Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Not a member yet
246 research outputs found
Sort by
PENERAPAN METODE STABLE TAIL ADJUSTED RETURN RATIO (STARR) DALAM PENGUKURAN KINERJA INVESTASI: Kasus Data Berdistribusi T-Student
The purpose of this study was to determine the appropriate approach and method for measuring the performance of the investment, if the return data provided just a little or the data don’t follow the normal distribution. Then, apply it in a real case, that is, investment portfolio performance measurement of a pension fund managed by a private university in Malang town. Data processing was aided by MS Excel which the steps are calculating the average return (mean), standard deviation, VaR and CVaR, deviation VaR and CVaR, BI rate and STARR both in the case of a Gaussian distribution and T-Student. The result of the analysis showed that the T-Student distribution approach and STARR method are better to use for measuring pension fund investment performance than the Gaussian distribution approach and traditional Sharpe method. Two investment instruments that have the best performance are a Direct Placement and Property.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan dan metode yang tepat untuk mengukur kinerja investasi jika data return yang tersedia sedikit atau data tidak mengikuti distribusi normal. Kemudian menerapkan pendekatan dan metode tersebut ke dalam kasus real yaitu pengukuran kinerja portofolio investasi salah satu Dana Pensiun yang dikelola oleh perguruan tinggi swasta di kota Malang. Proses pengolahan data dibantu dengan program komputer MS Excel dengan tahapan penghitungan rata-rata return, deviasi standar, VaR dan CVaR, deviasi VaR dan CVaR, BI rate dan STARR baik dalam kasus distribusi Gaussian maupun T-Student. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan distribusi T-Student dan metode STARR lebih tepat digunakan untuk mengukur kinerja investasi Dana Pensiun daripada pendekatan distribusi Gaussian dan metode Sharpe sederhana. Dua instrumen investasi yang memiliki kinerja terbaik adalah Penempatan Langsung serta Tanah dan Bangunan
IMPLEMENTASI PENCATATAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH: Studi pada Sentra Industri Kripik Tempe Sanan di Kota Malang
This study aims to determine the application of financial records on small and medium business units (SMEs) because the SME sector is currently the sector that became the government's flagship. The analytical technique used qualitative descriptive analysis, using intepretive paradigm. Data collected through observation and in-depth interviews to informants to see the practice of applying financial records has been presented properly and correctly and refers to the theory of accounting systems associated with general-purpose financial records. There are two forms of accounting practice in SME Sanan - Malang, which is accounting only practiced in the mind / memory and made some accounting records to the preparation of financial statements balance and L / R. The benefits of these two forms of accounting are limited to the control of some business activities. In this case, SMEs still do not have the ability to present complete and appropriate financial information.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pencatatan keuangan pada unit usaha kecil dan menengah (UKM) karena sektor UKM saat ini merupakan sektor yang menjadi unggulan pemerintah. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan menggunakan paradigma intepretif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara secara mendalam terhadap para informan untuk melihat praktek penerapan pencatatan keuangan telah disajikan dengan baik dan benar dan mengacu pada teori sistem akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan keuangan yang telah berlaku secara umum. Terdapat dua bentuk praktik akuntansi pada UKM Sanan - Malang, yaitu akuntansi yang hanya dipraktikan dalam pikiran/ ingatan dan dibuatnya beberapa catatan akuntansi hingga tersusunnya laporan keuangan neraca dan L/R. Manfaat dua bentuk akuntansi ini hanya sebatas sebagai pengendalian beberapa kegiatan usaha. Dalam hal ini, UKM masih belum memiliki kemampuan untuk menyajikan informasi keuangan secara lengkap dan tepat
PENGARUH PELATIHAN DAN PEMBINAAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA KECIL
Small businesses have a central role in the Indonesian economy. Small businesses have supporting economic sector development. The large number is unfortunately not accompanied by the maximum quality of education from SMEs. To develop a small business, of course, training and coaching are required. The purpose of this study was to examine the effect of training and coaching simultaneously and partially on the development of small business. The sample of this research is 76 small medium entrepreneurs in Lowokwaru Malang, with purposive sampling technique. The result of multiple regression test proves that there is influence simultaneously and partially between training and coachingto small business development. It means research hypothesis was accepted. The dominant variable that influences is coaching (X2) with the largest beta value of 0.675.Usaha kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Usaha kecil mendukung pengembangan sektor ekonomi. Jumlah yang besar sayangnya tidak disertai dengan kualitas pendidikan maksimal bagi UKM. Untuk mengembangkan usaha kecil, tentunya diperlukan pelatihan dan pembinaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pelatihan dan pembinaan secara simultan dan parsial terhadap pengembangan usaha kecil. Sampel penelitian ini adalah 76 pengusaha kecil menengah di Lowokwaru Malang, dengan teknik purposive sampling. Hasil uji regresi berganda membuktikan bahwa ada pengaruh secara simultan dan parsial antara pelatihan dan pembinaan terhadap pengembangan usaha kecil. Artinya hipotesis penelitian diterima. Variabel dominan yang mempengaruhi adalah pembinaan (X2) dengan nilai beta terbesar 0,675
PELATIHAN PEMBUATAN DOKUMEN PROSEDUR OPERSIONAL BAKU PADA UD. GALARASA
UD. Galarasa is a home industry engaged in the production of snacks with its main product, "Kacang Aneh". The company’s vision is to provide healthy snack products to be consumed by the public. Healthy that is correspond to the Minister of Health standards through P-IRT certification, and halal standards that is correspond to LPPOM MUI through Halal certifications. Healthy and halal certification process can be easily done if the company has standard operating procedure (SOP). Activities used in this IbM are create training modules, provide training, and gives assignments in accordance with the needs of the document and business processes. This training is able to change the behavior of individuals and organizations process refers to food quality and safety, and is able to improve individual insights of modern corporate management in accordance with the quality management system.UD. Galarasa adalah industri rumahan yang bergerak di bidang produksi makanan ringan dengan produk “Kacang Aneh”. Perusahaan ini mempunyai visi menjadi penyedia produk makanan ringan yang sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Sehat dengan mengacu pada standar menteri kesehatan melalui sertifikasi P-IRT, dan Halal dengan mengacu pada standar LPPOM MUI melalui setifikasi halal. Proses sertifikasi sehat dan halal dapat dengan mudah dilakukan jika perusahaan mempunyai standard operating procedure (SOP). Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah dengan membuat modul pelatihan, memberikan pelatihan, dan memberikan penugasan sesuai dengan kebutuhan dokumen dan proses bisnis perusahaan. Pelatihan dan penugasan ini mampu mengubah proses dan perilaku individu dan organisasi mengacu pada mutu dan keamanan pangan, serta meningkatkan wawasan individu tentang pengelolaan perusahaan secara modern sesuai dengan sistem manajemen mutu
PENGARUH SISTEM PEMASARAN DIGITAL MARKETING TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN HASIL INDUSTRI RUMAHAN
Perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat saat ini berpengaruh bagi masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan bisnis baik besar maupun kecil agar dapat dikenal secara global. Dampak yang paling nyata adalah selain dikenal juga dapat meningkatkan volume penjualan dan profit. Digital Marketing adalah salah satu media pemasaran yang sangat besar memberikan pengaruh. Dengan menggunakan digital marketing dalam hal ini adalah sosial media, ibu-ibu PKK di RW 02 Randuagung Singosari Malang memasarkan hasil indutri rumahan berupa kerajinan tangan tas dari bungkus minuman instan. Awalnya kegiatan ini hanya sebagai pengisi waktu luang, tetapi saat ini justru menjadi kegiatan utama sebagai penambah perputaran ekonomi dalam rumah tangga. Dahulu kegiatan penjualan hasil industri ini secara konvesional maupun tradisiona, mereka membuat produk hanya berdasarkan pesanan. Tetapi setelah mengenal adanya sosial media ibu-ibu PKK ini sudah mulai menerima banyak pesanan, sehingga volume penjualan semakin meningkat pesat dibandingkan saaat penjualan dengan cara lama. Digital marketing dipandang sebagai media yang paling baik sebagai sarana promosi yang paling efektif dan efisien serta mampu meningkatkan volume penjualan yang signifikan, dari pendapatan perbulan bersih Rp. 1.000.000,- s.d. Rp. 1.500.000,- sekarang bisa mencapai Rp. 2.000.000 s.d. 3.500.000,- (100%).Perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat saat ini berpengaruh bagi masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan bisnis baik besar maupun kecil agar dapat dikenal secara global. Dampak yang paling nyata adalah selain dikenal juga dapat meningkatkan volume penjualan dan profit. Digital Marketing adalah salah satu media pemasaran yang sangat besar memberikan pengaruh. Dengan menggunakan digital marketing dalam hal ini adalah sosial media, ibu-ibu PKK di RW 02 Randuagung Singosari Malang memasarkan hasil indutri rumahan berupa kerajinan tangan tas dari bungkus minuman instan. Awalnya kegiatan ini hanya sebagai pengisi waktu luang, tetapi saat ini justru menjadi kegiatan utama sebagai penambah perputaran ekonomi dalam rumah tangga. Dahulu kegiatan penjualan hasil industri ini secara konvesional maupun tradisiona, mereka membuat produk hanya berdasarkan pesanan. Tetapi setelah mengenal adanya sosial media ibu-ibu PKK ini sudah mulai menerima banyak pesanan, sehingga volume penjualan semakin meningkat pesat dibandingkan saaat penjualan dengan cara lama. Digital marketing dipandang sebagai media yang paling baik sebagai sarana promosi yang paling efektif dan efisien serta mampu meningkatkan volume penjualan yang signifikan, dari pendapatan perbulan bersih Rp. 1.000.000,- s.d. Rp. 1.500.000,- sekarang bisa mencapai Rp. 2.000.000 s.d. 3.500.000,- (100%)
Interactive Control System dalam Implementasi Strategi Penyelesaian Masalah Perusahaan
Management control system is one way the company to establish a strategy and be a system that controls the performance of the company. However, each company has a strategy, problems and way of solving different problems. Interactive Control System is a system that has a positive impact on the formation and implementation of the strategy. Interactive control system is also expected to be one of the ways the company to resolve the problems that exist in the company.Sistem pengendalian manajemen merupakan salah satu cara perusahaan untuk membentuk strategi dan menjadi suatu sistem yang mengontrol kinerja perusahaan. Namun, setiap perusahaan memiliki strategi, permasalahan dan cara penyelesaian masalah yang berbeda. Interactive Control System menjadi sebuah sistem yang memiliki dampak positif terhadap pembentukan strategi dan implementasi tersebut. Interactive control system juga diperkirakan menjadi salah satu cara perusahaan untuk menyelesaikan masalah yang ada di perusahaan tersebut
REKONSTRUKSI PENDIDIKAN PERPAJAKAN: SUATU KAJIAN KRITIS TENTANG ETIKA PROFESI DALAM PERSPEKTIF KRITIS KI HADJAR DEWANTARA
Quality education is needed for the improvement of human resources. The contribution given by the education world will color society's behavior. For that education should be able to give birth to the learner in accordance with the needs of the era and have the ideal values of science. Taxation education should not only be technical to give birth to a person capable of calculating taxes according to Law, but also need to have ethical based tax personality aspects. Ethics have an enormous influence and their absence will have a negative impact on the educational outcome own.
Tax issues at various levels of interest have shackled the practice of taxation in the country, it appears not apart from the moral problems that ditenggarai be a source of trouble. Therefore, it is necessary to have ethical content in tax education as a moral principle and guidance of learning. There are 5 informants in this research, all involved in the field of taxation education such as students, teachers, head of taxation department and tax consultant. This research uses the critical paradigm of Ki Hadjar Dewantara as the Father of National Education. The results of this study indicate that the material taxation provided does not have ethical elements. Teaching is only technical skill without taking into account the importance of ethics. In the perspective of Ki Hadjar Dewantara, this model of education is not in accordance with the essence of science itself, where in the educational process it is necessary to plant Budi Pekerti attached to ethics in relation to taxation education as implied in the thought of Ki Hadjar DewantaraPendidikan berkualitas sangat diperlukan bagi peningkatan sumber daya manusia. Sumbangsih yang diberikan oleh dunia pendidikan akan mewarnai perilaku masyarakat. Untuk itu pendidikan harus mampu melahirkan insan pembelajar yang sesuai dengan kebutuhan jaman dan memiliki nilai-nilai ideal dari ilmu pengetahuan. Pendidikan perpajakan seharusnya bukan hanya bersifat teknik untuk melahirkan pribadi berkemampuan menghitung pajak sesuai Undang-Undang, namun juga perlu memiliki aspek kepribadian utuh berdasar pada etika ( ethics base tax education) .Etika memiliki pengaruh yang sangat besar dan ketiadaannya akan berdampak negatif terhadap hasil pendidikan itu sendiri.
Selama ini permasalahan pajak di berbagai level kepentingan telah membelenggu praktek perpajakan di tanah air, hal ini muncul tidak terlepas dari persoalan moral yang ditenggarai menjadi sumber masalah. Untuk itu perlu adanya muatan etika dalam pendidikan perpajakan sebagai prinsip moral dan pegangan pembelajaran. Terdapat 5 informan dalam penelitian ini, semuanya berkecimpung dalam bidang pendidikan perpajakan diantaranya sebagai anak didik, pengajar, ketua jurusan perpajakan dan konsultan pajak. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi perpajakan yang diberikan belum memiliki unsur etika. Pengajaran hanya bersifat teknikal skill tanpa memperhitungkan pentingnya etika. Dalam perspektif Ki Hadjar Dewantara, Model pendidikan seperti ini tidak sesuai dengan esensi dari ilmu pengetahuan itu sendiri, dimana dalam proses pendidikan perlu adanya penanaman Budi Pekerti yang melekat pada etika dalam kaitannya dengan pendidikan perpajakan seperti yang tersirat dalam pemikiran Ki Hadjar Dewantara.  
ANALISIS PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT.TELKOMSEL, TBK BRANCH MALANG
Employee is an asset to the company. Employees have a very important role for companies to achieve corporate goals. To keep employee performance to remain productive then it is necessary. Job satisfaction of an employee within the organization can’t be separated from career development, and work life balance. This research was conducted to determine the effect of Work-life Balance and Career Development on Job Satisfaction. This type of research uses a causal quantitative method. The data used for the research is primary data obtained from questionnaires distributed to 30 respondents employees of PT. Telkomsel, Tbk Branch Malang. The sampling technique used was the census. Data analysis method used is multiple linear regression. The results of research indicate that Work-Life Balance and Career Development affect simultaneously to Employee Satisfaction. Partially, work life balance significantly to employee job satisfaction. Career development has a significant effect on employee job satisfaction, will be falling again. The most dominant effect on employee job satisfaction is the work balance.Karyawan merupakan sebuah aset bagi perusahaan. Karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam mempertahankan kinerja karyawan agar tetap produktif maka perlu memperhatikan kepuasan kerja pada karyawan. Kepuasan kerja seorang karyawan di dalam organisasi tidak lepas dari pengembangan karir, dan work-life balance. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Work-life balance dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausal. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden karyawan PT. Telkomsel,Tbk Branch Malang. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah sensus. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Work-life balance dan Pengembangan Karir berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Secara parsial, work-life balance berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Pengembangan karir berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, akan tetapi dapat diketahui bahwa kedua variabel bebas tersebut yang paling dominan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan adalah work-life balance
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WIRAUSAHA WANITA MISKIN UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN USAHA
Entrepreneurship is an individual who wants to create jobs in areas of education and expertise, have managers, and instituting his own business. Factors that encourage entrepreneurship someone to take career decisions can be known through personality assessment especially the experience and background. Therefore in entrepreneurship requires the ability or skill to be able in the face of stiff competition. In this study aims to (1) To determines what factors are motivating women's entrepreneurship (2) To determine any constraints faced by women in developing the business.Kewirausahaan adalah seorang individu yang ingin menciptakan lapangan kerja di bidang pendidikan dan keahlian, memiliki manajer, dan melembagakan usaha sendiri. Faktor-faktor yang mendorong kewirausahaan seseorang untuk mengambil keputusan karir dapat diketahui melalui penilaian kepribadian terutama pengalaman dan latar belakang. Oleh karena itu dalam berwirausaha membutuhkan kemampuan atau keterampilan untuk dapat dalam menghadapi persaingan yang ketat. Dalam penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk menentukan faktor-faktor apa yang memotivasi kewirausahaan perempuan (2) Untuk menentukan kendala yang dihadapi oleh perempuan dalam mengembangkan bisnis
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN
This study aims to analyze the effect of corporate governance as measured by the variables of the board of commissioners, the proportion of independent members of the board of commissioners, the number of board of commissioners and audit committee meeting on the profitability of the company as measured by return on equity (ROE). The population used in this study is a manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange during 2013-2016. Sampling technique used in this research is purposive sampling method and obtained 48 samples. This study uses secondary data from annual reports obtained from Indonesia Stock Exchange (BEI) in the period 2013-2016. The method of analysis used to analyze data is multiple regression. Based on the results of hypothesis testing in this study, it is evident that (1) the size of the board of commissioners has a positive effect on the profitability of the company. (2) the proportion of independent members of the board of commissioners positively affects the profitability of the company. (3) the board of commissioners meeting positively affect the profitability of the company. (4) audit committee negatively affect the profitability of the company. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate governance yang diukur melalui variabel dewan komisaris, proporsi anggota independen dewan komisaris, jumlah rapat dewan komisaris dan komite audit terhadap profitabilitas perusahaan yang diukur melalui return on equity (ROE). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2013-2016. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dan diperoleh 48 sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2013-2016. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini, terbukti bahwa (1) ukuran dewan komisaris berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. (2) proporsi anggota independen dewan komisaris berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. (3) rapat dewan komisaris berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. (4) komite audit berpengaruh negatif terhadap profitabilitas perusahaan