Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
Not a member yet
    450 research outputs found

    Hubungan Kunjungan Antenatal Care Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di UPT Puskesmas Pontang Kabupaten Serang Tahun 2024

    Full text link
    Latar Belakang: Anemia pada kehamilan yakni masalah kesehatan serius sebab bisa memunculkan komplikasi pada janin selama kehamilan dan setelah kehamilan. Anemia di ibu hamil menyebabkan penurunan kadar hemoglobin (Hb) yang pada akhirnya mengurangi pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh organ vital ibu serta janin.  Ada berbagai Faktor yang memberi pengaruh anemia ibu hamil yakni paritas, status gizi, jarak kehamilan, pengetahuan, frekuensi ANC, kepatuhan konsumsi tablet Fe. Metode penelitian: kuantitatif memakai desain studi cross-sectional. Sampel penelitian ini 99 responden memakai Accidental sampling. Hasil: ada hubungan Kunjungan ANC serta Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe terhadap Kejadian Anemia (α≤0,05). Pembahasan: Berdasarkan hasil ini telah terbukti bahwa kunjungan antenatal care dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dapat mengurangi tingkat kejadian anemia. Kesimpulan: kunjungan antenatal care dan kepatuhan konsumsi tablet Fe memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil triester III di Puskesmas Pontang. Saran: untuk Puskesmas Pontang lebih memberi penyuluhan  mengenai manfaat kunjungan ANC dan kepatuhan konsumsi tablet Fe secara langsung agar lebih banyak ibu yang berkunjung Antenatal Care dan Mengkonsumsi Tablet Fe

    Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Persiapan dan Hasil Persalinan: Suatu Tinjauan Literatur

    No full text
    Latar Belakang: Kehamilan dan persalinan merupakan fase penting yang melibatkan perubahan fisiologis dan psikologis signifikan pada ibu. Ketegangan emosional seperti kecemasan, stres, dan nyeri dapat memengaruhi jalannya persalinan serta meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Salah satu intervensi non-farmakologis yang banyak dikaji untuk mengurangi risiko tersebut adalah prenatal yoga, yang menggabungkan latihan fisik, pernapasan, relaksasi, dan meditasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis pengaruh prenatal yoga terhadap persiapan persalinan (kesiapan psikologis, efikasi diri, dan kecemasan) serta hasil persalinan (durasi kala persalinan, nyeri, outcome neonatal, dan adaptasi fisiologis). Metode: Studi ini menggunakan desain tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 38 artikel ilmiah dari database PubMed, ScienceDirect, Scopus, Cochrane Library, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi mencakup studi yang mengevaluasi intervensi prenatal yoga dengan hasil berupa indikator fisik dan psikologis selama kehamilan dan persalinan. Analisis dilakukan secara naratif dan deskriptif. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa prenatal yoga efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan, mempercepat proses persalinan (terutama kala I dan II), serta mengurangi kecemasan dan depresi ibu hamil. Selain itu, yoga juga meningkatkan kesiapan psikologis dan efikasi diri, memperbaiki outcome persalinan seperti berkurangnya ruptur perineum dan tindakan seksio sesarea, serta meningkatkan kondisi neonatal seperti berat badan lahir dan umur gestasi. Di sisi lain, yoga berkontribusi pada regulasi fisiologis tubuh melalui peningkatan variabilitas denyut jantung, aktivasi sistem saraf parasimpatis, dan penurunan kadar kortisol. Kesimpulan: Prenatal yoga merupakan intervensi komplementer yang aman dan efektif untuk meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan dan memperbaiki hasil kehamilan. Diperlukan integrasi yoga dalam layanan antenatal serta penelitian lanjutan dengan desain eksperimental untuk memperkuat bukti ilmiah ini

    Pijat Common Cold dan Nebulizer untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Balita dengan Bronkopneumonia

    No full text
    Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan bawah yang sering menyerang balita dan dapat menyebabkan gangguan bersihan jalan napas tidak efektif. Penatalaksanaan keperawatan terhadap masalah ini tidak hanya mengandalkan terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis yang mendukung peningkatan fungsi pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan pijat common cold dan terapi nebulizer dalam membantu mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada balita dengan bronkopneumonia. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif terhadap balita yang dirawat di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Intervensi yang diberikan berupa pijat common cold sebanyak dua kali sehari dan terapi nebulizer sesuai indikasi medis selama tiga hari berturut-turut. Hasil menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, serta penurunan intensitas batuk dan produksi sekret. Penerapan pijat common cold dan nebulizer terbukti efektif dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan komplementer untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada balita dengan bronkopneumonia

    Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di RS PKU Muhammadiyah Gamping

    No full text
    Hiperemesis gravidarum (HG) merupakan kondisi mual serta muntah berlebihan yang dialami ibu hamil, khususnya pada trimester awal, yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rencana case control. Sampel melibatkan 154 ibu hamil, yang terbagi menjadi dua kelompok: 77 ibu hamil dengan HG dan 77 ibu hamil tanpa HG. Pengumpulan data dilakukan melalui rekam medis, kemudian dianalisis dengan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara variabel pendidikan, usia, status gizi, paritas, serta pekerjaan dengan kejadian HG. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,001), status gizi (p=0,001), dan pekerjaan (p=0,002) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian HG. Sebaliknya, usia (p=0,246) dan paritas (p=0,620) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Ibu hamil dengan pendidikan rendah, gizi kurang, dan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami HG. Sementara itu, usia dan jumlah persalinan sebelumnya tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulannya, faktor pendidikan dan gizi menjadi perhatian penting dalam pencegahan HG. Fasilitas kesehatan dan tenaga medis diharapkan lebih gencar memberikan edukasi gizi dan kesehatan kepada ibu hamil untuk menekan risiko HG sebelum dan selama masa kehamilan

    Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Genitalia Dengan Sikap Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi Kelas X-1, X-2, X-3 Di SMAN 4 Palangka Raya

    No full text
    Latar Belakang: Menstruasi adalah proses alami yang dialami remaja putri dan memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan genitalia untuk mencegah ISR Namun, rendahnya pengetahuan tentang kebersihan selama menstruasi masih menjadi masalah umum di kalangan remaja. Banyak siswi yang belum menerapkan sikap personal hygiene yang tepat, seperti mengganti pembalut secara berkala dan mencuci tangan sebelum serta sesudah menggantinya, yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan remaja putri tentang kebersihan genitalia berkaitan dengan sikap mereka terhadap personal hygiene saat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kebersihan genitalia dengan sikap personal hygiene saat menstruasi pada siswi kelas X di SMAN 4 Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan 63 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan tentang kebersihan genitalia dengan sikap personal hygiene saat menstruasi (p-value < 0,05). Kesimpulan: Pengetahuan yang baik mengenai kebersihan genitalia berkontribusi terhadap sikap positif dalam menjaga personal hygiene saat menstruasi, sehingga edukasi kesehatan reproduksi sangat penting diberikan sejak dini

    Hubungan Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Keluarga Di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya

    No full text
    Latar Belakang: Pelayanan rawat inap merupakan pelayanan pasien untuk observasi, diagnosis, pengobatan, rehabilitasi medik, dan upaya pelayanan kesehatan lain dengan menginap di rumah sakit (Kemenkes RI No.560, 2013). Pelayanan rumah sakit harus berkualitas dan memenuhi lima dimensi mutu yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy (Tjiptono dalam Nuryatul et al., 2024). Kualitas pelayanan di ruang rawat inap menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan keluarga terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelayanan kesehatan dengan kepuasan keluarga di ruang rawat inap. Metode: Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah keluarga pasien di ruang rawat inap Aster, Dahlia, dan Nusa Indah RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Dari 45 responden, sebagian besar menilai pelayanan kesehatan dalam kategori baik sebanyak 28 responden (62,2%), sangat baik 15 responden (33,3%), dan tidak baik 2 responden (4,4%). Tingkat kepuasan keluarga menunjukkan 30 responden (66,7%) merasa puas, 11 responden (24,4%) sangat puas, dan 4 responden (8,9%) tidak puas. Kesimpulan: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,727 dengan p-value 0,000. Nilai ini menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara pelayanan kesehatan dengan kepuasan keluarga di ruang rawat inap RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Ray

    Kajian Nilai Saturasi Oksigen Pre Operasi Pada Pasien Perokok di RST Wijayakusuma Purwokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai saturasi oksigen pre-operasi pada pasien perokok di RST Wijayakusuma Purwokerto. Rokok mengandung zat berbahaya seperti nikotin dan karbon monoksida yang dapat memengaruhi fungsi paru dan saturasi oksigen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 75 pasien yang menjalani operasi elektif pada Maret–April 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Data diperoleh melalui observasi, telaah dokumen, dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan mayoritas responden berada pada usia 17–25 dan 56–65 tahun (masing-masing 20,0%) serta didominasi oleh perempuan (57,3%). Sebagian besar responden adalah perokok pasif (58,7%), diikuti oleh perokok sedang (22,7%) dan perokok ringan (18,7%). Semua responden menunjukkan saturasi oksigen dalam batas normal (SpO₂ ≥ 95%) tanpa perbedaan signifikan berdasarkan usia, jenis kelamin, kategori perokok, atau kadar hemoglobin. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun pasien memiliki riwayat merokok, tidak ditemukan penurunan saturasi oksigen pre-operasi secara klinis. Temuan ini dapat disebabkan oleh kompensasi fisiologis tubuh, seperti peningkatan produksi eritrosit. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan saturasi oksigen pre-operatif sebagai bagian dari kesiapan anestesi dan pembedahan

    Edukasi Penanganan Kegawatdarutan Tersedak Di SMK Kesatrian Purwokerto

    No full text
    Latar belakang: Tersedak atau choking merupakan situasi darurat yang perlu segera ditangani, penundaan pada penanganan ini dapat berdampak terhadap kematian karena tersedak mengakibatkan penyumbatan yang dapat menghalangi pernafasan di paru-paru. Seorang remaja diharapkan dapat melakukan pertolongan pertama khususnya pada seseorang yang mengalami tersedak dikarenakan penanganan tersedak merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Tujuan: mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan sebelum dan setelah edukasi penanganan kegawatdarutan tersedak di SMK Kesatrian Purwokerto. Metode: metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan studi deskriptif pada siswa SMK Kesehatan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak sebelum dan sesudah edukasi. Responden dalam pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 pasien. Alar ukur yang digunakan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak. Hasil: Karakteristik peserta berdasarkan usia yang dominan pada umur 17 tahun sebanyak 14 siswa (46,7%). Jenis kelamin yang paling dominan adalah perempuan sebanyak 21 siswa (70%). Tingkat pengetahuan pretest dan posttest pelatihan penanganan kegawatdarutan tersedak di SMK Kesatrian Purwokerto diperoleh hasil rata-rata skor pretest 7,3 dengan nilai minimal 5 dan nilai maksimal 9. Hasil post test mengalami peningkatan menjadi rata-rata 8,93 dengan skor minimal 7 dan skor maksimal 11. Keterampilan penanganan tersedak setalah dilakukan edukasi paling dominan dengan kategori baik (70%)

    Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta

    No full text
    Latar belakang anemia kehamilan adalah masalah kesehatan umum dapat membahayakan ibu dan bayi yang dikandungnya. Anemia pada ibu hamil adalah kadar hemoglobin (Hb) di bawah 11 g/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi, pendekatan cross sectional.  Populasi penelitian ini 165 orang diambil sampel 63 responden. Teknik pengambiilan sampel dengan purposive sampling menggunakan analisis bivariat dengan uji stastistik spearman rank. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden yang mengalami anemia dan memiliki pola makan yang kurang baik berjumlah 30 orang (76,92%). Sementara itu, responden yang mengalami anemia namun memiliki pola makan yang baik berjumlah 9 orang (23,08%). Responden yang tidak mengalami anemia dengan pola makan baik dan kurang baik masing-masing berjumlah 12 orang (50,00%). Hasil analisis bivariat dengan uji korelasi Spearman Rank yaitu tingkat keeratan kedua variabel dilanjut pada nilai signifikansi sebesar 0,028<0.05 dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, sehingga hipotesis penelitian ini menyatakan  bahwa  ada  hubungan yang  signifikan  antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Saran tenaga kesehatan untuk meningkatkan program edukasi dan pemantauan mengenai pola makan ibu hamil secara teratur, untuk menurunkan frekuensi kejadian anemia

    Menggendong Posisi M-Shape Berdampak pada Bounding Attachment dan Kualitas Tidur Balita

    Full text link
    Proses menyusui merupakan hal penting untuk mendukung keberhasilan ASI Eksklusif. Dimana ASI eksklusif sangat dibutuhkan di masa bayi. Masa bayi merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dan kasih sayang. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan menggendong bayi. Akan tetapi, pada realitanya menunjukkan masih banyak ibu-ibu yang enggan untuk melakukan menggendong secara rutin kepada bayinya apalagi di awal kelahiran. Hal tersebut karena adanya perasaan takut salah menggendong pada bayinya dan tidak tahu cara menggendong posisi bayi yang benar. Posisi M-Shape saat ini dianggap paling aman karena membuat panggul bayi tetap berada di dalam rongganya dan terhindar dari hip dysplasia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan menggendong posisi M- Shape terhadap bounding attachment dan kualitas tidur pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan “One Group Pre Test-Post Test Design”. Sampel penelitian ini diambil secara Purposive Sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian yang dilakukan dengan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara menggendong posisi M-Shape terhadap bounding attachment dan kualitas tidur pada balita dengan nilai yang diperoleh p-value (< 0,05)

    113

    full texts

    450

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇