Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
    533 research outputs found

    Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Kisah Khalifah Utsman bin Affan dengan Media Wayang Kertas: -

    Full text link
    Peggunaan media wayang kertas dalam pembelajaran anak usia dini efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial seperti simpati, empati, dan toleransi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan ketrampilan sosial pada anak usia dini melalui pembelajaran kisah Khlaifah Utsman bin Affan menggunakan media wayang kertas sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data untuk penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, display atau pemaparan data, dan verivikasi data oleh ahli, dengan subyek penelitian anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi implementasi media wayang kertas dilakukan melalui kegiatan demonstrasi wayang kertas, berkisah, dan diskusi terkait nilai-nilai sosial. Anak-anak diajak berinteraksi langsung menggunakan wayang kertas untuk mengekspresikan sikap berbagi, berteman tanpa membeda-bedakan, dan saling membantu. Interaksi ini mendorong pemahaman terkait keterampilan soisal secara kontekstual dan menyenangkan. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang mendukung keteramppila sosial anak usia din

    Peran Guru Dalam Strategi Guru dalam Meningkatkan Minat Baca Buku Cerita Bergambar pada Anak Usia Dini: Sistematika Studi Literatur

    Full text link
    Minat baca anak di Indonesia sangat rendah, hanya 0,001% dari populasi menunjukkan minat baca rendah yang signifikan, dapat mengakibatkan generasi yang kurang terdidik dan tidak siap menghadapi tantangan di masa depan. Tujuan penelitian untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan minat baca buku cerita bergambar pada anak usia dini menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan minat anak membaca buku cerita bergambar melibatkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas, mengadakan proyek baca bersama, kursus parenting literasi, dan kunjungan ke perpustakaan, tekhnik mendongeng yang menarik, menciptakan area bacaan yang menarik dan melibatkan orang tua dalam kegiatan literasi dapat memperkuat pengalaman membaca. Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengembangkan minat anak dalam hal membaca buku cerita bergambar sejak dini di Indonesia. Implikasi teoritis bahwa buku cerita bergambar dapat digunakan untuk mendukung metode pembelajaran yang bermanfaa

    Penerapan Bermain Peran Dalam Mengembangkan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Kepercayaan diri anak usia dini penting dalam mendukung kemampuan berinteraksi supaya anak berani bertindak serta mengambil risiko. Namun, beberapa anak masih menunjukkan kepercayaan diri kurang optimal ditandai, lambat membuat keputusan serta malu bertanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode bermain peran terhadap rasa percaya diri anak. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif yang melibatkan empat anak usia 5-6 tahun sebagai subjek observasi, guru dan kepala sekolah sebagai subjek wawancara. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan instrumen berupa pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan empat tahap, mengumpulkan data, mereduksi data, menampilkan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak yang sebelumnya kesulitan memilih kegiatan yang disukai, serta komunikasi dengan guru dan teman, kini mampu memilih kegiatan secara mandiri, tidak malu bertanya serta dapat  mengungkapkan perasaan kepada guru dan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua perkembangan anak sama, sehingga pendekatan individu sangat diperlukan

    Tantangan Orang Tua dalam Penerapan Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Systematic Literature Review

    Full text link
    Pendidikan seks untuk anak usia dini merupakan aspek penting dalam pengasuhan dan perlindungan anak, namun menghadapi tantangan kompleks dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan utama yang dihadapi orang tua dalam penerapan pendidikan seks anak usia dini. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, melibatkan sembilan artikel yang dipublikasikan antara tahun 2021 dan 2024. Data dianalisis secara menyeluruh untuk menemukan pola dan kendala yang dihadapi orang tua. Hasil penelitian menunjukkan tiga masalah utama, yaitu kurangnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks, minimnya alat dan pendekatan pembelajaran kontekstual, serta kurangnya kesempatan komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak. Implikasi hasil ini menekankan pentingnya kolaborasi antar disiplin, penggunaan media interaktif, dan penyesuaian pendekatan dengan tahap perkembangan anak untuk meningkatkan efektivitas pendidikan seks usia dini

    Penerapan Pendekatan Play-based learning dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Pendekatan play-based learning penting untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan play-based learning dan dampaknya terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif naratif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara guru kelas, dan dokumentasi aktivitas anak. Subjek penelitian adalah dua guru kelas B dan siswa di sekolah. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan bermain efektif meningkatkan kemampuan berbagi, kerja sama, pengelolaan emosi, dan interaksi sosial anak. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya kolaborasi guru, anak, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal melalui pendekatan bermai

    Analisis Faktor Maternal yang Mempengaruhi Perkembangan Anak

    Full text link
    UNICEF (2019) mencatat bahwa 27,5% atau sekitar 3 juta balita mengalami gangguan perkembangan motorik, dan masalah-masalah seperti perilaku, autisme, hiperaktif, dan keterlambatan perkembangan semakin meningkat di Indonesia. Faktor maternal memiliki peran yang sangat penting. Karakteristik ibu, seperti usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, dan pola asuh, terbukti berhubungan erat dengan stimulasi yang diberikan pada anak.  Tujuan: untuk menganalisa faktor maternal yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini. Metode: menggunakan penelitian analitik dengan rancangan crossectional, dengan jumlah sampel sebanyak 106 ibu secara konsekutif sampling di KB Harapan Bangsa Pandak dan TK Masyithoh Kauman. Hasil: Penelitian ini mengkaji faktor dari ibu dengan hasil karakteristik usia, mayoritas berusia 25-35 tahun (45,28%), sebagian besar ibu bekerja dengan rata-rata pendidikan terakhir pada kelompok SMP, 63,21% ibu memiliki penghasilan sesuai dengan UMR, lebih dari 50% ibu memperoleh informasi dari media sosial dengan pengasuhan anak mandiri dan lebih dari 60% perkembangan anak dalam kategori berkembang sesuai harapan. Kesimpulan: Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara  faktor maternal dengan perkembangan anak usia dini

    Interpretasi dan Kebutuhan Pendidik PAUD dalam Intervensi Perilaku Agresif Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kuantitatif

    No full text
    This study was motivated because aggressive behavior often occurs in early childhood and is a concern for educators in schools. Aggressive behavior that is left unchecked can disrupt the learning process and interactions with peers in the classroom. This study aims to describe how early childhood educators interpret children's aggressive behavior, the frequency of aggressive incidents, and to determine the needs of educators for a guidebook for interventions for aggressive behavior in children. This research method is quantitative descriptive with a survey. Data collection using a questionnaire via google form with 83 educators as respondents. Data analysis using descriptive statistical analysis including percentage, mean, median, mode, and standard deviation (SD). The results showed that the frequency of educators encountering physically aggressive behavior was quite high, namely 47% almost every day, while verbal and rational aggression was reported rarely. Most educators are aware that untreated aggression can continue into adulthood and believe that good language and positive parenting can reduce aggression

    Pengembangan Modul Untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia 5--6 Tahun

    Full text link
    Penelitian ini mengembangkan modul sebagai media untuk membantu kesulitan orang tua dalam memberikan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini, penelitian ini penting dilakukan karena perkembangan kognitif memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan anak dalam belajar Modul dirancang menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Hasil expert judgement oleh ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi menunjukkan bahwa modul berada dalam kategori sangat layak dengan jumlah persentase 97,91%. Uji coba kelompok kecil yang melibatkan 5 guru menghasilkan skor rata-rata 96,5%. Sementara itu, uji coba kelompok besar yang melibatkan 15 orang tua dan 3 guru memperoleh skor rata-rata 96,66% dari orang tua dan 93,9% dari guru. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul sangat layak digunakan sebagai media belajar yang aplikatif dan efektif untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Implementasinya dapat diperluas melalui program PAUD dan kolaborasi antara guru dengan orang tua untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal

    Authoritative Parenting and School Support As Predictors Of Preschoolers’ Social Efficacy

    Full text link
    Social efficacy in early childhood plays a crucial role in developing successful social relationships and emotional growth; however, it often does not develop optimally. This study aims to analyze the influence of authoritative parenting and school social support on children’s social efficacy in kindergartens throughout Diwek District, Jombang Regency. The study employed a quantitative approach with an ex post facto design. The sample consisted of 328 parents selected using the cluster proportional random sampling technique. The research instruments were validated through Pearson validity tests and Cronbach’s Alpha reliability tests (α = 0.974). Data were analyzed using SPSS version 26 through t-tests, F-tests, and multiple linear regression analyses. The findings revealed that authoritative parenting and school social support had a significant effect on children’s social efficacy. These results emphasize the importance of collaboration between families and schools in fostering social efficacy among early childhood learners

    Pengembangan Buku Panduan Guru dalam Permainan Sensori Motorik Anak Usia 4-5 Tahun Berbasis Model 4D

    Full text link
    Penelitian ini mengatasi keterbatasan metode apersepsi konvensional di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok A RA Miftahul Jannah, di mana guru cenderung bergantung pada pendekatan verbal monoton tanpa variasi sensorimotorik terstruktur, sehingga menghambat keterlibatan optimal anak usia 4-5 tahun dalam proses pembelajaran awal. Tujuan utama penelitian adalah meningkatkan pelaksanaan apersepsi guru secara efektif, kontekstual, dan berorientasi pada aspek kognitif, motorik, serta sosial emosional. Metode Research and Development (R&D) model 4D Thiagarajan diterapkan secara sistematis: tahap Define mencakup analisis kebutuhan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi kelas intensif, dan studi dokumentasi kurikulum;  Design berfokus pada perancangan draft awal produk;  Develop melibatkan revisi berdasarkan validasi ahli materi (skor 87,5%), ahli media (89,09%), serta praktisi lapangan (82,5%); dan Disseminate melalui uji coba kelompok kecil serta penyebaran terbatas di lingkungan RA terkait, yang menghasilkan skor kelayakan keseluruhan di atas 80%. Hasil pengembangan menyatakan bahwa buku panduan ini sangat layak digunakan. Secara teoretis, penelitian memperkuat kerangka apersepsi sensorimotorik dalam kurikulum PAUD nasional; secara praktis, produk ini menjadi pedoman utama bagi guru untuk merangsang perkembangan anak secara inklusif berbasis bukti, mendukung transisi mulus ke sekolah dasar awal dengan praktik pembelajaran yang lebih dinamis dan berbukti efektif

    521

    full texts

    533

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Aulad - Journal on Early Childhood
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇