Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
AN An Analysis of Parent’s and Communities' Awareness of The Importance of Developing Multiple Intelligences in Early Childhood
Parents and society often demand that children master predetermined skills. This condition certainly hinders children's development. The method used in this research is Systematic Literature Review. The data used are taken from relevant journals, books and articles within 10 years. Then the data is analyzed and compiled so as to conclude the discussion with the keywords of parental and community awareness, multiple intelligences, and early childhood. The results show that Lack of awareness can have a negative impact on children's development, such as limited exploration of potential, low self-confidence, and difficulties in social and emotional development. Conversely, high awareness can encourage children to develop holistically, increase creativity, independence, and readiness to face future challenges. To increase parental awareness, various strategies are needed, such as parenting education and training, collaboration between parents and educational institutions, utilization of digital media, and strengthening parenting communities. With a systematic and sustainable approach, parents' awareness of multiple intelligences can be increased, thereby supporting more optimal child development in various aspects of lif
Implementasi Kegiatan Storytelling Menggunakan Boneka Jari dalam Meningkatkan Kecerdasaan Verbal-Linguistik pada Anak di TK AL-Hikmah
Dalam konteks pembelajaran di pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penggunaan media yang menarik sangat diperlukan agar anak lebih tertarik dan aktif dalam kegiatan belajar. Salah satu media yang dapat digunakan dalam kegiatan Storytelling adalah boneka jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kegiatan Storytelling Menggunakan Boneka Jari Dalam Meningkatkan Kecerdasan Verbal- Linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan di TK Al-Hikmah. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data; penyajian data; serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan jika kegiatan storytelling menggunakan boneka jari dapat meningkatkan kecerdasan verbal-linguistik pada anak ditandai dengan antusias dalam kegiatan pembelajaran sehingga berjalan secara optimal, anak-anak dapat berdiskusi dan menjawab pertanyaan guru, dan siswa dapat bercerita sesuai dengan kreativitasnya sesuai dengan tema yang mereka gemari
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pengembangan Materi Ke PUPR-AN
Pengembangan materi ke PUPR-AN adalah suatu materi yang membahas mengenai konsep infrastruktur bangunan, jalan, dan lingkungan, yang dapat diimplementasikan pada Pendidikan Anak Usia Dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pengembangan Materi ke PUPR-AN. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif melalui teknik analisis lapangan yaitu pengambilan data berupa instrumen observasi berupa gambar kegiatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas kelompok A dan B serta 33 Anak. Data tersebut dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui empat tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan materi ke PUPR-AN dilakukan melalui perencanaan penyusunan modul ajar, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pengalaman belajar yang kontekstual, kreatif, dan relevan pada anak maka akan memberikan dampak positif bagi perkembanganny
The Effect of Overweight on Gross Motor Development in Early Childhood
Overweight in children is increasingly recognized as a risk factor for developmental delay, particularly in gross motor skills. This study investigated the correlation between obesity and gross motor development in 5–6-year-old children using a quantitative correlational approach. Data were collected from 15 children selected through purposive sampling of two kindergartens in Bandar Lampung, Indonesia. Gross motor development was assessed using an observational checklist adapted from the Denver II scale. The analysis revealed a very strong positive correlation between overweight and gross motor skill impairment (Pearson r = 0.911, p< 0.001). Regression analysis further confirmed that overweight significantly predicted gross motor developmental delay (F = 14.849, p < 0.001). This finding suggests that overweight significantly impairs children's physical mobility. This study contributes current local data to the growing global concern about pediatric obesity and its developmental consequences. Practical implications include the need for integrated school-based interventions and awareness programs for parents to reduce overweight-related motor deficits in children aged religiou
Pengaruh Disiplin Orang Tua dan Keterlibatan Guru terhadap Perkembangan Agama dan Moral Anak Usia 5 -6 Tahun di RA Al – Hikmah Namorambe
Studi ini didasarkan pada asumsi bahwa lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter anak, khususnya pada masa usia emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi untuk menganalisis hubungan antara variabel independen (disiplin orang tua dan keterlibatan guru) dan variabel dependen (perkembangan religius dan moral anak). Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh orang tua dan guru, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara disiplin orang tua serta keterlibatan guru dengan perkembangan religius dan moral anak. Disiplin orang tua memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk perilaku religius dan moral, sementara keterlibatan guru juga terbukti memperkuat nilai-nilai tersebut melalui interaksi edukatif di lingkungan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara peran keluarga dan institusi pendidikan sangat penting dalam pembentukan karakter religius dan moral anak usia dini.
Pola Asuh yang Mendukung Kesehatan Mental Anak Usia Dini dalam Menghadapi Stres
Masa anak usia dini adalah periode krusial untuk fondasi perkembangan mental, sehingga penting untuk memahami bagaimana pola asuh memengaruhi kesehatan mental anak dalam menghadapi stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pola asuh dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini saat menghadapi stres, mengidentifikasi dimensi pola asuh yang memengaruhi resiliensi anak, serta kontribusi interaksi keluarga terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Data diperoleh dari sepuluh artikel empiris yang telah melalui peer-review dari database seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Scispace, diterbitkan antara tahun 2020-2025. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi dan melaporkan tema-tema penting dalam data. Hasil menunjukkan bahwa pola asuh positif, yang mencakup kehangatan emosional dan komunikasi terbuka, secara signifikan meningkatkan ketahanan psikologis anak dan kemampuan mereka mengelola stres. Implikasi hasil ini menyoroti pentingnya pola asuh yang mendukung untuk menciptakan rasa aman dan dicintai, memungkinkan anak mengembangkan keterampilan ekspresi emosi dan penyelesaian masalah
Pengaruh Metode Pembelajaran Eksperimen Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun
Kemampuan berpikir kritis merupakan faktor yang sangatlah fundamental dan perlu mengalami perkembangan pada anak usia dini, karena dengan kemampuan berpikir kritis sehingga anak mampu mengidentifikasi masalah, menyampaikan pendapat, serta mengevaluasi kegiatan secara logis. Penelitian memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh metode pembelajaran eksperimen sebelum dan sesudah pelaksanaan terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Penelitian akan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain pra-eksperimen yaitu One-Group Pretest and Posttest Design. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas instrumen, normalitas, homogenitas, analisis statistik deskriptif, serta hipotesis menggunakan uji-T, subjek penelitian ini ialah sebanyak 23 anak usia 5-6 tahun. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya metode pembelajaran eksperimen memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis. Analisis paired samples t-test memperlihatkan nilai signifikansi 0,00<0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan. Dengan demikian, metode pembelajaran eksperimen memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini
Integrasi teknologi dalam pembelajaran anak usia dini (PAUD) menjadi isu yang semakin relevan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknologi dalam pembelajaran PAUD, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta tantangan yang dihadapi oleh pendidik serta lembaga pendidikan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD dilakukan melalui berbagai media, seperti aplikasi edukatif, video pembelajaran, dan perangkat interaktif. Integrasi teknologi berkontribusi positif terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan motorik anak, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta interaksi sosial. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, serta kurangnya literasi digital pada orang tua
Respon Orang Tua terhadap Implementasi Proyek P5 pada PAUD di TKIT Nurul Ilmi
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis respon orang tua terhadap pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di TK Islam Terpadu Nurul Ilmi. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap orang tua peserta didik. Hasil analisis mengungkapkan tingkat pengetahuan orang tua terkait P5 yang beragam, dipengaruhi oleh nilai keagamaan dan budaya lokal, serta keterlibatan mereka dalam kegiatan P5 yang masih terbatas akibat kurangnya sosialisasi dan kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan penerapan strategi komunikasi yang lebih partisipatif untuk meningkatkan dukungan orang tua dalam implementasi P5. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kemitraan sekolah dan keluarga menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pendidikan karakter berbasis Pancasila pada pendidikan usia dini
Smartcard Dan Perannya Dalam Pemahaman Nilai Mata Uang Bagi Siswa Sekolah Dasar
Penggunaan transaksi non-tunai semakin berkembang di lingkungan pendidikan, salah satunya melalui implementasi smartcard di sekolah dasar. Teknologi ini tidak hanya mempermudah transaksi keuangan tetapi juga membantu siswa memahami nilai mata uang serta mengembangkan keterampilan matematika dan literasi keuangan sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smartcard membantu siswa dalam menghitung saldo, memahami nilai mata uang, dan membuat keputusan finansial. Pembatasan saldo oleh orang tua mendorong siswa berpikir kritis dalam mengelola uang, namun beberapa siswa menjadi bergantung pada sistem otomatis. Implementasi smartcard memiliki manfaat dalam aspek administratif, pembelajaran matematika, dan literasi keuangan, tetapi tetap memerlukan pendampingan guru dan orang tua untuk mengoptimalkan pemahaman sisw