Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
    533 research outputs found

    Peran Mindfulness Teaching dalam Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kualitas Pengajaran Guru PAUD

    Full text link
    Penelitian ini mengevaluasi peran mindfulness teaching dalam mengurangi stres dan meningkatkan kualitas pengajaran bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Topik ini relevan karena guru PAUD sering menghadapi tekanan administratif dan emosional yang berdampak negatif pada kesejahteraan serta efektivitas pengajaran. Studi ini meninjau literatur yang ada mengenai dampak mindfulness teaching terhadap kesejahteraan guru. Data dikumpulkan dengan menganalisis berbagai studi yang melibatkan guru PAUD sebagai subjek. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mindfulness teaching efektif dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, dan memperbaiki kualitas pengajaran. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan terkait jangka waktu dan variasi alat ukur. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan mindfulness dalam program pengembangan profesional guru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampaknya terhadap kesejahteraan siswa dan iklim kelas

    Kontribusi Tempat Penitipan Anak dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak

    Full text link
    Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek perkembangan pada anak. Bagi orang tua yang bekerja TPA menjadi alternatif untuk membantu menstimulasi perkembangan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang dilakukan Tempat Penitipan Anak dalam menstimulasi perkembangan sosial anak, mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta strateginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi dengan menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu kepala TPA, 2 pengasuh, dan 3 orang tua anak yang dititipkan di TPA Aisyiyah. Analisis data dilakukan dengan interaktif melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi perkembangan sosial pada anak dilakukan dengan pembiasaan. Diantaranya pembiasaan kemandirian anak, berbagi dan tolong menolong, serta menghargai dan sopan santun. Faktor pendukungnya yaitu motivasi dari diri anak, orang tua, dan lingkungan. Faktor penghambatnya yaitu perbedaan pola asuh orang tua dan nenek. TPA Aisyiyah juga menerapkan strategi dengan pembiasaan dan pemberian dukungan kepada anak serta kesabaran

    The Gender-Based Influence of Project and Montessori Learning on Bullying in Children

    No full text
    Bullying in early childhood education has become a growing concern due to its impact on children’s social, emotional, and cognitive development. This study investigates the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) and Montessori methods in reducing bullying behaviors among children aged 5-6 years, with a focus on gender differences. Both PjBL and Montessori approaches were applied to address verbal and non-verbal bullying, which manifests differently in boys and girls. PjBL, which emphasizes collaboration and teamwork, was found to significantly reduce physical bullying, particularly among boys, while the Montessori approach, with its focus on empathy, self-regulation, and structured learning, was more effective in reducing verbal and relational bullying, particularly among girls. The study employed a quantitative experimental design, using pre-tests and post-tests to measure bullying behavior across experimental and control groups, and utilized a 2x2 factorial ANOVA to assess the interaction effects between teaching methods and gender. The results indicate that both educational strategies effectively reduced bullying behaviors, with significant gender-specific effects. These findings suggest that integrating PjBL and Montessori methods, tailored to the unique developmental needs of boys and girls, can create a more inclusive and supportive learning environment that mitigates bullying behaviors. The implications of this research highlight the importance of gender-sensitive educational interventions in fostering positive social and emotional development in early childhood educatio

    Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantu Game Edukasi di Taman Kanak-kanak

    Full text link
    Pentingnya pengembangan model Project Based Lerning (PjBL) berbasis  game edukasi, yang sangat diajurkan pada Pendidikan saat ini terutama pada penerapan kurikulum merdeka. Model PjBL memungkinkan anak terlibat aktif, meningkatkan konsep bermain bekerja sama, anak akan mengexplorasi, kolaborasi dan menerapkan konsep nyata yang sederhana di TK. Agar lebih mudah melakasanakan PjBL maka dibutuhkan game edukasi yang dapat memberikan gambaran tentang project apa yang akan dikerjakan. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (R&D) dengan desain pengembangan Plomp yang terdiri dari tahapan. Tahapan preliminary resaech dengan analisis model pembelajaran di TK yang menekankan pada keterlibatan anak dalam melakukan kegiatan secaranya. Analisis kebutuhan kurikulum merdeka lebih menekankan pembalajaran berbasis project based lerning. Analisis anak di TK usia 5-6 tahun, Analisis materi yaitu aku sayang bumi. Uji validitas menyatakan bahwa model project based lening berbasis game edukasi valid digunakan dengan persentase sangat valid yaitu 90,3%. Uji praktikalitas model project based lerning berbasis game edukasi sangat praktis dengan kriteria sangat praktis yaitu 87%

    Optimalisasi Kemampuan Literasi Keuangan Melalui Kegiatan Menabung pada Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Literasi keuangan sangat penting dikenalkan sejak dini untuk pengelolaan keuangan yang bijak. Salah satu kegiatan yang diberikan kepada anak dapat melalui menabung karena bermanfaat untuk mengajarkan anak lebih mandiri, disiplin dan tidak boros. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan upaya optimalisasi kemampuan literasi keuangan melalui kegiatan menabung pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi pada 9 anak usia 5-6 tahun di TK Bina Bangsa Islamic School. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasi penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menabung pada anak usia 5-6 tahun memiliki dampak positif yang signifikan pada optimalisasi kemampuan literasi keuangan. Peran orang tua yang konsisten untuk memberikan edukasi membaca sebelum tidur yang didukung buku cerita terkait literasi keuangan dengan tampilan yang menarik supaya anak mengingat pesan moral tentang pentingnya literasi keuanga

    Motivasi, Disiplin, Lingkungan Sekolah: Kunci Prestasi Belajar

    Full text link
    Riset ini bertujuan analisis dampak variabel motivasi, kedisiplinan dan lingkungan sekolah pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survei, melibatkan siswa dari beberapa sekolah dasar sebagai responden. Metodologi riset ini memakai  penelitian kuantitatif. Jumlah sampel senbanyak 80 siswa. Teknik analisis data menggunakan  software  SPSS 20 untuk menguji hipotesis penelitian. Merujuk  pada hasil analisis, diperoleh hasil: (1) prestasi belajar siswa terdampak positif  dari motivasi  siswa; (2) prestasi belajar terdampak positif dari variabel disiplin siswa; (3) presatasi belajar terdampak positif dari  variabel lingkungan sekolah. Riset ini memberi simpulan: variabel motivasi, lingkungan sekolah, kedisiplinan siswa secara parsial berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa SD  di kecamatan Sungai Lala kabupaten Indragiri provinsi Riau. Dalam riset selanjutnya, perlu dilakukan riset pada variabel yang berdampak pada siswa yang lain

    Peningkatan Kemampuan Sosial Melalui Permainan Outdoor Pada Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Memberikan pengalaman sosial awal dalam pendidikan menjadi tugas guru ketika berada di sekolah dan menjadi tugas orang tua ketika berada di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial melalui permainan outdoor pada anak usia 5-6 tahun TK Nurul Ihsan Ilmi Jl. Gambir Pasar VIII Tembung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini anak usia 5-6 tahun yang dengan jumlah peserta didik yaitu 15 anak yang terdiri dari 9  peserta didik laki-laki dan 6 peserta didik  perempuan. Hasil penelitian kemampuan sosial anak prasiklus terdapat 33,3%. Setelah dilakukan siklus I menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial anak yaitu terdapat 45,56% dan pada siklus II kemampuan sosial anak menjadi 89,56%. Dapat disimpulkan bahwa melalui permainan outdoor dapat meningkatkan kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Ihsan

    Analisis Pola Asuh Ibu Terhadap Interaksi Sosial Anak Dalam Penggunaan Gadget

    Full text link
    Setiap pola asuh yang diberikan kepada anak yang menggunakan gadget dapat mempengaruhi bagaimana interaksi sosial anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diberikan ibu kepada anak yang menggunakan gadget terhadap interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan 5 informan dengan subjek penelitian berupa para Ibu. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, menyajikan data dan memverifikasi data untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa setiap ibu memiliki caranya sendiri dalam mendidik anak, karena dari didikan tersebut akan terlihat bagaimana anak ketika sudah menggunakan gadget apakah interaksi sosial terganggu atau masih berjalan dengan baik dan interaksi sosial sangat penting untuk anak. Implikasi hasil penelitian ini, para ibu dapat lebih tahu dan lebih ekstra membimbing anak agar dalam interaksi sosial mereka tidak terganggu walaupun sudah menggunakan gadget

    Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Model Collaborative Learning melalui Jump Rope Game terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Sosial Emosional Amak Usia lima sampai enam tahun. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan kurangnya perkembangan yang signifikan terutama dalam kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Dalam kegiatan menggerakkan tangan secara terkoordinasi belum terbiasa dilaksanakan. Maka dari itu peneliti menggunakan permainan collaborative di dapat membantu meningkatkan perkembangan sosial emosional anak-anak usia dini, sehingga dapat tumbuh menjadi endividu yang mandiri, percaya diri, dan mampu berinterksi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif, yang dilaksanakan melalui metode eksperimen untuk mengetahui variabel bebas (treatment/perlakukan) terhadap variabel terikat (hasil) dalam kondisi terkendali. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Metode collaborative learning melalui jump rope game secara signifikan berpengaruh terhadap motorik kasar dan sosial emosional terhadap anak usia lima sampai enam tahun, dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh pada subjek penelitian di atas. Terdapat perbedaan antara kelompok yang diberi jump rope game dan kelompok dengan metode belajar konvensional. Anak dengan metode collaborative learning lebih memiliki keunggulan daripada anak dengan metode belajar konvensiona

    Peran Media Wayang dalam Meningkatkan Keterampilan Bercerita dan Pemahaman Pancasila pada Anak Imigran Usia Dini di Malaysia

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak imigran Indonesia yang berada di lingkungan budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media cerita wayang dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (Pre-Eksperimental one group pretest-posttest). Subjek penelitian terdiri dari 16 anak yang diamati melalui teknik observasi, dengan fokus pada kemampuan mereka dalam menceritakan kembali dan memahami konsep-konsep dalam cerita. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensia, dengan uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai Sig sebesar 0.001, lebih kecil dari 0.05, menandakan Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita wayang secara signifikan meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai Pancasila. Kesimpulan penelitian ini, media wayang efektif dalam pembelajaran nilai-nilai Pancasila pada anak usia dini, terutama dalam konteks anak imigran di lingkungan asing, karena mampu memunculkan ketertarikan dan antusiasme mereka

    521

    full texts

    533

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Aulad - Journal on Early Childhood
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇