Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
Not a member yet
    450 research outputs found

    Hubungan ASI Eksklusif, Status Imunisasi dan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Sungai Andai

    No full text
    Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang menyerang pernapasan atas maupun bawah. Puskesmas Sungai Andai mencatat 51% kasus ISPA dari 2.288 balita sakit pada bulan Januari-Oktober 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ASI Eksklusif, Status Imunisasi dan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga dengan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Sungai Andai. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah balita usia 12-59 bulan yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sungai Andai pada bulan Februari yang berjumlah 101 balita. Pengambilan sampel digunakan Teknik Purposive Sampling dengan jumlah 81 sampel. Peneliti menggunakan data primer berupa kuisioner dan checklist serta data sekunder berupa rekam medik. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 17 (20,9%) dari 81 balita yang mengalami ISPA dan hasil analisis uji Chi-Square menunjukan bahwa riwayat ASI Eksklusif (p=0,038), Status Imunisasi (p=0,003) dan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga (p=0,003) memiliki hubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita yang menunjukan adanya hubungan signifikan antara ASI Eksklusif, Status Imunisasi dan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Status Imunisasi, Kebiasaan Merokok, ISP

    Hubungan Minat Membaca Buku KIA Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Buku KIA Di Puskesmas Godean I Yogyakarta

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih relatif tinggi. Salah satu penyebab tidak langsung adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media edukasi penting yang memuat informasi terkait kesehatan ibu dan anak. Namun, masih rendahnya minat membaca dan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat membaca buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA di Puskesmas Godean I Yogyakarta. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 45 ibu hamil menggunakan teknik accidental sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki minat membaca tinggi (53,3%) dan pengetahuan baik (42,2%). Hasil diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,002 berarti (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara minat membaca buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA. Ibu hamil disarankan untuk aktif membaca dan memahami isi buku KIA sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak

    Efektivitas Pemberian Permen Jahe Pada Ibu Hamil Dengan Hyperemesis Gravidarum Trimester I Di Lingkungan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie

    No full text
    Hyperemesis Gravidarum (HEG) adalah kondisi mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil, terutama pada trimester I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permen jahe dalam mengurangi gejala HEG pada ibu hamil trimester I. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan sampel 20 ibu hamil trimester I yang mengalami HEG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permen jahe efektif dalam mengurangi gejala HEG pada ibu hamil trimester I, dengan penurunan skor gejala HEG yang signifikan setelah pemberian permen jahe. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permen jahe dapat menjadi alternatif terapi komplementer untuk mengatasi HEG pada ibu hamil trimester I

    Efektivitas Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Post Sectio Caesarea Di RSUD dr. M.M Dunda Limboto

    No full text
    Ibu yang menjalani persalinan melalui operasi sectio caesarea (SC) cenderung mengalami kecemasan akibat berbagai faktor seperti nyeri, kelelahan, dan ketakutan akan peran baru. Kecemasan ini dapat mempengaruhi pemulihan fisik dan mental. Salah satu terapi non-farmakologi yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah terapi musik klasik. Penelitian ini menganalisis efektivitas terapi musik klasik dalam menurunkan kecemasan ibu post sectio caesarea. Metode peneliitian quasi-eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest, dengan jumlah sampel 31 ibu yang dibagi dalam dua kelompok. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dan independent t- test, tingkat kecemasan diukur mengguakan skala hamilton anxiety rating scale (HARS). Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi musik klasik. Rata-rata skor kecemasan kelompok intervensi turun dari 24,69 menjadi 7,44 dengan p-value 0,000 (<0,01). Kesimpulannya terapi musik klasik mozart efektif dalam menurunkan kecemasan pada ibu pasca operasi

    Hubungan Interaksi Sosial Orang Tua Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng

    No full text
    Perkembangan kognitif mengacu pada perkembangan anak dalam berpikir dan kemampuan untuk memberikan alasan. Secara umum, pengertian dari perkembangan kognitif adalah perubahan dalam pemikiran, kecerdasan, dan bahasa anak. Penelitian ini bertujua untuk mengetahui hubungan interaksi sosial orang tua terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng. Desain penelitian digunakan metode Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini semua anak berusia 4-6 tahun yang berada di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng sebanyak 199 orang dengan menggunakan rumus pengambilan sampel maka diperoleh sebanyak 67 orang pengambilan sampel secara Purosive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan interaksi sosial baik sebanyak 56 orang (83,6%) dan kurang baik sebanyak 11 orang (16,4%). Hasil penelitian menunjukkan responden dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 55 orang (82,1%) dan kurang baik sebanyak 12 orang (17,9%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan interaksi sosial orang tua terhadap perkembangan kognitif anak usia dini nilai ρ = 0,003<dari α=0,05. Disarankan agar para orang tua belajar lebih dalam lagi tentang tata cara menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini melalui berbagai alat permainan yang dapat merangsang perkembangan kognitif anak usia din

    Studi Kasus Pada Skizofrenia Gangguan Harga Diri Rendah Kronis Pada Ny. U Di Ruang Lily 11 RSJ Prof Dr Soerojo Magelang

    No full text
    Gangguan kejiwaan merupakan suatu gangguan cara berpikir, perilaku, serta interaksi. Gangguan jiwa merupakan hasil dari suatu bentuk penyimpangan perilaku akibat adanya ketidakstabilan emosi sehingga ditemukan ketidakwajaran tindakan perilaku. Data dari WHO menunjukkan Skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. 1 dari 222 orang (0,45%) diantara orang dewasa. Tujuan penelitian ini adalah studi kasus gangguan persepsi sensori : Halusinasi Pendengaran dan Skizofrenia dengan metode studi kasus dari pengkajian sampai evaluasi. Sample penelitian ini adalah Ny. U pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi pendengaran, dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil karya tulis ini menunjukan bahwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran memiliki tanda dan gelaja bingung, cemas, bicara sendiri, banyak melamun mendengar bisikan yang mengganggu, mondar-mandir

    Asuhan Keperawatan Tindakan Nyeri Pada Pasien Post Partum

    No full text
    Keluhan nyeri pasca-partum merupakan fenomena umum yang dialami oleh ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada pasien yang menjalani sectio caesarea (SC). Nyeri ini berpotensi menghambat proses pemulihan, mengganggu kapasitas fungsional sehari-hari, serta memiliki implikasi negatif terhadap proses laktasi dan pembentukan ikatan ibu-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi intervensi asuhan keperawatan dalam mitigasi nyeri pada pasien pasca-partum melalui pendekatan pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah satu pasien pasca-SC yang mengalami nyeri akut dengan skala nyeri awal 7. Intervensi yang diterapkan meliputi terapi nonfarmakologis (terapi musik), kolaborasi farmakologis dalam pemberian analgesik, dan edukasi pasien. Hasil studi menunjukkan atenuasi bertahap pada skala nyeri harian, di samping perbaikan positif pada indikator nyeri objektif seperti ekspresi meringis, agitasi, dan postur protektif. Dengan demikian, intervensi keperawatan terbukti secara empiris efektif dalam mereduksi intensitas nyeri dan meningkatkan level kenyamanan pasien. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan integrasi intervensi keperawatan berbasis bukti dalam praktik klinis untuk memfasilitasi pemulihan optimal pada pasien pasca-partum

    Efektivitas Penggunaan Aromaterapi Lavender Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di RSUD Kardinah Tegal

    No full text
    Kehamilan memicu perubahan fisik, mental, dan hormonal yang sering kali menyebabkan mual dan muntah di awal kehamilan, terutama karena peningkatan hormon estrogen, progesteron, dan HCG. Aromaterapi lavender merupakan salah satu pengobatan komplementer yang dapat memberikan efek relaksasi untuk membantu mengatasi mual dan muntah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aromaterapi minyak atsiri lavender dalam menurunkan mual dan muntah (emesis gravidarum) pada ibu hamil trimester pertama. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat mual dan muntah, dari skala 7 menjadi 3, setelah pemberian aromaterapi lavender. Temuan ini mengindikasikan bahwa aromaterapi lavender dapat menjadi intervensi komplementer yang efektif untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama

    Hubungan Anemia dan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Puskesmas Malili

    No full text
    Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah suatu kondisi dimana bayi memiliki berat badan kurang dari 2500 gram. Berat badan lahir rendah (BBLR) saat lahir merupakan salah satu faktor penentu bagaimana program kesehatan dirancang dan dilaksanakan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian neonatal. Faktor faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR antara lain Ibu dengan riwayat kehamilan anemia dazn Kekurangan Energi Kronik (KEK) . Tujuan: untuk mengetahui hubungan anemia dan kekurangan energi kronis dengan kejadian bayi berat lahir rendah di Uptd Puskesmas Malili Luwu Timur Tahun 2024 . Metode: Penelitian merupakan penelitian kuantitatif  dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua ibu yang memiliki bayi di Uptd Puskesmas Malili Luwu Timur yaitu sebanyak 40 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat, uji bivariat yang digunakan adalah uji chi-square menggunakan laptop dengan program Microsoft Excel dan program statistik (SPSS). Hasil Penelitian: Tidak terdapat hubungan antara anemia dengan kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Malili Luwu Timur tahun 2024. Dengan nilai p = 0,112 > α = 0,05 dengan uji Chi Square. Dan tidak terdapat hubungan antara Kekurangan Energi Kronik (KEK) dengan kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Malili Luwu Timur tahun 2024. Dengan nilai p = 1,345 > α = 0,05 dengan uji Chi Squar

    Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Badan Lahir Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggulan Kulon Progo

    No full text
    Latar belakang : Stunting  adalah  keadaan  di mana  ukuran  atau  tinggi anak-anak  tidak  selaras  dengan  norma  umurnya.  Hal  ini  mencerminkan  adanya  gangguan dalam pertumbuhan fisik anak (Pertiwi et al., 2025). Salah satu faktor risiko terjadinya stuntingadalah berat badan lahir rendah, yaitu berat bayi ≤ 2.500 gram saat lahir, serta panjang badan lahir, yaitu panjang bayi ≤ 47 cm.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Badan Lahir terhadap kejadian Stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah  kerja Puskesmas Nanggulan Kulon Progo. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control, melibatkan populasi 887 balita. Sampel terdiri dari 45 kasus dan 45 kontrol, Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui buku KIA/KMS dan Rekam medis. Hasil : Dari 90 sampel, 45 Balita (50%) mengalami stunting, sedangkan 45 (50%) tidak stunting. Jumlah balita berat badan lahir 17 (18,9%) dan panjang badan lahir 34 (37,8%). Analisis statistik menggunakan Chi-square menunjukkan p-value 0.000, yang menunjukan adanya hubungan signifikan antara berat badan lahir, panjang badan lahir, dan kejadian stunting. Kesimpulan : Terdapat hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting di Puskesmas Nanggulan Kulon Progo

    113

    full texts

    450

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇