuk meningkatkan kemitraan antara orang tua dan pendidik, sehingga anak usia dini dapat memiliki lingkungan literasi yang kaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah 2 orang guru, 15 anak usia dini berusia 5-6 tahun, dan 15 orang tua siswa. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara orang tua dan pendidik dalam mewujudkan lingkungan kaya aksara dilaksanakan melalui tujuh strategi efektif, dengan mengacu pada pedoman dari permendikbud nomor 30 tahun 2017. Implikasi praktis penelitian ini melibatkan peningkatan komunikasi dan kerjasama orang tua dan pendidik dalam menciptakan lingkungan kaya aksara
Multimodal Literasi dalam Pendidikan Seksual Bagi Anak Usia Dini
Literasi pendidikan seksual tidak hanya diberikan dalam bentuk kemampuan membaca dan menulis terkait materi akan tetapi, pemahaman akan tanda, makna, simbol, sinyal, kata-kata, objek fisik yang berkaitan dengan pendidikan seksual menjadi bagian dari literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang multimodal literasi pendidikan seksual bagi anak usia dini. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis dan melibatkan guru TK dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan didukung wawancara serta dokumentasi yang menggambarkan proses multimodal literasi dalam pendidikan seksual, kemudian terakhir akan divalidasi menggunakan triangulasi teknik dengan metode analisis data, kemudian dilakukan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan multimodal literasi yang digunakan berupa symbol, kata-kata, dan objek fisik. Untuk simbol digunakan pada toilet laki-laki dan Perempuan; sedangkan kata-kata dengan penjelasan, nasehat, berdiskusi, isyarat. Objek fisik berupa media boneka, buku cerita, vidio dan bermain peran terkait pendidikan seksua
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Perkembangan kognitif anak usia dini sangat penting karena stimulasi yang baik pada aspek ini dapat mempengaruhi perkembangan lainnya, dan pembelajaran berbasis proyek yang dimulai dengan membacakan buku cerita bergambar dapat mendukung kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak. Tujuan penelitian ini untuk melakukan inovasi terhadap buku cerita bergambar berbasis proyek untuk kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini research and development dengan model Dick and Carry. Hasil uji validasi ahli materi 96% dan ahli media 97%, uji coba one to one 95 % dan uji coba small group tryout sebesar 98%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar berbasis proyek sangat layak digunakan untuk anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji statistik parametrik Independent t test, diperoleh nilai 0,001 (p-value) dengan nilai signifikansi 0,05 yang artinya (p-value < 0,05), sehingga terdapat pengaruh buku cerita bergambar berbasis proyek terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis proyek dapat dijadikan alat pembelajaran yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak usia dini
Gambaran Pengetahuan tentang Sex Education AUD pada Orang Tua Murid
Pendidikan seks seharusnya diperkenalkan pada anak sejak usia dini guna melindungi anak dari potensi kejahatan seksual. Namun, pengenalan pendidikan seks pada anak sering kali dianggap sebagai topik tabu oleh orang tua maupun masyarakat. Masalah ini terjadi akibat minimnya pemahaman dan kesiapan orang tua untuk memberikan informasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan orang tua mengenai pendidikan seks bagi anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi melalui analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini melibatkan 10 orang tua murid sebagai partisipan. Hasil penelitian ini bahwa sebagian besar orang tua masih memiliki pengetahuan yang minim tentang pendidikan seks untuk anak usia dini, namun beberapa orang tua sudah memahami dasar-dasar penting pendidikan seks anak, seperti pengenalan anggota tubuh dan privasi tubuh anak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sangat diperlukan peningkatan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang pentingnya pendidikan seks bagi anak usia dini
Pengembangan Maket 3D Kebun Binatang Khas Kalimantan Barat di Taman Kanak-kanak
Penelitian ini penting dilakukan agar dapat memfasilitasi terbatasnya media pembelajaran yang digunakan guru untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak di Taman Kanak-kanak (TK). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat untuk stimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Subjek penelitiannya adalah guru TK di kota Pontianak dengan validator ahli materi dari dosen Pendidikan Anak Usia Dini dan validator ahli media dari guru TK. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat dinyatakan layak digunakan untuk menstimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia dini dalam hal materi dan media dengan kategori sangat baik berdasarkan validasi ahli materi dan ahli medi
Pemilihan Metode Pembelajaran sebagai Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak
Metode pembelajaran merujuk pada cara yang dipakai guru guna menjalankan rencana pembelajaran yang sudah disusun demi mencapai tujuan kegiatan belajar mengajar yang diinginkan. Penelitian ini mempunyai tujuan guna memahami dan menggambarkan Pemilihan Metode Pembelajaran sebagai Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak. Pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui teknik pengumpulan data dari observasi, wawancara, serta dokumentasi dipakai pada penelitian ini. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menelaah bagaimana lembaga mengintegrasikan antara rencana metode pembelajaran yang dirancang dan penerapannya di lapangan, serta keselarasan dengan prinsip-prinsip dalam Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya ada lima metode yang diterapkan oleh guru dalam periode tiga bulan, yaitu metode bercakap-cakap, eksperimen, demonstrasi, pemberian tugas, serta bermain peran. Berdasarkan penelitian di lapangan metode demonstrasi menunjukkan efektivitas tertinggi saat diterapkan guru, di antara lima metode pembelajaran tersebut
Tahapan Perencanaan Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kurikulum merdeka saat ini menjadi kurikulum yang digunakan di Indonesia. Salah satu programnya adalah profil pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan perencanaan implementasi kurikulum merdeka melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah coordinator P5, tim fasilitator P5, dan kepala sekolah. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan implementasi kurikulum merdeka melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila sebagai berikut: 1) Proses perencanaan projek yaitu dengan membentuk tim coordinator dan tim fasilitator projek penguatan profil pelajar Pancasila, 2) Proses mengidentifikasi kesiapan sekolah dalam menjalankan projek, 3) Menentukan dimensi, tema, dan alokasi projek penguatan profil pelajar Pancasila, 4) Menyusun modul projek penguatan profil pelajar Pancasila, 5) Tahap terakhir adalah rubrik pencapaian projek. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam perencanaan implementasi kurikulum merdeka melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar lainnya
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Riau untuk Siswa Sekolah Dasar
Bahan ajar menjadi perangkat penting dalam mendukung proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan validitas bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4D. Subyek yang terlibat adalah guru, siswa, dan validator. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket validasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dari saran validator dan secara kuantitatif dari skor validasi. Produk yang dihasilkan adalah bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau untuk tema 7 subtema 1 di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk membuat bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu (1) menentukan materi yang dikembangkan; (2) membuat sketsa gambar yang mendukung materi; (3) membuat konsep dan kerangka bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau. Validitas bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau memperoleh kategori sangat valid tanpa revisi ditinjau berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli desain