Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Sibernetik pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Provinsi Banten
Dalam konteks Indonesia, Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, namun implementasinya di PAUD menghadapi tantangan, terutama terkait teknologi dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka berbasis sibernetik di lembaga PAUD di Provinsi Banten, dengan fokus pada kesiapan lembaga, pendidik, dan akses terhadap teknologi. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali kondisi di tiga lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun TK Condrodimuko berhasil menerapkan kurikulum ini, tantangan seperti kurangnya literasi digital guru dan dukungan orang tua masih ada. Di TK Nur Amila, guru-guru berusaha beradaptasi, tetapi akses jaringan terbatas menghambat penggunaan teknologi. Sementara itu, TK Islam Al-Mumtaz belum menerapkan pendekatan sibernetik karena masih menggunakan metode pembelajaran sentra. Penelitian ini diharapkan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan PAUD di Banten serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka yang inklusif dan adaptif
Persepsi, Sikap, dan Awareness Orang Tua Terkait Kekerasan Seksual Pada Anak: Scoping Review
Orang tua merupakan orang terdekat yang berperan besar dalam mencegah kekerasan seksual pada anak (KSA). Persepsi, sikap, dan awareness orang tua berperan penting dalam pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan awareness orang tua terhadap KSA. Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel menggunakan database Pubmed, CINAHL, SAGE, dan search engine Google Scholar Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian persepsi sikap, awareness orang tua terkait KSA, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2011-2021, berpedoman pada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses Extension for Scoping Reviews (PRISMA ScR). Hasil awal ditemukan 376.071 artikel, setelah dilakukan screening diperoleh 5 artikel eligible. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas penelitian berfokus persepsi (n=3), sebagian tentang sikap (n=2) dan pengetahuan (n=1) orang tua terkait KSA, tidak ada tentang awareness. Implikasi hasil penelitian adalah sebagai evidence base pengembangan program pencegahan KSA bagi orang tua
Peran Guru Paud dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Pendidikan inklusif di jenjang PAUD menuntut keterlibatan aktif guru dalam membangun lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAUD dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi terhadap guru di lembaga PAUD inklusif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru berperan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak, membangun interaksi sosial positif, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan tenaga pendukung. Penelitian ini juga menemukan adanya faktor pendukung serta hambatan yang memengaruhi pelaksanaan peran guru dalam mewujudkan lingkungan inklusif di PAU
Improving Teachers' Scientific Skills Through Clinical Supervision: A Case Study at Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten
This study aimed to Enhance Teachers' Scientific Approach Skills Through Clinical Supervision. The study involved six Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten teachers in Majene District, West Sulawesi. The teachers underwent the clinical supervision process in two cycles. Five indicators of the scientific approach were assessed: observing, questioning, gathering information, associating, and communicating. The findings showed that clinical supervision significantly improved teachers' scientific approach skills (P<0.05) and showed consistent progress in each cycle. The coaching activities indicated that all teachers experienced significant improvements (P<0.05) in various aspects of their teaching performance. These supervision activities confirmed that coaching through clinical supervision provides substantial benefits, assisting kindergarten teachers in understanding their roles and functions, thus improving their professional competencies
Peran Guru dalam Pengembangan Karakter dan Literasi Siswa di Sekolah Dasar Negeri Tumang
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru dalam pengembangan karakter dan literasi siswa kelas III di SD Negeri 10 Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan moral dan etika, yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Literasi dasar seperti membaca dan menulis diterapkan dengan baik, namun pemanfaatan literasi digital dan literasi finansial masih kurang optimal. Guru juga berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, namun belum sepenuhnya memanfaatkan sumber daya digital yang tersedia. Literasi dasar seperti membaca dan menulis diterapkan dengan baik, tetapi literasi finansial masih kurang diajarkan secara sistematis. Selain itu, literasi budaya dan kewargaan sudah mulai diterapkan melalui kegiatan seperti gotong royong. Triangulasi digunakan untuk memastikan keabsahan data, dan hasil penelitian menunjukkan pentingnya peran guru dalam mengembangkan karakter dan literasi siswa kelas III SD Negeri 10 Tumang Kecamatan Siak Kabupaten Siak
Tantangan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini
Perubahan kurikulum Indonesia yang terjadi tentu memberikan dampak yang beragam terhadap keberlanjutan pembelajaran di sekolah. Kesiapan sekolah merupakan modal dasar untuk mengadopsi kurikulum merdeka sebagai acuan bagi setiap guru pada pelaksanaan pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tantangan atau permasalahan dalam perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data penelitian dengan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memahami perencanaan kurikulum merdeka secara menyeluruh dan kurang pelatihan. Situasi ini menuntut guru untuk terus belajar dan berproses, baik secara mandiri maupun kelompok melalui kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan oleh kelompok guru guna memperoleh pemahaman yang benar tentang penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Implikasinya, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemerintah untuk memastikan para guru dapat menjalankan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka dengan efektif
Analisis Gerakan Literasi Sekolah “Bisa Baca” terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas Rendah
Membaca adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa karena sebagian besar transfer ilmu melalui membaca. Kemampuan membaca tingkat awal adalah membaca permulaan, siswa kelas rendah harus memilikinya untuk merambah pada tingkat berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi gerakan literasi sekolah “Bisa Baca” di SDN 4 Bonjoklor dan dampaknya terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Prosedur pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah SDN 4 Bonjoklor. Teknik analisis data yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan implementasi GLS “Bisa baca” yakni belajar membaca menggunakan kartu huruf dan mengasah kemampuan membaca melalui buku cerita bergambar. 3 dari 7 siswa yang tergabung dalam program ini mampu membaca cerita sederhana. GLS “Bisa Baca” dapat membangun kebiasaan dan melatih kemampuan membaca siswa kelas rendah dan memperkuat program literasi sekola
Penanaman Nilai Agama dan Moral Menurut Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Anak Usia Dini
Kurikulum merdeka menekankan pentingnya diferensiasi, yang memungkinkan anak-anak menerima pendidikan yang sesuai dengan minat; kemampuan; dan tahap perkembangan mereka, termasuk dalam pengajaran nilai agama dan moral. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui metode penanaman nilai agama dan moral menurut Kurikulum Merdeka di TK Islam Hidayatul Mubtadiin Tambakharjo Semarang. Pada artikel ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan Instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi kepada kepala sekolah, pendidik dan murid. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menjadikan penanaman nilai agama dan moral sebagai bagian integral dalam keseharian anak dan kolaborasi antara orang tua serta guru dalam upaya membentuk lingkungan pendidikan yang konsisten antara rumah dan sekolah. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat mendukung pembentukan anak yang memiliki karakter religius, berakhlak mulia, dan sanggup menginterpretasikan serta mengimplementasikan nilai agama dan moral dalam rutinitas harian
Kesulitan Membaca Permulaan pada Anak Usia 8 Tahun
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan membaca pertama dan strategi remediasi yang dihadapi oleh anak usia 8 tahun di SDN 143 Pekanbaru. Metodologi penelitian kualitatif bergaya studi kasus diterapkan. Dokumentasi, wawancara, dan observasi merupakan sumber datanya. Triangulasi digunakan dalam proses penilaian keabsahan data penelitian ini. Reduksi data, visualisasi data, dan pengambilan kesimpulan digunakan untuk menguji prosedur analitik data. Berdasarkan temuan penelitian, beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan dan mengenali huruf b dan d, membaca kata yang memiliki imbuhan, dan memahami frasa sederhana. Temuan studi ini menunjukkan bahwa elemen internal, seperti tanda-tanda kelelahan dan tanda-tanda motivasi siswa untuk mengakses bahan bacaan, merupakan penyebab terjadinya tantangan membaca. Latar belakang dan kemahiran membaca adalah contoh faktor lingkungan eksternal. Guru juga telah melakukan berbagai peran dalam membantu siswa mengatasi tantangan membaca mereka, seperti pembawa pesan, fasilitator, perantara, penilai, administrator atau direktur, motivator, penyelenggara, atau inisiator
Pegaruh Project Based Learning terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Anak Usia Dini
Kemampuan anak usia dini bukan hanya calistung yang bisa baca dan berhitung saja, tetapi bagaimana anak dapat memaknai simbol huruf dan angka sebagai bagian dari literasi numerasi yang menjadi kemampuan anak akan simbol huruf dan angka dapat ia pergunakan dalam kehidupan sehari-harinya terus terkuatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan literasi numerasi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa project based learning memiliki pengaruh terhadap kemampuan Literasi numerasi anak usia dini. Karena setelah diterapkan model pembelajaran project based learning dapat menunjukan kemampuan dasar untuk memecahkan masalah matematis dalam konteks nyata, meningkatkan daya pikir kritis, dan membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep numerasi, kreatif dan kolaboratif. Anak dapat mengenali dan melihat hubungan antar pola, simbol dan data