Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia (APMI): E-Journals
Not a member yet
    1163 research outputs found

    Rancang Bangun Web Pendaftaran Umroh Pada PT. Rihlah Semesta Abadi Cibubur

    Get PDF
    Abstrack - Registration umroh and Ordering umroh packages that are usually done by PT. Rihlah Semesta Abadi is Manually,can now be done in a system so thatprospective pilgrims can register on data quickly and save energy.This website is created with the aim of providing solutions for pilgrims to register umroh and get information about the available umroh package.Making the website pages of the author using structured methods as well as using HTML and PHP as itsappearance, and use a database with Mysql. In order to beautify the display on the website any author using CSS script. In addition to the implementation of online service system in PT. Rihlah Semesta Abadi is a marketing medium to reach more consumers with a wider location as well as this umroh registration information system is equipped with the required document uploads, sales package travel reports in the form of tables, data reports of pilgrims and payment peroide required by the administration. Key Word: Umroh, Information System, Registration Umroh. Abstrak - Pendaftaran umroh dan pemesananpaket umroh yang bisanya dilakukan oleh PT. Rihlah Semesta Abadi ini adalah secara manual, kini dapat dilakukan secara sistem sehingga calon jamaah dapat melakukan pendaftaran pada data secara cepat dan menghemat tenaga, website ini dibuat dengan tujuan antara lain memberikan solusi bagi para calon jamaah untuk melakukan pendaftaran umroh dan mendapatkan informasi mengenai paket umroh yang tersedia. Pembuatan tampilan halaman website dapat lebih efektif dengan menggunakan HTML dan PHP, dan menggunakan database dengan Mysql. Agar mempercantik tampilan pada website penulis pun menggunakan script CSS. Selain implementasi sistem layanan online di PT. Rihlah Semesta Abadi dijadikan media pemasaran untuk menjangkau lebih banyak konsumen dengan lokasi yang lebih luas jugasistem informasi pendaftaran umroh ini di lengkapi dengan upload dokumen yang dibutuhkan, laporan penjualan paket perjalanan dalam bentuk tabel,laporan data jamaah dan peroide pembayaran yang dibutuhkan oleh administrasi. Kata Kunci: Rancang bangun Web , Sistem Informasi, Pendaftaran Umroh

    Penerapan Gesture Recognition Pada Aplikasi Desktop Komputer Sebagai Sarana Pengembangan Ketrampilan Penggunaan Mouse (Studi Kasus : SD Mataram Semarang)

    Get PDF
    Abstract - Gesture is a development of HCI (Human Computer Interface), a very simple feature that allows users to operate a smartphone. Gesture is now known to many people, gesture is a feature of the smartphone is very interesting, if Gesture can be applied to the field of education, will be very interesting students to learn to know the computer. Gesture-based applications can maximize the ability of a mouse on a desktop computer without the need for additional facilities. Keywords : gesture; recognition; desktop; mouse Abstract - Gesture is a development of HCI (Human Computer Interface), a very simple feature that allows users to operate a smartphone. Gesture is now known to many people, gesture is a feature of the smartphone is very interesting, if Gesture can be applied to the field of education, will be very interesting students to learn to know the computer. Gesture-based applications can maximize the ability of a mouse on a desktop computer without the need for additional facilities. Keywords : gesture; recognition; desktop; mous

    Sistem Informasi Geografis Pendataan Pedagang Kaki Lima Berbasis Web Pada Dinas Koperasi Umkm Kecil Dan Menengah Jakarta

    Get PDF
    Abstract - Street vendors (PKL) in Jakarta are very much encountered. It is difficult to do data collection and know where the merchant is. Department of Cooperative Micro Small and Medium Enterprises and Trade has the duty of data collection that aims to protect and empower street vendors. Information System Data Collection Trades in the Department of Cooperatives Micro Small and Medium Enterprises and Trade has been computerized by using Microsoft Exel while Geography System to find out the location of street vendors in detail yet there is still less effective. Moreover, officer of Village Administration, Head of Sub Department of Cooperative of Micro Small and Medium Enterprises and trade and Head of Cooperative Office of Micro Small and Medium Enterprises and trading must meet face to give data PKL.Sebagai related information media should be developed its data collection system vendors not to again the occurrence of errors in the data collection PKL. Geographic Information System Web-Based Trafficker Data Collection allows the system to perform data collection, verification of street vendors, knowing the location of street vendors in detail and preparing reports. Geographic Information System Web Based Databases use PHP programming language. The web page is created by displaying on localhost. Then the web is in hosting for the web can appear online. Keywords: Data Collection, Location, PKL, PHP Abstrak - Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jakarta sangat banyak dijumpai. Hal itu sulit untuk melakukan pendataan dan mengetahui letak pedagang tersebut. Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan mempunyai tugas yaitu melakukan pendataan yang bertujuan untuk melindungi dan memberdayakan PKL. Sistem Informasi Pendataan Pedagang Kaki Lima di Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan sudah terkomputerisasi dengan menggunakan Microsoft Exel sedangkan Sistem Geografi untuk mengetahui letak PKL secara detail belum ada sehingga masih kurang efektif. Terlebih petugas pendataan Kelurahan, Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan perdagangan dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan perdagangan harus bertatap muka untuk memberikan data-data PKL.Sebagai media informasi terkait diharapkan harus dikembangkan nya sistem pendataan PKL agar tidak lagi terjadinya kesalahan dalam melakukan pendataan PKL. Sistem Informasi Geografis Pendataan Pedagang Kaki Lima Berbasis Web memungkinkan sistem dapat melakukan pendataan, verifikasi data PKL, mengetahui letak PKL secara detail dan pembuatan laporan. Sistem Informasi Geografis Pendataan Berbasis Web menggunakan bahasa pemrograman PHP. Halaman web tersebut dibuat dengan menampilkan di localhost. Kemudian web tersebut di hosting agar web bisa tampil secara online. Kata Kunci : Pendataan, Lokasi, PKL, PH

    Electronic Customer Relationship Management (E-Crm) Pada Rsu Assalam Gemolong

    Get PDF
    Abstract - RSU Assalam is a private health institution in the field of medical services. Assalam RSU strategy undertaken in order to establish a good communication relationship with the patient is confined to the offline print media and via phone or SMS. This has an impact on the fabric of the communication link between the patients and the hospitals that it is difficult to deliver information to patients, such as information services that are owned, physician practice schedule updated and other info needed patient. For that we need a good business strategy through Customer Relationship Management (CRM) used to acquire new customers, promote service excellence and services, enhance the benefits customers / patients and maintained good relations to customers because customer satisfaction is an important factor in the achievement of objectives company. To realize this strategy should be developed e-CRM application. In this research, a web-based system built using Adobe Dreamweaver as a tool of software development (development tool), the programming language PHP and MySQL as its DBMS. System development method used is waterfall model with the step system needs analysis, system design, writing code, testing methods blackbox, implementation and maintenance. Results of e-CRM is a hospital information services, online registration, patient report card based on the period and the queue of patients. Results of testing the software declare all items on the test and the test class level system testing with blackbox testing techniques represent all of the application's functionality e-CRM is expressed in accordance with the expected results. This indicates that the e-CRM on RSU Assalam has been completed and can be used. Keywords: CRM, e-CRM, business strategy, RSU Assalam Abstrak - RSU Assalam adalah lembaga kesehatan swasta di bidang pelayanan medis. Strategi Assalam RSU dilakukan untuk membangun hubungan komunikasi yang baik dengan pasien hanya terbatas pada media cetak offline dan melalui telepon atau SMS. Hal ini berdampak pada kain link komunikasi antara pasien dan rumah sakit yang sulit untuk menyampaikan informasi kepada pasien, seperti layanan informasi yang dimiliki, jadwal praktek dokter diperbarui dan info yang dibutuhkan pasien lainnya. Untuk itu kita perlu strategi bisnis yang baik melalui Customer Relationship Management (CRM) yang digunakan untuk mengakuisisi pelanggan baru, mempromosikan keunggulan layanan dan jasa, meningkatkan pelanggan manfaat / pasien dan mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan karena kepuasan pelanggan merupakan faktor penting dalam pencapaian tujuan perusahaan. Untuk mewujudkan strategi ini harus dikembangkan aplikasi e-CRM. Dalam penelitian ini, sistem berbasis web yang dibangun menggunakan Adobe Dreamweaver sebagai alat pengembangan perangkat lunak (alat pengembangan), bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai DBMS-nya. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model air terjun dengan sistem langkah analisis, desain sistem, menulis kode, pengujian metode blackbox, pelaksanaan dan pemeliharaan kebutuhan. Hasil e-CRM adalah layanan informasi rumah sakit, pendaftaran online, pasien rapor berdasarkan periode dan antrian pasien. Hasil dari pengujian perangkat lunak menyatakan semua item pada tes dan pengujian sistem tingkat kelas uji dengan teknik pengujian blackbox mewakili semua aplikasi fungsi e-CRM dinyatakan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Hal ini menunjukkan bahwa e-CRM pada RSU Assalam telah selesai dan dapat digunakan. Kata kunci: CRM, e-CRM, strategi bisnis, RSU Assala

    Mengukur Kesiapan Kota Dalam Menerapkan Konsep Smart City Inisiatif (Studi Kasus: Kota Banjarmasin)

    Get PDF
    Abstrak – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2015, jumlah penduduk kota Banjarmasin menempati persentase terbesar di Kalimantan Selatan yaitu  16,93%. Pesatnya pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan akan memberikan tantangan dalam menata dan mengelolanya. Konsep smart city (SC) diharapkan dapat memberikan solusi terhadap masalah khas perkotaan. Untuk menerapkan SC, framework SC inisiatif bisa digunakan sebagai model pengembangan awal SC. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengukur kesiapan kota dalam menerapkan konsep SC inisiatif menggunakan faktor enabler Garuda Smart City Model (GSCM), studi kasus dilakukan di kota Banjarmasin.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan dilakukan dengan metode wawancara, studi dokumen, pengamatan lapangan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Kota Banjarmasin. Penggunaan menggunakan indikator 3 (tiga) faktor enabler GSCM yaitu teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tatakelola SC, dan manusia. Parameter enabler ini mencakup aspek-aspek penting dalam SC inisiatif yang mampu mentransformasi kota sehingga menjadi SC. Hasil pengukuran kesiapan kota untuk menerapkan konsep SC inisiatif menunjukkan bahwa dari 36 indikator dan subindikator yang ada, Kota Banjarmasin sudah mencapai 20 indikator dan subindikator. Dari tiga komponen enabler yang telah disebutkan, di Kota Banjarmasin komponen TIK dan komponen manusia sudah siap dalam menerapkan konsep SC inisiatif. Akan tetapi indikator komponen tatakelola yang meliputi tatakelola TIK di lingkungan Pemko Banjarmasin dan tatakelola SC belum tersedia.Kata kunci:  smart city, kesiapan smart city, smart city inisiatif, Kota Banjarmasin, indikator smart city Abstract - Based on data from Central Bureau of Statistics (BPS-Statistics) in 2015, the number of residents in Banjarmasin municpality occupy the largest percentage in South Kalimantan, about 16.93%. The rapid growth of population in urban areas will provide a challenge in organizing and managing. The concept of smart city (SC) is expected to provide solutions to typical urban problems. To implement the SC, the SC initiative framework can be used as a model for early development of SC. This study aims to measure the readiness of the city in applying the concept of the SC initiative using enabler factors of Garuda Smart City model (GSCM), case studies carried out in the city of Banjarmasin.This study uses descriptive qualitative method. Data collection was conducted using interviews, document research, field observations at the Department of Communications, Information and Statistics (Diskominfotik) City of Banjarmasin. Indicator measurements using three (3) enabler factors, they are information and communication technology (ICT), SC governance, and humans. This enabler parameters include important aspects in the SC initiative that is able transform the city to become SC. The measurement results of city readiness to implement a SC initiative shows that from 36 indicators and subindicators, Banjarmasin has reached the 20 indicators and subindikator. From three components enabler already mentioned, ICT and human components are ready to implement the concept of the SC initiative. However, in governance indicators, that include ICT governance and SC governance in Banjarmasin municipality is not yet available.Keyword: smart city, smart city readiness, smart city initiative, Banjarmasin, smart city indicator

    Pengujian Kotak Hitam Boundary Value Analysis Pada Sistem Informasi Manajemen Konseling Tugas Akhir

    Get PDF
    Abstract - Testing is one of the steps that must be passed to produce software or a quality system. Through testing developers can know the flaws and errors contained in a system so that it can fix it immediately, the goal is to adjust the functions to the desired specifications. There are many software testing methods, but one of the most effective methods of testing system functionality is the Boundary Value Analysis black box testing. This method tests the upper limit value and lower bound value to produce a valid value. Management Information System Counseling Final Assignment (SIMLINGTA) is a system that records the student's final counseling activities, starting from the data collection process of the counseling participants, the submission of the title, the counseling process to know the progress that has been achieved by each counseling participants. The test is performed on the Participant Input form of Counseling and the Input Form of Title Submission by testing the upper limit value and lower limit value through a set of predetermined scenarios for each field contained in both forms. The test results show that Boundary Value Analysis black box testing method is an effective method to find errors and deficiencies in the system. The tested input scenario produces valid data according to the desired input specification. Keywords: black box testing, boundary value analysis, testing method Abstrak - Pengujian merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui untuk menghasilkan perangkat lunak atau sistem yang berkualitas. Melalui pengujian pengembang dapat mengetahui kekurangan dan kesalahan yang terdapat didalam sebuah sistem sehingga dapat segera memperbaikinya, tujuannya adalah menyesuaikan fungsi-fungsi dengan spesifikasi yang diinginkan. Terdapat banyak metode pengujian perangkat lunak, namun salah satu metode yang efektif dalam menguji fungsionalitas sistem adalah pengujian kotak hitam Boundary Value Analysis. Metode ini menguji nilai batas atas dan nilai batas bawah untuk menghasilkan nilai yang valid. Sistem Informasi Manajemen Konseling Tugas Akhir (SIMLINGTA) merupakan sebuah sistem yang merekam kegiatan konseling tugas akhir mahasiswa, mulai dari proses pendataan peserta konseling, pengajuan judul, proses konseling hingga mengetahui kemajuan yang sudah dicapai oleh masing-masing peserta konseling. Pengujian dilakukan pada form Input Peserta Konseling dan form Input Pengajuan Judul dengan mengujikan nilai batas atas dan nilai batas bawah melalui serangkaian skenario yang telah ditentukan untuk masing-masing field yang terdapat didalam kedua form tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode pengujian kotak hitam Boundary Value Analysis merupakan metode yang efektif untuk menemukan kesalahan dan kekurangan didalam sistem. Skenario input yang diujikan menghasilkan data yang valid sesuai dengan spesifikasi input yang diinginkan. Kata kunci: pengujian kotak hitam, analisis nilai batas, metode pengujia

    Penerapan Augmented Reality Pada Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Tata Surya Berbasis Android

    Get PDF
    Abstarct— This research is motivated on the rapid development of information technology in the field of education one of them is Augmented Reality (AR) technology that can be utilized as multimedia learning media including learning media of solar system. This is because the material in the solar system is very difficult to meet in everyday life. Augmented Reality is a highly developed visualization technology in games, entertainment and medicine. In the field of education, Augmented Reality technology is still not too many users. Currently there are still many books as a means of delivering material in the field of education that makes people - people feel bored to learn. This research utilizes Augmented Reality (AR) technology. AR as the incorporation of real and virtual objects in real environments, runs interactively in real time and there is integration between the three dimensions (3D). Merging of real and virtual objects is possible with the appropriate display technology. For the manufacture of 3D objects used 3DSMax software, Blender3d or 3d type software while to create applications used Unity software. This application of solar system learning is made in through the stage of 3D object creation, marker design, and application design. Keywords: Mobile Application, Solar System, Augmented Reality, Android Intisari—Penelitian ini dilatarbelakangi pada berkembang pesatnya teknologi informasi di bidang edukasi salah satunya adalah teknologi Augmented Reality(AR) yang dapat di manfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia termasuk media pembelajaran tata surya. Hal ini dikarenakan materi dalam system tata surya sangat lah sulit di temui dalam kehidupan sehari-hari. Augmented Reality merupakan teknologi visualisasi yang sangat ini banyak dikembangkan dalam bidang game, hiburan maupun kedokteran. Dalam bidang pendidikan, teknologi Augmented Reality masih belum terlalu banyak penggunanya. Saat ini mash banyak menggunakan buku sebagai sarana penyampaian materi di bidang pendidikan sehingga membuat orang – orang merasa bosan untuk belajar. Penelitian ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR). AR sebagai penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi (3D). Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilan yang sesuai. Untuk pembuatan objek 3D digunakan software 3DSMax, Blender3d atau software jenis 3d sedangkan untuk membuat aplikasi digunakan software Unity. Aplikasi pembelajaran tata surya ini dibuat dalam melalui tahap pembuatan objek 3D, perancangan marker, dan perancangan aplikasi. Kata Kunci: Aplikasi Mobile, Tata Surya, Augmented Reality, Androi

    Rancang Bangun Aplikasi Graduation News Motivasi Berkreasi Untuk Warga Belajar PKBM Berbasis Android

    Get PDF
    Abstract - The development of technology is currently growing more rapidly. The problems that arise in PKBM led to an idea to overcome the limitations and pace information. The author makes the design to address issues that occur with Graduation News designing applications to motivate the creativity of learners. By using analytical pieces as a barometer of problem identification and modeling of object-oriented program design using UML as a development methodology and the systems are to be made, thats enough to design Graduation News application that will be able to overcome the problems being experienced by PKBM Keywords: News, android, Pieces Analysis, UML Abstrak - Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat berkembang. Permasalahan yang timbul di PKBM membuahkan sebuah pemikiran untuk mengatasi keterbatasan dan ketertinggalan informasi. Maka penulis membuat rancangan untuk mengatasi masalah yang terjadi dengan merancang aplikasi Graduation News untuk memotivasi kreatifitas warga belajar. Dengan menggunakan analisa pieces sebagai barometer identifikasi masalah dan pemodelan desain program berorientasi objek menggunakan UML sebagai metodologi pengembangan dan penggambaran sistem yang akan dibuat, dirasa sudah cukup untuk merancang aplikasi Graduation News yang nantinya dapat mengatasi permasalahan yang tengah dialami oleh PKBM. Katakunci: Berita, Android, Analisa Pieces, UM

    Pemetaan Wilayah Dalam Penentuan Lokasi Usaha Waralaba Berbasis Google Maps API (Application Programming Interface)

    Get PDF
    Abstract - Economic growth will affect the lifestyle changes of people who want to get something quickly, easily, and practically. A change in lifestyle will also impact many franchise businesses that are established. Franchise business that has stood starting from the type of franchise pharmacies, minimarkets, restaurants, and also education. Determining the location of a franchise business especially in the city of Semarang, there are various factors that must be considered in terms of choosing a location for a business location. Some factors to consider in establishing a franchise need to consider aspects such as population density, population income, development potential, access roads, distance, competitors, regional security, building prices. This research method writer use RND method, designing program by using language pemroraman PHP with database of Mysql and use satellite facility from Google Maps API. Keywords: Decision Support System, Weighted Product, geographic information system. Abstraksi - Pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi perubahan gaya hidup orang yang salalu ingin mendapatkan sesuatu dengan cepat, mudah, dan praktis. Adanya perubahan pola hidup berdampak juga akan banyak usaha waralaba yang didirikan. Usaha waralaba yang telah berdiri mulai dari jenis waralaba apotek, minimarket, rumah makan, dan juga pendidikan. Penentuan lokasi usaha waralaba khususnya di wilayah kota Semarang, terdapat berbagai faktor yang harus dipertimbangkan dalam hal memilih lokasi untuk sebuah lokasi usaha. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk mendirikan usaha waralaba perlu mempertimbangkan aspek seperti kepadatan penduduk, penghasilan penduduk, potensi perkembangan, jalan akses, jarak , kompetitor, keamanan wilayah, harga bangunan. Metode penelitian ini penulis menggunakan metode RND, perancangan program dengan menggunakan bahasa pemroraman PHP dengan database Mysql dan menggunakan fasilitas satelit dari Google Maps API. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Weighted Product , sistem informasi geografis

    Mengukur Kesiapan Kota Dalam Menerapkan Konsep Smart City Inisiatif (Studi Kasus: Kota Banjarmasin)

    No full text
    Abstrak – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2015, jumlah penduduk kota Banjarmasin menempati persentase terbesar di Kalimantan Selatan yaitu 16,93%. Pesatnya pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan akan memberikan tantangan dalam menata dan mengelolanya. Konsep smart city (SC) diharapkan dapat memberikan solusi terhadap masalah khas perkotaan. Untuk menerapkan SC, framework SC inisiatif bisa digunakan sebagai model pengembangan awal SC. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengukur kesiapan kota dalam menerapkan konsep SC inisiatif menggunakan faktor enabler Garuda Smart City Model (GSCM), studi kasus dilakukan di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan dilakukan dengan metode wawancara, studi dokumen, pengamatan lapangan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Kota Banjarmasin. Penggunaan menggunakan indikator 3 (tiga) faktor enabler GSCM yaitu teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tatakelola SC, dan manusia. Parameter enabler ini mencakup aspek-aspek penting dalam SC inisiatif yang mampu mentransformasi kota sehingga menjadi SC. Hasil pengukuran kesiapan kota untuk menerapkan konsep SC inisiatif menunjukkan bahwa dari 36 indikator dan subindikator yang ada, Kota Banjarmasin sudah mencapai 20 indikator dan subindikator. Dari tiga komponen enabler yang telah disebutkan, di Kota Banjarmasin komponen TIK dan komponen manusia sudah siap dalam menerapkan konsep SC inisiatif. Akan tetapi indikator komponen tatakelola yang meliputi tatakelola TIK di lingkungan Pemko Banjarmasin dan tatakelola SC belum tersedia. Kata kunci: smart city, kesiapan smart city, smart city inisiatif, Kota Banjarmasin, indikator smart city Abstract - Based on data from Central Bureau of Statistics (BPS-Statistics) in 2015, the number of residents in Banjarmasin municpality occupy the largest percentage in South Kalimantan, about 16.93%. The rapid growth of population in urban areas will provide a challenge in organizing and managing. The concept of smart city (SC) is expected to provide solutions to typical urban problems. To implement the SC, the SC initiative framework can be used as a model for early development of SC. This study aims to measure the readiness of the city in applying the concept of the SC initiative using enabler factors of Garuda Smart City model (GSCM), case studies carried out in the city of Banjarmasin. This study uses descriptive qualitative method. Data collection was conducted using interviews, document research, field observations at the Department of Communications, Information and Statistics (Diskominfotik) City of Banjarmasin. Indicator measurements using three (3) enabler factors, they are information and communication technology (ICT), SC governance, and humans. This enabler parameters include important aspects in the SC initiative that is able transform the city to become SC. The measurement results of city readiness to implement a SC initiative shows that from 36 indicators and subindicators, Banjarmasin has reached the 20 indicators and subindikator. From three components enabler already mentioned, ICT and human components are ready to implement the concept of the SC initiative. However, in governance indicators, that include ICT governance and SC governance in Banjarmasin municipality is not yet available. Keyword: smart city, smart city readiness, smart city initiative, Banjarmasin, smart city indicator

    817

    full texts

    1,163

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia (APMI): E-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇