Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
2582 research outputs found
Sort by
Polyglots in the Digital Age: Strategies and Hurdles in Learning Foreign Languages
This research aims to uncover how polyglots learn foreign languages, identifying both supporting and hindering factors in this learning process. The research method employed is a qualitative approach. The findings reveal that the model polyglots use to learn foreign languages involves studying one book in several languages. This method is the most effective and easiest way to enhance reading skills in various languages. Additionally, polyglots use several other strategies: they are unafraid to try, do not always rely on formal education, are persistent, seek productive habits, listen a lot, believe it is never too late to learn, seek communities or partners, find interconnections between languages, and adapt to their environment. Supporting factors for polyglots in learning foreign languages include having the talent for language acquisition, being motivated, and having the opportunity to learn. In contrast, hindering factors include an unsupportive environment, restrictive grammar, laziness, limited vocabulary, lack of focus, lack of commitment, and absence of clear goals in language learning
The Position of Women in the Dynamics of Modern Tafsir: Study of Tafsir Al-Tahrir wa al-Tanwir by Muhammad Tahir Ibn \u27Ashur
This paper aims to explore the position of women in the dynamics of modern tafsir study on Tafsir Al-Tahrir wa al-Tanwir by Muhammad Tahir Ibn \u27Ashur. Tafsir is a representative of modern tafsir that is widely used as literature to discuss contemporary issues. The research uses literature review with a qualitative approach and accompanied by discourse analysis. The results showed that the position of women in the Qur\u27an according to Ibn \u27Assyria does not deny the difference with men, and this is aimed at aspects of their respective roles in the order of life. The difference as illustrated by the Qur\u27an is in the form of the difference between night and day, the existence of both of which becomes a unity of Allah\u27s decrees and provisions or sunnatullah (created this universe is always paired with each other). The work of women in the public world is no longer a rare sight. The opening of fields and job opportunities that are no longer strict with gender criteria, progress in the field of education, poverty experienced by most families, are all factors that are very instrumental in increasing taking part in the public sphere. Interestingly, the success of women in carrying out their duties is not inferior to that of men, proving that success in the public sphere is not related to gender criteria
Christian-Islamic Relations in Medieval and Modern History: Tracing the Roots of Revitalization Toward Tolerance
This paper aims to trace the roots of revitalization in the effort towards tolerance of Islamic and Christian relations in medieval to modern history. The method used is literature with a historical analysis approach. The results are: (1) the history of Islamic and Christian relations is very harmonious and even a strong friendship. This lasted until the caliphate of Bani Umayyah and Bani Abbasiyah reached its golden peak; (2) the tension between Islam and Christianity began to heat up when the caliphate of Bani Abbasiyah experienced a decline in the Middle Ages. In addition to the polemical and apologetic nature of the debate between Islamic and Christian leaders due to the expansion of the Islamic caliphate and the strengthening of the internal cohesion of the Christian world that encouraged Islamic and Christian rivalry, a series of Crusades also took place. This polemic gave birth to debates in which each side attacked and proved the advantages and beauty of its own religion and showed the weaknesses and ugliness of other religions; (3) the main cause of conflict between Islam and Christianity is not because the core teachings of the religion itself are intolerant and exclusive, but more determined and conditioned by the historical-economic-political situation surrounding Muslim communities in various places. This is where the importance of dialog that prioritizes the principle of equality, and brotherhood that upholds tolerance between religious communities as shown by the Prophet Muhammad Saw
National Curriculum Development Models: Between Theory and Concept
Curriculum development aligns the current curriculum with expected educational goals through various positive influences from both external and internal sources, aiming to prepare students for their futures. Therefore, curriculum development should be adaptive, participatory, and applicable. This study aims to identify models of curriculum development. The research type employed is library research. Data sources are gathered from journals and books. The research data employ content analysis techniques. The findings of this study indicate that several models are utilized for curriculum development, including the Hilda Taba framework, the Tyler model, the Saylor, Alexander, and Lewis model, and the Olivia model. This suggests that curriculum development activities necessitate a model that serves as a theoretical foundation for implementing suitable activities
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI DI KELAS V SD
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar peserta didik untuk memahami materi Iman kepada hari Akhir pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V SD Negeri 5 Lembang Cina Bantaeng , Kab Bantaeng, setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media Video Animasi yang inovatif. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 5 Lembang Cina Bantaeng , Kab Bantaeng, Karena penulis melihat kemampuan peserta didik terutama materi iman kepada hari akhir pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tergolong rendah yaitu 56,8%, ini berdasarkan hasil observasi sebelum dilaksanakan tindakan. Hasil penelitian setelah dilakukan tindakan yakni dengan menerapkan Media Video Animasi yang inovatif, kemampuan memahami materi Iman kepada hari akhir peserta didik meningkat. Peningkatan tersebut bisa dilihat dari hasil observasi siklus pertama dengan rata-rata 77,72%, sedangkan hasil observasi pada siklus kedua dengan rata-rata 82,72%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Media Video Animasi yang inovatif, dapat Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE CARD SORT PADA MATERI TELADAN MULIA ASMAUL HUSNA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
Latar belakang penelitian ini berfokus pada perlunya metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai Asmaul Husna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana metode Card Sort dapat membantu siswa dalam memahami arti dan cara meneladani asmaul husna Al-Malik, Al-Aziz, Al-Quddus, As-Salam, dan Al-Mu\u27min. Penelitian ini menggunakan desain kartu dengan membagi tiga kelompok, di mana setiap kelompok dibagikan kartu yang berisi materi asmaul husna beserta artinya dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. Guru meminta siswa untuk berkelompok dan mendiskusikan pemikiran masing-masing dengan teman kelompoknya kemudian siswa diperintahkan untuk membuat suatu karya dari materi yang di bagikan melalui metode Card Sort. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, serta observasi selama proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa menggunakan metode Card Sort mengalami peningkatan skor rata-rata dari 61.25 menjadi 84.17 selain itu, siswa yang menggunakan metode Card Sort lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi dan lebih mudah memahami materi. Dampak penelitian ini menunjukkan bahwa metode Card Sort tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK UNTUK MENGENAL HURUF HIJAIYYAH MELALUI METODE CARD SHORT DI KELAS I SD INPRES BATEBALLA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan metode card sort pada siswa Kelas I di SD Inpres Bateballa72 Kecamatan Pa’jukukan Kabupaten Bantaeng. Apakah penerapan metode cart sort dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan metode card sort pada siswa Kelas I SD Inpres Bateballa di Kecamatan Pa’jukukan Kabupaten Bantaeng tahun pelajaran 2024/2025? Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan rumus persentase motivasi belajar siswa, dinyatakan berhasil sudah mencapai batas keberhasilan klasikal sebesar 92,72%. Hasil Penelitian menunjukkan metode card sort dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan metode card sort pada siswa Kelas I di SD Inpres Bateballa Kecamatan Pa’jukukan Kabupaten Bantaeng tahun pelajaran 2024/2025. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan Siklus I 73,22 % mengalami peningkatan dari pra penelitian (pre test) 69 % peningkatannya yaitu 11 %. Pada siklus II mengalami peningkatan 20 % dari siklus 1
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MATERI SURAH AN-NASR MELALUI PEMANFAATAN MEDIA BERBASIS VIDIO PEMBELAJARAN AL-QURAN MENARIK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an materi surah An-Nasr peserta didikk kelas III di SD Negeri 6 Tappanjeng melalui pemanfaatan media berbasis vidio Al-Qur’an menarik. Metode ini mengacu pada strategi pembelajaran yang memberikan contoh langsung (pemanfaatn vidio menarik Al-Qur’an) kepada peserta didik dalam melaksanakan membaca Al-Qur’an dengan benar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik, dan wawancara, kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik setelah penerapan metode berbasis vidio . Pada siklus pertama, banyak peserta didik yang masih mengalami kesalahan dalam membaca Al-Qur’an, namun di siklus kedua terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam aspek ketepatan kemampuan membacaAl-Qur’an. Dengan demikian, penerapan metode berbasis vidio terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an
PENGGUNAAN METODE INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI HAFALAN NAMA-NAMA NABI DAN RASUL
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada materi pembelajaran kemampuan menghafal nama-nama nabi dan rasul ulul azmi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui metode Pembelajaran Interaktif. Penelitian termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini adalah fase B SD Negeri 70 Barakassi, yang terdiri dari 13 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu: Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan tindakan dalam setiap siklusnya mengalami peningkatan, yaitu mulai dari pre test nilai rata- rata mencapai 73. meningkat pada siklus I menjadi 74,92 kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 85,88. Sedangkan pada aktivitas siswa dalam menghafal nama nabi dan rasul juga mengalami peningkatan dari siklus I mencapai 75,85% meningkat menjadi 82 %. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 72,5% pada siklus I menjadi 93,75 % pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 21,25 %. Berdasarkan hasil analisis data pelaksanaan tindakan pada setiap siklus pembelajaran dapat dikatakan berhasil karena seluruh aspek yang diteliti telah memenuhi indikator keberhasilan
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI HADIS KEBERSIHAN KELAS B TK MUBARAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi hadis kebersihan di kelas B TK Mubarak. Masalah yang diidentifikasi adalah hasil belajar peserta didik yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada bulan September 2024 di TK Mubarak, Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Variabel yang diteliti meliputi: (1) variabel input, yaitu pengetahuan awal siswa mengenai materi hadis kebersihan; (2) variabel proses, yaitu aktivitas pembelajaran dengan menggunakan media audio visual; dan (3) variabel output, yaitu hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik setelah penerapan media audio visual pada siklus I dan II. Pada siklus I, media audio visual berhasil menarik perhatian siswa, meskipun hasil belajar masih perlu ditingkatkan. Pada siklus II, perbaikan metode penggunaan media dan waktu yang terstruktur menghasilkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media audio visual efektif dalam membantu peserta didik memahami dan mengingat materi hadis tentang kebersihan