eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Sifat fisis briket arang dari cangkang kemiri dan serbuk batang kayu kemiri (Aleurites mollucanus)

    Get PDF
    Briket arang merupakan salah satu alternatif pemanfaatan limbah tanaman kemiri menjadi produk bernilai ekonomis dan memiliki nilai manfaat yang tinggi. Oleh karena itu, mutu bahan bakar briket arang dapat diketahui dengan menguji terlebih dahulu sifat fisisnya.  Tujuan penelitian ini menganalisis sifat fisis briket arang cangkang kemiri dan serbuk batang kayu kemiri.  Metode yang digunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan non faktorial dengan dua perlakuan dan tiga  kali ulangan. Hasil analisis keragaman briket arang cangkang kemiri dan serbuk kemiri menunjukan variasi jenis berpengaruh nyata terhadap kadar abu, kadar zat terbang dan nilai kalor tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar karbon terikat. Briket arang cangkang kemiri mempunya sifat fisis antara lain kadar air 0.61%, kadar abu 14.66%, kadar zat terbang 12.27%, kadar karbon terikat 68.38% dan kalor 4616 cal/gr.  Briket arang serbuk batang kayu kemiri antara lain kadar air 0.30%, kadar abu16.94%, kadar zat terbang 19.30%, kadar karbon terikat 63.47% dan kalor 3883 cal/gr. Berdasarkan standar SNI 01-6235-2000 maka nilai kadar air dan kadar zat terbang briket arang cangkang kemiri dan serbuk kemiri telah memenuhi standar tetapi untuk kadar abu dan nilai kalor belum memenuhi standar.  Berdasarkan standar SNI 01-6235-2000, kadar karbon terikat tidak ada

    The Effect of Quantitative Job Demands on Psychological Well-Being of Neuroscience Nurse: Social Support as Moderator

    Get PDF
    Nurses in a hospital need to provide the best possible service to patients. To provide the best service, nurses need to maintain their psychological well-being in prime condition. However, heavy work demands cause high levels of stress and burnout which can reduce the psychological well-being of nurses. Therefore, it is necessary to ensure that the psychological well-being of nurses is maintained so that they can serve patients as well as possible by providing social support to nurses in carrying out their work. This research aims to determine how much the role of quantitative work demands can interfere with the psychological well-being of nurses at Hospital. This research is a correlational study using survey methods for data collection. The sampling for this research was carried out using a convenience sampling technique, with a total sample of 102 nurses. Data analysis used multiple regression techniques using JAMOVI software version 2. The results of the study showed a significant negative relationship between quantitative job demands and psychological well-being (r = -0.28, p 0.05 Thus, it can be concluded that quantitative work demands need to be ensured not to be too high beyond the limits of nurses' abilities so that nurses' psychological well-being is maintained.Perawat di suatu rumah sakit perlu memberi pelayanan sebaik-baiknya kepada pasien. Agar dapat memberi pelayanan terbaik, perawat perlu menjaga kondisi kesejahteraan psikologisnya dalam kondisi prima. Namun Tuntutan kerja yang berat beresiko menimbulkan tingkat stress dan burnout yang tinggi yang dapat menurunkan kesejahteraan psikologis pada perawat. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar kesejahteraan psikologis perawat tetap terjaga agar dapat melayani pasien dengan sebaik-baiknya dengan cara memberikan dukungan sosial kepada perawat dalam melaksanakan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran tuntutan kerja kuantitaif dapat mengganggu kesejahteraan psikologis pada perawat di Rumah Sakit X dan peran dukungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis atau menghambat efek negatif dari tuntutan kerja kuantitatif terhadap kesejahteraan psikologis perawat. Penelitian ini merupakan studi korelasional menggunakan metode survei untuk pengumpulan datanya. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan teknik convenient sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 102 perawat. Analisis data menggunakan teknik regresi berganda menggunakan perangkat lunak JAMOVI versi 2. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara tuntutan kerja kuantitatif dan kesejahteraan psikologis (r = -0,28, p 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tuntutan kerja kuantitatif perlu diupayakan tidak terlalu tinggi di luar batas kemampuan perawat agar kesejahteraan psikologis perawat tetap terjaga

    Increasing Individual Resilience to Prevent Bullying in Adolescents

    Get PDF
    The bullying do not only take place in schools, but also in the pesantren where Islamic education is better. This condition emphasizes that to this day the bullying are still a threat, especially to the victims. There is a need for individual resilience in the face of psychological trauma as the impact of it becomes a shared responsibility, not only the pesantren but also the parents and society. Therefore, the purpose of dedication to this community is to increase the individual resilience of the victim to remove psychological trauma and prevent repetitive negotiations. The method of activities is carried out in the form of some psycho-educational activities, group discussions and counselling. The participants were followed by 49 the student pesantren, who were previously screened to distinguish between the perpetrator and the victim. Group discussions are given to both groups, the perpetrator and the victim, to identify the motives and the impact felt. Counseling is only given to the victim who is in great need to remove negative emotions and find enlightenment to rise from the negotiating trauma state. Implementation of community devotion activities from 19 August 2023 until 3 November 2023 supported by the research and community dedication institute Trunojoyo Madura University in cooperation with pesantren in Madura. The results showed an improvement in individual resilience based on pre-test and post-test scores of participants, with an effective contribution of 59.6%. It can be concluded that psycho-educational activities, group discussions and counselling can improve individual resistance in helping relieve psychological trauma and prevent repetitive bullying.Perundungan tidak hanya terjadi di sekolah, namun juga di pondok pesantren yang notabene pendidikan agama Islamnya lebih baik. Kondisi ini mempertegas bahwa sampai saat ini perundungan masih menjadi ancaman, khususnya terhadap korban. Perlunya ketahanan individu dalam menghadapi trauma psikis sebagai dampak yang ditimbulkan menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya lembaga pesantren namun juga orang tua dan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan ketahanan individu korban untuk menghapus trauma psikis dan mencegah perundungan berulang. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk beberapa kegiatan psikoedukasi, diskusi kelompok dan konseling. Partisipan diikuti oleh 49 santri pondok pesantren, yang diskrining sebelumnya untuk memilah antara pelaku dan korban. Diskusi kelompok diberikan kepada kedua kelompok yaitu pelaku dan korban untuk mengidentifikasi motif dan dampak yang dirasakan. Konseling hanya diberikan pada korban yang sangat membutuhkan untuk melepas emosi negative dan menemukan pencerahan untuk bangkit kembali dari kondisi trauma perundungan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat mulai 19 Agustus 2023sampai dengan 3 November 2023 yang didukung oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Trunojoyo Madura bekerjasama dengan pondok pesantren X. Hasil menunjukkan peningkatan ketahanan individu berdasarkan nilai pre-tes dan pos-tes partisipan, dengan sumbangan efektif sebesar 59,6 %. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan psikoedukasi, diskusi kelompok dan konseling dapat meningkatkan ketahanan individu dalam membantu melepaskan trauma psikologis dan mencegah terjadinya perundungan berulang. Monitoring dan evaluasi dilakukan berkelanjutan melalui pembentukan konselor peer group yang diikuti santri untuk mendampingi guru BK sebagai agen perubahan

    Enhancing the Naturalness Through Cultural Adaptation in Translating English-Indonesian Advertisements

    Get PDF
    ABSTRACT Cultural adaptation plays an important role in the process of translating ads, whereby Hofstede’s theory of cultural dimension holds true for the case of English-Indonesian translation as well (Hofstede, 1980: p. 60). Marketing strategies must incorporate cultural elements, dialects, and images that resonate with the community. This is a case study to establish whether and to what extent cultural adaptation increases the credibility of English and Indonesian advertisement translations as well as interest and involvement of the audience. Focus was also placed on cultural theories of moderation and localization, including Hofstede’s model of cultural parameters (Hofstede, 1980; De Mooij, 2011), The study highlights the need for being culturally sensitive while translating advertisements. While adaptation increases the naturalness and appeal, it raises questions on how to balance fidelity to the original with accuracy of linguistics and cultural nuances. Keywords: cultural adaptation, Advertising Translatio

    ANALISIS PENGARUH VARIASI JENIS ELEKTRODA DAN WAKTU KONTAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI PADA PENJERNIHAN AIR GAMBUT

    Get PDF
    Air gambut adalah sumber air alternatif untuk menyediakan air bersih di Pulau Kalimantan. Air gambut harus dijernihkan karena berwarna (merah kecoklatan), memiliki pH rendah (3-5), dan banyak mengandung zat organik. Penelitian ini mengamati efek berbagai jenis elektroda dan waktu kontak pada prosedur elektrokoagulasi untuk mengetahui seberapa efektif elektrokoagulasi dalam penjernihan air gambut. Ini karena elektrokoagulasi dapat digunakan untuk mengurangi kadar logam, keasaman, dan kandungan organik dalam air gambut. . Penelitian ini menggunakan berbagai jenis plat elektroda aluminium (Al)-aluminium (Al) dan aluminium (Al)-karbon (C), serta interval waktu kontak 45, 90 dan 120 menit. Parameter pengamatan yaitu keasaman (pH), mangan (Mn), BOD, dan COD. Dalam penelitian ini, jenis plat elektroda yang digunakan serta waktu kontak yang digunakan dipengaruhi oleh arus listrik  yang diberikan. Dengan waktu kontak 45 menit, jenis plat Al-C adalah yang terbaik untuk menjernihkan air gambut dengan efisiensi 99,99%. Parameter penyisihan mangan (Mn) turun dari 0,17 mg/L menjadi 0,03 mg/L, dan efisiensi kebutuhan oksigen biologi (BOD) mampu mencapai  99,99%

    POTENSI AIR BAWAH PERMUKAAN TANAH PADA AREAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT BUDIDUTA AGROMAKMUR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Usaha perkebunan kelapa sawit dapat memberikan berdampak positif terhadap perekonomian, juga dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, khususnya terkait dengan fungsi hutan alam sebagai pengatur tata air serta penghasil air. Hal ini menyebbakan terjadinya defisit air khususnya pada saat musim kemarau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi air bawah permukaan tanah dari pengaruh kombinasi nilai laju infiltrasi, parameter sifat fisik tanah, dan kondisi vegetasi di areal perkebunan kelapa sawit PT Budiduta Agromakmur di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pemilihan plot penelitian ini secara purposive sampling sebanyak 2 plot penelitian yakni umur tanaman 8 tahun dan 25 tahun dengan kemiringan lereng secara berurutan 20% dan 25%. Pengukuran laju infiltrasi pada kedua plot penelitian tersebut menggunakan alat double ring infiltrometer pada 3 lokasi pengukuran dengan 3 kali ulangan, serta pengambilan beberapa sampel tanah dengan ring sample pada kedalaman tanah 0 – 30 cm, sampel-sampel tanah ini diuji di laboratorium untuk mendapatkan nilai parameter sifat fisik tanah, dan pengamatan struktur tanah langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi air bawah permukaan tanah diindikasikan oleh nilai kandungan air tanah rata-rata pada umur 8 tahun 29,30% dan 25 tahun 34,32%. Peningkatan nilai kandungan air tanah ini dipengaruhi oleh umur tanaman kelapa sawit semakin tua, laju infiltrasi menurun, kandungan fraksi pasir berkurang, fraksi lempung dan liat meningkat, porositas dan permeabilitas tanah menurun, bulk density meningkat, kondisi vegetasi tanaman kelapa sawit diameter batangnya menurun dan tutupan tumbuhan bawah semakin sedikit

    APLIKASI GIS DAN PENGINDERAAN JAUH DALAM IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS: DESA GUNUNGHALU DAN SIRNAJAYA)

    Get PDF
    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat KBB mengindentifikasi sedikitnya 14 kasus longsor pada tahun 2019. Tanah longsor merupakan salah satu fenomena berpindahnya material tanah dalam jumlah besar diatas lapisan batuan atau lapisan yang sedikit kedap air seperti tanah liat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan sistem penginderaan jauh dan GIS dengan cara menganalisis parameter yang menyebabkan tanah longsor seperti jenis batuan, kemiringan lereng serta kerapatan vegetasi menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Selain itu, dilakukan pembobotan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang digunakan untuk menghasilkan peta rawan bencana sesuai dengan tingkat prioritas dari parameter yang digunakan. Pembobotan AHP yang telah dikalkulasikan didapatkan bahwa bobot parameter NDVI sebesar 11.1 %, jenis batuan sebesar 22.2 % dan kemiringan lereng sebesar 66,7%. Berdasarkan hasil pembobotan AHP, didapatkan peta rawan bencana tanah longsor yang memperlihatkan bahwa 1 km2 dari area penelitian dikategorikan sebagai daerah dengan tingkat kerawanan longsor sangat bahaya, 45 km2 termasuk kedalam tingkat bahaya, 29 km2 dikategorikan sebagai tingkat kerawanan sedang, 10 km2 merupakan tingkat kerawanan aman dan 1 km2 termasuk kedalam daerah sangat aman. Metode untuk menvalidasi pada penelitian ini yaitu dengan membandingkan hasil peta area rawan longsor dengan peta yang telah dibuat oleh BPBD Kabupaten Bandung Barat

    Analisis Perbandingan Biaya, Waktu, dan Metode Kerja Beton In-Situ Terhadap Beton Precast

    Get PDF
    Kota Samarinda pada saat ini dengan giatnya melaksanakan pembangunan kota. Pertumbuhan dan pembangunan kota yang dinamis membutuhkan penyediaan fasilitas yang layak, memadai, terjangkau dan adil, serta pelayanan kepada publik yang semakin baik dan handal. Meningkatnya jumlah proyek konstruksi idealnya harus dikuti dengan meningkatnya industri konstruksi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Dalam konstruksi dikenal ada dua metode pekerjaan beton yang dipakai yaitu metote beton konvensional (in-situ) dan beton pracetak (precast). Oleh karena itu dalam penelitian ini bermaksud untuk membandingkan biaya, waktu, dan metode kerja pada pelaksanaan kolom dan balok metode konvensional (in-situ) dan metode pracetak (precast).Pada penelitian ini mencari tahu perbedaan antara kolom dan balok metode konvensional (in-situ) dengan kolom dan balok metode pracetak (precast) dari segi biaya, waktu, dan metode kerja. Dimana kolom dan balok konvensional menggunakan acuan Permen PUPR 28-2016 sedangkan kolom dan balok pracetak berdasarkan SNI 7823-2017 dan data pabrikasi. Berdasarkan analisis penelitian ini didapatkan bahwa untuk biaya pekerjaan kolom dan balok metode konvensional membutuhkan biaya Rp 3.114.660.857 dan waktu pengerjaannya 148 hari sedangkan metode pracetak membutuhkan biaya Rp 5.527.634.837 dan waktu pengerjaannya 122 hari. Sehingga didapatkan persentase perbedaan antara penggunaan beton konvensional dan pracetak adalah 77,47 % lebih mahal kolom dan balok metode pracetak dibandingkan dengan metode konvensional, dan waktu metode pracetak lebih lama karena adanya waktu pemesanan dari pabrikasi dan waktu untuk pengantaran beton itu sendiri

    BIOSTEV: PEMANFAATAN AMPAS TEBU MENJADI BIOFERTILIZER, BIOETANOL, BIOGAS DENGAN METODE FERMENTASI PORTABLE MENUJU SUSTAINABLE ENERGY

    Get PDF
    Bioenergi sebagai salah satu modal dalam pengembangan energi ramah berkelanjutan. Prosesnya mampu dihasilkan dari biomassa ampas tebu yang diolah melalui mekanisme fermentasi. Potensi ampas tebu trennya stabil meningkat. Potensi pemanfaatan ampas tebu sebagai bioenergi di Indonesia masih sangat besar. Diperkirakan, ampas tebu dapat menghasilkan energi setara dengan 5 juta ton batu bara per tahun. Hal ini dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produk energi terbarukan dari ampas tebu menggunakan metode fermentasi portable energi berkelanjutan. Pengujian ini memproduksi bioetanol dengan mengolah ampas tebu yang kaya selulosa sebagai substrat utama, dengan melakukan variasi waktu fermentasi. Proses utamanya adalah hidrolisis dengan menggunakan teknik penambahan cairan asam sulfat (H2SO4) 1% dan fermentasi dengan memanfaatkan Saccharomyces cerevisiae 8%. Adapun variabel yang digunakan adalah lama waktu fermentasi 7 dan 14 hari. Hasil penelitian didapatkan perolehan biofertilizer terbaik sebanyak 250 mL, dengan kadar unsur NPK 0.47%, 0.13%, dan 0.27%, serta pH sebesar 6.3 dengan waktu fermentasi selama 14 hari. Adapun perolehan bioetanol terbaik sebanyak 250 ml dengan kadar etanol sebesar 22%

    Gugon Tuhon: Transmisi Nilai pada Budaya Jawa dalam Perspektif Psikologi

    Get PDF
    Transmisi nilai pada budaya Jawa menggunakan media secara lisan. Salah satu transmisi nilai pada budaya Jawa adalah gugon tuhon, yaitu larangan atau pantangan diberikan oleh orang tua kepada anak yang meliputi makna tersirat dengan ciri khas mistis dan irasional dengan tujuan agar anak berperilaku yang seharusnya sesuai dengan norma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengulas transmisi nilai pada budaya Jawa melalui gugon tuhon dalam perspektif psikologi. Penelitian ini menggunakan metode library research. Temuan dari penelitian adalah gugon tuhon digunakan sebagai transmisi nilai pada budaya jawa oleh orang tua untuk memberikan nilai-nilai pada anak agar mereka dapat bertindak sepatutnya relevan dengan berbagai teori psikologi yang meliputi teori pengondisian operan, tahapan perkembangan moral dan kognitif, serta konformitas terhadap norma sosial. Penggunaan gugon tuhon juga memiliki tantangan yang dipengaruhi oleh kematangan rasional, pendidik, dan globalisasi

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇